Vous êtes sur la page 1sur 9

COST ALLOCATION : JOINT PRODUCT AND BYPRODUCT Cost Allocation Mengidentifikasikan butir butir split off dari situasi

tuasi Joint cost Membedakan antara Joint Product dan By product Menyediakan beberapa alasan untuk mengalokasikan Joint-Cost kepada produk individu Membedakan metode alternative

Joint-Cost Basic (Biaya gabungan) Joint-coct adalah biaya produksi yang dikeluarkan untuk membiayai beberapa produk secara bersama sama. Biaya gabungan ini akan menjadi tidak matching kalau hanya dibebankan pada biaya satu jenis produk saja, padahal biaya tersebut dinikmati secara bersama sama. Maka dengan demikian cocoknya biaya gabungan ini harus dialokasikan kesemua produk yang ada berdasarkan jumlah unit yang diproduksi. Cuma bedanya dengan adanya pembobotan yang diberikan pada setiap produk yang mencerminkan posisi kepentingan perusahaan terhadap produk produk tersebut. Splitoff point adalah penghubung dalam proses produksi gabungan (joint Production) ketika dua atau lebih produk menjadi terpisah dan teridantifikasi. Sparable costs adalah semua biaya manufaktur, pemasaran, distribusi, dan dengan demikian membuat melebihi splitoff point yang mana dapat dipindahkan ke masing masing produk yang spesifik yg teridentifikasi ke splitoff point. Contoh situasi joint cost

Industri Pertanian : Domba Susu segar Peternakan kalkun Industry ekstraktif : Batu bara Tembaga Minyak Garam

Produk yang dapat dipisahkan pada titik pemecahan (splitoff) Potongan domba, babat, kulit, tulang, krim,, skim cair Dada, sayap, paha, kaki kalkun, bulu Batu arang, gas, bensin, tar, amoniak, tembaga, emas, timah, seng, minyak mentah, gas,LPG cair, hydrogen, klorine, kostik soda

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Aini Zahara

AKUNTANSI BIAYA

Joint Product, Main Product, By Product Joint Product* Main Product^ By Product

Tinggi Nilai penjualan Relatif Definisi

Rendah

1. Produk bersama (Joint Product) tidak dapat didentifikasikan terpisah sebagai produk individu sampai titik pemecahan. 2. Produk utama (Main Product) kalau suatu proses tunggal menghasilkan dua atau lebih hanya menghasilkan satu produk dengan nilai penjualan yang relative tinggi. 3. Produk sampingan (By Product) mempunyai nilai penjualan yang rendah dibandingkan dengan nilai penjualan utama. Mengapa meng-alokasikan Joint-Cost Perhitungan harga pokok persediaan dan harga pokok persediaan dan harga pokok penjualan untuk laporan keuangan eksternal dan instansi pajak. Perhitungan harga pokok persediaan dan harga pokok penjualan untuk pelaporan keuanagan inter. Laporan tersebut dipakai dalam analisis provitabilitas divisi. Perhitungan penyelesaian asuransi kalau klaim kerusakan dibuat oleh bisnis dengan joint dan by product.

(*) Alokasi Biaya : Produk Gabungan dan Sampingan 1. Joint-Cost Basics Joint cost (biaya gabungan) adalah biaya proses produksi yang menghasilkan kelipatan produksi secara bersama. Seperti penyulingan batu bara yang menghasilkan arang, gas alam, dan berbagai produk lainnya. Biaya biaya dari penyulingan ini disebut biaya gabungan (joint cost). Terdapat pula the splitoff point (batas pemisahan) yang merupakan suatu titik hubungan dalam proses produksi gabungan ketika dua atau lebih produk dapat diidentifikasi secara terpisah. Sebagai contoh batubara menjadi arang, gas alam dan produk lainnya. Sedangkan separable cost (biaya yang dapat dipisahkan) adalah keseluruhan biaya

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Aini Zahara

AKUNTANSI BIAYA

seperti pabrik, pemasaran, distribusi dan sebagainya dimana biaya pengeluaran melebihi splitoff point yang menentukan tiap tiap produk yang teridentifikasi secara khusus pada splitoff point. Contoh Joint-cost Industry Pertanian dan Indusrti Pengolahan makanan Biji coklat Domba Susu mentah Industry kimia Gas mentah (LPG) Minyak tanah Separable product at the splitoff point Selai coklat, buuk coklat, minuman coklat, potongan daging domba, babat, kulit, tulang Susu krim, susu diet (younghourt) Butane (senyawa hidokarbon), propanol Bensin,

2. Produk produk utama, produk gabungan dan sampingan Output dari proses produksi gabungan dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori umum yaitu output dengan nilai penjualan positif, dan output dengan penjualan nol. Sebagai contohnya, pengeboran lepas pantai sebuah hidrokarbon yang nenghasilkan minyak dan gas alam dimana memilki nilai penjualan pisitif dan juga menghasilkan air, dimana memiliki nikai penjualan nol yang mana dikembalikan lagi ke pantai. Ketika proses produksi gabungan menghasilkan suatu produk dengan nilai penjualan total yang tinggi, dibandingkan dengan nilai total penjualan produk lainnya dari suatu proses, produk tersebut dinamakan produk utama. Sebaliknya produk dari proses produksi gabungan yang mempunyai nilai total penjualan yang rendah dibandingkan dengan nilai total penjualan produk utama disebut produk sampingan. 3. Alokasi Joint costs diperlukan untuk : Perhitungan biaya persediaan (inventory) dan cost of good sold sebagai tujuan dalam akuntansi keuangan dan laporan untuk penghasilan pajak. Perhitungan biaya persediaan (inventory) dan cost of good sold sebagai tujuanlaporan internal.

Biaya pembayaran kembali untuk perusahaan yang berjumlah sedikit, tidak semuanya dari produk mereka atau jasa penggantian pembayaran dibawah biaya kontrak tambahan.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Aini Zahara

AKUNTANSI BIAYA

4.

Perhitungan penyelesaian asuransi untuk pengklaiman kerugian yang dibuat dalam dasar dari informasi biaya suatu produksi produk gabungan

Pendekatan untuk mengalokasikan Joint Cost Terdapat dua pendekatan yang dipakai untuk mengalokasikan joint cost, yaitu : Alokasi joint cost menggunakan data dasar pasar (market based) seperti pendapatan. Tiga metode yang menggunakan pendekatan ini yaitu: 1. Sales value at splitoff method 2. Net realizable value (NRV) method 3. Constant gross-margin percentage NRV method. Alokasi joint cost menggunakan physical measure (pengukuran fisika) seperti berat (kilogram), jumlah (unit), atau volume (meter kubik) dari suatu produk gabungan.

5. Penjelasan mengenai dua pendekatan tersebut Sales Value at Splitoff Method Sales value ta method mengalokasikan join cost ke dalam produk gabungan sebagai dasar nilai total penjualan relative pada splitoff point. Memperhatikan bagaimana nilai penjualan pada metode splitoff mengikuti keuntungan yang diterima sebagai standar alokasi biaya. Biaya dialokasikan untuk produk dalam proporsi pendapatan mereka. Metode ini saling berterus terang dan intuitif. Dasar alokasi biaya (nilai total penjualan pada splitoff) menggambarkan persamaan yang dicatat secara sistematis dalam system akuntansi. Untuk menggunakan metode ini, harga penjualan harus ada untuk semua produk pada splitoff point. Physical-Measure Methode Physical-measure method mengalokasikan joint cost ke dalam produk gabungan sebagai dasar sebuah perbandingan pengukuran fisika seperti berat relative, jumlah, atau volume pada splitoff point. Dibawah standar keuntungan yang diterima, metode ini jauh lebih diperlukan daripada sales value at splitoff method. Hal ini dikarenakan pengukuran fisik produk suatu individu tidak memiliki hubungan atau keterkaitan terhadap penghasilan masing masing. Net Realizable Value (NRV)Method Net realizable value mengalokasikan joint cost ke dalam produk gabungan sebagai dasar NRV relative, nilai akhir penjualan dikurangi separable cost. Net

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Aini Zahara

AKUNTANSI BIAYA

realizable value digunakan sebagai pilihan untuk nikai penjualan pada splitoff method hanya ketika harga penjualan untuk satu atau lebih produk pada splitoff tidak ada. Constant Gross-Margin percentage NRV Method Metode ini mengalokasikan joint cost ke dalam produk gabungan sebagai cara dimana produk individu mencapai sebuah persentase keuntungan bruto yang serupu (gross margin).

6.Produk Sampingan Proses produk gabungan tidak hanya menghasilkan produk gabungan dan produk utama tetapi juga produk sampingan. Walaupun produk sampingan mempunyai nilai total penjualan yang rendah dibandingkan dengan nilai total penjualan gabungan dan produk utama, kehadiran sebuah produk sampingan dalam proses gabungan dapat menyebabkan alikasi dari sebuah joint cost. Terdapat dua macam metode perhingan yaitu production method dan sales method.

Joint Process Overview

2009 Pearson Prentice Hall. All rights reserved.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Aini Zahara

AKUNTANSI BIAYA

Joint Cost Illustration Data

2009 Pearson Prentice Hall. All rights reserved.

Joint Cost Illustration Overview

2009 Pearson Prentice Hall. All rights reserved.

E8-1 (1) Net revenue method: Gross revenue from sale of by-product .............. $20,000

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Aini Zahara

AKUNTANSI BIAYA

Production cost after separation........................ 6,000 Net revenue from sale of by-product.................. $14,000 (2) Market value (reversal cost) method: Final market value ............................................... $20,000 Less: Profit ($20,000 10%)............................... $2,000 Marketing and administrative expenses ... 1,000 Production cost after separation............. 6,000 9,000 Joint cost allocated to the by-product ....................... $11,000 E8-2 (1) Calculation of manufacturing cost before separation for by-products. By-Product AB Sales .............................................................................. $6,000 $3,500 Manufacturing cost after separation .......................... $1,100 $ 900 Marketing and administrative expenses .................... 750 550 Profit allowance (A, 15%; B, 12%)............................... 900 420 $2,750 $1,870 Manufacturing cost before separation ....................... $3,250 $1,630
Chapter 8 8-3

E8-2 (Concluded) (2) LOGAN COMPANY Income Statement For Month Ended April 30 Main By-Product Product A B Total Sales .............................................................. $75,000 $6,000 $3,500 $84,500 Cost of goods sold: Before separation (requirement (1)).... $32,620 $3,250 $1,630 $37,500 After separation..................................... 11,500 1,100 900 13,500 $44,120 $4,350 $2,530 $51,000 Gross profit ................................................... $30,880 $1,650 $970 $33,500 Less marketing and administrative expenses ................................................. 6,000 750 550 7,300 Profit from operations.................................. $24,880 $ 900 $ 420 $26,200 E8-3 Apportionment of Market Value Joint Production Product at Split-Off Cost* W ............................................................ $ 80,000 $ 60,000 X ............................................................ 60,000 45,000 Y ............................................................ 40,000 30,000 Z ............................................................ 20,000 15,000 Total ............................................................ $200,000 $150,000

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Aini Zahara

AKUNTANSI BIAYA

E8-4 Z: Market value per unit ......................................... $ 9.00 Gross profit, consisting of: Operating profit ............................................. $2.00 Marketing and administrative expenses ..... 1.00 3.00 $ 6.00 Further processing cost ............................... 2.00 Value per unit of by-product at split-off ...... $ 4.00 Value of by-product to be credited to joint cost (2,000 units $4) ........................................... $8,000 *$ , $, % 150 000 200 000 =75
8-4 Chapter 8

8-4 (Concluded)
X and Y: Ultimate ApportionMarket Processing Hypo- ment of Value Ultimate Cost thetical Joint per Units Market After Market Production Product Unit Produced Value Split-Off Value Cost* X $20 8,000 $160,000 $ 40,000 $120,000 $ 80,000 Y 25 10,000 250,000 70,000 180,000 120,000 $410,000 $110,000 $300,000 $200,000** * Ratio to allocate cost prior to separation **$208,000 cumulative joint cost less $8,000 value of credit for by-product.

E8-5
(1) Ultimate ApportionMarket Processing Hypo- ment of Value Ultimate Cost thetical Joint per Units Market After Market Production Product Unit Produced Value Split-Off Value Cost E $4.30 30,000 $129,000 $30,000 $ 99,000 $ 66,000* S 6.60 15,000 99,000 24,000 75,000 50,000 C 6.00 13,000 78,000 27,000 51,000 34,000 Total................................................................. $306,000 $81,000 $225,000 $150,000 * $150,000 $225,000 = 2/3; $99,000 2/3 = $66,000

(2) Differential revenue (15,000 ($6.60 $5.50)).. $16,500 Differential cost ................................................... 24,000 Net effect of separable processing.................... $ (7,500) Conclusion: Based on the information given, S should be sold at the splitoff point. CGA-Canada (adapted). Reprint with permission. $, $,

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Aini Zahara

AKUNTANSI BIAYA

200 000 300 000 2 3 =


Chapter 8 8

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Aini Zahara

AKUNTANSI BIAYA