Vous êtes sur la page 1sur 2

Etiologi dan faktor Resiko 1.

Diatesis-stres Perkembangan skirzofrenia berasal dari stres (biologis dan lingkungan), infeksi, situasi keluarga, penyalahgunaan zat, stres psikologis dan trauma 2. Faktor biologis Defek di sistem limbik kepribadian akan menjadi agresif. Karena sistem limbik memgang peranan penting pada tingkah laku, homeostasis, survival, motivated-goal oriented. Defek di korteks frontalis terdapat area Broca, sebagai pusat motorik Defek di ganglia basalis disfungsi dalam action plans, memory plans, dan working memory Lesi patologis ini menyebabkan perkembangan abnormal dan degenerasi neuron dalam perkembangan otak kemudian 3. Integrasi teori biologis Keterlibatan thalamus dan batang otak. Thalamus memegang peranan penting dalam penintegrasian kenyataan. Batang otak merupakan lokasi utama neuron aminergik asenden. 4. Hipotesis dopamin Banyaknya aktivitas dopaminergik konsentrasi asam homovanilik penarikan diri. Gangguan pada jalur dopaminergik: -mesolimbik gejala positif -mesokortikal gejala negatif 5. Neurotransmitter lain Serotonin meningkat gangguan perubahan mood berperan dalam perilaku bunuh diri dan impulsif (melukai diri sendiri. Disregulasi glutamat hipotesis etiologi skkizofren Noerpinefrin alertness dan anxiety 6. Neuropatologi Penurunan ukuran amigdala, hipokampus, girus hipokampus. Pembesaran ventrikel lateral dan penurunan volume kortikal Pertumbuhan asimetris dari serebral 7. Gejala negatif akibat penumpulan pelepasan Prolaktin dan hormon pertumbuhan terhadap stimulus GnRH dan TRH 8. Genetika Dekatnya hubungan persaudaraan Asosiasi kromosom : 2, 5, 11, 13, 18, 22, dan X 9. Psikososial Adanya perjalanan penyakit psikosomatik lain 10. Psikoanalisis a) Defek ego, disintegrasi ego dan konflik intrapsikis. Harapan dan ketakutan individu dapat menjadi sebuah halusinasi. b) Respon regresif terhadap frustasi dan konflik penarikan emosional c) Konflik ego dan dunia luar pengingkaran kenyataan dan membentuk sebuah harapan baru d) Defisit terhadap stimulus persepsi e) Stres pada hubungan intrapersonal f) Semua waham memiliki arti tersendiri di kehidupan nayata

11. Teori belajar Mempelajari reaksi dan cara berpikira yang irasional dan memiliki masalah emosional sendiri yang bermakna 12. Keluarga Adanya pesan yang bertentangan menghasilkan perilaku dan sikap anak yang bertentangan pula.