Vous êtes sur la page 1sur 2

4.

pembuatan larutan NaOH

Gelas piala ditimbang untuk mengetahui berat awal gelas piala yang nanti akan ditambahkan dengan NaOH padat sebanyak 0,4 gr. NaOH padat dilarutkan dengan 100 mL akuades untuk mendapatkan larutan standar yang akan digunakan kemudian dikocok selama 32 kali. Kemudian dimasukan kedalam labu ukur 100 ml dan ditambahkan akuades sampai menyinggung garis yang ada dileher labu ukur. http://idhamlidham.blogspot.com/2012/01/pembuatan-larutan-baku-dan-titrasi.html

a. MEMBUAT LARUTAN NaOH 50 % (Lindi minyak menurut Sorensen) Larutan baku natriumhidroksida tak dapat dibuat lang -sung dengan menimbang NaOH yang telah dihitung, karena basa itu selalu menarik air dan karbondioksida dari udara. Lebih-lebih karbonat yang terbentuk itu sangat mengganggu penitaran dengan PP. Oleh karena itu harus dibuat dahulu lindi minyak menurut Sorensen". Yait u larutan NaOH 50 %, misalnya 100 gram NaOH padat ditambahkan sedikit
demi sedikit Kedalam 100 gram air yang berada dalam piala gelas Pyrex sambil diaduk dengan pengaduk kara. Hati-hati dalam larutan hidroksida sepekat ini, natrium karbonat tak akan larut dan setelah dua tiga hari kot oran terendap. Yang kita gunakan adalah larutan jernih bagian atas, yaitu NaOH yang tidak mengandung karbonat. Karena larutan basa lambat l aun akan memakan kaca,

lindi minyak harus disimpan dalam botol yang dilapisi parafin dinding dalamnya.

B. MEMBUAT LARUTAN NAOH 0,1 N Kepekatan lindi minyak adalah lebih kurang 19 N, Untuk menetapkan N NaOH secara kasar dapat ditera dulu berat jenisnya dengan menggunakan Boumemater, untuk melihat kenormalan NaOH dapat dilihat pada table hubungan berat jenis dengan Normalitas. Kemudian kita hitung berapa ml lindi yang diperlukan untuk 1 liter NaOH 0,1 N, dengan menggunakan rumus V1N1 = V2N2. Jumlah ml itu diukur dengan gelas ukur atau ditimbang dengan neraca kasar, dimasuk un kedalam labu ukur 1 liter dan air suling hingga tanda garis dan larutan NaOH siap untuk

ditetapkan kenormalannya dengan larutan baku asam oksa lat, KHPhtalat dan sebagainya. ridwan4you.blogspot.com/2012/03/kimia-pembuatan-larutan-naoh-01-n.html

a). Pembuatan larutan baku sekunder HCl 0,1 N Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan kemudian mengukur seksama HCl sebanyak 0,8360 gr dengan menggunakan pipet skala lalu memasukkan ke dalam labu ukur 100 ml dan menambahkan aquadest hingga tepat 100 ml skala labu ukur,
kemudian menghomogenkan. Memindahkan larutan HCl ke dalam erlenmeyer dan ditutup rapat dan memberikan label HCl.

http://myblogblogrosita.blogspot.com/2011/11/laporan-lengkap-pembuatan-larutanbaku.html