Vous êtes sur la page 1sur 36

1.

Buatlah table frekuensi distribusi umur dengan memakai formula sturgess dan

sajikanlah dalam bentuk table dan histogram. Jawab: Banyak kelas = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (133) = 1 + 3,3 (2,12) = 1 + 6,99 = 7,99 = 8
Statistics Umur Valid N Missing Range Minimum Maximum 0 58.0 22.0 80.0 133

Lebar interval = = = 7,25

Umur Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent 22.0 24.0 25.0 27.0 30.0 32.0 33.0 Valid 34.0 35.0 36.0 38.0 39.0 40.0 41.0 42.0 1 1 1 1 6 1 2 1 3 3 3 1 9 2 3 .7 .7 .7 .7 4.5 .7 1.5 .7 2.2 2.2 2.2 .7 6.7 1.5 2.2 .8 .8 .8 .8 4.5 .8 1.5 .8 2.3 2.3 2.3 .8 6.8 1.5 2.3 .8 1.5 2.3 3.0 7.5 8.3 9.8 10.5 12.8 15.0 17.3 18.0 24.8 26.3 28.6

43.0 44.0 45.0 46.0 47.0 48.0 49.0 50.0 51.0 52.0 53.0 54.0 55.0 56.0 57.0 58.0 59.0 60.0 61.0 62.0 63.0 65.0 67.0 68.0 69.0 70.0 72.0 73.0 74.0 75.0 80.0 Total Missing Total System

4 2 6 2 4 6 4 4 1 2 2 4 6 3 2 2 4 11 2 2 1 5 2 1 1 5 1 1 1 1 3 133 1 134

3.0 1.5 4.5 1.5 3.0 4.5 3.0 3.0 .7 1.5 1.5 3.0 4.5 2.2 1.5 1.5 3.0 8.2 1.5 1.5 .7 3.7 1.5 .7 .7 3.7 .7 .7 .7 .7 2.2 99.3 .7 100.0

3.0 1.5 4.5 1.5 3.0 4.5 3.0 3.0 .8 1.5 1.5 3.0 4.5 2.3 1.5 1.5 3.0 8.3 1.5 1.5 .8 3.8 1.5 .8 .8 3.8 .8 .8 .8 .8 2.3 100.0

31.6 33.1 37.6 39.1 42.1 46.6 49.6 52.6 53.4 54.9 56.4 59.4 63.9 66.2 67.7 69.2 72.2 80.5 82.0 83.5 84.2 88.0 89.5 90.2 91.0 94.7 95.5 96.2 97.0 97.7 100.0

Statistics kategori umur Valid N Missing Range Minimum Maximum 0 8.00 1.00 9.00 133

kategori umur Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent 22-28 tahun 29-35 tahun 26-42 tahun 43-49 tahun 50-56 tahun Valid 57-63 tahun 64-70 tahun 71-77 tahun 78-84 tahun Total 4 13 21 28 22 24 14 4 3 133 3.0 9.8 15.8 21.1 16.5 18.0 10.5 3.0 2.3 100.0 3.0 9.8 15.8 21.1 16.5 18.0 10.5 3.0 2.3 100.0 3.0 12.8 28.6 49.6 66.2 84.2 94.7 97.7 100.0

2. Buatlah variabel baru berupa variabel Indeks Massa Tubuh dengan rumus BB/(TB2) dan lanjutkan dengan membuat variabel kategori IMT sesuai dengan ukuran orang Asia. Jawab :
Statistics kategori IMT Valid N Missing Range Minimum Maximum 0 4.00 1.00 5.00 133

kategori IMT Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent < 18,5 (underweight) 18,5-22,99 (healthy weight) 23,0-24,99 (overweight) Valid 25,0-29,99 overweight) > 30 (obese) Total 18 133 13.5 100.0 13.5 100.0 100.0 40 32 17 30.1 24.1 12.8 19.5 30.1 24.1 12.8 19.5 30.1 54.1 66.9 86.5

(heavily 26

3. Apakah IMT berdistribusi normal Jawab :


One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test IMT N Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute Most Extreme Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) 133 22.8073 6.58482 .069 .069 -.061 .795 .552

a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

Pembahasan : Dengan uji kolmogorov-smirnov, disimpulkan bahwa pada = 0,05 ,distribusi indeks massa tubuh adalah normal (nilai p = 0,795). H0 distribusi data sama dengan distribusi normal H1 distribusi data tidak sama dengan distribusi normal Nilai P > 0,795 > 0,05 H0 diterima distribusi data adalah normal

4. Apakah kadar gula berdistribusi normal Jawab :


One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Gula sewaktu N Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute Most Extreme Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. 133 139.286 88.8839 .288 .288 -.260 3.322 .000 darah

Pembahasan : Dengan uji kolmogorov-smirnov, disimpulkan bahwa pada = 0,05 ,distribusi kadar gula darah adalah normal (nilai p = 3,322). H0 distribusi data sama dengan distribusi normal H1 distribusi data tidak sama dengan distribusi normal Nilai P > 3,322 > 0,05 H0 diterima, alternatif H1 ditolak Dengan uji kolmogorov-smirnov,pada = 0,05, distribusi kadar gula darah sewaktu adalah normal (nilai P = 3,322)

5. Apakah total kolesterol berdistribusi normal Jawab :


One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Total cholesterol

N Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute Most Extreme Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

133 187.985 54.5162 .081 .081 -.053 .930 .352

Pembahasan : Dengan uji kolmogorov-smirnov, disimpulkan bahwa pada = 0,05 ,distribusi total kolesterol adalah normal (nilai p = 0,930). H0 distribusi data sama dengan distribusi normal H1 distribusi data tidak sama dengan distribusi normal Nilai P > 0,930 > 0,05 H0 diterima, alternatif H1 ditolak Dengan uji kolmogorov-smirnov,pada = 0,05, distribusi total kolesterol adalah normal (nilai P = 0,930)

6. Apakah LDL berdistribusi normal Jawab :


One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test LDL N Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute 133 129.451 45.5943 .079

Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

.079 -.047 .915 .372

Pembahasan : Dengan uji kolmogorov-smirnov, disimpulkan bahwa pada = 0,05 ,distribusi LDL adalah normal (nilai p = 0,915). H0 distribusi data sama dengan distribusi normal H1 distribusi data tidak sama dengan distribusi normal Nilai P > 0,915 > 0,05 H0 diterima, alternatif H1 ditolak Dengan uji kolmogorov-smirnov,pada = 0,05, distribusi LDL adalah normal (nilai P = 0,915)

7. Apakah Trigliserid berdistribusi normal Jawab :


One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Trigelecerida N Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute Most Extreme Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. 133 123.617 88.9782 .204 .194 -.204 2.353 .000

Pembahasan : Dengan uji kolmogorov-smirnov, disimpulkan bahwa pada = 0,05 ,distribusi trigliserid adalah normal (nilai p = 2,353).

H0 distribusi data sama dengan distribusi normal H1 distribusi data tidak sama dengan distribusi normal Nilai P > 2,353 > 0,05 H0 diterima, alternatif H1 ditolak Dengan uji kolmogorov-smirnov,pada = 0,05, distribusi trigliserid adalah normal (nilai P = 2,353)

8. Apakah HDL berdistribusi normal Jawab:


One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test HDL N Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute Most Extreme Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. 133 34.226 13.3016 .181 .181 -.116 2.088 .000

Pembahasan : Dengan uji kolmogorov-smirnov, disimpulkan bahwa pada = 0,05 ,distribusi HDL adalah normal (nilai p = 2,088). H0 distribusi data sama dengan distribusi normal H1 distribusi data tidak sama dengan distribusi normal Nilai P > 2,353 > 0,05 H0 diterima, alternatif H1 ditolak

Dengan uji kolmogorov-smirnov,pada = 0,05, distribusi trigliserid adalah normal (nilai P = 2,088) 9. Buatlah kategorisasi gula darah menjadi DM dan Non DM berapa angka kejadian DM pada sampel ini. Sajikan dalam bentuk table dan grafik Jawab:
Kategori GDS Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent < 200 mg % (non DM) Valid > 200 mg % (DM) Total 120 13 133 90.2 9.8 100.0 90.2 9.8 100.0 90.2 100.0

10. Sajikan Genetik PJK dalam bentuk bar diagram atau pie diagram Jawab :
Genetik PJK Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Genetik PJK Negative Valid Genetik PJK positif Total 109 24 133 82.0 18.0 100.0 82.0 18.0 100.0 82.0 100.0

11. Sajikan PJK dalam bentuk tabel dan diagram Jawab :


PJK Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent PJK negative Valid PJK positif Total 95 38 133 71.4 28.6 100.0 71.4 28.6 100.0 71.4 100.0

12. Hitunglah korelasi antara IMT dan kadar gula darah,apakah korelasi bermakna Jawab :
Correlations IMT Correlation Coefficient IMT Spearman's rho Correlation Coefficient Kategori GDS Sig. (2-tailed) N .038 .668 133 1.000 . 133 Sig. (2-tailed) N 1.000 . 133 Kategori GDS .038 .668 133

Dari hasil di atas,diperoleh nilai sig 0,766 yang menunjukan nilai P > 0,05 ,tidak terdapat korelasi yang bermakna antara IMT dan GDS. Nilai korelasi pearson 0,026 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah. Kekuatan korelasi 0,0 - < 0,2 0,2 - < 0,4 0,4- < 0,6 0,6 - < 0,8 0,8 1 Interpretasi Sangat lemah Lemah Sedang Kuat Sangat kuat

13. Buatlah kategorisasi cholesterol berdasarkan rujukan umum Jawab : Langkah-langkah : a. Pilih transform b. Pilih Recode Into Different Variables c. Masukkan total cholesterol pada numeric variable d. Pada output variable Name Label : Kategorisasikolesterol (tanpa spasi) : Kategorisasi kolesterol (dengan spasi)

Pilih change e. Klik old and new values f. Pilih Lowest through value 200,value 1 Range 200 through 239, value 2 Value through Highest 240 , value 3 g. Klik continue, Klik OK

kategori kolesterol Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent < 200 mg % (normal) Valid 200-239 mg % (agak tinggi) > 240 mg % (tinggi) 87 28 18 65.4 21.1 13.5 65.4 21.1 13.5 65.4 86.5 100.0

Total

133

100.0

100.0

14. Buatlah kategorisasi triglyserid berdasarkan rujukan umum Jawab : Langkah-langkah : a. Pilih transform b. Pilih Recode Into Different Variables c. Masukkan triglyserid pada numeric variable d. Pada output variable Name Label : Kategorisasitryglycerid (tanpa spasi) : Kategorisasi triglycerid (dengan spasi)

Pilih change e. Klik old and new values f. Pilih Lowest through value 150,value 1 Range 150 through 199 , value 2 Range 200 through 499, value 3 Value through Highest 500 , value 3 g. Klik continue, Klik OK

kategoritriglycerida Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent < 150 mg % (Normal) 150-199 mg % (Agak tinggi) Valid 200-499 mg % (Tinggi) > 500 mg % (Sangat tinggi) Total 100 14 18 1 133 75.2 10.5 13.5 .8 100.0 75.2 10.5 13.5 .8 100.0 75.2 85.7 99.2 100.0

15. Buatlah kategorisasi LDL berdasarkan rujukan umum Jawab : Langkah-langkah : a. Pilih transform b. Pilih Recode Into Different Variables

c. Masukkan LDL pada numeric variable d. Pada output variable Name Label : KategorisasiLDL (tanpa spasi) : Kategorisasi LDL (dengan spasi)

Pilih change e. Klik old and new values f. Pilih Lowest through value 100 ,value 1 Range 100 through 129 , value 2 Range 130 through 159, value 3 Range 160 through 189, value 3 g. Klik continue, Klik OK

Kategori LDL Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent < 100 mg % (Normal) 100-129 mg % (Agak tinggi) Valid 130-159 mg% (Tinggi) 160-189 mg % (Sangat tinggi) Total Missing Total System 38 37 29 20 124 9 133 28.6 27.8 21.8 15.0 93.2 6.8 100.0 30.6 29.8 23.4 16.1 100.0 30.6 60.5 83.9 100.0

16. Buatlah kategorisasi HDL berdasarkan rujukan umum Jawab : Langkah-langkah : a. Pilih transform b. Pilih Recode Into Different Variables c. Masukkan HDL pada numeric variable d. Pada output variable Name Label : KategorisasiHDL (tanpa spasi) : Kategorisasi HDL (dengan spasi)

Pilih change e. Klik old and new values f. Pilih Lowest through value 40 ,value 1 Value through Highest 60, value 2 g. Klik continue, Klik OK

Kategori HDL Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent < 40 mg % (Rendah) Valid > 60 mg % (Normal) Total Missing Total System 96 9 105 28 133 72.2 6.8 78.9 21.1 100.0 91.4 8.6 100.0 91.4 100.0

17. Hitunglah angka kejadian PJK berdasarkan klasifikasi atau kategori masing-masing profil lipid (kolesterol/LDL/triglyceride/HDL) sajikan dalam bentuk tabel dengan menggunakan perintah crosstab ujilah dengan chisquare Jawab :
Case Processing Summary Cases Valid N kategori LDL * PJK kategori trigliserid * PJK kategori total kolesterol * PJK kategori HDL * PJK 105 78.9% 28 21.1% 133 100.0% 124 133 133 Percent 93.2% 100.0% 100.0% N 9 0 0 Missing Percent 6.8% 0.0% 0.0% N 133 133 133 Total Percent 100.0% 100.0% 100.0%

Kategori LDL*PJK
Crosstab PJK PJK negative Count <100 (normal) % within kategori LDL Count 100-129 (agak tinggi) % within kategori LDL kategori LDL Count 130-159 (tinggi) % within kategori LDL Count 160-189 (sangat tinggi) % within kategori LDL Count Total % within kategori LDL 72.6% 27.4% 100.0% 80.0% 90 20.0% 34 100.0% 124 79.3% 16 20.7% 4 100.0% 20 23 6 29 67.6% 32.4% 100.0% 68.4% 25 31.6% 12 100.0% 37 26 PJK positif 12 38 Total

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio Linear-by-Linear Association N of Valid Cases 124 2.011
a

3 3 1

.570 .560 .219

2.062 1.512

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 5.48.

Kategori Trigliserid*PJK
Crosstab PJK PJK negative Count <150 (normal) % within kategori trigliserid Count 150-199 (agak tinggi) % within kategori trigliserid kategori trigliserid Count 200-499 (tinggi) % within kategori trigliserid Count >500 (sangat tinggi) % within kategori trigliserid Count Total % within kategori trigliserid 71.4% 28.6% 100.0% 100.0% 95 0.0% 38 100.0% 133 44.4% 1 55.6% 0 100.0% 1 8 10 18 78.6% 21.4% 100.0% 75.0% 11 25.0% 3 100.0% 14 75 PJK positif 25 100 Total

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio Linear-by-Linear Association N of Valid Cases 133 7.797
a

3 3 1

.050 .060 .044

7.394 4.064

a. 3 cells (37.5%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .29.

Kategori Total Kolesterol*PJK


Crosstab PJK PJK negative Count <200 (normal) % within kategori total kolesterol Count kategori total kolesterol 200-239 (agak tinggi) % within kategori total kolesterol Count >240 (tinggi) % within kategori total kolesterol Count Total % within kategori total kolesterol 95 71.4% 38 28.6% 133 100.0% 11 61.1% 7 38.9% 18 100.0% 23 82.1% 5 17.9% 28 100.0% 61 70.1% PJK positif 26 29.9% 87 100.0% Total

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio Linear-by-Linear Association N of Valid Cases 133 2.587
a

2 2 1

.274 .261 .850

2.686 .036

a.

0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 5.14.

Kategori HDL*PJK
Crosstab PJK PJK negative Count <40 (rendah) % within kategori HDL kategori HDL Count >60 (normal) % within kategori HDL Count Total % within kategori HDL 71.4% 28.6% 100.0% 66.7% 75 33.3% 30 100.0% 105 6 3 9 71.9% 28.1% 100.0% 69 PJK positif 27 96 Total

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Continuity Correction Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association N of Valid Cases 105 .108 1 .742
b

Exact Sig. (2sided)

Exact Sig. (1sided)

.109

1 1 1

.741 1.000 .744 .713 .502

.000 .106

a. 1 cells (25.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 2.57. b. Computed only for a 2x2 table

18. Apakah terdapat hubungan antara genetic PJK dan kejadian PJK? Gunakan chisquare test!
Case Processing Summary Cases Valid N GenetikPJK * PJK 133 Percent 100.0% Missing N 0 Percent 0.0% Total N 133 Percent 100.0%

GenetikPJK * PJK Crosstabulation PJK Total

PJK Negative Count Genetik PJK Negative % within GenetikPJK GenetikPJK Count Genetik PJK Positif % within GenetikPJK Count Total % within GenetikPJK 71.4% 0.0% 95 0 87.2% 95

PJK positif 14 12.8% 24 100.0% 38 28.6% 109 100.0% 24 100.0% 133 100.0%

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2- Exact Sig. (2- Exact Sig. (1sided) Pearson Chi-Square Continuity Correction Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association 72.661 N of Valid Cases 133 1 .000
b

sided)

sided)

73.211 69.003 75.556

1 1 1

.000 .000 .000 .000 .000

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 6.86. b. Computed only for a 2x2 table

Symmetric Measures Value Asymp. Error Gamma Ordinal by Ordinal Spearman Correlation Interval by Interval N of Valid Cases a. Not assuming the null hypothesis. b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis. c. Based on normal approximation. Pearson's R .742 .742 133 .057 .057 12.665 12.665 .000 .000 1.000 .000
a

Std. Approx. T

Approx. Sig.

6.724

.000
c c

Risk Estimate Value 95% Confidence Interval Lower For cohort PJK = PJK positif N of Valid Cases .128 133 .079 Upper .209

Catatan -

P value < 0,05 tidak homogen, H0 ditolak, H1 diterima, terdapat korelasi P value > 0,05 homogen, H0 diterima, H1 ditolak, tidak terdapat korelasi :

Jawab -

P value berdasarkan nilai signifikansi pada table chi-square didapatkan 0,000 (dilihat dari nilai Asym sig. Pearson Chi-Square). Jadi, P value < 0,05. Berarti H0 ditolak, H1 diterima.

Jadi, terdapat hubungan antara genetic PJK dan kejadian PJK.

19. Apakah terdapat hubungan antara kategori IMT dan kejadian PJK? Gunakan chisquare test!
Case Processing Summary Cases Valid N Indeks Masa Tubuh * PJK 133 Percent 100.0% Missing N 0 Percent 0.0% Total N 133 Percent 100.0%

Indeks Masa Tubuh * PJK Crosstabulation PJK PJK Negative Count 1.00 % within Indeks Masa Tubuh 72.5% Count 2.00 % within Indeks Masa Tubuh 78.1% Count Indeks Masa Tubuh 3.00 % within Indeks Masa Tubuh 52.9% Count 4.00 % within Indeks Masa Tubuh 84.6% Count 5.00 % within Indeks Masa Tubuh 55.6% Count Total % within Indeks Masa Tubuh 71.4% 28.6% 100.0% 95 44.4% 38 100.0% 133 10 15.4% 8 100.0% 18 22 47.1% 4 100.0% 26 9 21.9% 8 100.0% 17 25 27.5% 7 100.0% 32 29 PJK positif 11 40 Total

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio 8.010 7.902
a

4 4 1

.091 .095 .479

Linear-by-Linear Association .501 N of Valid Cases 133

a. 1 cells (10.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 4.86.

Symmetric Measures Value Asymp. Error Gamma Ordinal by Ordinal Spearman Correlation Interval by Interval N of Valid Cases a. Not assuming the null hypothesis. b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis. c. Based on normal approximation. Pearson's R .057 .062 133 .089 .089 .659 .706 .511 .481 .090 .138
a

Std. Approx. T

Approx. Sig.

.646

.518
c c

Risk Estimate Value Odds Ratio for Indeks Masa Tubuh (1.00 / 2.00) a. Risk Estimate statistics cannot be computed. They are only computed for a 2*2 table without empty cells.
a

Catatan -

P value < 0,05 tidak homogen, H0 ditolak, H1 diterima, terdapat korelasi P value > 0,05 homogen, H0 diterima, H1 ditolak, tidak terdapat korelasi :

Jawaban

P value berdasarkan nilai signifikansi pada table chi-square didapatkan 0,091 (dilihat dari nilai Asym sig. Pearson Chi-Square). Jadi, P value > 0,05. Berarti H0 diterima, H1 ditolak.

Jadi, tidak terdapat hubungan antara indeks masa tubuh dan kejadian PJK.

20. Apakah terdapat hubungan antara kategori umur dan kejadian PJK? Gunakan chisquare test!
Case Processing Summary Cases Valid N Umur * PJK 133 Percent 100.0% Missing N 0 Percent 0.0% Total N 133 Percent 100.0%

Umur * PJK Crosstabulation PJK PJK Negative Count 22.0 % within Umur Count 24.0 % within Umur Count 25.0 % within Umur Count 27.0 % within Umur Umur 30.0 % within Umur Count 32.0 % within Umur Count 33.0 % within Umur Count 34.0 % within Umur 35.0 Count 100.0% 0 0.0% 3 100.0% 3 100.0% 1 0.0% 0 100.0% 1 100.0% 2 0.0% 0 100.0% 2 66.7% 1 33.3% 0 100.0% 1 Count 100.0% 4 0.0% 2 100.0% 6 100.0% 1 0.0% 0 100.0% 1 0.0% 1 100.0% 0 100.0% 1 100.0% 0 0.0% 1 100.0% 1 1 PJK positif 0 1 Total

% within Umur Count 36.0 % within Umur Count 38.0 % within Umur Count 39.0 % within Umur Count 40.0 % within Umur Count 41.0 % within Umur Count 42.0 % within Umur Count 43.0 % within Umur Count 44.0 % within Umur Count 45.0 % within Umur Count 46.0 % within Umur Count 47.0 % within Umur Count 48.0 % within Umur Count 49.0 % within Umur Count 50.0 % within Umur Count 51.0 % within Umur Count 52.0 % within Umur Count 53.0 % within Umur 54.0 Count

0.0% 2 66.7% 2 66.7% 1 100.0% 7 77.8% 2 100.0% 1 33.3% 3 75.0% 1 50.0% 4 66.7% 2 100.0% 4 100.0% 5 83.3% 4 100.0% 3 75.0% 1 100.0% 1 50.0% 1 50.0% 0

100.0% 1 33.3% 1 33.3% 0 0.0% 2 22.2% 0 0.0% 2 66.7% 1 25.0% 1 50.0% 2 33.3% 0 0.0% 0 0.0% 1 16.7% 0 0.0% 1 25.0% 0 0.0% 1 50.0% 1 50.0% 4

100.0% 3 100.0% 3 100.0% 1 100.0% 9 100.0% 2 100.0% 3 100.0% 4 100.0% 2 100.0% 6 100.0% 2 100.0% 4 100.0% 6 100.0% 4 100.0% 4 100.0% 1 100.0% 2 100.0% 2 100.0% 4

% within Umur Count 55.0 % within Umur Count 56.0 % within Umur Count 57.0 % within Umur Count 58.0 % within Umur Count 59.0 % within Umur Count 60.0 % within Umur Count 61.0 % within Umur Count 62.0 % within Umur Count 63.0 % within Umur Count 65.0 % within Umur Count 67.0 % within Umur Count 68.0 % within Umur Count 69.0 % within Umur Count 70.0 % within Umur Count 72.0 % within Umur Count 73.0 % within Umur Count 74.0 % within Umur 75.0 Count

0.0% 4 66.7% 3 100.0% 2 100.0% 2 100.0% 2 50.0% 9 81.8% 2 100.0% 2 100.0% 0 0.0% 4 80.0% 2 100.0% 0 0.0% 1 100.0% 2 40.0% 1 100.0% 1 100.0% 1 100.0% 0

100.0% 2 33.3% 0 0.0% 0 0.0% 0 0.0% 2 50.0% 2 18.2% 0 0.0% 0 0.0% 1 100.0% 1 20.0% 0 0.0% 1 100.0% 0 0.0% 3 60.0% 0 0.0% 0 0.0% 0 0.0% 1

100.0% 6 100.0% 3 100.0% 2 100.0% 2 100.0% 4 100.0% 11 100.0% 2 100.0% 2 100.0% 1 100.0% 5 100.0% 2 100.0% 1 100.0% 1 100.0% 5 100.0% 1 100.0% 1 100.0% 1 100.0% 1

% within Umur Count 80.0 % within Umur Count Total % within Umur

0.0% 2 66.7% 95 71.4%

100.0% 1 33.3% 38 28.6%

100.0% 3 100.0% 133 100.0%

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio 51.210 60.982
a

45 45 1

.243 .056 .884

Linear-by-Linear Association .021 N of Valid Cases 133

a. 90 cells (97.8%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .29.

Symmetric Measures Value Asymp. Error Gamma Ordinal by Ordinal Spearman Correlation Interval by Interval N of Valid Cases a. Not assuming the null hypothesis. b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis. c. Based on normal approximation. Pearson's R -.002 .013 133 .089 .089 -.025 .145 .980 .885 -.003 .117
a

Std. Approx. T

Approx. Sig.

-.024

.981
c c

Risk Estimate Value Odds Ratio for Umur (22.0 / 24.0) a. Risk Estimate statistics cannot be computed. They are only computed for a 2*2 table without empty cells.
a

Catatan -

P value < 0,05 tidak homogen, H0 ditolak, H1 diterima, terdapat korelasi P value > 0,05 homogen, H0 diterima, H1 ditolak, tidak terdapat korelasi

Jawaban -

P value berdasarkan nilai signifikansi pada table chi-square didapatkan 0,243 (dilihat dari nilai Asym sig. Pearson Chi-Square). Jadi, P value > 0,05. Berarti H0 diterima, H1 ditolak.

Jadi, tidak terdapat hubungan antara kategori umur dan kejadian PJK.

21. Apakah ada perbedaan kadar gula darah antar kelompok IMT? Gunakan ANOVA!
Test of Homogeneity of Variances Kat.GDS Levene Statistic .937 df1 4 df2 128 Sig. .445

ANOVA Kat.GDS Sum of Squares Between Groups Within Groups Total .082 11.648 11.729 df 4 128 132 Mean Square .020 .091 F .224 Sig. .925

Robust Tests of Equality of Means Kat.GDS Statistic Brown-Forsythe .225


a

df1 4

df2 106.232

Sig. .924

a. Asymptotically F distributed.

Catatan -

Uji homogenitas variance dilihat nilai pada kolom signifikan Levene Statistic di table test of homogeneity dan didapatkan nilai P.

Jika P > 0,05 varian homogen maka dapat digunakan uji ANOVA Jika P < 0,05 varian tidak homogen, tidak dapat digunakan uji ANOVA Pada table ANOVA, jika probabilitas F hitung > 0,05 maka H0 diterima. Tapi jika probabilitias F hitung < 0,05 maka H0 ditolak, H1 diterima.

Jawaban -

Didapatkan dari hasil penghitungan SPSS, nilai P adalah 0,445. Jadi, nilai P > 0,05, maka varian homogen sehingga dapat digunakan uji ANOVA. Dari table, didapatkan F hitung 0,224. Jadi nilai F hitung > 0,05 maka H0 diterima. Jadi, tidak terdapat perbedaan antara kadar gula darah antar kelompok IMT.

22. Apakah terdapat perbedaan kadar gula darah antar kelompok umur? Gunakan ANOVA!
Test of Homogeneity of Variances Kat.GDS Levene Statistic 2.751 df1 8 df2 124 Sig. .008

ANOVA Kat.GDS Sum of Squares df Between Groups Within Groups Total .418 11.312 11.729 8 124 132 Mean Square .052 .091 F .572 Sig. .799

Catatan -

Uji homogenitas variance dilihat nilai pada kolom signifikan Levene Statistic di table test of homogeneity dan didapatkan nilai P. Jika P > 0,05 varian homogen maka dapat digunakan uji ANOVA Jika P < 0,05 varian tidak homogen, tidak dapat digunakan uji ANOVA Pada table ANOVA, jika probabilitas F hitung > 0,05 maka H0 diterima. Tapi jika probabilitias F hitung < 0,05 maka H0 ditolak, H1 diterima. :

Jawaban

Didapatkan dari hasil penghitungan SPSS, nilai P adalah 0,008. Jadi, nilai P < 0,05, maka didapatkan varian tidak homogen. Jadi, hasil uji ANOVA tidak valid dikarenakan varian tidak homogen.

23. Apakah terdapat perbedaan kadar masing-masing profil lipid berdasarkan sex/jenis kelamin? Gunakan t student test independent!
Group Statistics Sex Laki-laki TotalCholesterol Perempuan 69 185.159 48.6067 5.8516 N 64 Mean 191.031 Std. Deviation 60.4880 Std. Error Mean 7.5610

Independent Samples Test Levene's Test for t-test for Equality of Means

Equality of Variances F Sig. t df Sig. tailed) (2- Mean Difference Std. Error 95% Difference Interval Difference Lower Total Chole sterol Equal variances not assumed Equal variances assumed 2.852 .094 .619 .614 131 .537 5.8718 5.8718 9.4832 9.5608 -12.8881 -13.0565 Upper 24.6318 24.8002 Confidence of the

120.889 .540

Jawaban

o Nilai sig. pada levenes test didapatkan nilai p 0,094, p > 0,05. Hipotesis 0 diterima. o Jadi, tidak terdapat perbedaan bermakna antara laki-laki dan perempuan. 24. Apakah terdapat perbedaan kadar masing-masing profil lipid berdasarkan genetic PJK? Gunakan t student test independent!
Group Statistics GenetikPJK Genetik PJK Negative TotalCholesterol Genetik PJK Positif 24 198.083 61.4512 12.5437 N 109 Mean 185.761 Std. Deviation 52.9208 Std. Error Mean 5.0689

Independent Samples Test

Levene's

Test

for t-test for Equality of Means

Equality of Variances F Sig. t df Sig. tailed) (2- Mean Std. Error 95% Interval Difference Lower Equal assumed TotalCholesterol Equal variances not assumed -.911 30.949 .369 -12.3219 13.5291 -39.9166 15.2728 variances .590 .444 -1.002 131 .318 -12.3219 12.2921 -36.6385 Upper 11.9947 Confidence of the

Difference Difference

Jawaban

o Nilai sig. pada levenes test didapatkan nilai p 0,444 jadi p > 0,05 sehingga hipotesis 0 diterima. o Jadi, tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara genetic PJK negative dan genetic PJK positif.

25. Hitunglah berapa korelasi antara gula darah dan hematokrit. Jawab:
Correlations Kategori GDS Pearson Correlation Kategori GDS Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Hematokrit Sig. (2-tailed) N 133 .012 .891 133 133 1 Hematokrit .012 .891 133 1

Correlations Kategori GDS Correlation Coefficient Spearman's rho Kategori GDS Sig. (2-tailed) . .887 1.000 Hematokrit .012

N Correlation Coefficient Hematokrit Sig. (2-tailed) N

133 .012 .887 133

133 1.000 . 133

26. Apakah terdapat hubungan antara masing-masing kategori profil lipid dengan kejadian PJK. Gunakan chi square test! a. Trigliseride
Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio 94.325
a

84 84 1

.207 .020 .119

112.860

Linear-by-Linear Association 2.436 N of Valid Cases 133

a. 168 cells (98.8%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .29.

Jawab : Nilai P pada Pearson Chi-Square 0,207. P > 0,05. Jadi Hipotesis 0 diterima. Jadi, tidak terdapat hubungan antara kadar trigliserida dengan kejadian PJK.

b. Total Kolesterol
Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio 102.783 124.455
a

86 86 1

.105 .004 .393

Linear-by-Linear Association .729 N of Valid Cases 133

a. 174 cells (100.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .29.

Jawab : Nilai P pada Pearson Chi-Square 0,105. P > 0,05. Jadi Hipotesis 0 diterima. Jadi, tidak terdapat hubungan antara total kolestrol dengan kejadian PJK.

c. HDL Kolesterol
Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio 39.474 48.886
a

41 41 1

.539 .186 .858

Linear-by-Linear Association .032 N of Valid Cases 133

a. 79 cells (94.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .29.

Jawab : Nilai P pada Pearson Chi-Square yaitu 0,539. P > 0,05. Jadi Hipotesis 0 diterima. Jadi, tidak terdapat hubungan antara HDL kolesterol dengan kejadian PJK.

d. LDL Kolesterol
Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio 84.408
a

86 86 1

.528 .106 .756

102.677

Linear-by-Linear Association .097 N of Valid Cases 133

a. 174 cells (100.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .29.

Jawab : Nilai P pada Pearson Chi-Square yaitu 0,528. P > 0,05. Jadi Hipotesis 0 diterima. Jadi, tidak terdapat hubungan antara LDL kolesterol dengan kejadian PJK.

27. Apakah terdapat hubungan kejadian DM dan kejadian PJK? Gunakan chi square test!

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2- Exact Sig. (2- Exact Sig. (1sided) Pearson Chi-Square Continuity Correction Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association .034 N of Valid Cases 133 1 .854
b

sided)

sided)

.034 .000 .034

1 1 1

.853 1.000 .854 1.000 .540

a. 1 cells (25.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 3.71. b. Computed only for a 2x2 table

Jawab : Nilai P pada Pearson Chi-Square yaitu 0,853. P > 0,05. Jadi, Hipotesis 0 diterima. Jadi, tidak terdapat hubungan antara kejadian DM dengan kejadian PJK. 28. Buatlah kategorisasi kadar hematokriet dengan formula sturgess dan apakah ada hubungan kategori ini dengan kejadian PJK! Gunakan chi square test! Jawab : a. Banyak kelas interval 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log (133) = 1 + 3,3 (2,12) = 1 + 6,99 = 7,99 dibulatkan menjadi 8 b. Lebar kelas interval Range/ banyak kelas = 5/8 = 0,625 dibulatkan menjadi 1
Statistics Hemotokrit Valid N Missing Range Minimum 0 5.0 43.0 133

Maximum

48.0

Hemotokrit Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent 43.0 44.0 45.0 Valid 46.0 47.0 48.0 Total 17 24 20 20 24 28 133 12.8 18.0 15.0 15.0 18.0 21.1 100.0 12.8 18.0 15.0 15.0 18.0 21.1 100.0 12.8 30.8 45.9 60.9 78.9 100.0

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2sided) Pearson Chi-Square Likelihood Ratio .034 .034
a

2 2 1

.983 .983 .974

Linear-by-Linear Association .001 N of Valid Cases 133

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 11.43.

Jawab : Nilai P pada Pearson Chi-Square yaitu 0,983. P > 0,05. Jadi Hipotesis 0 diterima. Jadi, tidak terdapat hubungan antara kadar hematokrit dengan kejadian PJK. 29. Hitunglah apakah ada korelasi tekanan darah sistolik dengan kadar LDL Jawab :
Correlations Sistolik Pearson Correlation Sistolik Sig. (2-tailed) N kategori Pearson Correlation LDL Sig. (2-tailed) 133 .125 .168 1 kategori LDL .125 .168 124 1

124

124

Nilai Sig. 0,168 menunjukkan tidak terdapat korelasi yang bermakna antara dua variable yang diuji. Nilai korelasi Pearson sebesar 0,125 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah. 30. Buatlah kesimpulan variabel apa saja yang mempengaruhi kejadian PJK berdasarkan hasil analisis soal di atas! Variabel yang mempengaruhi kejadian PJK berdasarkan hasil analisis soal di atas, yaitu variabel genetik PJK.