Vous êtes sur la page 1sur 2

ANALISIS COMMON SIZE

PENJELASAN HASIL ANALISIS COMMON SIZE PADA NERACA PT ALAM SUTERA REALTY Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

Penjelasan: Dari common size neraca di atas nampak bahwa perusahaan mempunyai kas dan setara kas pada tahun 2008 lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2007, kenaikan kas dan setara kas dari tahun 2007 ke tahun 2008 sebesar 6,7%, sedangkan deposito berjangka pada tahun 2008 lebih rendah sedikit dibandingkan pada tahun 2007, penurunan deposito berjangka sebesar 0,5%. Piutang usaha mengalami kenaikan dari tahun 2007 ke tahun 2008 sebesar 0,2% begitu juga dengan piutang lain-lain mengalami kenaikan sebesar 1,6%. PT Alam Sutera Realty telah berhasil mengurangi persediaan dari tahun 2007 ke tahun 2008 sebesar 6,9%. Pajak dibayar dimuka mengalami kenaikan sebesar 1,4%. Aktiva pajak tangguhan mengalami penurunan sebesar 0,004%. Aktiva tetapnya mengalami kenaikan sebesar 0,6% dan kenaikan aktiva lain-lain sebesar 2,06%. Jumlah kas dan setara kas pada tahun 2007 adalah 4% dari total aktiva pada tahun yang sama. Proporsi atau komposisi yang paling tinggi dalam aktiva pada tahun 2008 adalah pada pos tanah untuk dikembangkan begitu juga pada tahun 2007 yaitu sebesar 42,6% dari total aktiva tahun 2008 dan 47,1% dari total aktiva tahun 2007. Tanah untuk dikembangkan mengalami penurunan dari tahun 2007 ke tahun 2008 sebesar 4,5%. Harta paling rendah pada tahun 2008 adalah pada piutang hubungan istimewa sebesar 0,03% dari total aktiva tahun 2008, sedangkan harta yang paling rendah nilainya pada

tahun 2007 adalah pada pajak dibayar dimuka sebesar 0.0001% dari total aktiva pada tahun 2007. Pada investasi jangka pendek di dalam kolom common size tahun 2007 tidak ada nilainya dikarenakan tidak ada investasi jangka pendek pada tahun 2007 tersebut, begitu juga biaya dibayar di muka dan piutang hubungan istimewa. Saya berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan dan nilai tanah adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan nilai persediaan dan nilai tanah untuk dikembangkan. Hutang bank perusahaan ini mengalami penurunan dari tahun 2007 ke tahun 2008 sebesar 0,7%, begitu juga dengan hutang usahanya mengalami penurunan sebesar 0,5%. Tetapi hutang lain-lain yang kepada pihak ketiga mengalami kenaikan sebesar 1,8% dan hutang lain-lain yang hubungan istimewa juga mengalami kenaikan sebesar 0,4%. Kenaikan hutang pajak perusahaan ini dari tahun 2007 ke tahun 2008 sebesar 0,4%. Beban masih harus dibayar pada tahun 2007 ke tahun 2008 mengalami kenaikan sebesar 0,01%. Uang muka penjualan mengalami penurunan sebesar 5%. Modal ditempatkan dan disetor penuh mengalami kenaikan sebesar 1,2%. Pada tahun 2007 tidak ada tambahan modal disetor Perusahaan mempunyai kewajiban pada tahun 2007 lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2008 yaitu sebesar 46,3% dari total aktiva pada tahun 2007, penurunan jumlah kewajiban dari tahun 2007 ke tahun 2008 sebesar 4,1%. Tetapi jumlah ekuitas pada tahun 2007 lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2008, jumlah ekuitas pada tahun 2008 sebesar 57,5%, kenaikan jumlah ekuitas dari tahun 2007 ke tahun 2008 sebesar 4,1% juga sama seperti jumlah penurunan pada total kewajiban.