Vous êtes sur la page 1sur 47

HIMPUNANPERATURANAKADEMIK FAKULTASILMUSOSIAL DANILMUPOLITIK UNIVERSITASINDONESIA 2009

HimpunanPeraturanAkademik20092010

PERATURANAKADEMIK
REGISTRASIADMINISTRASIdanREGISTRASIAKADEMIK
RegistrasiAdministrasi
Registrasi Administrasi adalah kegiatan administratif guna memperoleh status mahasiswa aktif pada Program Studi yang dipilih untuk satu term/semester yang akan berjalan pada tahun akademik yang bersangkutan. Pelaksanaan registrasi administrasi dilakukan pada masa registrasi administrasi yang telah ditentukan olehUniversitas,denganketentuansebagaiberikut: 1. Mahasiswaangkatantahun2005dansebelumnya(pemegangKMATM) a. Melakukanpembayaranbiayapendidikanmelaluimekanismependebetanlangsung(AutoDebet) darirekeningKMATMUIatasnamamahasiswakerekeningUniversitas. b. Agar dapat melakukan pembayaran biaya pendidikan melalui sistem Auto Debet, mahasiswa wajib mencukupi saldo rekening mahasiswa untuk pembayaran biaya pendidikan ditambah dengansaldominimalsesuaiperaturanyangberlakupadaBankBNIselambatlambatnya1(satu) harikerjasebelummasaregistrasiadministrasiberakhir. 2. Mahasiswaangkatantahun2006danseterusnya(pemegangKartuIdentitasMahasiswa/KIM) a. MelakukanpembayaranbiayapendidikanmelaluimekanismepembayaranHosttoHost b. Pelaksanaanpembayaranbiayapendidikansebagaimanadimaksudpadabutiradapatdilakukan melaluiATMataukanalpembayaranlainpadaBankyangbekerjasamadenganUniversitas. 3. Mahasiwa yang karena alasan tertentu mengambil cuti akademik, wajib melaksanakan registrasi administrasidanmelakukanpembayaranbiayapendidikansesuaidenganketentuanyangberlaku 4. MahasiswayangtidakdapatmelaksanakanpembayaranbiayapendidikanmelaluimekanismeAuto DebetmaupunHosttoHost,dapatmelakukanpembayaranbiayapendidikansecaramanual,dengan ketentuansebagaiberikut: a. MengajukanpermohonansecaratertuliskepadaPimpinanProgramStudi,selambatlambatnya1 (satu)harikerjasebelumregistrasiadministrasidimulai. b. MendapatpersetujuanPimpinanFakultas;dan c. MemperolehDispensasiPembayarandariDirektoratKeuanganUniverstasIndonesia d. Pembayaran biaya pendidikan secara manual wajib mencantumkan secara jelas Nomor Pokok danNamaMahasiswayangbersangkutan. 5. PelaksanaanpembayaranbiayapendidikansecaramanualmaupunmelaluimekanismeHosttoHost dapatdiwakilkan. 6. Mahasiswa yang tidak melaksanakan registrasi administrasi, tidak dapat melaksanakan registrasi akademik dan akan memperoleh status tidak aktif (tidak terdaftar) sebagai mahasiswa pada term/semesterberjalan.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

7. Mahasiswayangkarenaberbagaialasantidakdapatmelaksanakanregistrasiadministrasipadamasa registrasiadministrasi,dapatmelakukanRegistrasiAdministrasiPengecualiansebagaimanadiaturdi dalamSuratKeputusanRektorUINomor450A/SK/R/UI/2006.

RegistrasiAkademik
Registrasi Akademik adalah kegiatan administratif guna memperoleh hak untuk mengikuti kegiatan akademik yang diselenggarakan di Fakultas/departemen/Program Studi selama satu term/semester yangakanberjalanpadatahunakademikyangbersangkutan. PelaksanaanRegistrasiAkademikdilakukansecaraonline,denganketentuansebagaiberikut: 1. 2. 3. Mahasiswatelahmelaksanakanregistrasiadministrasisesuaidenganketentuanyangberlakudan memperolehstatusaktifuntuksatuterm/semesteryangakanberjalan; MahasiswawajibmengisisendiridaftarIsianRencanaStudi(IRS)secaraonline; HasilpengisianIRSyangdilakukanolehmahasiswa,akandiperiksadanjikamemenuhisyaratakan mendapat persetujuan Penasihat Akademik (PA) dan memperoleh hak untuk mengikuti kegiatan akademiksepertiyangtercantumdalamIRS; Mahasiswa yang tidak melaksanakan registrasi akademik, akan memperoleh status sebagai mahasiswatidakaktifpadasemesterberjalandanmasastudidiperhitungkan Mahasiswa yang tidak aktif sebagaimana dimaksud pada poin 4 tidak dibebankan pembayaran biayapendidikan Mahasiswa yang tidak melaksanakan registrasi administrasi dan/atau registrasi akademik 2 (dua) semesterberturutturut,dianggapmengundurkandirisebagaimahasiswaUniversitasIndonesia. Mahasiswaaktifyangtidakmenyelesaikanpembayaransesuaidengankesepakatanhinggaberakhir masasemesterberjalandikenakandendasebesar25%darijumlahyangbelumdibayarkan Pembayaran denda sebagaimana dimaksud pada poin 7 wajib dibayarkan pada semester berikutnya. MahasiswatidakdiperkenankanpindahdarisatuProgramStudikeProgramStudilaindilingkungan FISIPUI.

4. 5. 6. 7. 8. 9.

RegistrasiAdministrasiPengecualian
Apabilamahasiswasebagaimanapadabutir(3)denganberbagai alasantetapmenginginkanstatusnya untukmenjadimahasiswaaktif,dapatmelaksanakanregistrasiadministrasidenganprosedur a. MemperolehpersetujuanFakultas/ProgramPascasarjana. b. Mahasiswa datang ke Direktorat Keuangan Universitas Indonesia untuk memperoleh ijin membayarbiayapendidikandenganterlebihdahulumembayardendasebesar50%daribiaya pendidikanyangmenjadikewajibanuntuksemesterberjalan. c. Izin yang sudah diperoleh dibawa oleh mahasiswa untuk membayar biaya pendidikan yang menjadikewajibannyasecaramanual. d. Mahasiswa menyerahkan fotocopi bukti bayar kepada Direktorat Universitas Indonesia untuk verifikasi.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

LaranganMahasiswaTerdaftarpadaLebihDari1(satu)ProgramStudi SarjanadiUniversitasIndonesia
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Indonesia Nomor 450B/SK/R/UI/2006, mahasiswa ProgramPendidikanSarjanatidakdiperkenankanterdaftarlebihdarisatuProgramStudidilingkungan UniversitasIndonesia 1. ApabilamahasiswadiketahuiterdaftarlebihdarisatuProgramStudi,maka: a. YangbersangkutanharussegeramenentukansalahsatuProgramStudipilihannya; b. Yangbersangkutanmembuatsuratpemberitahuantentangkeputusannyatersebutpadaayat (a),yangdisampaikankepadaDekan; c. Penyampaiansuratpemberitahuandilakukanselambatlambatnya14(empatbelas)hari terhitungsejakditerimanyategurantertulisdariDirektoratPendidikan. 2. Mahasiswayangtidakmenyampaikanpernyataansebagaimanadimaksudbutir(1),dikenakan sanksiberupapemberhentianatassalahsatuProgramStuditertentutanpamemperhatikan keinginan/pilihanyangbersangkutan. 3. Keputusantentangpemberhentiansebagaimanatersebutbutir(2)dikeluarkanolehRektoratas sarandariDekanyangbersangkutan.

BiayaPendidikan
1. Biaya pendidikan per semester untuk semua strata pada dasarnya mencakup komponen komponensebagaiberikut; a. BOP(BiayaOperasionalPendidikan) b. DKFM(DanaKesejahteraandanFasilitasMahasiswa) 2. Biayapendidikanmahasiswaasingdiberlakukanketentuankhusus. 3. BiayapendidikanditetapkandenganSuratKeputusanRektorUniversitasIndonesia. 4. Mahasiswa yang keluar/mengundurkan diri sebelum perkuliahan dimulai, maka SPP dikembalikan sebesar90%daripembayaransemestersedangberjalansesuaidenganketentuanyangberlaku. 5. Mahasiswa yang keluar/mengundurkan diri setelah perkuliahan dimulai tidak dapat menuntut pengembalianbiayapendidikan. 6. Mahasiswayangdinyatakanlulussetelahbatasakhirpenetapankelulusansesuaikalenderakademik universitastidakdapatmenuntutpengembalianbiayapendidikan. 7. Mahasiswa yang biaya pendidikannya berasal dari beasiswa, yang bersangkutan wajib membuat perjanjiandenganFakultasIlmuSosialdanIlmuPolitik(dalamhaliniDekan),yangdilengkapidengan pernyataan jaminan secara formal dari pihak pemberi beasiswa. Perjanjian tersebut sudah ditandatanganiolehDekanFISIPUIselambatlambatnyasebelummasaregistrasiberakhir. 8. Mahasiswa penerima beasiswa minimal wajib membayar biaya DKFM untuk semester yang akan datang pada waktu registrasi administrasi, dan melunasi seluruh biaya pendidikan pada semester tengahberjalan,selambatlambatnyasebelumpelaksanaanUjianTengahSemester. 9. Dengan melunasi kewajiban pembayaran biaya perkuliahan ini, seluruh mahasiswa semua jenjang pendidikanmempunyaihakuntukmendapatkanlayananakademikdanfasilitaspenunjangakademik dankemahasiswaanyangadadilingkunganFakultasmaupunUniversitas.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

JENJANGPENDIDIKAN danBATASKESEMPATANBELAJAR
ProgramSarjana
1. PendidikanProgramSarjanaditempuhdenganmasastudiminimal7(tujuh)semesterdanmaksimal 12(duabelas)semester.1 2. Beban studi atau jumlah SKS yang harus diambil oleh mahasiswa Program Sarjana adalah minimal 144danmaksimal146SKS,termasukskripsiatautugas/karyaakhir. 3. BebanstuditiapsemesterdiaturolehProgramStudidanDepartemenmasingmasing. 4. Masastudimemperhatikanjumlahcutiyangdiambilmahasiswa.2

ProgramMagister3
1. Pendidikan Program Magister ditempuh dengan masa studi 4 (empat) semester dan dalam pelaksanaannya dapat ditempuh sekurangkurangnya 3 (tiga) semester dan selamalamanya 6 (enam)semester. 2. BebanstudiataujumlahSKSyangharusdiambilminimal4042SKS,termasuktesis. 3. BebanstuditiapsemesterdiaturolehProgramStudidanDepartemenmasingmasing. 4. Masastudimemperhatikanjumlahcutiyangdiambilmahasiswa.4

ProgramDoktor5
1) BebanstudipadakurikulumProgramDoktortergantungasallulusancalonpesertaProgramDoktor, yaitululusanprogramsarjana,ataululusanmagisteryangdiakuiolehUniversitasIndonesia.6 2) Beban studi pada kurikulum Program Doktor untuk lulusan program magister adalah 4850 SKS termasukdisertasi,dandijadualkanuntuk6(enam)semester;7 3) Dalampelaksanaanbutir2)diatasmasastudidapatditempuhdalamwaktukurangdari6(enam) semesterdanselamalamanya10(sepuluh)semester;8
UntukmasastudimahasiswaProgramEkstensi,lihatbagiantentangTransferKredit LihatKetentuantentangCutiAkademik(SKRektorNo.149tahun2001). 3 SK. Rektor Universitas Indonesia, Nomor 263/SK/R/UI/2004 tentang Penyelenggaraan Program Magister di Universitas Indonesia. 4 LihatKetentuantentangCutiAkademik(SKRektor,No:149tahun2001). 5 Surat Keputusan Rektor Universitas Indonesia, Nomor 263/SK/R/UI/2004 tentang Penyelenggaraan Program Doktor Di UniversitasIndonesia. 6 DasarpertimbanganpenerimaancalonpesertaprogramDoktormencakup:prestasiakademik,pengalamanpenelitian,kaitan ProgramStudijenjangsebelumnya,abstrakminatpenelitiancalon,ketersediaanpromotoryangmemilikikeahlianyangsesuai denganminatcalondanintegritascalonpeserta. 7 Beban studi ini di luar mata kuliah Matrikulasi (Non SKS) yang dimungkinkan untuk dikembangkan Program Studi masing masing.
2 1

HimpunanPeraturanAkademik20092010

4) Beban studi pada kurikulum program Doktor untuk lulusan program sarjana adalah 8082 SKS termasukdisertasidandijadwalkanuntuk8(delapan)semester. 5) Sarjana yang dapat mengikuti Program Doktor pada butir (4) adalah sarjana yang mempunyai predikatcumlaudedariperguruantinggiyangdinilaimemenuhikriteriaolehUniversitasIndonesia. 6) Dalam pelaksanaan butir (4) masa studi dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 8 (delapan) semesterdanselamalamanya12(duabelas)semester. 7) BebanstuditiapsemesterdiaturolehProgramStudidanDepartemenmasingmasing.

Pendeknyanmasastudiinidimungkinkandenganadanyacalondoktoryangmasukprogramdenganmelakukantransfernilai yangtelahdiperolehsebelumnyadariuniversitaslain.Transfernilaibisadilakukandenganketetapantidaklebihdari4(empat) semesterdengannilaiA,danmaksimum20SKSsetelahmelaluireviewdarisuatukomisiyangterdiridariketuaProgramStudi, ketuadepartemen,dangurubesaryangditunjukketuaProgramStudi/Departemen.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

POLAKURIKULUM
ProgramSarjana
1. KompetensihasildidiksuatuProgramStudipadajenjangsarjanaterdiriatas: a. KompetensiUtama b. KompetensiPendukung c. KompetensiLain 2. Perbandingan beban ekivalen dalam bentuk satuan kredit semester antara kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lain masingmasing berkisar antara 4080 persen, 2040 persen,dan030persen.

3. StrukturkurikulumProgramStudipadajenjangsarjanaterdiriatas:
a. KurikulumMayor: MataKuliahWajibUniversitas MataKuliahWajibFakultas MataKuliahWajibProgramStudi b. KurikulumMinor:MataKuliahPilihandiluarProgramStudiasal c. KurikulumPeminatan:PaketMataKuliahPilihandariProgramStudiasal 4. SetiapmahasiswawajibmemenuhikomposisijumlahSKSyang tercakupdalamkurikulumProgram Studi. 5. MataKuliahPilihansebagaimanadimaksudpadabutir(3)dapatberupaKurikulumMinor,Kurikulum Peminatan,dan/atauMataKuliahyangdipilihdaripeminatan/ProgramStudilain. 6. Setiapmahasiswadapatmemilihkombinasi: a. KurikulumMayordanKurikulumMinor;atau b. KurikulumMayordanKurikulumPeminatan;atau c. KurikulumMayor,KurikulumPeminatandanmatakuliahyangdipilihdariKurikulumPeminatan laindidalamProgramStudiyangsama;atau d. KurikulumMayor,KurikulumPeminatan,matakuliahyangdipilihdariKurikulumPeminatanlain didalamProgramStudiyangsama,danmatakuliahyangdipilihdariProgramStudilain. 7. Kombinasiapapunyangdipiliholehmahasiswa,jumlahSKSyangbolehdiambilminimal144SKSdan maksimum146SKS 8. BebanekivalendalambentuksatuankreditsemesteruntukkurikulumwajibProgramStudiminimal 60persendari144SKSyangdipersyaratkanuntukmencapaigelarsarjana. 9. Beban ekivalen dalam satuan kredit semester untuk kelompok mata kuliah pilihan berkisar 040 persendariseluruhbebanstudiyangdipersyaratkanuntukmencapaigelarsarjana.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

ProgramMagister
1. KompetensihasildidiksuatuProgramStudipadajenjangmagisterterdiriatas: a.KompetensiUtama; b.KompetensiPendukung;dan c.KompetensiLain. 2. Perbandingan beban ekivalen dalam bentuk satuan kredit semester antara kompetensi utama, kompetensipendukungdankompetensilainberkisarantara4080persen,2040persendan030 persen. 3. StrukturkurikulumProgramStudipadajenjangmagisterterdiriatas: a.KurikulumwajibProgramStudi b.KurikulumPeminatan 4. BebanekivalendalambentukSKSuntukkurikulumwajibProgramStudi,termasukdidalamnyatesis (48SKS),sekurangkurangnya40persendaritotalbebanstudi.

ProgramDoktor9
1. ProgramDoktormerupakan kegiatan akademikterjadwalyangterdiridaripendidikankemampuan
dasar,Peminatandanpenelitian;

2. Pendidikan kemampuan dasar dan Peminatan terdiri dari perkuliahan, penelurusan akademik dan
interaksiakademik;

3. Interaksi akademik merupakan kegiatan yang meliputi antara lain seminar, pertemuan profesi dan
diskusiilmiah;

4. KegiatanpenelitiandiProgramDoktordituangkandalambentukdisertasiyangmemilikibeban28
32SKS;

5. Kurikulumpendidikandoktordibedakanmenjadiduaskema:
a.Skemaperkuliahandanriset b.Skemariset Strukturkurikulumpendidikandoktorskemaperkuliahandanrisetterdiriatas: Kegiatan akademik yang terjadwal, baik dalam bentuk kelompok mata kuliah bidang keahlianutamadanmatakuliahkeahliankhusus. Kegiatan lain tanpa perkuliahan yang dapat melengkapi kemampuan peserta melakukan penelitian. Disertasidenganbebanberkisar2832SKS.

Strukturkurikulumpendidikandoktorskemarisetterdiriatas: 1. Kegiatanakademikyangmendukungpenulisandisertasi;dan 2. Disertasidenganbebanberkisar2832SKS

SuratKeputusanRektorUniversitasIndonesia,Nomor263/SK/R/UI/2004tentangPENYELENGGARAANPROGRAMDOKTORDI UNIVERSITASINDONESIA.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

Ketentuan lebih rinci tentang pelaksanaan program doktor, baik yang melalui skema perkuliahan maupunskemarisetdiaturdalamKeputusanRektortersendiri. Penjadwalan kegiatan akademik yang terdiri dari pendidikan kemampuan dasar, Peminatan, dan penelitian (disertasi), diatur oleh Program Studi masingmasing. Demikian pula dengan bobot kreditnya.

Matrikulasi
1. Matrikulasiadalahkegiatanpembelajarantambahanuntukmenyetarakanpengetahuanmahasiswa ProgramPascasarjanaagardapatmengikutiprogrampendidikanyangakandiikuti. 2. Ketentuan mengenai Matrikulasi di atur dalam Keputusan Rektor Universitas Indonesia Nomor 1065/SK/R/UI/2009. 3. Tujuan penyelenggaraan matrikulasi adalah memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untukmenyetarakanpengetahuannyasetelahditerimapadaProgramStudiyangdipilih. 4. Pelaksanaanmatrikulasimaksimumsebanyak2(dua)semesterdenganjumlah12SKSpersemester. 5. Mata kuliah yang diselenggarakan untuk matrikulasi terbatas pada mata kuliah yang disyaratkan oleh masingmasing Fakultas/Program Studi yang diambil dari mata kuliah kurikulum jenjang di bawahnya. 6. MatakuliahmatrikulasidapatdiambilpadaSemesterPendekatauSemesterReguler. 7. Mahasiswa tidak dapat melanjutkan apabila setelah 2 (dua) semester masih ada mata kuliah matrikulasiyangbelumlulus. 8. Mahasiswayangdapatmengikutimatrikulasiharusmemenuhipersyaratansebagaiberikut: a. Diterimasebagaicalonmahasiswabaru; b. Telah melaksanakan registrasi administrasi, sesuai dengan kalender akademik Universitas Indonesiayangdilaksanakansecaraterpadu. 9. BiayauntukmengikutimatrikulasimengacupadaSKRektortentangbiayapendidikanreguler. 10. Evaluasimatrikulasidiaturdalamketentuansebagaiberikut: a. Dilakukanolehpengajarsecaraberkaladandapatberbentukujian,pelaksanaantugas,atau pengamatan. b. UjiandapatdiselenggarakanmelaluiUjianTengahSemesterdanAkhirSemester c. PenilaianhasilbelajardinyatakandenganhurufA,A,B+,B,B,C+,C,C,D,danE d. Jumlah Satuan Kredit Semester yang diperoleh tidak dihitung dalam perolehan SKS pada kurikulumprogrampendidikanyangdiikuti e. Informasihasilmatrikulasitercantumdalamriwayatpendidikandantranskripakademik f. Evaluasi berkala bagi mahasiswa yang diharuskan mengambil mata kuliah matrikulasi disesuaikan

11. Halhal lain yang belum diatur akan ditetapkan kemudian dengan Keputusan Rektor atas usulan DekanFakultas.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

PENYELENGGARAANdanEVALUASI PROSESBELAJARMENGAJAR
Proses belajar mengajar yang diselenggarakan pada Program Sarjana dan Pascasarjana diwajibkan memenuhi ketentuanketentuan yang ditetapkan. Ketentuan menyangkut kegiatan akademik yang berisikan aturanaturan: proses belajar mengajar, evaluasi proses belajar mengajar, sistem penilaian akhir semester; dan evaluasi keberhasilan, pada dasarnya tidak terlalu berbeda antara jenjang pendidikan/strata.Untukitu,bagianinitidakdipisahkanberdasarkanstrata,kecualiadaperbedaandan ketentuankhususyangmenyertainya.

PENYELENGGARAANPROSESBELAJARMENGAJAR
1. 2. 3. KegiatanakademikyangdiselenggarakanpadaProgramSarjana,danPascasarjanadapatberbentuk perkuliahan,praktik,kerjalapangan,magang,dan/ataupenelitian. Waktu perkuliahan untuk setiap mata kuliah ditentukan berdasarkan bobot kredit mata kuliah masingmasing. Jumlahwaktuperkuliahanperminggusetiapmatakuliahdenganbobot1(satu)kreditadalah: 4. 5. 6. Satujamkegiatanakademiktatapmuka/perkuliahanatau 2jampraktikumatau 4 jam kerja lapangan yang diiringi oleh 12 jam kegiatan terstruktur dan 12 jam kegiatanmandiri.

Kegiatanpraktik,kerjalapangan,magangdanpenelitianyangmemilikibobot1kredit,terdiridari4 sampai5jamkegiatanpermingguselamasatusemester. Satu semester terdiri dari 16 kali pertemuan termasuk ujian tengah semester dan ujian akhir semester,denganperincian:14kalikuliahtatapmukadan2kaliujian.10 Setiap mata kuliah memiliki Rancangan Pengajaran yang merupakan penjabaran secara rinci rencanaperkuliahanselamasatusemester.RancanganPengajarantersebutharusmemuatunsur unsursebagaiberikut: a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. Kode,nomor,dannamamatakuliah Kedudukan/kelompokmatakuliah Semesterdantahunakademik Bobotkredit Deskripsimatakuliah Tujuandansasaranpembelajaran Matakuliahprasyarat(bilamanadiperlukan) Namapengajardanasisten Waktudantempatkuliah Satuan/rincianacaraperkuliahandanbahanrujukanuntuksetiappokokbahasan

10

Aturan main perkuliahan: Ketentuanketentuan yang berkaitan dengan tata tertib penyelenggaraan proses perkuliahan, antara lain mencakup batas toleransi keterlambatan dosen dan mahasiswa, sikap dalam kelas, norma berpakaian, dan sebagainya

HimpunanPeraturanAkademik20092010

10

7.

k. Komponendanbobotevaluasiprosesbelajarmengajar l. Aturanmainperkuliahan. Mahasiswaharusmengikutiminimal75%darijumlahseluruhpertemuantatapmukapadasetiap mata kuliah yang dipilihnya. Mahasiswa tidak diperbolehkan mengikuti ujian akhir mata kuliah apabilatidakmemenuhijumlahkehadiranminimaltersebut. Perkuliahan diberikanolehseorangpengajar atau olehtim pengajar. Setiap pengajarmempunyai hak dan tanggung jawab penuh dalam memberikan materi kuliah dan dalam mengevaluasi hasil belajarmahasiswa. Timpengajardapatterdiridariseorangpengajaryangbertindaksebagaikoordinatordansejumlah anggotatimpengajar(dosen/dosentamu).Dalamhalpemberiannilaimatakuliah,setiappengajar dalam tim pengajar mempunyai hak yang sama, kecuali untuk dosen tamu. Koordinator tim pengajaradalahpenanggungjawabkegiatanperkuliahanpadamatakuliahyangdiajarkannya.

8.

9.

10. Staf pengajar dapat terdiri daripengajar tetap dan tidaktetap/luar biasaFISIP UI. Pengajar tetap pada jenjang pendidikan ini adalah seorang dosen FISIP UI yang telah menjadi dosen tetap, baik yangberstatusPegawai NegeriSipil (PNS) maupun pagawaiBHMN UI; sertamempunyaikeahlian yang relevan dengan ilmu yang diajarkan. Pengajar tidak tetap/luar biasa adalah seorang yang berasal maupun yang bukan berasal dari lingkungan FISIP UI, yang mempunyai keahlian yang relevan dengan ilmu yang diajarkan, mempunyai kemampuan mengajar, dan memperoleh persetujuanKetuaProgramStudidandiketahuiolehKetuaDepartemen. 11. Pengajar jenjang pendidikan sarjana, minimal berpendidikan Magister (S2). Pengajar jenjang pendidikan Magister (S2), minimal berpendidikan Magister (S2). Untuk jenjang Doktoral (S3), pengajarminimalbergelarDoktor(berpendidikanS3).

EVALUASIPROSESBELAJARMENGAJAR
1. 2. 3. Pada setiap akhir semester, mahasiswa akan dievaluasi untuk setiap mata kuliah yang ditempuhnya. Evaluasiadalahpenilaiankeberhasilanpendidikanyangdiukurmelaluiprestasibelajarmahasiswa. Komponen evaluasi, terdiri atas : Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) yangmerupakankeharusan.Komponenlaindapatberupa:kehadiran,partisipasidalamkelasdan tugastugas(sepertiteskecil/kuis,makalah,pekerjaanrumah,praktekkerja,kerjalapangan,atau tugaslaboratorium). Penentuan bobot setiap komponen diserahkan kepada dosen pengasuh mata kuliah yang bersangkutan.BobottersebutharusdicantumkandalamRancanganPengajaranyangdisetujuioleh PimpinanProgramSarjana,dandiketahuiolehPimpinanDepartemen. BagimahasiswayangtidakmengikutiUjianTengahSemester(UTS)danUjianAkhirSemester(UAS) tidakadaUjianSusulan/Pengganti. Pengecualian bagi butir (5) hanya dapat diberikan kepada mahasiswa yang pada saat berlangsungnyaUTSdan/atauUAS: a. Sedangmengalamisakitparahatauharusmenjalanirawatinap.Kondisitersebutharussegera dilaporkan secara lisan atau tertulis kepada Pimpinan Program oleh pihak keluarga sebelum atau pada saat ujian berlangsung. Surat pemberitahuan selanjutnya harus disusulkan kepada Ketua Program dengan tembusan kepada Ketua Departemen, Staf Profesional Senior Pusat Pelayanan Administrasi Akademik (PPAA) dan Dosen Mata Kuliah yang diujikan dan harus disertaidengan:suratketerangandokter/rumahsakit/keteranganrawatinapatauprofesional darilaboratorium.

4.

5. 6.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

11

7.

b. Salahseoranganggotakeluargainti/dekat(orangtua,kakek/nenek,kakak/adik,suami/istriatau anak) meninggal dunia. Kondisi ini harus segera dilaporkan secara lisan ataupun tertulis oleh pihak keluarga kepada Pimpinan Program. Surat pemberitahuan selanjutnya harus disusulkan kepada Ketua Program dengan tembusan kepada Ketua Departemen, Staf Profesional Senior PPAA dan Dosen mata kuliah yang diujikan dengan melampirkan: (i) surat keterangan meninggaldunia,dan(ii)fotokopikartukeluarga. c. Mengalami situasi yang tidak dapat dihindarkan (force majeur) seperti kebakaran, bencana alam,ataukerusuhan.Kondisiiniharussegeradilaporkansecaralisanatautertulisolehpihak keluargakepadaPimpinanProgram.SuratpemberitahuanselanjutnyadisusulkankepadaKetua Program dengan tembusan kepada Ketua Departemen, Staf Profesional Senior PPAA, dan Dosenmatakuliahyangdiujikan. d. PenugasandariFakultas: - Karenaberprestasi - Menjalankantugaskemanusiaan Mahasiswa yang mengalami kondisi tersebut pada butir a, b, dan c diatas, harus mengajukan permohonantertulisuntukmendapatkankesempatanUjianSusulan/PenggantiUTSdan/atauUAS kepadaKetuaProgramdengantembusankepadaKetuaDepartemen,StafProfesionalSeniorPPAA, danDosenmatakuliahyangdiujikan. UjiansusulanUTSharusdilakukanpalinglambat1(satu)bulansesudahUTSdiselenggarakan. UjiansusulanUASharusdilakukansebelumrapatnilaiakhirdiProgramStudimasingmasing.

8. 9.

10. Bagi mahasiswa yang berhalangan menempuh ujian dengan banyak mata kuliah, bilamana yang bersangkutan tidak sanggup menempuh kesempatan ujian susulan, maka kepada yang bersangkutandapatdisarankanuntukmengambilcutiakademiktidakdirencanakan.

SISTEMPENILAIANAKHIRSEMESTER
1. 2. 3. Nilai akhir keberhasilan prestasi belajar mahasiswa dalam setiap mata kuliah adalah total hasil perhitungankomponenpenilaiansesuaidenganbobotkreditmatakuliah. Pengolahan angka menjadi huruf dapat dilakukan dengan Penilaian Acuan Patokan (PAP) atau PenilaianAcuanNormatif(PAN)ataukombinasikeduanya. PAPadalahteknikpenilaianyangdidasarkanpadakriteriaataupatokanbakuyangtelahditetapkan dalamprosesbelajarmahasiswa. Tabel1 PatokanStandarNilai NILAIANGKA
85100 8084 7579 7074 6569 6064 5559

NILAIHURUF
A A B+ B B C+ C

NILAIBOBOT
4.00 3.70 3.30 3.00 2.70 2.30 2.00

HimpunanPeraturanAkademik20092010

12

5054 4049 <40

C D E

1.70 1.00 0.00

4. 5. PANadalahteknikpenilaianyangdidasarkanpadadistribusiskor/nilaiakhiryangdiperolehseluruh pesertakuliahdalamkelompok/kelasnya. Dosen penanggungjawab mata kuliah berhak menentukan nilai akhir, menandatangani dan kemudian menyerahkannya ke Departemen melalui Program, kecuali mata kuliah universitas dan matakuliahpilihanFakultasmenyerahkannyakeManajerPendidikan. Nilaiakhirmahasiswayangdiserahkanharusmencakup: a. Nilaiyangberupaangka,dan b. NilaiyangberupahurufA,A,B+,B,B,C+,C,C,D,danE. NilaiminimalbataskelulusanuntukevaluasiakhirmasastudiadalahC. Bagi mahasiswa yang tidak memenuhi batas minimum nilai akhir berdasarkan semua komponen yangada,makaDosenpenanggungjawabmatakuliahyangbersangkutanberhakmemberikannilai E. Pada setiap akhir semester, Pimpinan Program wajib mengadakan rapat penentuan nilai akhir untuksemuamatakuliah.

6.

7. 8.

9.

10. Apabila sampai batas waktu yang ditetapkan Pimpinan Program, Dosen penanggungjawab mata kuliahbelummemasukkannilaiakhirkeSIAKNG,makasistemsecaraotomatisakanmerubahnilai akhirmenjadiBbagiseluruhmahasiswapesertamatakuliahyangbersangkutan. 11. Perbaikan nilai terhadap ketentuan butir (10) dapat dilakukan apabila mahasiswa yang bersangkutanmendapatnilaidiatasB. 12. Nilai akhir semua mata kuliah dapat dilihat atau diakses oleh mahasiswa secara online (SIAK NG) setelahdisubmitdandipublisolehdosenatauprogramyangbersangkutandalambentukriwayat akademik,sertasetelahmahasiswabersangkutanmengisiEDOM(EvaluasiDosenOlehMahasiswa). 13. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dalam penilaian akhir suatu mata kuliah, tidak diberikan ujianperbaikan.Namundemikianmahasiswayangbersangkutandapatmelakukanperbaikannilai denganmengulangmatakuliahtersebutsecarapenuhpadakesempatansemesterberikutnya. 14. Bagi mahasiswa yang mengulang mata kuliah yang telah memiliki nilai minimal C sehingga mata kuliahtersebutmemilikiduanilaiyangkeduanyamemilikinilaiminimalC,makaSKSdankeduanilai tersebutdiperhitungkandalampenghitunganIPK. 15. Mahasiswaharusmengulangmatakuliahwajibyangdinyatakantidaklulus. 16 Mahasiswa tidak diperkenankan menempuh suatu mata kuliah, sebelum lulus dari mata kuliah wajibyangmenjadiprasyarat. 17. Mahasiswayangtidaklulusdalamsuatumatakuliahpilihanbebas,diperbolehkanmenggantimata kuliah tersebut dengan mata kuliah pilihan lainnya atas persetujuan Manajer Pendidikan dengan sepengetahuanPembimbingAkademikdanKetuaProgramStudi. 18. Perubahan nilai hanya dapat dilakukan bila terjadi kesalahan teknis administratif dan dilakukan sebelum semester berikutnya berlangsung. Perubahan nilai dilakukan oleh Fakultas atas dasar pengisian formulir resmi yang ditandatangani oleh Dosen mata kuliah yang bersangkutan dan PimpinanProgrampengelolamatakuliahtersebut.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

13

EvaluasiKeberhasilanStudiMahasiswa
1. Evaluasi Prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa didasarkan pada IP (Indeks Prestasi) dan dilakukan pada tiap akhir semester. IP yang digunakan adalah Indeks Prestasi Semester (IPS) dan IndeksPrestasiKumulatif(IPK). UntukmahasiswaProgramSarjanaRegulerdanNonReguler,IPSdigunakansebagaiukuranuntuk menentukan beban studi (jumlah SKS/mata kuliah) yang akan ditempuh oleh mahasiswa pada semesterberikutnya,denganketentuansebagaiberikut: Tabel3 IPSdanBatasanJumlahKredityangdapatDitempuh
IndeksPrestasi YangDipakai 3,0ataulebih 2,52.9 2,02,4 1,61,9 1,5ataukurang JumlahKredit YangdapatDitempuh 22hingga24SKS 19hingga21SKS 16hingga18SKS 13hingga15SKS 9hingga12SKS

2.

CaramenghitungbesarIPSadalahsebagaiberikut:11


Keterangan: BobotxKredit=Mutu BobotNilai:

IPS=

(BobotNilaiKredit) Kredityangdiambil

3.

A=4,0 A=3,70

B+=3,2 B=3,0 B=2,70

C+=2,30 C=2,0 C=1,70

D=1,0 E=0

Kredityangdiambiladalahkreditdarimatakuliahyangdiambilpadasemestertersebut. Untuk mahasiswa Program Sarjana Ekstensi, IPS digunakan sebagai ukuran untuk menentukan beban studi (jumlah SKS/mata kuliah) yang akan ditempuh oleh mahasiswa pada semester berikutnya,denganketentuansebagaiberikut: Tabel4 IPSdanBatasanJumlahKredityangdapatDitempuh IndeksPrestasiyangDipakai JumlahKredityangdapatDitempuh
>2,50 18SKS

PadadasarnyacaraperhitunganinijugaberlakupadaProgramPascasarjana,hanyasajapatokanataustandarpenilaiannya berbeda(lihatbagianEvaluasiProsesBelajarMengajar).

11

HimpunanPeraturanAkademik20092010

14

2,002,50 <2,00

15SKS 12SKS

CaramenghitungbesarIPSadalahsebagaiberikut:12


Keterangan: BobotxKredit=Mutu BobotNilai: A=4,0 A=3,70

IPS=

(BobotNilaiKredit) Kredityangdiambil

B+=3,20 B=3,0 B=2,70

C+=2,30 C=2,0 C=1,70

D=1,0 E=0

Kredityangdiambiladalahkreditdarimatakuliahyangdiambilpadasemestertersebut. Contoh1: TranskripNilaiMahasiswaS1padaSemesterke1 KodeMK


Semester200320041 ISP20005 ISP20017 ISP20026 ISP20035 ISP20036 SKR3000 PengantarIlmuPolitik PengantarSosiologi PengantarAntropologi PengantarIlmuEkonomi PengantarIlmuHukum PengantarKriminologi 3 3 3 3 3 3 18 A B C A A A 12 9 6 12 12 12 63

NamaMataKuliah

Mutu

Daricontohtranskripdiatas,carapenghitunganIPSadalahsebagaiberikut:

IPS=

63 = 3,50 18

Keterangan: Pada semester berikutnya mahasiswa yang bersangkutan, dapat mengambil mata kuliah maksimal 24 SKS.

PadadasarnyacaraperhitunganinijugaberlakupadaProgramPascasarjana,hanyasajapatokanataustandarpenilaiannya berbeda(lihatbagianEvaluasiProsesBelajarMengajar).

12

HimpunanPeraturanAkademik20092010

15

Dalam halhal khusus atau dianggap perlu, Penasehat Akademik (PA) dapat mempertimbangkan dan menentukanjumlahkredityangbolehdiambilolehmahasiswapadasemesterberikutnyadengantidak melebihi24SKS. 4. IPK digunakan untuk menentukan kelanjutan studi mahasiswa dan dilakukan sesuai dengan tahapanevaluasi. CaramenghitungIPKadalahsebagaiberikut:13


n (BobotNilaixKredit)

IPK= n (KreditMataKuliahyanglulus)

Keterangan: n=jumlahmatakuliahyangdigunakanuntukmemenuhijumlahkredityangdipersyaratkan. Contoh2: TranskripNilaiMahasiswauntukTahapEvaluasi2Semester KodeMK NamaMataKuliah N K Mutu


Semester200420051 ISP20005 ISP20017 ISP20031 ISP20035 ISP20036 SIA30043 PengantarIlmuPolitik PengantarSosiologi AzasazasManajemen PengantarIlmuEkonomi PengantarIlmuHukum PengantarIlmuAdministrasiPublik 3 3 3 3 3 3 C A A C B B 6 12 12 6 9 9

Semester200420052 ISP22006 ISP20018 ISP22008 ISP22014 SIA30016 SIA30047 SIA40060 SIA40144 SistemPolitikIndonesia SistemSosialIndonesia SistemEkonomiIndonesia SistemHukumIndonesia PengantarPerpajakan Matematika ManajemenSumberDayamanusia PengantarAkuntansiI 3 3 3 3 3 3 3 3 B B C B C D C E 9 9 6 9 6 3 6 0

Jumlahkredituntukevaluasiduasemesteradalah24SKS.

Pada dasarnya cara perhitungan IPK ini juga berlaku untuk jenjang atau program Pascasarjana, hanya saja patokan atau standarpenilaiannyaberbeda(lihatbagianEvaluasiProsesBelajarMengajar)

13

HimpunanPeraturanAkademik20092010

16

CaraMenghitung: Jumlahkreditterbaikdiperolehdari2matakuliahdengannilaiA;5matakuliahbernilaiB;dan1mata kuliahdengannilaiC.AdapunBobotNilaiA=4;B=3;C=2;D=1;E=0

75

IPK==3,125 24

Keterangan: Mahasiswa yang bersangkutan tidak terkena (lolos) evaluasi 2 semester. Artinya, dapat melanjutkan studikarenamemilikiIPKdiatas2.00untuk24SKSyanglulus Contoh3: TranskripNilaiMahasiswauntukTahapEvaluasi2Semester
KodeMK NamaMataKuliah N K Mutu Semester200320041 ISP20005 ISP20017 ISP20026 ISP20035 ISP20036 SKR3000 PengantarIlmuPolitik PengantarSosiologi PengantarAntropologi PengantarIlmuEkonomi PengantarIlmuHukum PengantarKriminologi 3 3 3 3 3 3 C D C E C E 6 3 6 0 6 0

Semester200320042 ISP22006 ISP22039 ISP20029 ISP22008 ISP22014 SKR30023 SistemPolitikIndonesia SistemSosialIndonesia SistemBudayaIndonesia SistemEkonomiIndonesia SistemHukumIndonesia TeoriKriminologi 3 3 3 3 3 3 C E C E D E 6 0 6 0 3 0

Jumlahkredituntukevaluasiduasemesteradalah24SKSyanglulus

CaraMenghitung: Jumlahkreditdiperolehdari5matakuliahdengannilaiC;AdapunBobotNilaiA=4;B=3;C=2;D=1; E=0

30

IPK==1,25 24

HimpunanPeraturanAkademik20092010

17

Keterangan: Mahasiswa yang bersangkutan terkena (tidak lolos) evaluasi 2 semester. Artinya, tidak dapat melanjutkanstudikarenatidakdapatmemperoleh24SKSlulusdanmemilikiIPKkurangdari2.00 5. Untuk setiap program/strata, evaluasi studi mahasiswa dilakukan dengan kriteria yang berbeda, yakni: 6.1. Evaluasi mahasiswa Program Sarjana Reguler/Non Reguler dilakukan sebanyak 4 (empat) kali/tahapselamamasastudi,yakni: a) Evaluasi Dua Semester, yang dilakukan pada akhir semester kedua. Pada tahap ini mahasiswayangwajibmemperolehsekurangkurangnya24SKS(minimalnilaiC)dengan IPKminimal2.00. b) Evaluasi Empat Semester. Pada tahap ini mahasiswa wajib memperoleh sekurang kurangnya48SKS(minimalnilaiC)denganIPKminimal2.00. c) Evaluasi Delapan Semester. Pada akhir semester delapan, mahasiswa wajib memperoleh sekurangkurangnya100SKS(minimalnilaiC)denganIPKminimal2.00. d) Evaluasi Masa Akhir Studi. Pada tahap ini mahasiswa wajib memperoleh sekurang kurangnya144SKS(minimalnilaiC)denganIPKminimal2.00. 6.2. Evaluasi mahasiswa Program Sarjana Ekstensi dilakukan sebanyak 4 kali/tahap selama masa studi,yakni: a) Evaluasi Dua Semester, yang dilakukan pada akhir semester kedua. Pada tahap ini mahasiswayangwajibmemperolehsekurangkurangnya18SKS(minimalnilaiC)dengan IPKminimal2.00. Evaluasi Empat Semester. Pada tahap ini mahasiswa wajib memperoleh sekurang kurangnya36SKS(minimalnilaiC)denganIPKminimal2.00. EvaluasiDelapanSemester.Padaakhirsemesterdelapan,mahasiswawajibmemperoleh sekurangkurangnya54SKS(minimalnilaiC)untukmahasiswayangberasaldariProgram D3 atau 90 SKS (minimal nilai C) untuk mahasiswa yang berasal dari SLTA, dengan IPK minimal2.00. Evaluasi Masa Akhir Studi. Pada tahap ini mahasiswa wajib memperoleh sekurang kurangnya144SKS(minimalnilaiC)denganIPKminimal2.00.

b) c)

d)

6.3. EvaluasistudimahasiswaProgramMagisterdilakukanbertahapsebagaiberikut: 1. Evaluasi Dua Semester. yang dilakukan pada akhir semester kedua. Pada tahap ini mahasiswa wajib memperoleh sekurangkurangnya 18 SKS dengan IPK minimal 2.75 dengannilaiterendahC. 2. Evaluasi Masa Akhir Studi. Pada tahap ini mahasiswa wajib memperoleh jumlah kredit yangdibebankanProgramStudi,denganIPKminimal2.75dengannilaiterendahC. 6.4. Evaluasi studi mahasiswa Program Doktor dilakukan dengan membedakan status lulusan mahasiswa,yaknisebagaiberikut: 1. MahasiswaProgramDoktorlulusanprogrammagisterdinyatakanputusstudiapabila: a. Pada evaluasi 2 (dua) semester pertama tidak memperoleh indeks prestasi minimal 2.75darijumlahSKSminimalyangdipersyaratkanProgramStudi b. Padaevaluasi3(tiga)semesterpertamatidakberhasillulusujiankualifikasidanlulus penelitiannya tidak memperoleh persetujuan panitia penilai usulan penelitian untuk disertasi

HimpunanPeraturanAkademik20092010

18

c. Pada evaluasi 6 (enam) semester pertama tidak berhasil lulus ujian usulan penelitian denganindeksprestasiminimal2.75untuksemuamatakuliahyangdipersyaratkan d. Pada evaluasi akhir masa studi tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti ujian akhir pendidikan (ujian promosi doktor berupa penilaian terhadap disertasi) dengan indeksprestasikumulatifdaribebanstudiyangdipersyaratkanminimal2.75. 2. MahasiswaProgramDoktorlulusanprogramsarjanadinyatakanputusstudiapabila: a) Padaevaluasi4(empat)semesterpertamatidakmemperolehindeksprestasiminimal 2.75darijumlahSKSminimalyangdipersyaratkanProgramStudi b) Padaevaluasi 5 (lima) semester pertamadantidak berhasil lulus ujian kualifikasi dan usulan penelitiannya tidak memperoleh persetujuan dari panitia penilai usulan penelitianuntukdisertasi c) Padaevaluasi8(delapan)semesterpertamatidakberhasillulusujianusulanpenelitian denganindeksprestasiminimal2.75untuksemuamatakuliahyangdipersyaratkan d) Pada evaluasi akhir masa studi tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti ujian akhir pendidikan (ujian promosi doktor berupa penilaian terhadap disertasi) dengan indeksprestasikumulatifminimal2.75. 6. Mahasiswa yang telah dievaluasi ternyata tidak memenuhi persyaratan butir 6 di atas, tidak diperkenankanmelanjutkanstudidanakanmendapatsuratpenyataanputusstudi(dropout)yang dikeluarkanolehRektoratasusulanPimpinanFakultasberdasarkanpengajuandariKetuaProgram. Mahasiswaprogramdoktorlulusanprogrammagisteryangtidakmemenuhiketentuanbutir6.4.1. dan juga mahasiswa program doktor lulusan program sarjana yang tidak memenuhi ketentuan butir6.4.2.makamasastudicalondoktortersebutdapatdiusulkanuntukdiperpanjang.14

7.

SEMESTERPENDEK
ProgramStudidilingkunganFakultasdiperbolehkanuntukmenyelenggarakanSemesterPendek,sesuai denganSuratKeputusanRektorUniversitasIndonesiaNomor005/SK/R/UI/2008,denganketentuan: 1. Semesterpendekdilaksanakan810minggukuliahekivalendengan1214kalitatapmukaatau kegiatanterjadwallainnya,berikutkegiataniringannya,termasuk12minggukegiatanpenilaian; 2. Kegiatanakademikyangdilaksanakanpadasemesterpendeksamadengankegiatanakademikyang dilaksanakanpadasemestergasaldansemestergenap. 3. Tujuanpenyelenggaraanperkuliahanpadasemesterpendekadalah: a. memberikesempatankepadamahasiswauntukdapatmemanfaatkanwaktuliburantar semesteragardapatmempercepatkelulusan; b. memberikesempatankepadamahasiswauntukmemperbaikinilai. 4. Bebansatuankreditsemester(SKS)maksimumyangdapatdiambiladalah12SKS. 5. Matakuliahyangdiselenggarakanpadasemesterpendekterbataspadamatakuliahyang ditawarkanolehmasingmasingFakultas/ProgramStudi; 6. Jumlahpesertayangdipersyaratkanuntukdiselenggarakannyamatakuliahsepertitersebutpada butir5,ditentukanberdasarkanpertimbanganefisiensipelaksanaan. 7. MahasiswayangdapatmengikutiSemesterPendekharusmemenuhipersyaratansebagaiberikut:

14

KetetapanlebihlanjutlihatbagianPutusStudi.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

19

a. Terdaftarsebagaimahasiswaaktifpadasemestergenap; b. Mendaftarkandiriuntukmengikutisemesterpendek; c. Melaksanakanpembayaranbiayapendidikanuntukmengikutisemesterpendek. 8. Biayauntukmengikutiperkuliahanpadasemesterpendekditentukanolehmasingmasing Fakultas/programpascasarjana,danditetapkandenganSuratKeputusanRektor. 9. Pencatatan hasil perolehan nilai mata kuliah pada semester pendek, akan diadministrasikan pada semesterpendektersebut.

PENASEHATAKADEMIK
Setiap mahasiswa dari jenjang pendidikan Sarjana dan Pascasarjana berhak mempunyai Penasehat Akademik selama masa studinya.15 Ketentuan menyangkut Penasehat Akademik dirumuskan sebagai berikut: 1. Penasehat Akademik (PA) adalah staf pengajar yang bertugas memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam rangka memenuhi kebutuhan dan minat mahasiswa di dalam proses pendidikannya. PA terdiri dari staf pengajar di Program masingmasing, baik yang berstatus staf pengajar tetap maupun staf pengajar tidak tetap, yang ditugaskan oleh Pimpinan Program untuk membimbing sekelompokmahasiswadiProgrammasingmasing. TugaspokokPAterdiridari: a) Membantu menyusun program/beban belajar mahasiswa secara aktif dan mata kuliah yang akan diambilnya yang didasarkan pada: program belajar lengkap satu jenjang pendidikan pedomankegiatanpersemesterdanindeksprestasi. b) Membantumahasiswaagardapatmengembangkansikapdankebiasaanbelajaryangbaik. c) Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membicarakan masalahmasalah yang dialaminya,khususnyayangberkenaandenganpendidikannya,sertamembantumemecahkan danmengarahkannya. d) Memantau serta memberikan laporan kepada Koordinator PA dan/atau Pimpinan Program tentanghasilstudisetiapmahasiswayangdibimbingnyadisetiapakhirsemester. 4. 5. 6. 7. SetiapmahasiswawajibdibimbingolehseorangPAhinggaakhirmasastudinya. SetiapmahasiswapadaawalsemesterwajibmenyusunrencanastudidibawahbimbinganPAserta memintapersetujuanPAdisistematauSIAKNG. PAditugaskanolehDekanatasusulPimpinanProgram. Dalam melaksanakan tugasnya, PA berada di bawah koordinasi seorang Koordinator Penasehat Akademik yang diangkat oleh Dekan atas usul Pimpinan Program. Koordinator PA bertugas mengorganisasikandanmemantautugaspadaPAdiProgramyangbersangkutandanmemberikan laporansecaraperiodiksetiapakhir/awalsemesterkepadaPimpinanProgram. Koordinator PA bertugas untuk masa satu tahun, dan dapat diangkat kembali untuk satu masa jabatanlagiapabiladiusulkanolehPimpinanProgram. Denganpertimbangankhusus,atasrekomendasiPimpinanProgram,Dekandapatmencabutsurat penugasanPA.

2.

3.

8. 9.

15

Bagimahasiswayangmempunyaimasalahakademik,bimbingandankonselingdapatdilakukandenganPimpinanProgram masingmasing/PenasehatAkademik.Untukmasalahmasalahnonakademik,misalnyayangberkaitandenganmasalah keluarga,psikologis,dansebagainyayangdapatberpengaruhterhadapprestasiakademikmahasiswa.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

20

JALURTAMATBELAJAR

JalurTamatBelajaryangdiberlakukandiFISIPUIadaduabentukyakni: (1) JalurSkripsi(untukjenjangS1);Tesis(untukjenjangS2);Disertasi(untukjenjangS3). (2) JalurTugasKaryaAkhir(TKA)ataunonSkripsi(hanyauntukjenjangS1)

JalurTamatBelajarProgramSarjana
JalurtamatbelajaryangditawarkanpadaProgramSarjanaadadalamduabentuk,yakniskripsidannon skripsi.Berikutketentuanmenyangkutkeduajalurtamatbelajartersebut: 1. JalurTamatBelajarpadaProgramSarjanaatauStrataSatu(S1)diFISIPUIterbagiatas: a. JalurTamatBelajardenganSkripsiataudisingkat(JS),berbobot6SKS. b. JalurTamatBelajartanpaSkripsiataudisingkat(JTS),berbobot6SKSyangterdiridari: i. KaryaAkhirberbobot3SKS ii. 1matakuliahterkaitberbobot3SKS 2. 3. 4. 5. 6. Mahasiswawajibmemilihsalahsatujalurtamatbelajartersebut. Pemilihan JS atau JTS dilakukan dengan cara mengisi formulir pendaftaran yang telah tersedia di setiapProgramdimanamahasiswatersebutterdaftar. Formulir JS atau JTS yang telah diisi harus ditandatangani oleh mahasiswa yang bersangkutan, PembimbingAkademikdanPembimbingProgram. Mahasiswahanyamempunyaisatukalikesempatanpindahjalurtamatbelajar. Pengajuan pindah jalur tamat belajar hanya dapat dilakukan pada awal semester atau pada saat registrasi akademik dengan mendapat persetujuan dari Pembimbing Akademik dan Pimpinan Programyangbersangkutan.

JalurSkripsi(JS) KetentuanUmumJalurSkripsi(JS) 1. 2. MahasiswadapatmemilihJalurSkripsisetelahmemperolehsekurangkurangnya110SKS. MahasiswayangmemilihJalurSkripsiWAJIBmenyampaikanrencanaskripsisecaratertuliskepada KetuaProgrampadasaatregistrasiakademikbersamaandenganpengisianIsianRencanaStudi/IRS diSIAKNGyangmencantumkanskripsididalamnya. Atas dasar rencana skripsi tersebut, Ketua Program menunjuk seorang pembimbing yang dipandang ahli bertalian dengan kajian yang ditulis, utamanya dari program yang bersangkutan. Biladianggapperlu,KetuaProgramdapatmenunjukPembimbingKedua. Bilaterdapatduaorangpembimbingskripsi,makasalahsatunyaharusdaristafpengajarProgram yangbersangkutan. Jikapembimbingskripsitidakdapatmenjalankanfungsinya,makaKetuaProgramberhakmenunjuk penggantinya.

3.

4. 5.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

21

6.

PenyusunanskripsidilakukandenganmengacupadaBukuPedomanTeknisPenulisanTugasAkhir MahasiswaUniversitasIndonesia.

PelaksanaanUjianSkripsi Mahasiswadapatmengikutiujianskripsisetelahlulusdarisemuamatakuliahyangdisyaratkandan sudahmenyelesaikanpenyusunanskripsi. 2. NaskahskripsiyangakandiujiharusmendapatpersetujuantertulisdariPembimbingSkripsi. 3. Mahasiswa yang akan menempuh ujian skripsi harus terdaftar secara administratif dan akademik padasemesteryangbersangkutan. 4. Panitia Ujian Skripsi terdiri dari Ketua Program, Pembimbing Skripsi, seorang Penguji Ahli dan SekretarisProgram. 5. KetuaProgrambertindaksebagaiKetuaPanitiaUjianSkripsi.ApabilaKetuaProgramberhalangan, dapatdiwakiliolehstafpengajaryangditunjukolehKetuaProgramyangbersangkutan.Pengganti KetuaProgramtersebutharusberpangkatminimumLektoratauberpendidikanMagister. 6. Penguji Ahli adalah orang yang menguasai bidang kajian skripsi yang diuji, yang ditugaskan oleh Ketua Program. Penguji Ahli dapat berasal dari staf pengajar Program atau dari institusi di luar Program/FISIPUI. 7. Sekretaris Program Sarjana bertindak sebagai Sekretaris Panitia Ujian Skripsi, yang apabila berhalangandapatdigantikanolehstafpengajarlainyangditunjukolehKetuaProgram. 8. Sebelum ujian dilaksanakan, Ketua Panitia Ujian Skripsi memeriksa kelengkapan akademik dan administrasi mahasiswa, yakni Tanda Persetujuan Ujian Skripsi, daftar nilai lengkap (DNS) yang telahdiverifikasiolehPimpinanProgramdanPPAA,tandapembayaranSPPasli,FormulirRencana Studi (FRS), Kartu Mahasiswa, informasi status Akademik dan pembayaran, serta formulir isian lainnyayangditetapkanolehmasingmasingProgram 9. Lamaujianskripsiadalahkuranglebihsatujam. 10. Selain materi skripsi, komponen lain yang dinilai dalam ujian skripsi adalah kemampuan untuk menyampaikanisiskripsidanmenjawabpertanyaanpertanyaandariPanitiaUjianSkripsi. 11. NilaiakhirskripsiadalahrataratadarinilaiyangdiberikanolehparaanggotaPanitiaUjianSkripsi yang ditentukan secaratertutup Panitia Ujian Skripsijugadiperkenankan untukmenetapkannilai akhiratasdasarkesepakatan. 12. Nilaiakhirskripsidapatditetapkandenganmerujukpadatabel1dibawahini: Tabel1:PatokanStandarNilaiAkhirSkripsi NILAIANGKA NILAIHURUF NILAIBOBOT
85100 8084 7579 7074 6569 6064 5559 5054 4049 <40 A A B+ B B C+ C C D E 4.00 3.70 3.30 3.00 2.70 2.30 2.00 1.70 1.00 0

1.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

22


13. Keputusan akhir dari Panitia Ujian Skripsi tentang lulus atau tidak lulusnya mahasiswa yang bersangkutan, dinyatakan pada akhir pelaksanaan ujian skripsi tanpa menyebutkan nilai perolehannya(baiknominalmaupunabjad). 14. BeritaAcaraPelaksanaan(BAP)UjianSkripsidapatdimilikisalinannya(photocopy)olehmahasiswa setelah yang bersangkutan menyelesaikan perbaikan skripsinya dan mendapatkan persetujuan tertulisdari seluruhanggota Panitia Ujianserta menjilid skripsinya dalam bentuk hardcover dan menyerahkannyajugadalambentukdigital. 15. Sekretaris Panitia Ujian Skripsi bertugas mendokumentasikan seluruh berkas administrasi dan catatantentangprosesjalannyaujian. 16. Mahasiswayangdinyatakanlulusujianskripsi,belumberhakmenggunakansebutansarjanasesuai dengan ketentuan yang berlaku sebelum memperoleh ijazah sarjana yang dikeluarkan oleh UniversitasIndonesia. 17. Mahasiswayangdinyatakanlulusujianskripsidenganperbaikan,selambatlambatnyadalamwaktu 2 bulan yang bersangkutan wajib menyelesaikan perbaikan skripsinya dan skripsi tersebut telah mendapat persetujuan tertulis serta telah ditandatangani oleh seluruh anggota Panitia Ujian Skripsi.Apabilamelampauibatasduabulanmakakelulusannyadibatalkandanakandiujikembali selamamasastudinyamasihada. 18. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dalam ujian skripsi diberi kesempatan menempuh ujian ulanganselamamasastudinyamasihada. 19. Khusus bagi mahasiswa yang habis masa studinya tetapi penulisan skripsinya sudah selesai dan sudahdisetujuipembimbingmakaujianharusdiselenggarakanselambatlambatnya1(satu)bulan daribatasakhirwaktusidangyangtelahditentukanolehFakultas. 20. Mahasiswa yang sampai batas waktu sebagaimana ditentukan dalam butir (19) dinyatakan tidak lulus atau gagal ujian skripsi, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan lagi melanjutkan studinya dan kepadanya dapat diberikan surat keterangan yang menyatakan, bahwa yang bersangkutanpernahmengikutikuliahdiFISIPUIdantelahmemperolehsejumlahSKS. 21. SuratKeteranganyangdimaksudpadabutir(20),dikeluarkanolehDekanatasdasarpengajuandari KetuaProgramyangbersangkutan. JalurTanpaSkripsi(JTS)KetentuanUmumJalurTanpaSkripsi(JTS) 1. 2. MahasiswadapatmemilihJalurTanpaSkripsisetelahmemperolehsekurangkurangnya110SKS. MahasiswayangmemilihJalurTanpaSkripsiharusmemenuhisejumlahkewajibanberbobot6SKS dengancara: a. MengikutisatumatakuliahdalamProgramyangbersangkutan,denganbobot3SKS b. MenyusunKaryaAkhiryangberbobot3SKS. 3. Mata kuliah yang merupakan kewajiban (2.a), tema, format dan substansinya ditentukan oleh kebijakanProgrammasingmasingdengantetapmemperhatikanprosedurkelulusansebagaimana yangberlakupadamatakuliahbiasa. Karya Akhir yang merupakan kewajiban (2.b), bentuk dan jenisnya ditentukan oleh Kebijakan Programmasingmasing, antara lain dapat berupa :karyatulis, produkdisain,laporan kerja, dan sebagainya. Antarakewajibanbutir(2.a)dan(2.b)bagiJTSdiatasharusterdapatsalingketerkaitan. Penyelenggaraankewajiban(2.a)dan(2.b)bagiJTSterbukapadasetiapsemester.

4.

5. 6.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

23

7. 8. 9.

Kewajiban (2.a) bagi JTS dapat diambil setelah mahasiswa memperoleh sekurangkurangnya 110 SKSdenganIPKminimal2.0. Kewajiban (2.b) bagi JTS dapat diambil setelah mahasiswa memperoleh sekurangkurangnya 141 SKS. MahasiswayangmemilihJalurTanpaSkripsiwajibmenyampaikanrencanapembuatanKaryaAkhir secaratertuliskepadaKetuaProgrampadasaatregistrasiakademik(bersamaandenganpengisian IRSyangmencantumkanJalurTanpaSkripsididalamnya).

10. Atas dasar rencana Karya Akhir tersebut, Ketua Program menunjuk seorang pembimbing yang dipandangahlibertaliandengankaryaakhiryangdiajukan,diutamakandariProgramSarjanayang bersangkutan. 11. Jika pembimbing Karya Akhir tidak dapat menjalankan fungsinya, maka Ketua Program berhak menunjukpenggantinya. 12. Prosedur kelulusan karya akhir yang merupakan kewajiban (2.b) diatur secara khusus melalui pelaksanaanujianKaryaAkhir. PelaksanaanUjianKaryaAkhir 1. 2. 3. 4. 5. Mahasiswa dapat mengikuti ujian Karya Akhir setelah lulus dari semua mata kuliah yang disyaratkandansudahmenyelesaikanpenyusunankaryaakhir. KaryaAkhiryangakandiujiharusmendapatpersetujuantertulisdaripembimbingKaryaAkhir. Mahasiswa yang akan menempuh ujian Karya Akhir harus terdaftar secara administratif dan akademikpadasemesteryangbersangkutan. Panitia Ujian Karya Akhir terdiri dari Ketua dan Sekretaris Program, Pembimbing Karya Akhir dan PengujiAhli. Ketua Program bertindak sebagai Ketua Ujian Karya Akhir. Apabila Ketua Program berhalangan dapatdiwakiliolehstafpengajaryangditunjukolehKetuaProgramyangbersangkutan.Pengganti KetuaProgramtersebutharusberpangkatminimumLektordanberpendidikanMagister. Pengujiahliadalahorangyangmenguasaibidangkajiankaryaakhiryangdiuji,yangditugaskanoleh KetuaProgram.PengujiahlidapatberasaldarikalanganstafpengajarProgramyangbersangkutan atauinstitusidiluarProgram/FISIP. SekretarisProgrambertindaksebagaiSekretarisUjianKaryaAkhiryangapabilaberhalangandapat digantikanolehstafpengajarlainyangditunjukolehKetuaProgram. Sebelumujiandilaksanakan,KetuaPanitiaUjianKaryaAkhirmemeriksakelengkapanakademikdan administrasidarimahasiswa,yakniTandaPersetujuanKaryaAkhir,daftarnilailengkap(DNS)yang telahdiverifikasiolehPimpinanProgramdanPPAA,tandapembayaranSPPyangasli,IsianRencana Studi (IRS) dan Kartu Mahasiswa serta formulir isian lainnya yang telah ditetapkan oleh Program masingmasingdanstatuspembayaran. SekretarisPanitiaUjianbertugasmendokumentasikansemuaberkasadministrasiujiandancatatan tentangjalannyaujian.

6.

7. 8.

9.

10. LamaSidangUjianKaryaAkhiradalahmaksimalsatujam. 11. SelainmateriKaryaAkhir,komponenkomponenlainyang dinilai dalam UjianKaryaAkhiradalah kemampuan untuk menyampaikan isi karya akhir dan kemampuan menjawab pertanyaan pertanyaanpanitiaujian.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

24

12. Nilai Akhir Karya Akhir adalah ratarata dari nilai yang diberikan oleh anggota panitia ujian yang ditentukan secara tertutup. Selain penilaian secara individual dan tertutup, Panitia Ujian Karya Akhirjugadiperkenankanuntukmenetapkannilaiakhiratasdasarkesepakatan. 13. Setelah keputusan nilai akhir diambil, semua anggota panitia ujian wajib menandatangani Berita AcaraUjianKaryaAkhir. 14. NilaiAkhirKaryaAkhirdapatditetapkandenganmerujukpadatabel2dibawahini: Tabel2:PatokanStandarNilaiTugasKaryaAkhir NILAIANGKA NILAIHURUF NILAIBOBOT
85100 8084 7579 7074 6569 6064 5559 5054 4049 <40 A A B+ B B C+ C C D E 4.00 3.70 3.30 3.00 2.70 2.30 2.00 1.70 1.00 0

15. Keputusan akhir dari Panitia Ujian Karya Akhir tentang lulus atau tidak lulusnya mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan pada akhir Sidang Ujian Karya Akhir, tanpa menyebutkan nilai perolehannya(baiknominalmaupunabjad). 16. BeritaAcara Pelaksanaan (BAP) UjianKarya Akhirdapatdiberikansalinannya (photocopy)kepada mahasiswa bilamana yang bersangkutan telah menyelesaikan perbaikan Karya Akhirnya dan mendapatkanpersetujuandariPanitiaUjiansertatelahmenjilidnyadalambentukhardcoverdan menyerahkannyajugadalambentukdigital. 17. Mahasiswa yangdinyatakan lulus ujianKaryaAkhir, belumberhak menggunakansebutan sarjana sesuaidenganketentuanyangberlakusebelummemperolehijazahsarjanaresmiyangdikeluarkan olehUniversitasIndonesia. 18. Mahasiswa yangdinyatakan lulus dengan perbaikan dalam ujian KaryaAkhir selambatlambatnya dalamwaktu2bulanyangbersangkutanwajibmenyelesaikanperbaikankaryaakhirnya,dankarya akhir tersebut telah mendapat persetujuan serta telah ditandatangani oleh Panitia Ujian Karya Akhir. Apabila melampaui batas dua bulan maka kelulusannya dibatalkan dan akan diuji kembali selamamasastudimasihada. 19. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dalam ujian Karya Akhir, diberi kesempatan menempuh ujianulanganselamamasastudimasihada. 20. Khusus bagi mahasiswa yang habis masa studinya, tetapi penulisan Karya Akhirnya sudah selesai dan sudah disetujui pembimbing, maka Ujian Karya Akhir harus diselenggarakan selambat lambatnya1(satu)bulandaribatasakhirwaktusidangyangtelahditentukanolehFakultas. 21. Mahasiswa yang sampai batas waktu sebagaimana ditentukan dalam butir (20) dinyatakan tidak lulus atau gagal Ujian Karya Akhirnya, yang bersangkutan tidak diperkenankan lagi melanjutkan pendidikannya dan kepadanya dapat diberikan surat keterangan yang menyatakan bahwa yang bersangkutanpernahmengikutikuliahdiFISIPUIdanmemperolehsejumlahSKS.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

25

22. SuratKeteranganyangdimaksudpadabutir(21),dikeluarkanolehDekanatasdasarpengajuandari KetuaProgramyangbersangkutan.

ProgramMagister
Jalur Tamat Belajar di jenjang pendidikan Magister adalah berupa penulisan Tesis. Berikut ketentuan menyangkutpenulisantesis: 1. Tesis adalah Karya Tulis Ilmiah (sebagai tugas akhir) yang dibuat oleh mahasiswa jenjang pendidikanMagister(S2)berdasarkansuatupenelitianilmiahtentangsuatutopiktertentu,sesuai denganbidangyangdipelajari. UntukdapatmenulisTesissetiapmahasiswaharusmemenuhipersyaratanberikut: a. MahasiswadapatmulaimenulisrancanganTesissetelahselesaisemesterII. b. Setiap mahasiswa yang akan menulis Tesis wajib menyampaikan rancangan Tesis (secara tertulis) kepada Ketua Program Studi pada saat pendaftaran akademik, bersamaan dengan pengisianIRS(IsianRencanaStudi)yangmencantumkanTesisdidalamnya. c. RancanganTesisharusmemuat: i. judul/topik; ii. latarbelakang; iii. pokokmasalah; iv. tujuanpenelitian; v. metodepenelitian; vi. organisasidansistematikapenulisan; vii. daftarpustakasementara,dan viii. jadwalkegiatan. 3. DalamprosespenulisanTesis,berlakuketentuanketentuansebagaiberikut: a. KetuaProgramStudimenunjukseorangpengajarmenjadiPembimbingTesis. b. Penunjukkan Pembimbing Tesis berdasarkan kesesuaian antara ilmu yang dikuasai pengajar dengantopikTesisyangdiajukanolehmahasiswayangakandibimbingnya. c. PembimbingTesisminimalberpendidikanMagister. d. Penulisan Tesis harus mengikuti proses bimbingan, yang tercatat dalam formulir bimbingan/laporankonsultasiTesis. e. Jika Pembimbing Tesis tidak dapat menjalankan fungsinya, maka Ketua Program Studi akan menunjukpenggantinya,dengantetapmemperhatikanketentuan3.b.dan3.c.diatas. f. Rancangan Tesis dapat diujikan, dan pengaturannya ditentukan oleh Program Studi masing masing. 4. SebuahTesisdinyatakanlayakujibilamemenuhikriteriaberikut: a. Telah dinyatakan memadai secara substansi dan metodologi oleh Pembimbing Tesis, dan disetujuiolehKetuaProgramStudiataustafpengajaryangditunjukolehKetuaProgramStudi.16 b. Telahmelampirkanpernyataantertulistentangjaminanorisinilitas ideataugagasanTesisnya, yangberartitidakmelakukanplagiasi.
16

2.

TesisatauDisertasiharussesuaidenganPedomanPenulisandanTataCaraPenyelenggaraanUjianTesis/Disertasi.Untukini, sekretarisProgramStudiberkewajibanmemeriksakesesuaiantersebut.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

26

c. Memenuhipersyaratanteknisyaitu: 1) Tebal minimal 100 halaman, tidak termasuk halaman pengantar, lampiran dan daftar pustaka.Disarankantidakmelebihi150halaman. 2) Jumlah daftar pustaka sekurangkurangnya 40 judul, terdiri dari buku, artikel dan dokumen.Catatankuliah,diktatkuliah,bahanbacaansejenislainsepertiensiklopedi,buku pengantar,dankamusumum,tidakdapatdigunakansebagaidaftarpustaka. 3) Diketik pada kertas HVS berukuran A4 (210 x 297 mm) dengan spasi 1.5 dan menggunakanhurufdenganbesaran/ukuran12. 5. MahasiswadapatmengikutiUjianTesisdengansyarat: a. Telahlulussemuamatakuliah(termasukkajianliteratur)denganIPKminimal2.90. b. Tesisyangakandiujitelahmemenuhiketentuanbutir(4)diatas,danharusmenunjukkantanda persetujuan(tertulis)daripembimbingtesis. c. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang bersangkutan dan melampirkan daftar nilai lengkap(DaftarNilaiSementaraterakhir). d. Telah melunasi seluruh kewajiban administrasi keuangan, dengan melampirkan buktibukti pembayarandariBagianKeuangan. 6. Pelaksanaan Ujian Tesis dapat diselenggarakan dengan merujuk ketentuanketentuan sebagai berikut: a. TesisdiujiolehpanitiapengujiTesis. b. PanitiaujianterdiridarisatuorangketuadananggotayangterdiridarisatuorangPengujiAhli, dansatuatauduaorangpembimbingdansatuorangsekretaris. c. Ketua dan Sekretaris Panitia dijabat oleh Ketua Program Studi/Peminatan dan Sekretaris ProgramStudi/Peminatan. d. Penguji Ahli adalah dosen pada Program Studi (atau Program Peminatan) yang bersangkutan atauProgramStudilainyangberadadalamlingkunganFISIPUI,minimalS2atauseorangyang dinilairelevandancakapdibidangyanghendakdiujisertadisetujuiolehKetuaProgramStudi. e. Ketua dan anggota panitia penguji, mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam menguji Tesis.HakmemimpinprosespengujianTesisdipegangolehKetuaPanitia. f. SusunanPanitiaUjianTesisditetapkanolehKetuaProgramPascasarjana. 7. Ketentuan tentang Panitia Ujian di atas dapat tidak terpenuhi karena kondisikondisi sebagai berikut: a. Apabila Ketua Program Studi berhalangan atau bertindak sebagai Pembimbing Tesis maka Ketua Panitia Ujian diganti oleh Ketua Program Studi lain yang berada di lingkungan FISIP UI atau diganti oleh seorang pengajar yang berpendidikan Doktor pada Program Studi yang bersangkutan. b. PenggantiKetuaPanitiaUjiantersebutdiajukanolehKetuaProgramStudidanditetapkanoleh KetuaDepartemen. 8. KetentuanmengenaiSekretarisPanitiaUjianTesisdi atasdapattidakterpenuhi,dengan kondisi kondisisebagaiberikut: a. Apabila Sekretaris Program Studi berhalangan, maka Ketua Program Studi meminta seorang SekretarisProgramStudilainuntukmenjadiSekretarisPanitiaUjianTesis. b. BilamanadalamProgramStuditersebutterdapatProgramPeminatan,makaSekretarisProgram Peminatan dapat diminta menjadi Sekretaris Panitia Ujian Tesis menggantikan Sekretaris ProgramStudi.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

27

9.

Berkenaan dengan panitia ujian pada Program Peminatan dimungkinkan terjadi kondisi sebagai berikut: a. Apabila Ketua Program berhalangan atau menjadi Pembimbing, maka Ketua Program Studi dapat menunjuk penggantinya, yaitu pengajar lain di Program Peminatan yang bersangkutan, yangberpendidikanminimalMagister. b. Apabila Sekretaris Peminatan berhalangan, maka Ketua Program Studi dapat menunjuk penggantinya, yaitu Sekretaris Program yang bersangkutan/Sekretaris Program Studi lain/Sekretaris Peminatan lainnya/pengajar dari Program Peminatan yang minimal berpendidikanMagister(S2)dilingkunganFISIPUI.

10. Adapunprosedursaatujiantesisadalahsebagaiberikut: a. Pada saat ujian dilaksanakan, Ketua Panitia Ujian Tesis memulainya dengan memeriksa kelengkapanakademikdanadministrasimahasiswa(TandaPersetujuanUjianTesis,DaftarNilai Sementara, keterangan tidak memiliki tanggungan biaya pendidikan, dan Kartu Mahasiswa); menanyakanmasalahbimbingandankelayakanTesiskepadaPembimbingdanPengujiAhli(dan KetuaPeminatanhanyauntukProgramPeminatan). b. LamaSidangUjianTesisadalahmaksimal2jam. 11. Penilaiantesisadalah: a. NilaiTesisadalahnilaiyangdisepakatipanitiaujianuntukmahasiswayangdiujitesisnya. b. StandarNilaiTesisdapatmerujukpadatabel3dibawahini: NILAIANGKA
85100 8084 7579 7074 6569 6064 5559 5054 4049 <40

Tabel3:PatokanStandarNilaiTesis NILAIHURUF
A A B+ B B C+ C C D E

NILAIBOBOT
4.00 3.70 3.30 3.00 2.70 2.30 2.00 1.70 1.00 0.00

c. Standar Nilai Tesis diusahakan melalui cara menentukan ratarata nilai (yang diberikan oleh Ketua dan Anggota Penitia Ujian Tesis) dalam suatu proses pengambilan keputusan secara tertutup. d. Bila butir (11.c.) tidak dapat dijalankan, maka penentuan nilai Tesis ditetapkan melalui suara terbanyakmelaluisuatupenentuanpendapat. 12. SetelahujiandanpemberiannilaiTesisselesaidilakukan,maka: a. Setelahkeputusannilaiakhirdiambil,semuaanggotapanitiaujianmenandatanganiBeritaAcara UjianTesis. b. KeputusanakhirdariPanitiaUjianTesistentanglulusatautidaklulusnyapesertadisampaikan kepadapesertasebelumSidangUjianditutup.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

28

c. Peserta Ujian Tesis yang dinyatakan lulus dengan perbaikan, yang bersangkutan wajib menyelesaikanperbaikanselambatlambatnyadalamwaktu2(dua)bulandannaskahtersebut telah memperoleh persetujuan serta telah ditandatangani oleh Panitia Ujian Tesis. Apabila melampaui batas dua bulan yang bersangkutan belum memenuhi ketentuan tersebut, maka kelulusannyadibatalkandanTesisnyaakandiujikankembaliselamamasihadamasastudi. d. Peserta Ujian Tesis yang dinyatakan lulus, tidak serta merta berhak menggunakan sebutan Magister(tentangpenggunaangelardiaturpadababkelulusan). 13. Bagi mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dalam Sidang Ujian Tesis berlaku ketentuan sebagai berikut: a. Yangbersangkutanyangmasastudinyatelahhabis,ujiandiselenggarakanselambatlambatnya satubulansetelahbataswaktumasastudinyaberakhir. b. Mahasiswayangsampaibatasakhirmasastudinyamasihdinyatakantidaklulusataugagalujian Tesisnya, tidak diperkenankan lagi melanjutkan pendidikannya di Program Magister Pascasarjana FISIP UI. Mahasiswa tersebut akan diberikan surat keterangan dari yang menyatakan bahwa yang bersangkutan pernah mengikuti kuliah pada Program Magister FISIP UIdanmemperolehsejumlahSKS. 14. SuratKeteranganyangdimaksudpadabutir(13),dikeluarkanolehDekanatasdasarpengajuandari KetuaProgramyangbersangkutan

ProgramDoktor
1. 2. 3. 4. 5. JalurtamatbelajarProgramDoktoradalahberbentukpenulisandisertasidenganbeban2832SKS, 17 yangmerupakanhasilpenelitian.18 Disertasidisusundibawahbimbinganpromotordankopromotor; Pengganti promotor dan atau kopromotor dimungkinkan melalui komisi yang terdiri dari ketua ProgramStudi,ketuadepartemen,gurubesaryangditunjukketuaProgramStudi/departemen. Penelitianuntukdisertasisebagaimanaayat(1)dilaksanakansetelahmendapatpersetujuanpanitia penilaiusulanpenelitiandisertasi; Penilaian terhadap usulan penilaian disertasi mencakup permasalahan yang akan diteliti, tujuan penelitian, kerangka penulisan, pendekatan dan metodologi yang akan digunakan, dan kepustakaan; Untuk memperoleh gelarDoktor,isi disertasi harus memenuhi syarat yangditetapkandansesuai denganbidangstudiProgramDoktor. TahapyangditempuholehsetiappesertaProgramDoktorterdiridariUjianKualifikasi,UjianUsulan PenelitianDisertasi,UjianPromosidanUjianPromosiDoktor. Sebelum ujian usulan penelitian disertasi, setiap calon doktor akan mempresentasikan proposal disertasinyapadakegiatanColloquium(seminarterbuka). PenilaiankemampuanakademiksertaprogramdilakukanterhadapbebanSKSyangdipersyaratkan.

6. 7. 8. 9.
17 18

SKRektorUINo.263/2004,babIII,Kurikulum. Disertasi adalah karya tulis akademik hasil studi dan/atau penelitian mendalam yang dilakukan secara mandiri dan berisi sumbangan baru bagi pengembangan ilmu pengetahuan atau menemukan jawaban baru bagi masalahmasalah yang sementaratelahdiketahui jawabannyaataumengajukanpertanyaanpertanyaanbaru tentang halhal yangdipandangtelah mapan dibidang ilmu pengetahuan teknologi, dan kesenian yang dilakukan calon doktor dibawah pengawasan para pembimbingnya;

HimpunanPeraturanAkademik20092010

29

10. TahapanpertamayangditempuhmahasiswaProgramDoktoradalahUjianKualifikasi,yakni: a) Ujian kualifikasi merupakan kegiatan akademik terjadwal dalam rangka mengevaluasi peserta ProgramDoktoruntukmemperolehstatuscalondoktor; b) Ujian kualifikasi diadakan setelah peserta Prorgam Doktor menempuh dan lulus semua mata ajaransesuaidenganketentuandarisetiapProgramStudi; c) Ujian kualifikasi mencakup penguasaan metodologi penelitian dibidang ilmunya, penguasaan materi bidang ilmunya baik yang bersifat dasar maupun peminatan, kemampuan penalaran termasuk kemampuan untuk mengadakan abstraksi, dan kemampuan sistematisasi dan perumusanhasilpemikiran; d) Ujian kualifikasi ditempuh selambatlambatnya pada akhir semester ke3 (ke tiga) untuk peserta lulusan program magister, dan semester ke5 (ke lima) bagi peserta lulusan program sarjana; e) Ujian kualifikasi dilaksanakan secara tertulis dan/atau lisan oleh Panitia Ujian Kualifikasi yang diusulkanolehProgramStudidandiangkatolehDekan/KetuaProgramPascasarjana; f) PenanggungjawabujiankualifikasiadalahketuaProgramStudibidangilmuterkait; g) PesertaprogramdinyatakanlulusapabilanilaiujiankualifikasiminimalB. 11. TahapkeduaadalahUjianUsulanPenelitiandenganketetapansebagaiberikut: a) Ujian usulanpenelitianuntukdisertasi merupakan kegiatan akademikterjadwaldalamrangka mengevaluasiusulanpenelitianuntukdisertasiyangdisajikanolehcalondoktor; b) Ujian usulan penelitian untuk disertasi dilaksanakan oleh panitia ujian, setelah sebelumnya calondoktormempresentasikanproposalnyapadakegiatanqolloquium(seminarterbuka); c) PanitiaUjianUsulanPenelitianuntukdisertasidiusulkanuntukProgramStudidandiangkatoleh Dekan/KetuaProgramPascasarjana; d) UjianusulanpenelitianuntukdisertasidipimpinolehKetuaProgramstudibidangilmuterkait; e) Ujian Usulan Penelitian Disertasi mencakup usulan penelitian untuk disertasi, penguasaan pengetahuan tentang disiplin ilmu yang berkaitan dengan topik penelitian, kedalaman materi penelitian,penguasaanperkembanganmutakhir (stateoftheart)dalambidangilmumaupun bidang minat penelitiannya, orisinilitas dan sumbangan terhadap bidang ilmu dan/atau penerapannya; f) CalondoktordinyatakanlulusujianusulanpenelitiandisertasibilamemperolehnilaiminimalB. 12. TahapketigaadalahUjianprapromosi,yakni: a) Ujianprapromosimerupakankegiatanakademikterjadwaldalamrangkamemberikanpenilaian terhadapnaskahdisertasicalondoktoryangdisusunatasdasarhasilpenelitianyangmendapat persetujuanPromotor; b) Ujian para promosi didahului dengan seminar hasil penelitian yang diselenggarakan secara terbuka; c) Ujian pra promosi dilaksanakan oleh Panitia Ujian pra promosi yang diusulkan oleh Program StudidandiangkatolehRektormelaluiDekan/KetuaProgram; d) Panitia ujian pra promositerdiri atas promotor dan kopromotor serta para penyanggah (yang berasal dari pakarpakar yang terkait dengan bidang keilmuan yang ditekuni calon doktor) sekurangkurangnya5(lima)orangdansebanyakbanyaknya7(tujuh)orangdanminimalsalah seorangdiantaranyaberasaldariluarUniversitasIndonesia; e) Ujian pra promosi dipimpin oleh Ketua Program Studi atau yang dirujuk oleh Dekan/Ketua Program; f) Ujianprapromosimencakupkedalamanmateripenelitian,kemampuananalisis,penemuanhal halyangbaru,dankontribusipadapengembanganilmu;

HimpunanPeraturanAkademik20092010

30

g) Ujianprapromosiberlangsungsecaratertutupyangdiselenggarakandalam2(dua)tahap,yaitu penyajiandisertasidantanyajawab; h) Calon doktor dinyatakan lulus ujian pra promosi bila memperoleh nilai minimal B dengan IPK minimal2.75(duakomatujuhlima);19 i) Calondoktoryangtelahdinyatakanlulusujianprapromosiberkewajibanmemperbaikinaskah disertasiuntukdiajukankeUjianPromosiDoktor. 13. TahapterakhiradalahUjianPromosi,yakni: a) Ujian Promosi doktor merupakan kegiatan akademik terjadwal dalam rangka mengevaluasi disertasicalondoktoruntukmemperolehgelarakademiktertinggi,Doktor; b) Ujian promosi doktor dilaksanakan oleh Panitia Ujian Promosi Doktor yang diusulkan oleh ProgramStudidandiangkatolehRektor; c) Panitia ujian promosi doktor terdiri atas promotor dan kopromotor serta para penyanggah (yang berasal dari pakarpakar yang terkait dengan bidangbidang keilmuan yang ditekuni calondoktor)sekurangkurangnya5(lima)orangdansebanyakbanyaknya7(tujuh)orangdan minimalsalahseorangdiantaranyaberasaldariluarUniversitasIndonesia; d) Dalamkeadaankhususdapatdiundangpengujiyangbukandarikalanganakademik; e) UjianpromosidoktordipimpinolehDekan/KetuaProgramatauKetuaProgramStudiatauGuru Besarbidangterkaityangditunjuk; f) Ujian promosi doktor berlangsung secara terbuka dan dibagi dalam 2 (dua) tahap, penyajian olehdoktordantanyajawab; g) Penilaian disertasi merupakan penggabungan atas nilai Ujian Usulan Penelitian Disertasi, nilai UjianPrapromosidanUjianPromosiDoktordenganbobotmasingmasing1(satu),4(empat), dan2(dua). 14. PromotordanKopromotoradalahpengajaratautenagaahliyangsesuaidanditugasiolehProgram Pascasarjana/Program Pascasarjana Fakultas untuk membimbing calon doktor dalam penulisan disertasi.20 15. PersyaratanPromotor a) MempunyaijabatanakademikProfesorataumempunyaigelardoktordenganjabatanakademik minimalLektorKepala; b) Mempunyai bidang keilmuan/keahlian atau yang relevan dengan disertasi peserta Program Doktor; c) StafpengajartetapUniversitasIndonesia; 16. PersyaratanKopromotor a) MempunyaigelarDoktor,denganjabatanakademikminimalLektorKepala; b) Mempunyaibidangkeilmuan/keahlianyangrelevandengandisertasipesertaProgramDoktor; c) JumlahKopromotormaksimal2(dua)orang; 17. Promotor dan Kopromotor ditunjuk/diangkat oleh Rektor atas usul Dekan/Ketua Program paling lambat1(satu)semestersetelahujiankualifikasi. 18. Promosidoktordiselenggarakandidalamsidangterbuka; 19. SidangdipimpinolehDekan/KetuaProgramatauKetuaProgramStudibidangterkaitdanatauGuru BesarbidangterkaityangditunjukolehDekan/KetuaProgram.

19 20

SebelumdiberlakukanSKRektor263/2004,IPKminimal3.00(tiga). Promotoradalahpembimbingcalondoktor;kopromotoradalahpendampingpromotor.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

31

KELULUSAN

PROGRAMSARJANA
PersyaratanLulusProgramSarjana
1. Mahasiswa dinyatakan lulus dalam studi apabila telah lulus seluruh mata kuliah (termasuk penulisanskripsi/karyaakhir)sesuaidenganbebanSKSyangtelahditentukandantidakmelewati masastudiyangtelahditentukan. Memenuhipersyaratanakademikdanpersyaratanadministratifyangantaralainterdiridari: a. IPK akhir mahasiswa terendah (termasuk skripsi) sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu 2.0. b. Telah menyerahkan skripsi/karya akhir yang telah dijilid dan ditandatangani pembimbing, bersamasoftcopy(CD)keProgramStudimasingmasingsertaperpustakaanFakultas c. Tidak mempunyai tunggakan biaya pendidikan maupun biayabiaya lain yang disertai bukti pembayaranyangsah. d. Tidak mempunyai pinjaman buku di perpustakaan departemen/Fakultas/pusat dengan menunjukkan bukti/surat keterangan bebas pinjam pustaka dari masingmasing lembaga tersebut. 3. 4. Mereka yang telah memenuhi persyaratan tersebut di atas berhak memperoleh ijazah, dan hak hakkelulusanlainnya. Kelulusan diperoleh dengan dikeluarkannya ijazah yang ditandatangani oleh Dekan FISIP UI dan RektorUniversitasIndonesia.

2.

PredikatKelulusan
1. Predikat kelulusan setelah menyelesaikan program pendidikan terdiri atas 3 (tiga) tingkatan dan dinyatakanpadatranskripakademik: a. Memuaskan b. SangatMemuaskan c. CumLaude 2. IPKsebagaidasarpenentupredikatkelulusanjenjangSarjanaadalah: a.2.002.75 b.2.763.50 c.3.514.00 3. :Memuaskan :SangatMemuaskan :CumLaude

Predikatcumlaudediberikankepadalulusanyangmenyelesaikanmasastudimaksimal8(delapan) semestertanpapernahmengulangmatakuliah

HimpunanPeraturanAkademik20092010

32

Ijazah
1. Ijazah Sarjana diperoleh mahasiswa setelah menjalani studi pada jenjang Sarjana dengan jumlah kredit minimal 144 SKS, termasuk pembuatan Skripsi dan lulus ujian Skripsi (untuk jalur Skripsi) atautermasukpembuatankaryaakhirdanlulusUjianKaryaAkhir(untukjalurtanpaSkripsi). Syaratsyaratuntukmemperolehijazahadalah: a. Menyerahkanberitaacarasidangskripsiyangsudahditandatanganiolehpanitiasidang b. MenyerahkantandaterimaskripsidariProgramdanperpustakaanFakultas c. Menyerahkanbiayaadministrasipembuatanijazah d. Menyerahkaninformasistatuspembayarandanakademis e. Mengisidanmenyerahkanformulirpembuatanijazah f. Menyerahkanpasfotohitamputihukuran6x6sebanyak2lembar g. Menyerahkan surat keterangan bebas pinjaman pustaka dari perpustakaan FISIP dan perpustakaanPusat.

2.

GelardanPenggunaannya
Sesuai Surat Keputusan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Nomor 001/MWAU/2005 tentang Penetapan Gelar Akademik di lingkungan Universitas Indonesia, seluruh lulusan jenjang pendidikan sarjana(S1)berhakmenyandanggelarAkademikyaituSarjanaSosialyangdisingkatS.Sos,

PROGRAMMAGISTER
PersyaratanLulusJenjangPendidikanMagister
1. MahasiswadinyatakanlulusjenjangpendidikanMagisterFISIPUIapabilatelahlulusseluruhmata kuliah (termasuk ujian tesis) sesuai dengan beban SKS (Satuan Kredit Semester) Program Studi masingmasingdanmemenuhiketentuanpersyaratanakademikdanpersyaratanadministratif. PersyaratanAkademikdanAdministratifyangdimaksudolehketentuan(1)diatas,adalah: a. IPK akhir mahasiswa Program Magister (S2) adalah 2.75 (termasuk nilai Tesis) dengan nilai terendahadalahC. b. Telah memperbaiki Tesis (sesuai dengan batas waktu dan catatan Berita Acara Sidang Tesis), yangditunjukkanolehadanyatandapersetujuanpanitiaujianTesis. c. Tesisyangdiperbaiki,harusdijiliddandiserahkanbersamasoftcopy(CD)kepadaperpustakaan FISIPUI(sebanyak4eksemplar),denganbuktiadanyatandaterimadariperpustakaan. d. Tidak mempunyai tunggakan biaya pendidikan atau biayabiaya lain yang dibebankan kepada yangbersangkutan,yangdibuktikandengansuratketerangandariBagianKeuangan. 3. Mereka yang telah memenuhi ketentuan (1) dan (2) di atas, tidak lagi dibebankan biaya SPP dan berhakmemperolehijazah.

2.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

33

PredikatKelulusan
1. MahasiswayangdinyatakanlulusProgramPendidikanmagisterdiberikanpredikatkelulusan. 2. Predikatkelulusantersebutadalah: No. PREDIKAT
1. 2. 3. Memuaskan SangatMemuaskan CumLaude

INDEKS PRESTASIKUMULATIF
2.753.40 3.413.70 3.714.00

3. PredikatCumLaudediberikankepadalulusanyangmasastudinyatidakmelebihimasastudinormal (yaitu4semester)tanpamengulangmatakuliah

GelardanPenggunaannya
1. Sesuai Surat Keputusan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Nomor 001/MWAU/2005 tentang Penetapan Gelar Akademik di lingkungan Universitas Indonesia, seluruh lulusan jenjang pendidikan magister (S2) berhak menyandang gelar Akademik yaitu Magister Sain yang disingkat M.Si. Penggunaan gelar tersebut hanya diperkenankan setelah ketentuanketentuan tentang PersyaratanLulusJenjangPendidikanMagistertelahdipenuhidandikuatkandenganadanyabukti ijazah.

2.

SyaratPembuatanIjasah
Mahasiswa yang dinyatakan lulus Jenjang Pendidikan Magister FISIP UI dapat memperoleh ijasah, denganmemenuhisyaratsyaratsebagaiberikut: a. b. c. d. e. f. g. Menyerahkanberitaacarasidangtesisyangsudahditandatanganiolehpanitia Menyerahkan tanda terima tesis (yang telah dijilid dan ditandatangani oleh panitia sidang) berikutsoftcopynyadariperpustakaanFakultas MenyerahkanInformasistatusakademisdanpembayaran Mengisidanmenyerahkanformulirpembuatanijazah Menyerahkan surat keterangan bebas pinjam pustaka dari perpustakaan FISIP UI dan perpustakaanpusat. Membayaradministrasipembuatanijazah Menyerahkanpasfotohitamputihukuran6x6sebanyak2(dua)lembar

Wisuda
a. b. c. Lulusan jenjang pendidikan Magister FISIP UI dapat mengikuti upacara wisuda yang diselenggarakanolehUniversitasIndonesia. Pendaftaranwisudaterpadudilakukansecaraonline Upacara wisuda dilakukan 2 (dua) kali dalam setahun, sesuai dengan Kalender Akademik yang ditetapkanolehUniversitasIndonesia.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

34

PROGRAMDOKTORAL
Persyaratanlulus
1. Calon doktor dinyatakan lulus Program Doktor di Universitas Indonesia apabila telah berhasil menyelesaikan beban studi Program Doktor yang disyaratkan (kuliah/pendalaman materi dan disertasi) dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih besar atau sama dengan 2.75 dan telah menyerahkanbukuDisertasidalambentukhardcoverdansoftcopy(CD)yanglengkap. EvaluasiuntukkeberhasilanstudimahasiswaberpedomanpadanilaihurufA,A,B+,B,B,C+,C,C, DdanEyangberturutturutberbobot4.00;3.70;3.30;3.00;2.70;2.30;2.00;1.70;1.00dannol. Predikatkelulusansetelahmengikuti/menyelesaikanProgramDoktorterdiriatastingkatan: a) Memuaskan b) SangatMemuaskan c) CumLaude 4. IPKsebagaidasarpenentuanpredikatkelulusanProgramDoktoradalah: a)Memuaskan b)SangatMemuaskan c)CumLaude 5. =2.753.40 =3.413.70 =3.714.00

2. 3.

PredikatkelulusanCumLaudediberikankepada: a) Lulusan program doktor yang menyelesaikan studi maksimal 6 (enam) semester bagi yang berasaldariprogrammagister,danIPK3.714.00tanpamengulangmatakuliah;atau b) Lulusan program doktor yang menyelesaikan studi maksimal 8 (delapan) semester bagi yang berasaldariprogramsarjana,danIPK3.714.00tanpamengulangmatakuliah.

6.

ApabilamemperolehIPK3.714.00tetapitidakmemenuhipersyaratanayat(5)butiradanb,maka yangbersangkutanmendapatpredikatkelulusanSangatMemuaskan.

GelardanPenggunaannya
1. Sesuai Surat Keputusan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Nomor 001/MWAU/2005 tentangPenetapanGelarAkademikdilingkunganUniversitasIndonesia,seluruhlulusanjenjang pendidikandoktor(S3)berhakmenyandanggelarAkademikyaituDoktoryangdisingkatDr. Penggunaan gelar tersebut hanya diperkenankan setelah ketentuanketentuan tentang Persyaratan Lulus Jenjang Pendidikan Magister telah dipenuhi dan dikuatkan dengan adanya buktiijazah.

2.

Ijazah
a. b. Mahasiswa yang dinyatakan lulus Jenjang Pendidikan Program Doktor FISIP UI sebagaimana ketentuandalambutir1)berhakmemperolehijazah. Untuk memperoleh ijazah, lulusan jenjang pendidikan Program Doktor harus melengkapi persyaratanadministrasisebagaiberikut: a. Menyerahkan berita acara sidang Disertasi yang telah ditandatangani oleh panitia sidang Disertasi. b. Menyerahkan tanda terima Disertasi (yang telah dijilid dan ditanda tangani oleh pembimbing dansertapanitiasidang)berikutsoftcopynya(CD)

HimpunanPeraturanAkademik20092010

35

c. Mengisidanmenyerahkanformulirpembuatanijazah. d. Menyerahkaninformasistatusakademikdanpembayaran e. MenyerahkansuratketeranganbebaspinjampustakadariPerpustakaanFISIPUI,departemen, maupunperpustakaanPusat. f. MenyerahkanPasfotohitamputihukuran6x6sebanyak2(dua)lembar g. Membayarbiayaadministrasipembuatanijazah.

Wisuda
1. 2. 3. Lulusan jenjang pendidikan Program Doktor FISIP UI dapat mengikuti upacara wisuda yang diselenggarakanolehUniversitasIndonesia Pendaftaranwisudaterpadudilakukansecaraonline Upacara wisuda dilakukan 2 (dua) kali dalam setahun, sesuai dengan Kalender Akademik yang ditetapkanolehUniversitasIndonesia.

PutusStudi/DropOut
Mahasiswayangmasihmengikutipendidikandapatsecaraotomatisdinyatakantidakdapatmelanjutkan studi(dropout)karenahalhalberikut:

PROGRAMSARJANA
Mahasiswadinyatakanputusstudiapabila: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Tidakmelaksanakanregistrasiadministrasi dan/atauregistrasiakademikselama2(dua) semester berturutturut. Padaakhir semesterkedua,mahasiswa tidakberhasil mencapaiIPK minimal 2.00,darisekurang kurangnya24SKS. Padaakhirsemesterempat,mahasiswatidakberhasilmencapaiIPKminimal2.00,darisekurang kurangnya48SKS. Padaakhirsemesterdelapan,mahasiswatidakberhasilmencapaiIPKminimal2.00,darisekurang kurangnya96SKSdenganIPKminimal2.00. Padaakhirmasastudi,mahasiswatidakberhasilmencapaisekurangkurangnya144SKS(termasuk skripsi/KaryaAkhir). Mahasiswa yang sampai batas waktu masa studi tidak berhasil memenuhi komponen tugas akhirnya, atau dinyatakan tidak lulus atau gagal ujian Karya Akhirnya. Mahasiswa yang bersangkutantidakdiperkenankanlagimelanjutkanpendidikannyadankepadanyadapatdiberikan surat keterangan Dekan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan pernah mengikuti kuliah di FISIPUIdanmemperolehsejumlahSKS. Mendapatsanksiataspelanggarantatatertibkehidupankampus.

7.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

36

Pernyataan putus studi sebagaimana dimaksud di atas, dikeluarkan oleh Rektor atas usul Pimpinan FakultasberdasarkanpermohonandariProgramStudi. Khusus untuk Program Sarjana Ekstensi, ketentuan mengenai mahasiswa putus studi diberlakukan sesuai dengan Keputusan Rektor Universitas Indonesia Nomor 013/SK/R/UI/2006 tentang Penataan PenyelenggaraanProgramEkstensidiLingkunganUniversitasIndonesia.

PROGRAMMAGISTER
Mahasiswayangdinyatakanputusstudiapabila: 1. 2. 3. 4. 5. Tidak melakukan registrasi administrasi dan atau registrasi akademik selama 2 (dua) semester berturutturut. Apabila pada evaluasi 2 (dua) semester pertama tidak memperoleh IPK minimal 2.75 dari sekurangkurangnya18(delapanbelas)SKSlulus. Apabila pada evaluasi akhir masa studi tidak memperoleh IPK minimal 2.75 dari sekurang kurangnyabebanstudiyangdipersyaratkan,dengannilaiterendahC. Tidakdapatmenyelesaikanstudinyadalambataswaktustudimaksimalyangdiberikan. Melanggarketentuandantatatertibkehidupankampus.

PROGRAMDOKTORAL
1. MahasiswaProgramDoktorlulusanprogrammagisterdinyatakanputusstudiapabila: a) Pada evaluasi 2 (dua) semester pertama tidak memperoleh IPK minimal 2.75 dari jumlah SKS minimalyangdisyaratkanProgramStudi; b) Pada evaluasi 3 (tiga) semester pertama tidak lulus ujian kualifikasi dan usulan penelitiannya tidak memperoleh persetujuan panitia penilai usulan penelitian untuk diajukan sebagai disertasi. c) Padaevaluasi6(enam)semesterpertamatidaklulusujianusulanpenelitiandenganIPKminimal 2.75untuksemuamatakuliahyangdisyaratkan; d) Pada evaluasi akhir masa studi tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti ujian akhir pendidikan (ujian promosi doktor berupa penilaian terhadap disertasi) dengan IPK minimal 2.75. 2. MahasiswaProgramDoktorlulusanprogramsarjanadinyatakanputusstudiapabila; a) Padaevaluasi4(empat)semesterpertamatidakmemperolehIPKminimal2.75darijumlahSKS minimalyangdisyaratkanProgramStudi; b) Pada evaluasi 5 (lima) semester pertama dan tidak berhasil lulus ujian kualifikasi dan usulan penelitiannya tidak memperoleh persetujuan dari panitia penilai usulan penelitian untuk disertasi; c) Padaevaluasi8(delapan)semesterpertamatidakberhasillulusujianusulanpenelitiandengan IPKminimal2.75untuksemuamatakuliahyangdisyaratkan. d) Pada evaluasi akhir masa studi tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti ujian akhir pendidikan (ujian promosi doktor berupa penilaian terhadap disertasi) dengan IPK minimal 2.75.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

37

3.

Dalamhalseorangcalondoktortidakmemenuhiketentuanpadabutir1untukmahasiswaProgram Doktor lulusan program magister dan butir 2 untuk mahasiswa Program Doktor lulusan program sarjana, maka masa studi calon doktor tersebut dapat diusulkan untuk diperpanjang oleh Dekan/Ketua Program kepada Rektor maksimal 1 tahun apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. Belumpernahdiperpanjang; b. Telahlulusseminarhasilpenelitian c. Memperolehrekomendasipromotor.

4. 5. 6. 7. 8. 9.

Dekan / Ketua Program mengajukan permohonan perpanjangan paling lambat 1 (satu) bulan sebelumberakhirmasaregistrasiadministrasi; Setelah Rektor menerima usulan perpanjangan dari Dekan/Ketua Program, Rektor memutuskan untukdapat/tidakdapatmemperpanjangmasastudi. Calon Doktor yang putus studi sesuai dengan butir (1) dan (2) diatas oleh ketua Program Studi diajukankepadaDekanuntukditeruskankepadaRektor. Rektor, berdasarkan usulan dari Dekan/Ketua Program, dengan keputusan Rektor menetapkan putusstudi; Calon Doktor yang telah dinyatakan putus studi tidak dapat mendaftar kembali pada program pascasarjanayangberadadilingkunganUniversitasIndonesia. Selainketentuanputusstudiyangdiaturdiatas,calondoktordapatdinyatakanputusstudiapabila yangbersangkutanbermasalahdalamhaladministrasidanmendapatsanksiataspelanggarantata tertibkehidupankampussesuaidenganperaturanyangberlakudiUniversitasIndonesia.

CUTIAKADEMIK
Cuti akademik adalah masa tidak mengikuti kegiatan akademik untuk waktu sekurangkurangnya satu semester. Cuti akademik bagi mahasiswa pada dasarnya mengacu pada Surat Keputusan Rektor Universitas Indonesia Nomor 472/SK/R/UI/2006 tentang Cuti Akademik Mahasiswa Universitas Indonesia. Ketentuaniniberlakuuntukmahasiswajenjangpendidikansarjana,maupunPascasarjana. Secaraumumketentuancutiakademikiniadalah: 1. 2. 3. 4. 5. Cutiakademikdiberikanataskehendakmahasiswabersangkutan; Cuti akademik karena alasan khusus diberikan kepada mahasiswa karena pertimbangan tertentu dansangatselektif; Cutiakademikhanyadapatdiberikankepadamahasiswayangtelahmengikutikegiatanakademik sekurangkurangnya2(dua)semester,kecualiuntukcutiakademikkarenaalasankhusus; Cutiakademikdiberikansebanyakbanyaknyauntukjangkawaktu2(dua)semester,baikberurutan maupuntidak; Permohonan cuti akademik diajukan oleh mahasiswa bersangkutan kepada pimpinan Fakultas/Program, dengan mengisi formulir yang disediakan di Pusat Pelayanan Administrasi Akademik(PPAA)FISIPUI; PersetujuancutiakademikdiberikanolehDekan/KetuaProgramdalambentukSuratKeputusan;

6.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

38

7. 8.

9. 10. 11.

12. 13.

Suratkeputusansebagaimanapadabutir(6)mengaturpulatentangperubahanyangterjadiakibat pemberiancutisepertimasastudidanjadwalevaluasimahasiswa; Dalammemberikanpersetujuancutisebagaimanadimaksudpadabutir(6),Dekan/KetuaProgram menyampaikan tembusan kepada Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan serta DirekturPendidikanUniversitasIndonesia. Apabilapermohonancutidilakukanpada1bulansebelummasaregistrasiadministrasi,pemohon hanyamelakukanpembayaranBiayaOperasionalPendidikan(BOP)sebesar25%. Apabilapermohonancutidilakukantidaksesuaidenganketentuanpadabutir(9)makapemohon diwajibkanmembayarBiayaOperasionalPendidikan(BOP)penuhsebesar100%. Apabila pemohon yang telah memperoleh izin cuti namun tidak melaksanakan pembayaran BOP yang menjadi kewajibannya pada masa registrasi, pemohon dikenakan ketentuan mengenai Registrasi Administrasi Pengecualian sebagaimana diatur dalam Keputusan Rektor nomor 450A/SK/R/U/2006,tentangRegistrasiMahasiswaUniversitasIndonesia. Mahasiswayangmemperolehizincutitidakdiperkenankanmelakukankegiatanakademik. Masastudidanwaktuevaluasikeberhasilanstudibagimahasiswayangmemperolehcutiakademik disesuaikandenganmasacutiyangdiberikan.

KEJUJURANAKADEMIKdanTATACARA PENYELESAIANMASALAHAKADEMIK

KEJUJURANAKADEMIK
1. Selamamengikutipembelajaran,mahasiswawajibmenjunjungprinsipprinsipkejujuranakademik. HalhalyangtidaksesuaidenganprinsipprinsipKejujuranAkademik,antaralain; a. Melanggar Surat Keputusan Rektor Universitas Indonesia Nomor 005/SK/MWAUI/2004 tentangTataTertibKehidupanKampusUniversitasIndonesia. b. Memalsukan data atau memberikan informasi yang informasi yang tidak benar/salah (atau berbohong)kepadaUniversitasatauFakultasatauProgramStudi. c. Menyalahgunakan dokumendokumen Universitas atau Fakultas atau Program Studi untuk keuntungan pribadi atau untuk suatu tujuan yang tidak sesuai dengan peruntukan dokumen tersebut.

d. Melakukankecurangandalamujianataumengijinkanmahasiswalainuntukmelakukan kecurangandalamujian.
e. Menyerahkan tugastugas akademik yang tertulis yang sudah pernah ditulis sebagian atau seluruhnyaolehoranglain. f. Mencurinaskahujianataumenyogokpihakterkaitagarmendapatkansoalujiansebelumwaktu ujian. g. Melakukantindakanplagiatisme. 2. Pelanggaranterhadapkejujuranakademiksebagaimanaketentuandiatasdianggapsamadengan tindakankejahatanakademiksehinggadapatdiberikansanksiakademik.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

39

3.

Sanksiataspelanggaranterhadapkejujuranakademikadalah: a) Teguranolehpengajaryangbersangkutan b) Staf pengajar yang bersangkutan dapat memberikan nilai E (tidak lulus) untuk mata kuliah tersebut. c) PembatalanataskelulusanyangtelahdiberikanolehFISIPUIkepadayangmelanggarketentuan tersebut. d) Penundaankelulusan e) Mencabutgelardanijazahyangtelahdiberikan. f) TidakmemperkenankanyangbersangkutanmelanjutkanstudidiUniversitasIndonesia.

4.

a. Pemberian sanksi atas pelanggaran akademik dilakukan oleh Dekan FISIP UI setelah melalui tahapan penyelidikan, penyidikan dan pelaporan hasil evaluasi yang dilakukan sebuah Komisi EtikaAkademikSenatFakultas. Sanksi diberikan oleh Rektor kepada seorang warga, setelah Rektor mendengar pertimbanganPanitiaPenyelesaianPelanggaranTataTertib(P3T2); (ii) Dekan/Ketua Lembaga/Direktur diberi wewenang oleh Rektor untuk memberikan tindakan awal/sementara, berupa tindakan skorsing, peringatan tertulis/lisan bagi warganyayangmelanggar,sambilmenunggukeputusanakhirRektor. (iii) Apabila pelanggaran yang dilakukan adalah pelanggaran dalam peraturan perundang undanganpadaumumnyaatauhukumpositifRepublikIndonesia,sanksinyaadalahsanksi seperti tercantum dalam peraturan perundangundangan tersebut yang diputuskan oleh hakim. Di samping itu diberikan pula sanksi yang disebut dalam Pasal 6 Peraturan Universitas Indonesia Nomor 1 Tahun 1996 jika pelanggaran itu dilakukan warga UI di dalamlingkunganUniversitas.

b.(i)

c.PanitiaPenyelesaianPelanggaranTataTertib(P3T2) (i) Setiap warga UI yang melakukan pelanggaran seperti yang tercantum dalam Peraturan Universitas Indonesia nomor 1 tahun 1996, dapat diajukan oleh setiap Warga Universitas untuk diperiksa oleh suatu Panitia Penyelesaian Pelanggaran Tata Tertib (P3T2) yang dibentukberdasarkanSuratKeputusanRektor; (ii) Anggota P3T2 diangkat oleh Rektor, terdiri atas orangorang yang ditunjuk untuk menangani masalah pelanggaran tersebut, meliputi staf Universitas/Fakultas tempat terjadinyapelanggaranataupakarlainyangdianggapperlu. d. Tugas,Kewajiban,danWewenang(P3T2) (i) P3T2 bertugas memeriksa dengan cara mengajukan pertanyaanpertanyaan kepada para pihak bersangkutan, memeriksa dokumendokumen, serta dapat berhubungan dengan pihakpihak lain yang terkait untuk diminta pendapat, saran maupun sesuatu yang diketahuinya; P3T2 berkewajiban memberi kesempatan pembelaan kepada warga yang dianggap melakukanpelanggaran; P3T2 berkewajiban menyusun laporan lengkap tentang duduk perkara yang diajukan kepadanya dan halhal lain yang dapat diungkapkan dalam sidang serta menyampaikan rekomendasikepadaRektor; P3T2 berwenang memerintahkan pada pihak bersangkutan untuk datang menghadap sendirikepersidanganP3T2sekalipunsudahdiwakiliseorangkuasa; TatacarapemeriksaanditentukanolehP3T2.

(ii) (iii)

(iv) (v)

HimpunanPeraturanAkademik20092010

40

e. Berkaslaporandanrekomendasisebagaimanadimaksudpadabutird.iii,sudahharusdiserahkan kepada Rektor selambatlambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari, setelah P3T2 menetapkanrekomendasidimaksud. f. Tahapanselanjutnyaadalah: (i) Dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah P3T2 memberikan rekomendasi, Rektor harus mengeluarkanSuratKeputusanRektortentangsanksiyangdijatuhkan; (ii) Dalam waktu 14 (empat belas) hari warga yang terkena sanksi berhak menyampaikan permohonankeringanansanksikepadaRektor; (iii) Apabila warga yang terkena sanksi menggunakan haknya, maka Rektor dalam waktu 14 (empatbelas)hariharussudahmengeluarkankeputusanakhir.

5.

Atastindakanyangdiambil,sebagaimanaketentuan4tersebutdiatas,FISIPUItidakberkewajiban mengembalikan biaya pendidikan yang telah dibayarkan oleh yang terkena sanksi pelanggaran akademik ataupun membayarkan ganti rugi kepada yang terkena sanksi pelanggaran akademik tersebut.

TATACARAPENYELESAIANMASALAHAKADEMIK
MasalahNilai
a. Apabila mahasiswa mempunyai pendapat yang berbeda tentang nilai yang diberikan dan merasa tidakpuas,mahasiswayangbersangkutandapatmemintapenjelasanlebihlanjut(tentangrincian perkomponenpenilaian)daridosenpemberinilaitersebut. Apabila penjelasan dari dosen pemberi nilai belum memuaskan, masalah mahasiswa yang bersangkutandisampaikankepadaKetuaProgramStudiuntukdibahasdalamrapat. Apabila upaya Ketua Program Studi belum mampu menyelesaikan masalah, masalah mahasiswa tersebut dapat dibahas dalam rapat tingkat Departemen, bahkan dimungkinkan dinaikkan ke tingkatFakultasdibawahkoordinasiWakilDekan.

b. c.

MasalahBimbinganAkademik
a. Apabilamahasiswatidakmemperoleh supervisiyangbaikdariPembimbingAkademiknya(karena tidak dapat memenuhi tugasnya), mahasiswa yang bersangkutan seyogyanya memberitahukan Ketua Program Studi sehingga Pembimbing Akademiknya dapat diganti secara tetap atau sementara. Apabila mahasiswa mengalami masalah dengan Pembimbing Akademik secara serius, seperti mendapat perlakuan yang kurang etis/amoral/pelecehan seksual, mahasiswa yang bersangkutan dapat memberitahukannya kepada Ketua Program Studi. Ketua Program Studi akan membentuk suatu Komisi guna menyelesaikan masalah tersebut. Apabila Komisi ini tidak berhasil, Ketua Program Studi dengan persetujuan Ketua Departemen dapat meminta Dekan untuk mengadakan rapatgunamengatasimasalahtersebut.

b.

MasalahBimbinganSkripsi/Tesis/Disertasi
a. Apabila mahasiswa menghadapi masalah dengan Pembimbing Skripsi/Tesis/Disertasi atau Tugas Karya Akhir, seperti adanya ketidaksamaan ekspektasi dalam bimbingan atau adanya perbedaan perspektif (termasuk pendekatan dan teori) dalam penulisan Skripsi/Tesis/Disertasi, maka mahasiswa yang bersangkutan dapat berkonsultasi dengan Pembimbing Akademik untuk

HimpunanPeraturanAkademik20092010

41

mengatasi masalah yang dihadapi. Apabila upaya Pembimbing Akademik dianggap kurang memuaskan, mahasiswa yang bersangkutan dapat memberitahu Ketua Program Studi guna mengatasimasalah(baikmenggantimaupuntidakmenggantiPembimbingTesis). b. ApabilamahasiswamengalamimasalahyangseriusdalambimbinganSkrispi/Tesis/Disertasiseperti mendapat perlakuan yang tidak etis/amoral/pelecehan seksual, mahasiswa yang bersangkutan seyogyanya memberitahukan masalahnya kepada Pembimbing Akademiknya. Pembimbing Akademikakanmencobamembantumengatasimasalahyangadapadatahapawal,danbilatidak berhasil Pembimbing Akademik dan mahasiswa yang bersangkutan melaporkan hal tersebut kepadaKetuaProgarmStudi. KetuaProgramStudikemudian membentukKomisigunamengatasi masalah tersebut. Apabila Komisi tidak berhasil, masalah tersebut dilaporkan kepada Ketua Departemen. Apabila belum teratasi juga, Dekan dapat diminta untuk mengadakan rapat guna mengatasimasalahtersebut.

MAHASISWAPENDENGAR
1. Mahasiswapendengaradalahmerekayangmemenuhipersyaratantertentuuntukmengikutikuliah di Fakultas ini tanpa mengambil kredit dan karenanya berhak untuk mengikuti ujian dan tugas tugasevaluasilainnya.Namundemikianwajibmentaatitatatertibperkuliahan. Mahasiswa pendengar bisa bersifat lintas Program, lintas Strata, lintas Fakultas, dan mahasiswa asingyangtercatatsebagaimahasiswaUI. Mahasiswa pendengar harus memperoleh persetujuan Pimpinan Program Pengelola mata kuliah yang bersangkutan. Untuk itu mahasiswa tersebut harus mengajukan surat permohonan kepada Pimpinan Program yang bersangkutan. Pimpinan Program selanjutnya meneruskan permohonan mahasiswatersebutkepadapengajarmatakuliahyangbersangkutan. Ketentuantentangpengajuansuratpermohonanadalah: a. Untuk mahasiswa Asing, surat permohonan kepada Pimpinan Program ditembuskan kepada PimpinanDepartemendanWakilDekan. b. Untuk mahasiswa pendengar lintas Strata dan lintas Fakultas, surat permohonan kepada PimpinanProgramditembuskankepadaPimpinanDepartemen. c. Untuk mahasiswa pendengar lintas Program, surat permohonan cukup diajukan kepada PimpinanProgramyangbersangkutan. 5. 6. Pengajuansuratpermohonandilakukansebelummasakuliahaktifmulaiberlangsung. Mahasiswa pendengar wajib memenuhi persyaratan administratif dan akademik sesuai dengan ketentuanyangberlaku. 2. 3.

4.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

42

TRANSFERKREDIT
Transferkreditinipadadasarnyaditujukanuntukseluruhjenjangpendidikan.Ketentuantransferkredit ini merujuk pada Surat keputusan Rektor Nomor 865/SK/R/UI/2008 tentang Transfer Kredit dan PembebasanMataKuliahdiUniversitasIndonesia. Khusus untuk program Sarjana Ekstensi FISIP UI mekanisme penyelenggaraan transfer kredit secara teknisdiaturdalamketetapanSuratKeputusanDekanFISIPUInomor112Tahun2008.

PengertianTransferKredit
TransferKreditadalahsuatupengakuanterhadapsejumlahbebanstudiatau(SKS)yangtelahdiperoleh seorangmahasiswapadaperguruantinggidalamstatusnyasebagaimahasiswaUIataunonUI,hasildari suatuprosesevaluasiunittranferkreditpadamasingmasingFakultasdilingkunganUI.

EligibilitasTransferKredit
1. Mahasiswa yang sedang mengikuti suatu Program Studi dapat mengajukan permohonan untuk memperolehtransferkreditatasmataajaryangtelahdiperolehdiluarProgramStudiyangsedang diikutinya 2. Materikuliahyangdimohonkanuntukmemperolehtransferkreditdapatberasaldari: Programpertukaranmahasiswayangsah; Programkelaskhususinternasional; Programsandwich Program pendidikan yang pernah diikuti sebelumnya, baik program studi di lingkungan UniversitasIndonesiamaupunperguruantinggilainyangterakreditasi; e. ProgramperolehankreditakademikdiUniversitasIndonesia 3. Mata ajar yang dapat dimohonkan untuk memperoleh transfer kredit harus memenuhi syarat berikut: a. Memiliki kandungan materi yang setara dengan mata ajar yang terdapat pada kurikulum programstudiyangsedangdiikuti; b. Mataajartersebutdiperolehdalam5(lima)tahun; c. Apabila diperoleh dari luar Universitas Indonesia, berasal dari perguruan tinggi yang program studinya memperoleh akreditasi minimal B atau yang setara dari Badan Akreditasi Nasional PerguruanTinggiataulembagaakreditasiinternasional a. b. c. d.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

43

GLOSSARIES
UMUM
1. 2. 3. 4. UniversitasadalahUniversitasIndonesiasebagaiBadanHukumMilikNegara Rektor adalah pimpinan Universitas yang berwenang dan bertanggung jawab atas penyelenggaraanUniversitasIndonesia Fakultas adalah penyelenggarakegiatanakademikUniversitas Indonesiadalamdan/ataudisiplin ilmutertentu. Senat Akademik Fakultas adalah badan normative tertinggi di lingkungan Fakultas yang mempunyai tugas, antara lain; merumuskan dan menyusun kebijakankebijakan akademik dan pengembanganFakultassertakebijakanpenilaianprestasiakademik,kecakapandanetikasivitas akademikaFakultas. Dewan Guru Besar Fakultas adalah organ dalam struktur organisasi Fakultas yang melakukan pembinaan kehidupan akademik dan integritas moral serta etika dalam lingkungan sivitas akademikaFISIPUI Dekan adalahPimpinanFakultas(bersamaWakilDekan)dalamlingkunganUniversitasIndonesia yangberwenangdanbertanggungjawabataspenyelenggaraanFakultas. ManajeradalahunsurmanajemenyangbertugasdanbertanggungjawablangsungkepadaWakil Dekan. Departemen adalah pengelola sumber daya akademik untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan pelaksanaan pendidikan akademik, profesional dan/atau profesi dalam sebagian atau satu cabangilmu,teknologidanbudaya. Ketua Departemen adalah Pimpinan yang berwenang dan bertanggungjawab terhadap penyelenggaraansuatuDepartemen;TerdiridariKetuadanSekretarisDepartemen. Program adalah pelaksana pendidikan akademik, profesional dan/atau profesi dalam sebagian atausatucabangilmu,teknologidanbudayadibawahDepartemen. Ketua Program adalah pimpinan yang berwenang dan bertanggungjawab terhadap penyelenggaraansuatuProgramStudidalamsuatuDepartemen:terdiridariKetuadanSekretaris Program. Pusat Kajian adalah unsur pelaksana akademik dan pelayanan masyarakat dalam penelitian dan pengembangan lintas disiplin dan/atau monodisiplin ilmu dan/atau kajian serta memberikan pelatihantertentupadatingkatFakultasdan/atauDepartemen;PusatKajiansekaligusmerupakan unit usaha akademik yang dipimpin oleh seorang ketua; Pusat Kajian bisa berada di tingkat Fakultas(bersifatlintasdisiplin)dantingkatDepartemen(bersifatmonodisiplin) Laboratorium adalah unsur penunjang yang memberikan layanan bagi mahasiswa dalam rangka mendukungprosespengajaransuatumatakuliahtertentu. Warga Universitas adalah tenaga kependidikan (staf pengajar), tenaga administrasi dan peserta didik. Mahasiswa adalah peserta didik yang mengikuti program pendidikan akademik, program pendidikanprofesionalataupendidikanprofesi.

5.

6. 7. 8.

9. 10. 11.

12.

13. 14. 15.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

44

16. 17.

Kampusadalahwilayahyangdimiliki,dikuasaidan/ataudibawahpengawasanuniversitas. Pelanggaranadalahperbuatanyangbertentanganatauperbuatantidaksesuaidenganketentuan tatatertibkehidupankampusyangberlakudiuniversitas.

AKADEMIK
1. Pendidikan Tinggi adalah kelanjutan pendidikan menengah yang diselenggarakan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan,teknologidan/ataukesenian. PerguruanTinggiadalahsatuanpendidikanyangmenyelenggarakanpendidikantinggiyangdapat berbentukakademik,politeknik,sekolahtinggi,institut,atauuniversitas. Pendidikan Akademik adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan; Terdiri atas jenjang pendidikan Sarjana (S1), pendidikan Magister (S2) dan pendidikanDoktor(S3). Pendidikan Profesional adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada kesiapan penerapan keahliantertentu;TerdiriatasjenjangpendidikanDiplomadanSpesialis. Pendidikan Profesi adalah pendidikan tambahan setelah mengikuti program sarjana, untuk memperoleh keahlian dan sebutan profesi tertentu; Terdiri atas jenjang pendidikan Dokter, DokterGigi,Apoteker,Psikolog. Kegiatan Belajar Mengajar adalah kegiatan yang meliputi, antara lain: perkuliahan, bimbingan, penugasandalamrangkapendidikan,praktikumdidalam/luarruang,sertaujian/test. Kegiatan Akademik adalah kegiatan yang meliputi, antara lain: penelitian, pembuatan laporan ilmiah,pembuatankaryatulis/makalah/skripsi/tesis/disertasiatauberkaitandenganorasiilmiah. Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri dari 14 sampai 16 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegiatan iringannya, termasuk 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian. Kegiatan terjadwal meliputi antara lain: perkuliahan, ujian, praktikum dan kegiatan laboratorium. Satuan Kredit Semester (SKS) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal per minggu sebanyak 1 jam perkuliahan atau 2 jam praktikum, atau 4 jam kerja lapangan, yang masingmasing diiringi oleh sekitar12jamkegiatanterstrukturdansekitar12jamkegiatanmandiri. Beban Studi adalah jumlah satuan kredit semester (SKS) yang wajib diperoleh atau dicapai mahasiswaselamamasastudi. Masa Studi adalah masa untuk menyelesaikan beban studi dalam mengikuti proses pendidikan padaProgramStudi. Program Studi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan akademikdan/atauprofesionalyangdiselenggarakanatasdasarsuatukurikulumsertaditujukan agar mahasiswa dapat menguasai pengetahuan keterampilan dan sikap sesuai dengan sasaran kurikulum. IndeksPrestasiKumulatif(IPK)adalahangkayangdidapatdarihasilbagijumlahmutuakumulatif denganjumlahsatuankreditsemesterkumulatif.

2. 3.

4. 5.

6. 7. 8.

9.

10. 11. 12.

13.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

45

ADMINISTRASI
1. 2. 3. Registrasi Administrasi adalah kegiatan administratif guna memperoleh status terdaftar pada ProgramStudiyangdipilihuntuksatusemesteryangakanberjalan. Registrasi Akademik adalah kegiatan guna memperoleh hak mengikuti kegiatan akademik pada Fakultas/Departemen/ProgramStudiyangdipilihuntuksemesteryangakanberjalan. Kartu Identitas Mahasiswa (KIM) adalah kartu identitas mahasiswa berbasis smartcard beserta aplikasinya yang dikeluarkan oleh Universitas untuk mengikuti kegiatan akademik yang dapat dipergunakanselamaterdaftarsebagaimahasiswa. Biaya Pendidikan (BP) adalah seluruh biaya yang dibayarkan oleh mahasiswa setiap semester/termin yang digunakan untuk keperluan penyelenggaraan dan pembinaan pendidikan/pembalajarandiUniversitasyangterdiridariBiayaOperasionalPendidikan(BOP),Dana Kesejahteraan Fasilitas Mahasiswa (DKFM), Uang Pangkal (UP), dan Dana Pelengkap Pendidikan (DPP). Biaya Operational Pendidikan (BOP) adalah biaya yang dibayarkan setiap semester/termin oleh mahasiswauntukkeperluanpenyelenggaraanprosespembelajaran. Dana Kesejahteraan dan Fasilitas Mahasiswa (DKFM) Adalah dana yang dibayarkan setiap semester/termin oleh mahasiswa Universitas Indonesia untuk menunjang kesejahteraan dan fasilitaskegiatanmahasiswaUniversitasIndonesia. Uang Pangkal (UP) adalah dana yang dibayarkan pada semester pertama bagi mahasiswa baru ProgramSarjanaReguleruntukmenunjangpelaksanaanpendidikan. Dana Pengembangan (DP) adalah dana yang dibayarkan oleh mahasiswa untuk mengembangkan saranadanprasaranafisikkhususnyapraktikumdanfisiklainnya. Dana Pelengkap Pendidikan (DPP) adalah dana yang dibayarkan oleh mahasiswa Universitas Indonesia untuk menunjang kelengkapan pelaksanaan pendidikan, seperti jaket, KIM (Kartu IdentitasMahasiswa),perpustakaan,bukuperaturanakademik,danlainlain.

4.

5. 6.

7. 8. 9.

10. TuitionFeeadalahbiayapendidikanyangdibayarkansetiapsemesterolehmahasiswaKelasKhusus InternasionaldanWargaNegaraAsing(WNA)untukdigunakansebagaikeperluanpenyelenggaraan pendidikan/pembelajaran. 11. AdmissionFeeadalahbiayapendidikanyangdibayarkanpadasemesterpertamaolehmahasiswa baru Program Kelas Khusus Internasional dan Warga Negara Asing pada saat pertama kali mendaftar untuk menunjang kelengkapan pelaksaaan pendidikan seperti jaket, Kartu Identitas Mahasiswa(KIM),Perpustakaan,BukuPeraturanAkademikdanlainlain.

HimpunanPeraturanAkademik20092010

46

LAMPIRAN

HimpunanPeraturanAkademik20092010

47