Vous êtes sur la page 1sur 11

ABSES PERITONSIL

Oleh : DEVIE HALITA

Definisi
Abses peritonsil atau Quinsy merupakan suatu infeksi akut yang diikuti dengan terkumpulnya pus pada jaringan ikat longgar antara m.konstriktor faringeus dengan tonsil pada fosa tonsil. Seringkali merupakan komplikasi dari tonsillitis akut.

Epidemiologi
Pada umumnya infeksi di bagian kepala leher terjadi pada orang dewasa. Usia 20 40 tahun. Pada anak jarang terjadi, kecuali yang mengalami gangguan penyakit kekebalan tubuh

Etiologi
Kuman penyebab yang paling sering dijumpai adalah spesies aerob maupun anaerob gram positif yang biasa didapatkan pada kultur. Aerob : - Streptokokus beta hemolitik grup A
- Staphylokokus aureus

- Haemophylus influenzae Anaerob : - Bacteriodes sp - Fusobacterium sp Disebabkan penjalaran dari tonsilitis akut yang mengalami supurasi dan menembus kapsultonsil.

Patogeniesis
Pada tonsilitis akut kuman menembus kapsul tonsil radang (pada jaringan ikat peritonsil) infiltrat supurasi abses. Paling sering pada fosa supratonsilaris (70 %) Biasanya unilateral, banyak pada orang dewasa.

Diagnosis
Gejala klinis : Nyeri tengorok hebat, unilateral, spontan, makin hebat saat menelan; Nyeri telinga (referred pain) Rinolalia Ptialismus Panas Onset gejala abses peritonsil biasanya dimulai sekitar 3 sampai 5 hari

Pemeriksaan Fisik : Trismus Mulut berbau (foetor ex ore) Pembesaran KGB regional, nyeri tekan, kadang tortikolis Tonsil udem, hiperemi, terdorong ke medial bawah Palatum mole bombans, uvula terdorong kontra lateral

Pungsi pada daerah yang bombans : Pus (+) abses Darah (+) infiltrat

Antibiotik Insisi dan drainase Tonsilektomi

(A)

(B)

Gambar. (A) Teknik insisi; (B) Lokasi insisi