Vous êtes sur la page 1sur 35

BAGIAN ILMU IKM-IKK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA HASIL PENELITIAN JULI 2013

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PETUGAS CLEANING SERVICE (PEMBERSIH LANTAI) DI RUMAH SAKIT IBNU SINA

OLEH : NADIA AZPIA TUASIKAL (110 20 03!) ENN" MULIANI (110 20 02#) P$%&'%&'() : *+, SULTAN BURAENA- MS- S.O/ DIBA0AKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITRAAN KLINIK PADA BAGIAN IKM-IKK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR 2013

I, PENDAHULUAN Citra masyarakat bahwa rumah sakit adalah tempat yang sangat bersih sudah berlangsung lama, sehingga tenaga kerjanya tidak akan terserang penyakit karena tempat kerjanya yang bersih dan tahu seluk beluk penyakit. Menjadi hal sulit dipercaya masyarakat jika tenaga kesehatan sakit, apalagi dokter jatuh sakit. Data tahun 1994 dari Bureau o !abor "tatistic di #merika "erikat menyatakan dari $ juta warganya yang bekerja di rumah sakit, 4%& di antaranya adalah dokter, perawat, apoteker serta para asistennya. "ebuah kelompok tenaga kerja yang mempunyai risiko besar terpajan bahan'bahan berbahaya di rumah sakit.1 (enyelenggaraan keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit perlu mendapat perhatian yang serius oleh karena pelayanan kesehatan ini bersi at continuum. (erhatian pelayanan keselamatan dan kesehatan di rumah sakit tidak hanya bagi pengguna rumah sakit yang meliputi pasien, pengunjung rumah sakit dan tenaga pemberi pelayanan kesehatan tetapi juga bagi pelaksana dan pengelolah rumah sakit sehingga terhindar dari kecelakaan kerja.) "alah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan di rumah sakit. *ebersihan di rumah sakit merupakan bentuk rangkaian kegiatan yang mendapat perhatian secara langsung oleh masyarakat sebagai pengguna jasa rumah sakit. +amun kegiatan ini sering kurang mendapatkan perhatian yang serius dari pihak manajemen rumah sakit. (adahal kurangnya perhatian terhadap tingkat kebersihan rumah sakit dapat menimbulkan berbagai dampak, antara lain, gangguan estetika, berkembangbiaknya -ektor penyakit, penularan penyakit, dan terjadinya in eksi nosokomial. #pabila hal ini terjadi maka tidak menutup kemungkinan rumah sakit tersebut akan dinilai langsung oleh masyarakat bahwa tingkat

pelayanannya kurang memuaskan. Dampak jangka panjangnya adalah rumah sakit akan ditinggalkan para pengguna jasa yang mengakibatkan menurunnya jumlah kunjungan. .paya yang harus dilakukan rumah sakit adalah mampu menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas khususnya tenaga kebersihan /cleaning service0. "umber daya manusia yang berkualitas ini bisa didapat dengan melakukan pelatihan, pembinaan, pengawasan dan memberi penghargaan yang layak untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan meningkatkan etos kerja bagi tenaga kerja. ) "alah satu tujuan dari program *eselamatan dan *esehatan *erja /*10 adalah untuk mencegah terjadinya (enyakit #kibat *erja /(#*0 pada pekerja. (enyakit #kibat *erja /(#*0 merupakan penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan, alat kerja, bahan, proses maupun lingkungan kerja. (enyakit #kibat *erja /(#*0 di rumah sakit dapat menyerang semua tenaga kerja, baik yang medis /seperti perawat, dokter dan dokter gigi0, maupun non medis /seperti petugas kebersihan /cleaning service00 rumah sakit. Menurut #nies, petugas kebersihan /cleaning service0 mempunyai resiko untuk terpajan bahan biologi berbahaya / biohazard0. *ontak dengan alat medis sekali pakai /disposable equipment0 seperti jarum suntik bekas maupun selang in us bekas, serta membersihkan seluruh ruangan di rumah sakit dapat meningkatkan resiko untuk terkena penyakit in eksi bagi petugas kebersihan /cleaning service0 rumah sakit.) *eberadaan cleaning ser-ice di sebuah instansi merupkan suatu keharusan. 2idak jarang sebagian dari kita melupakan, merendahkan, mengecilkan bahkan menghinakan pro esi ini. (adahal jasa cleaning ser-ice dalam sebuah instansi memiliki kontribusi penting untuk organisasi berhasil mencapai tujuannya. 3ndikator'indikator keberhasilan itu bisa dilihat sepintas dari bagaimana keadaan ruangan disetiap sudut kantor. *ita bisa menikmati

sebuah ruangan apakah itu bersih atau kotor, nyaman atau tidak tergantung bagaimana sentuhan dari para cleaning ser-ice ini. 1 II, 33.1 TUJUAN 2ujuan .mum .ntuk mendapat in o tentang #spek kesehatan dan keselamatan kerja pada petugas cleaning ser-ice /pembersih lantai0 di 4umah "akit 3bnu "ina. 33.) 2ujuan *husus 10 .ntuk mendapat in o tentang aktor hazard yang dialami petugas cleaning ser-ice / pembersih lantai0. )0 .ntuk mendapat in o tentang alat kerja yang digunakan yang dapat mengganggu kesehatan petugas cleaning ser-ice / pembersih lantai0. 10 .ntuk Mendapat in o tentang #(D yang digunakan petugas cleaning ser-ice / pembersih lantai0. 40 .ntuk mendapat in o tentang ketersediaan obat (1* ditempat kerja petugas cleaning ser-ice / pembersih lantai0. $0 .ntuk mendapat in o tentang pemeriksaan kesehatan yang pernah dilakukan sesuai peraturan /sebelum kerja, berkala, berkala khusus0. 50 (eraturan pimpinan rumah sakit6 perusahaan tentang kesehatan dan keselamatan kerja di tempat kerja. 70 .ntuk mendapat in o tentang keluhan 6 penyakit yang dialami yang berhubungan dengan pekerjaan petugas cleaning ser-ice / pembersih lantai0. 80 .paya kesehatan dan keselamatan kerja lainnya yang di jalankan misalnya ada penyuluhan 6 pelatihan, pengukuran6 pemantauan lingkungan tentang hazard yang pernah dilakukan.

III, 333.1

DEFINISI *esehatan dan *eselamatan *erja

*esehatan kerja /9ccupational health0 merupakan bagian dari kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan semua pekerjaan yang berhubungan dengan aktor potensial yang mempengaruhi kesehatan pekerja /dalam hal ini Dosen, Mahasiswa dan *aryawan0. Bahaya pekerjaan /akibat kerja0, "eperti halnya masalah kesehatan lingkungan lain, bersi at akut atau kronis /sementara atau berkelanjutan0 dan e eknya mungkin segera terjadi atau perlu waktu lama. : ek terhadap kesehatan dapat secara langsung maupun tidak langsung. *esehatan masyarakat kerja perlu diperhatikan, oleh karena selain dapat menimbulkan gangguan tingkat produkti itas, kesehatan masyarakat kerja tersebut dapat timbul akibat pekerjaanya. "asaran kesehatan kerja khususnya adalah para pekerja dan peralatan kerja di lingkungan perusahaan. Melalui usaha kesehatan pencegahan di lingkungan kerja masing'masing dapat dicegah adanya penyakit akibat dampak pencemaran lingkungan maupun akibat akti-itas dan produk perusahaan terhadap masyarakat konsumen baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat luas. 2ujuan kesehatan kerja adalah,4 1. Memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pekerja di semualapangan pekerjaan ketingkat yang setinggi'tingginya, baik isik, mental maupunkesehatan social. ). Mencegah timbulnya gangguan kesehatan masyarakat pekerja yang diakibatkanoleh tindakan6kondisi lingkungan kerjanya.

1. Memberikan perlindungan bagi pekerja dalam pekerjaanya dari kemungkinan bahaya yang disebabkan olek aktor' aktor yang membahayakan kesehatan. 4. Menempatkan dan memelihara pekerja di suatu lingkungan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan isik dan psikis pekerjanya. *esehatan kerja mempengaruhi manusia dalam hubunganya dengan pekerjaan dan lingkungan kerjanya, baik secara isik maupun psikis yang meliputi, antara lain, metode bekerja, kondisikerja dan lingkungan kerja yang mungkin dapat menyebabkan kecelakaan, penyakit ataupun perubahan dari kesehatan seseorang. (ada hakekatnya ilmu kesehatan kerja mempelajari dinamika, akibat dan problematika yang ditimbulkan akibat hubungan interakti tiga komponen utama yang mempengaruhi seseorang bila bekerja yaitu,4 a. *apasitas kerja, "tatus kesehatan kerja, gi;i kerja, dan lain'lain. b. Beban kerja, isik maupun mental. c. Beban tambahan yang berasal dari lingkungan kerja antara lain,bising, panas,debu, parasit, dan lain'lain. Bila ketiga komponen tersebut serasi maka bisadicapai suatu kesehatan kerja yang optimal. "ebaliknya bila terdapatketidakserasian dapat menimbulkan masalah kesehatan kerja berupa penyakitataupun kecelakaan akibat kerja yang pada akhirnya akan menurunkan produkti itas kerja. 4 III,2 K$1$2343( *3( K$1$53%343( /$+63

.paya untuk memberikan jaminan keselamatan meningkatkan derajat kesehatan para pekerja atau buruh dengan cara pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, pengendalian bahaya di tempat kerja, promosi kesehatan, pengobatan dan rehabilitasi.$

III,3

D313+ H7/7% (elaksanaan upaya *14" dilandasi oleh perangkat hukum sebagai

berikut ,1 1. .. +o. 14 2ahun 1959, tentang ketentuan (okok 2enaga *erja, yang menyatakan bahwa, tiap tenaga kerja berhak mendapat perlidungan atas keselamatan, kesehatan, kesusilaan, pemeliharaan moril kerja serta perlakuan yang sesuai dengan martabat manusia dan moral agama. ). .. +o. 1 2ahun 197%, tentang *eselamatan *erja, yang menyatakan bahwa keselamatan kerja dilaksanakan dalam segala tempat kerja, baik di darat, di dalam tanah, di permukaan air maupun di udara yang berada di dalam wilayah kekuasaan 4epublik 3ndonesia. 1. .. +o. )1 2ahun 199) pasal )1, menyatakan bahwa *esehatan *erja diselenggarakan untuk mewujudkan produkti-itas kerja yang optimal. *esehatan kerja meliputi pelayanan kesehatan, pencegahan penyakit akibat kerja dan syarat kesehatan kerja. "etiap tempat kerja wajib menyelenggarakan kesehatan kerja. 4. .. +o. )$ 2ahun 1997, tentang *etenaga *erjaan, pasal 1%8 yang menegaskan kembali bahwa, setiap pekerja mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan dan pelakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta agama. $. 4ekomendasi 3!96<=9 *on-ensi +o. 1$$61981, 3!9 menetapkan kewajiban setiap negara untuk merumuskan, melaksanakan dan menge-aluasi kebijakan nasionalnya di bidang kesehatan dan keselamatan kerja serta lingkungan kerja.

III,8

C5$3('() S$+9':$ "ecara umum de inisi cleaning ser-ice adalah memberikan pelayanan

kebersihan, kerapihan dan =ygenisasi dari sebuah gedung 6 bangunan baik indoor ataupun outdoor sehingga tercipta suasana yang com ortable dalam menunjang akti itas sehari'hari sebagai tujuan jangka pendeknya, dan sebagai tujuan jangka panjangnya adalah untuk mempertahankan li e o time semua benda yang termasuk dalam lingkup kerja cleaning ser-ice tersebut. 5 "istem *erja (etugas Cleaning Service di 4umah "akit,5 >am kerja petugas cleaning service atau petugas kebersihan di 4umah "akit dimulai pukul %7.%% <3B')).%% <3B. 2erbagi menjadi ) shift, yaitu, a. "hi t 1 /(ukul %7.%% <3B'1$.%% <3B0. b. "hit ) /(ukul 14.%% <3B')).%% <3B0. (etugas cleaning service di 4umah "akit memiliki beberapa tugas, antara lain,5 1. Membersihkan setiap ruangan kantor, poliklinik, kamar pasien, kamar mandi6wc, dan koridor yang ada di area rumah sakit / in side0. ). Membersihkan seluruh taman dan halaman yang ada di area rumah sakit /out side0. 1. Mengangkut sampah non medis yang terdapat di area rumah sakit ke 2(" /2empat (embuangan "ementara0 sampah yang ada di area rumah sakit, dan mengangkut sampah medis rumah sakit ke 3(#! /3nstalasi (engolahan #ir !imbah0 rumah sakit.

.ntuk melaksanakan tugas'tugas di atas, maka setiap harinya dibentuk tim yang terdiri atas 1 /tiga0 tim, yaitu,5 1. 2im pembersih ruangan, yang bertugas melaksanakan pembersihan pada setiap ruangan yang ada di area rumah sakit. ). 2im sampah, yang bertugas melaksanakan pengangkutan sampah medis ke 3(#! /3nstalasi (engolahan #ir !imbah0 rumah sakit dan sampah non medis ke 2(" /2empat (embuangan "ementara0 sampah, serta membersihkan halaman dan taman di area rumah sakit. 1. 2im khusus, yang bertugas untuk membersihkan bagian'bagian khusus seperti langit'langit ruangan, kaca, dan karat yang memerlukan penanganan khusus, serta area kerja dengan ketinggian ? $ meter. K$)'343( .$47)31 C5$3('() 1$+9':$ (.$%&$+1'2 53(43') *' +7%32 13/'4 : # a. *egiatan pembersihan ruang minimal dilakukan pagi dan sore hari b. (embersihan lantai di ruang perawatan pasien dilakukan setelah pembenahan6merapikan tempat tidur pasien, jam makan, jam kunjungan dokter, kunjungan keluarga, dan sewaktu'waktu bilama diperlukan. c. Cara'cara pembersihan yang dapat menebarkan debu harus dihindari. d. =arus menggunakan cara pembersihan dengan perlengkapan pembersih /pel0 yang memenuhi syarat dan bahan antiseptik yang tepat e. (ada masing'masing ruang supaya disediakan perlengkapan pel tersendiri . (embersihan dinding dilakukan secara periode minimal dua kali setahun dan di cat ulang apabila sudah kotor atau cat sudah pudar.

g. "etiap percikan ludah, darah, atau eksudat luka pada dinding harus segera dibersihkan dengan menggunakan antiseptik. III,# FAKTOR HAZARD "ANG DIALAMI PETUGAS CLEANING SERVICE (PEMBERSIH LANTAI) =a;ard atau bahaya merupakan sumber potensi kerusakan atau situasi yang berpotensi untuk menimbulkan kerugian. "esuatu disebut sebagai sumber bahaya hanya jika memiliki resiko menimbulkan hasil yang negati-e.7 Bahaya diartikan sebagai potensi dari rangkaian sebuah kejadian untuk muncul dan menimbulkan kerusakan atau kerugian. >ika salah satu bagian dari rantai kejadian hilang, maka suatu kejadian tidak akan terjadi. Bahaya terdapat dimana'mana baik di tempat kerja atau di lingkungan, namun bahaya hanya akan menimbulkan e ek jika terjadi sebuah kontak atau eksposure.7 Dalam terminology keselamatan dan kesehatan kerja /*10, bahaya diklasi ikasikan menjadi ) /dua0, yaitu ,7 1. Bahaya keselamatan kerja /sa ety ha;ard0 Merupakan jenis bahaya yang berdampak pada timbulnya kecelakaan yang menyebabakan luka /injury0 hingga kematian, serta kerusakan property perusahaan. Dampaknya bersi at akut. >enis bahaya keselamatan antara lain , a. Bahaya mekanik, disebabkan oleh mesin atau alat kerja mekanik seperti tersayat, terjatuh, tertindih atau terpeleset. b. Bahaya elektrik, disebabkan peralatan yang mengandung arus listrik. c. Bahaya kebakaran, disebabkan oleh substansi kimia yang bersi at lammable / mudah terbakar0.

d. Bahaya peledakan, disebabkan oleh substansi kimia yang bersi at e@plosi-e. ). Bahaya kesehatan kerja / =ealth =a;ard0 Merupakan jenis bahaya yang berdampak pada kesehatan, menyebabkan gangguan kesehatan dan penyakit akibat kerja. Dampaknya bersi at kronis. >enis bahaya kesehatan antara lain , 7 a. Bahaya isik, antara lain kebisingan, getaran, radiasi ion, dan non pengion, suhu ekstrim dan pencahayaan. b. Bahaya kimia, antara lain yang berkaitan dengan material atau bahan antiseptic, aerosol, insektisida, dust, mist, umes, gas, -a-or. c. Bahaya ergonomic, antara lain repetiti-e mo-ement, static posture, manual handling dan postur janggal. d. Bahaya biologi antara lain yang berkaitan dengan makhluk hidup yang berada di lingkungan kerja yaitu bakteri, -irus, proto;oa, dan ungi /jamur0 yang bersi at pathogen. e. Bahaya psikologi, antara lain, beban kerja yang terlalu berat, hubungan dan kondisi kerja yang tidak nyaman. III,! ALAT KERJA "ANG DAPAT MENGGANGGU KESEHATAN

PETUGAS CLEANING SERVICE (PEMBERSIH LANTAI) !angkah A langkah pembersihan lantai harian dapat diurai dengan cara sebagai berikut,8 1. (ertama'tama lantai di "weeping dengan menggunakan broom. Debu yang tersisa pada permukaan lantai dibersihkan dengan menggunakan lobby duster. )."ampah yang telah terkumpul lalu ditaruh ke dalam dust pan untuk dibuang ke tempat sampah.

1.(ersiapkan ember dan masukkan air yang hangat untuk melakukan proses mopping, lalu celupkan kain pel ke dalam ember dan diperas hingga setengah basah, dilakukan pada sudut yang terjauh. 4."etelah itu, lantai digosok dengan polisher machine agar permukaan lantai terlihat lebih mengkilap. .ntuk dapat melakukan langkah'langkah pembersihan lantai, maka diperlukan beberapa peralatan. <idjaja dan #rtyasah menyatakan bahwa alat yang diperlukan dalam pembersihan lantai adalah lobby duster, broom dan dust pan, mop stick, single bucket, polisher machine, dan white pad. 8 1. !obby Duster #lat yang digunakan untuk membersihkan debu pada permukaan lantai, biasanya debu tersebut aka diletakkan di pinggir lantai. (ekerjaan ini dilakukan berawal dari pintu masuk hingga sudut terjauhnya. ).Broom and dust pan #lat ini be ungsi untuk membersihkan debu yang telah diletakkan di pinggir lantai, lalu di masukkan ke dalam dust pan. 1.Mop stick #lat ini digunakan sebagai pembersih lantai untuk menghasilkan permukaan lantai yang mengkilap, biasanya menggunakan air dan pembersih lantai. 4."ingle bucket #lat ini digunakan untuk menaruh air dan cairan pembersih lantai dalam proses mopping.

$.(olisher Machine Mesin ini digunakan untuk memoles permukaan lantai setelah di mopping, bertujuan untuk memberikan hasil yang mengkilap dan membersihkan debu yang masih ada di permukaan lantai. 5.<hite pad <hite pad ini merupakan pad yang paling lembut, sehingga digunakan dalam memolis lantai agar terhindar dari goresan. Beberapa peralatan pembersih, bahkan produk yang disebut "green" atau produk BalamiB, mengandung bahan kimia berbahaya yang telah dikaitkan dengan penyakit asma. (embersih merupakan bahan kimia reakti , yang berarti bahwa ia bereaksi dengan kotoran, jadi dalam beberapa hal tidak mengherankan jika juga bereaksi dengan jaringan paru'paru.8

(elepasan beberapa senyawa organik yang mudah menguap juga dapat berkontribusi terhadap masalah pernapasan kronis dan reaksi alergi. "olusinya, baca label dan ikuti petunjuk pemakaian. >ika memungkinkan, pertimbangkan untuk menggunakan bahan pembersih sederhana seperti cuka dan air atau baking soda. Buka jendela dan pintu untuk menjaga ruangan tetap ber-entilasi baik.8 (etugas kebersihan mempunyai risiko terbesar terpajan bahan biologi berbahaya /bioha;ard0. *ontak dengan alat medis sekali pakai /disposable eCuipment0 seperti jarum suntik bekas, selang in us bekas. Membersihkan seluruh ruangan rumah sakit dapat meningkatkan aktor terkena in eksi. Mengepel lantai tidaklah membasmi mikroorganisme, tetapi kebanyakan hanya memindahkan debu dan bahan kimia dari satu ke tempat lain di rumah

sakit. "ehingga bila saat mengepel lantai tidak benar, maka debu yang ditumpangi mikroorganisme dengan -acuum cleaner. patogen Desin ektan bertebaran pembersih di lantai yang udara, sudah dapat menyebabkan in eksi saluran perna asan. Debu sebaiknya dihisap diencerkan dengan air di dalam ember pel harus digunakan dalam waktu )4 jam, agar tidak kehilangan si at antimikrobanya.9 (encucian /laundry0 (etugas pengumpul, pencuci dan distribusi kembali linen kotor yang digunakan pasien, akan terpajan mikroorganisme patogen secara tetap. .ntuk menghindari pajanan tetap tersebut, petugas cuci harus melakukan,9
o

"emua linen kotor disatukan dalam kantong plastik, disimpan secara hati'hati. "esampai di ruang cuci, linen kotor langsung dituang dari kantong /tidak dipegang tangan0 langsung ke dalam mesin cuci kosong, tidak bercampur dengan cucian lain. *antong plastik pengumpul linen kotor sebaiknya diberi tanda atau terpisah, misalnya kantong plastik linen pasien berisiko tinggi seperti penderita =epatitis, #3D" terpisah dengan pasien lain.

(etugas sortir linen bersih, juga harus memperhatikan kebersihan diri, karena dapat menjadi sumber in eksi.

(etugas cuci harus memakai sarung tangan karet sebagai pencegahan dasar penyebaran in eksi. (etugas cuci dapat menderita dermatitis kontak akibat deterjen dan bahan kimia lain untuk cuci. Dapat pula terpajan mikroorganisme yang terbawa aerosol /di rumah sakit maju0.

IV,

ALAT PELINDUNG DIRI "ANG DIGUNAKAN

#lat pelindung diri adalah seperangkat alat yang digunakan oleh tenaga kerja untuk melindungi seluruh6sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya6kecelakaan kerja.#(D dipakai sebagai upaya terakhir dalam usaha melindungi tenaga kerja apabila usaha rekayasa /engineering0 dan administrati tidak dapat dilakukan dengan baik. +amun pemakaian #(D bukanlah pengganti dari kedua usaha tersebut, namun sebagai usaha akhir. 1% Metode penentuan #(D yaitu melalui pengamatan operasi, proses, dan jenis material yang dipakai. 2elaah data'data kecelakaan dan penyakit Belajar dari pengalaman industri sejenis lainnyan. Bila ada perubahan proses, mesin, dan material (eraturan perundangan. 1% (roses penggunaan #(D harus memenuhi kriteria, =a;ard telah diidenti ikasi. #(D yang dipakai sesuai dengan ha;ard yang dituju. #danya bukti bahwa #(D dipatuhi penggunaannya.1% >enis'jenis #(D dan (enggunaannya ,1% #.(. *epala #.(. Muka dan Mata #.(. 2elinga #.(. (erna asan #.(. 2angan

#.(. *aki (akaian (elindung "a ety Belt

V,

PELAKSANAAN P3K PADA TEMPAT KERJA (elaksanaan (1* di tempat kerja tergantung pada beberapa hal, yaitu,11 1. Dasilitas Dasilitas yang tersedia berupa kotak (1*, 3si kotak (1*, buku

pedoman, ruang (1*, perlengkapan (1* / alat perlindungan, alat darurat, alat angkut dan transportasi0. #dapun actor' aktor yang perlu diperhatikan dalam penyediaan asilitas, yaitu ,si at pekerjaan6 sumber bahaya, prlayanan kesehatan terdekat, lokasi tempat kerja, jenis industry, jumlah pekerja, shi t kerja, ukuran dan layout perusahaan.11 ). (ersonil (ersonil yang ada dalam pelaksanaan (1* pada tempat kerja terbagi menjadi penanggung jawabE dokter pimpinan (**, ahli *1 dan petugas (1* , serti ikat pelatihan (1* di tempat kerja. 11 VI, PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA CLEANING SERVICES

4umah sakit merupakan tempat kerja yang memiliki risiko bahaya kesehatan, sehingga penyelenggaraan kesehatan dan keselamatan kerja di

rumah sakit perlu mendapat perhatian yang serius. (etugas cleaning ser-ice adalah salah satu tenaga kerja yang berisiko tinggi untuk mengalami kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Melihat kondisi itu, penerapan pemeriksaan kesehatan kerja petugas cleaning ser-ice merupakan aspek penting sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap potensi bahaya di rumah sakit.1) A, S43(*3+ P$%$+'/133( ;'1'/ #namnesis Dokter pemeriksa kesehatan menegaskan agar pertanyaan' pertanyaan yang diajukan dijawab oleh calon 2*3 dengan jelas dan benar. 1) a. 4iwayat penyakit sekarang b. 4iwayat penyakit dahulu c.4iwayat perawatan di rumah sakit , pernah dirawat, alasan dirawat, lama dan jenis penyakit yang diderita. d. 4iwayat kecelakaan , pernah mendapat kecelakaan, dirawat atau tidak, berapa lama perawatan dan menderita cacat sementara atau tetap. e. 4iwayat operasi , pernah operasi atau tidak, jenis operasi, kapan di operasi, dimana dan berapa lama perawatan pasca operasi. . 4iwayat pekerjaan sebelumnya , pernah bekerja atau belum, dimana dan berapa lama serta mengapa berhenti dari pekerjaan tersebut. g. 4iwayat haid, bagi tenaga kerja wanita perlu ditanyakan kapan mulai haid, teratur atau tidak, sakit atau tidak, masalah kehamilan, melahirkan, keluarga berencana, keguguran dan jumlah anak. h. 4iwayat penyakit keluarga , Diabetes Melitus, hipertiroid, kanker dll. (emeriksaan Disik1) (emeriksaan isik lengkap dilakukan menurut perincian dalam kartu

pemeriksaan, pemeriksaan isik diselenggarakan di tempat yang penerangannya cukup dan dalam suasana tenang serta tidak tergesa'gesa, adapun rincian pemeriksaan meliputi , a. Berat badan b. 2inggi badan c. Denyut nadi d. Drekuensi perna asan e. 2ekanan darah . (emeriksaan mata g. (emeriksaan 2=2 h. (emeriksaan Figi dan Mulut i. (emeriksaan !eher j. (emeriksaan Dada k. (emeriksaan >antung l. (emeriksaan (aru m. (emeriksaan #bdomen n. .rogenital o. (emeriksaan *ulit dan *elamin p. (emeriksaan :kstremitas C. (emeriksaan :*F (emeriksaan isik dilakukan secara teliti agar hasil pemeriksaan sesuai dengan di negara tujuan yang bersangkutan. "elain itu bila diperlukan dapat menggunakan "pirometri, #udiometri dan lain'lain sesuai permintaan negara tujuan.1) *esimpulan hasil pemeriksaan isik , ada6tidak ada kelainan /bila ada kelainan agar dijelaskan0.1) B, S43(*3+ P$%$+'/133( J'<3 = P1'/'34+'/

(ada pemeriksaan psikiatrik yang bertujuan mendapatkan data tentang ungsi kejiwaan dapat dilakukan melalui ,1) *ontak -erbal antara dokter dengan C2*3 /anamnesis0 ' 9bser-asi tampakan umum dan perilaku C2*3 ' (engamatan interaksi antara dokter dengan C2*3 ' (engamatan interaksi antara C2*3 dengan lingkungan ' (emahaman humanistik dokter mengenai C2*3. 2ahapan pemeriksaan psikiatrik meliputi , 1. #namnesis1) Dokter pemeriksa kesehatan menegaskan agar pertanyaan' pertanyaan dijawab oleh C2*3 dengan jelas dan benar. #dapun pertanyaan yang diajukan adalah sebagai berikut , a. =al'hal yang pernah dikeluhkan /dalam setahun terakhir0 atau alasan C2*3 pernah berobat b. =al'hal yang pernah dialami berkaitan dengan jiwa. ). (emeriksaan (sikiatrik Dokter pemeriksa melakukan pengamatan yang meliputi , a. (enampakan .mum /kesadaran0 b. "ikap dan perilaku motorik c. (ikiran d. (erasaan /a ek6emo0 VII, BAHAN DAN CARA

G33.1 *amera digital, untuk mengambil gambar kegiatan G33.) Check !ist, sebagai bahan untuk mengontrol aspek kesehatan dan keselamatan kerja pada petugas cleaning ser-ice /pembersih lantai0. yaitu dengan melihat, mengecek, dan mendata berdasarkan check list.

G33.1 *uisioner, sebagai alat penelitian, dengan cara menyebarkan atau mendata sampel yang akan diambil untuk memperoleh in ormasi berupa aspek kesehatan dan keselamatan kerja pada petugas cleaning ser-ice /pembersih lantai0. G33.4 Cara yang digunakan adalah Walk through Survey Walk through survey adalah salah satu upaya untuk mengenal bahaya di tempat kerja. Walk through survey mengandalkan kemampuan indera penglihatan dan indera pendengaran serta sekali'kali dilakukan wawancara dengan pekerja. "ebelum melakukan walk through sur-ey perlu diperhatikan masalah kerahasiaan perusahaan / trade secrecy 0 dan kon idensialitas pekerja.9 VIII, JAD0AL <aktu pelaksanaan yaitu 1'$ >uli )%11 dengan agenda sebagai berikut, +o. 1. 2anggal 1 >uli )%11 *egiatan - Melapor ke bagian 3*M - (engarahan kegiatan - (embuatan (roposal ). 1. 4. $. ) >uli )%11 1 >uli )%11 4 >uli )%11 $ >uli )%11 - (elaksanaan kegiatan penelitian - (elaksanaan kegiatan penelitian - (embuatan laporan hasil penelitian - (resentasi laporan hasil penelitian

I>,

PELAKSANAAN PEKERJAAN (elaksanaan pekerjaan walk through sur-ey /sur-ey jalan sepintas 0.

"ur-ey di laksanakan dalam waktu ) hari pada tanggal 4 A $ >uli )%11.

>,

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN Berikut ini adalah hasil pengamatan dan identti ikasi #spek kesehatan

dan *eselamatan *erja /*10 (ada (etugas Cleaning "er-ice /pembersih lantai0. (emantauan dan identi ikasi ini dilakukan dengan metode walk through sur-ey dengan menggunakan check list, dan kamera digital. Denah 4uangan !t.) 4". 3B+. "3+# ,

Fambar.1 Denah ruangan !antai ) 1. >umlah (etugas >umlah petugas cleaning ser-ice di 4". 3B+. "3+# sebanyak )) orang. 2erbagi atas , !antai 1 , $ orang !antai ) , ) orang !antai 1 , $ orang

!antai 4 , 1 orang !antai $ , 1 orang Bangsal #r'rahman , ) orang =alaman depan 4umah sakit , ) orang

).

(embagian shi (etugas cleaning ser-i-e 4". 3B+. "3+# (agi Malam , %7.%% A 14.%% , 14.%% A )1.%%

(embagian kerja sesuai pembagian tiap lantai, kecuali lantai 1 dan lantai 1. (etugasnya terbagi menjadi 1 orang untuk shi pagi dan ) orang untuk shi sore. 1. a. 1. !obby Duster ). Broom and dust pan 1. Mop stick 4. "ingle bucket6 botol tempat cairan pel Cariran pel /super pel dan karbol0 Bahan dan alat kerja yang digunakan Bahan dan alat kerja yang digunakan antara lain ,

Fambar ). Cairan pel yang digunakan

Fambar 1. #lat'alat yang digunakan /lobby duster0 F3/4?+ H3@3+* .3*3 P$47)31 C5$3('() 1$+9'9$ (.$%&$+1'2 53(43') #dapun actor ha;ard pada petugas cleaning ser-ice /pembersih lantai0 di 4". 3B+. "3+# yang didapat setelah pengamatan adalah , a. Daktor isik , 4". 3bnu "ina memiliki pencahayaan yang cukup baik yang berasal dari lampu ruangan pada siang dan malam hari . .dara dan

cahaya matahari dapat masuk karena terdapat -entilasi pada tiap ruangan. 2idak terdapat sumber bising pada ruangan saat pembersihan lantai. "elain itu tidak ada sumber getaran mau pun radiasi ion. b. Daktor kimia antara lain yang berkaitan dengan material atau bahan antiseptic, aerosol, insektisida, dust, mist, umes, gas, -a-or. Beberapa peralatan pembersih, bahkan produk yang disebut "green" atau produk BalamiB, mengandung bahan kimia berbahaya yang telah dikaitkan dengan penyakit asma. (embersih merupakan bahan kimia reakti , yang berarti bahwa ia bereaksi dengan kotoran, jadi dalam beberapa hal tidak mengherankan jika juga bereaksi dengan jaringan paru'paru.8

(elepasan beberapa senyawa organik yang mudah menguap juga dapat berkontribusi terhadap masalah pernapasan kronis dan reaksi alergi. "olusinya, baca label dan ikuti petunjuk pemakaian. >ika memungkinkan, pertimbangkan untuk menggunakan bahan pembersih sederhana seperti cuka dan air atau baking soda. Buka jendela dan pintu untuk menjaga ruangan tetap ber-entilasi baik.8 Di 4".3bnu "ina bahan pembersih lantai yang dgunakan adalah bahan karbol dan super pell. Bahan utama dalam pembersih lantai adalah disin ektan /pembasmi kuman0. Disin ektan yang pertama digunakan dalam pembersih lantai yaitu enol atau asam karbolat (carbolic acid). Denol tergolong ;at yang beracun dan merusak kulit. "ekarang ini, terdapat berbagai disin ektan lain yang lebih baik, misalnya heksil resorsinol dan kresol.

c. Daktor ergonomic #ntara lain repetiti-e mo-ement, static posture, manual handling dan postur janggal. Di 4". 3bnu "ina saat pembersihan lantai , sebagian besar dilakukan dengan posisi berdiri. "ehingga terkadang menyebabkan rasa lelah dan sakit pinggang pada petugas pembersih lantai.

Fambar 4. (osisi membersihkan lantai d. Daktor Biologi Di ruangan 4". 3bnu "ina tidak terdapat actor ha;ard biologis, karena tidak terdapat ceceran darah di lantai, bekas jarum suntik, dan sisa makanan pasien. e. Daktor psikologi #ntara lain beban kerja yang terlalu berat, hubungan dan kondisi kerja yang tidak nyaman. (ada umumnya petugas pembersih lantai tidak keberatan dengan pembagian jadwal kerja. (ara pekerja tidak mempunyai masalah dengan sesama pekerja lainnya.

A534 *3( B323( A3() *')7(3/3( P$47)31 :5$3('() 1$+9':$ ( .$%&$+1'2 53(43' ) 1. (ertama'tama lantai di "weeping dengan menggunakan broom. Debu yang tersisa pada permukaan lantai dibersihkan dengan menggunakan lobby duster. )."ampah yang telah terkumpul lalu ditaruh ke dalam dust pan untuk dibuang ke tempat sampah. 1.(ersiapkan ember dan masukkan air yang hangat untuk melakukan proses mopping, lalu celupkan kain pel ke dalam ember dan diperas hingga setengah basah, dilakukan pada sudut yang terjauh. 4."etelah itu, lantai digosok dengan polisher machine agar permukaan lantai terlihat lebih mengkilap. Di 4".3bnu "ina alat pembersih lantai yang dgunakan adalah !obby Duster, Broom and dust pan, Mop stick, "ingle bucket6 botol tempat cairan pel. #lat'alat yang digunakan sudah sesuai dengan standar alat'alat pembersih lantai pada umumnya. A534 P$5'(*7() D'+' (roses penggunaan #(D harus memenuhi kriteria, =a;ard telah diidenti ikasi. #(D yang dipakai sesuai dengan ha;ard yang dituju. #danya bukti bahwa #(D dipatuhi penggunaannya.1% >enis'jenis #(D dan (enggunaannya ,1% #.(. *epala #.(. Muka dan Mata #.(. (erna asan

#.(. 2angan #.(. *aki

(ada petugas cleaning ser-ice /pembersih lantai0 di 4". 3bnu "ina, yang diamati petugasnya tidak menggunakan #(D seperti diatas pada saat membersihkan lantai. *hususnya sarung tangan karena beberapa petugas mengeluhkan adanya alergi setelah menggunakan sarung tangan tersebut. #(D pada kaki juga tidak digunakan, karena alasan kenyamanan dari tiap' tiap petugas. K$4$+1$*'33( K?43/ P3K Dari hasil pengamatan yang kami lakukan tidak terdapat kotak (1* khusus untuk petugas cleaning ser-ice. P$%$+'/133( K$1$2343( P$47)31 :5$3('() 1$+9':$ Dari hasil pengamatan yang kami lakukan tidak dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas cleaning ser-ice baik sebelum bekerja, berkala, dan berkala khusus. P$+347+3( .'%.'(3( +7%32 13/'4= .$+713233( 4$(43() /$1$2343( *3( /$1$53%343( /$+63 *egiatan petugas Cleaning ser-ice /pembersih lantai0 di rumah sakit , $ a. *egiatan pembersihan ruang minimal dilakukan pagi dan sore hari b. (embersihan lantai di ruang perawatan pasien dilakukan setelah pembenahan6merapikan tempat tidur pasien, jam makan, jam kunjungan dokter, kunjungan keluarga, dan sewaktu'waktu bilama diperlukan.

c. Cara'cara pembersihan yang dapat menebarkan debu harus dihindari. d. =arus menggunakan cara pembersihan dengan perlengkapan pembersih /pel0 yang memenuhi syarat dan bahan antiseptik yang tepat e. (ada masing'masing ruang supaya disediakan perlengkapan pel tersendiri . (embersihan dinding dilakukan secara periode minimal dua kali setahun dan di cat ulang apabila sudah kotor atau cat sudah pudar. g. "etiap percikan ludah, darah, atau eksudat luka pada dinding harus segera dibersihkan dengan menggunakan antiseptik. Berdasarkan yang kami amati, sudah sesuai dengan prosedur kegiatan yang seharus diterapkan dari 4".3B+. "3+#. /$5723( = .$(A3/'4 A3() *'353%' A3() &$+27&7()3( *$()3( .$/$+633( .$47)31 :5$3('() 1$+9':$ Berdasarkan yang kami amati, keluhan 6 atau penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan petugas cleaning ser-ice /pembersih lantai0 tidak terdapat keluhan. =anya saja karena posisi membersihkan lantai berdiri secara monoton, sehingga dapat menyebabkan kelelahan dan sakit tulang belakang. .$(A75723( = .$534'23(- .$()7/7+3(= .$%3(4373( 5'()/7()3( 4$(43() hazard A3() .$+(32 *'53/7/3(, (ada 4".ibnu sina biasanya diadakan penyuluhan dan pelatihan pada penanggung jawab cleaning ser-ice. "etelah penyuluhan, penanggung jawab akan mengajarkan pada petugas cleaning ser-ice lainnya untuk diterapkan tentang (embuangan sampah medis dan non medis, #(D, dan prosedur pembersihan lantai yang benar.

H31'5 C2$:/5'14 .+32 6 3+"2#!#"3 6 4.#+F#+ , 4".3B+. "3+# !antai ) =#43 6 2#+FF#! (:+#+FF.+F >#<#B , 4 >uli )%1) , +adia #;pia 2uasikal dan :nny Muliani

1. Daktor =a;ard yang dialami (etugas cleaning ser-ice +o. (:43=#! 1 ) 1 4 $ 5 7 2erdapat darah6 cairan tubuh pasien berceceran dilantai 2erdapat sisa makanan dilantai 2erdapat jarum suntik bekas dan pecahan kaca ampul /obat0 di lantai I 2erdapat pencahayaan yang baik pada tempat kerja 2erdapat iritasi pada mata, kulit saat menggunakan bahan pembersih lantai I Merasa nyaman pada saat posisi membersihkan lantai 2ersedianya jadwal kerja yang sesuai antara partner kerja I /cleaning ser-ice lainnya0 ). #lat dan bahan kerja yang digunakan petugas cleaning ser-ice +o. (:43=#! H# 23D#* H# 23D#* I I I

1. ). 1. 4. $.

2ersedia wolpell lengkap I 2ersedia Gaccum cleaner 2ersedia sapu ijuk I Menggunakan bahan yang e ekti menghilangkan bakteri dan I -irus Bahan yang aman dari kemungkinan kebakaran tidak I mengandung alcohol Bahan yang digunakan tidak mengandung klorin, enol, yodine, yang merupakan ;at yang berbahaya bagi tubuh6 I lingkungan Bahan yang tidak merusak kulit seperti iritasi dan pengerutan 1. #lat (elindung diri

5. 7.

+o. (:43=#! 1 ) 1 Menggunakan sarung tangan Menggunakan masker Menggunakan sepatu boot 4. *etersediaan (1* +o. (:43=#! 1 ) 2ersedia kotak obat (1* *elengkapan obat (1* $. (emeriksaan *esehatan (etugas cleaning ser-ice +o. (:43=#! 1 ) 1 Melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja

H#

23D#* I I I

H#

23D#* I I

H#

23D#* I I I

sebagai cleaning ser-ice Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala khusus

5. (eraturan pimpinan rumah sakit6 perusahaan tentang kesehatan dan keselamatan kerja

+o. (:43=#! 1 ) *egiatan pembersihan ruang minimal dilakukan

H# pagi dan I

23D#*

sore hari (embersihan lantai di ruang perawatan pasien dilakukan I setelah pembenahan6merapikan tempat tidur pasien, jam makan, jam kunjungan dokter, kunjungan keluarga, dan sewaktu'waktu bilama diperlukan Cara'cara pembersihan yang dapat menebarkan debu harus I dihindari. menggunakan cara pembersihan dengan perlengkapan I pembersih /pel0 yang memenuhi syarat dan bahan antiseptik yang tepat (ada masing'masing perlengkapan pel tersendiri 7. keluhan 6 penyakit yang dialami yang berhubungan dengan pekerjaan petugas cleaning ser-ice

1. 4.

$.

ruang

supaya

disediakan I

+o. (:43=#! 1 ) 1 4 Mengalami gangguan pernapasan / lu, batuk0 Mengalami sakit kepala setelah menghirup bahan pel yang digunakan Mengalami gangguan pencernaan /diare0 Mengalami sakit pada tulang belakang

H#

23D#* I I I

8. penyuluhan 6 pelatihan, pengukuran6 pemantauan lingkungan tentang hazard yang pernah dilakukan. +o. (:43=#! H# 1. (enyuluhan pembuangan sampah medis dan non I ). medis yang benar (enyuluhan dan pelatihan menggunakan alat pelindung I diri 23D#*

1.

(elatihan cara6prosedur pembersihan lantai yang benar

>I,

P$(747.

K$1'%.753( Berdasarkan alk through survey dapat disimpulkan sebagai berikut ,

1. #dapun actor ha;ard pada petugas cleaning ser-ice /pembersih lantai0 di 4". 3B+. "3+# yang didapat setelah pengamatan adalah Daktor isik /pencahayaan yang cukup baik 0, Daktor kimia (carbolic acid! super pell), Daktor ergonomic /static posture JberdiriKpada saat membersihkan lantai0, Daktor psikologi /monoton dalam bekerja, dan tidak punya masalah terhadappetugas yang lain0 ). #lat dan Bahan yang digunakan (etugas cleaning ser-ice / pembersih lantai 0 #lat'alat yang digunakan sudah sesuai dengan standar alat' alat pembersih lantai pada umumnya. 1. #lat (elindung Diri petugasnya tidak menggunakan #(D seperti diatas pada saat membersihkan lantai. *hususnya sarung tangan karena beberapa petugas mengeluhkan adanya alergi setelah menggunakan sarung tangan tersebut. #(D pada kaki juga tidak digunakan, karena alasan kenyamanan dari tiap'tiap petugas. 4. *etersediaan *otak (1* tidak terdapat kotak (1* khusus untuk petugas cleaning ser-ice. $. (emeriksaan *esehatan (etugas cleaning ser-ice tidak dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas cleaning ser-ice baik sebelum bekerja, berkala, dan berkala khusus.

5. (eraturan pimpinan rumah sakit6 perusahaan tentang kesehatan dan keselamatan kerja sudah sesuai dengan prosedur kegiatan yang seharus diterapkan dari 4".3B+. "3+#. 7. keluhan 6 penyakit yang dialami yang berhubungan dengan pekerjaan petugas cleaning ser-ice tidak terdapat keluhan. =anya saja karena posisi membersihkan lantai berdiri secara monoton, sehingga dapat menyebabkan kelelahan dan sakit tulang belakang. 8. penyuluhan 6 pelatihan, pengukuran6 pemantauan lingkungan tentang hazard yang pernah dilakukan. petugas cleaning ser-ice lainnya untuk diterapkan tentang (embuangan sampah medis dan non medis, #(D, dan prosedur pembersihan lantai yang benar. S3+3( 1. Diharapkan agar pusat pelayanan kesehatan di tempat petugas cleaning ser-ice bekerja dapat memberikan tindakan promoti dan edukati terhadap pekerja dilingkungannya. 2idak hanya mengedukasikan hidup sehat namun juga mengajarkan bagaimana bekerja secara ergonomic contohnya hal yang sangat sederhana yaitu posisi yang sesuai untuk pekerjaan dan berapa lama waktu maksimal seseorang dalam melakukan pekerjaan. ). Diharapkan bagi pihak rumah sakit agar lebih cakap memperhatikan kesehatan petugas cleaning ser-ice dalam menjalani tugas seperti lebih memperhatikan mengenai penggunaan #(D yang telah disediakan.

DAFTAR PUSTAKA

1.

:pi, ". (enyakit #kibat *erja (ada petugas kesehatan di 4umah "akit. http,66sikkahoder.blogspot.com6)%116%)6penyakit'akibat' kerja'pada'petugas.html. Diakses pada 1 >uli )%11.

2.

!estari, Fita #yu (uji. Fambaran *esehatan *erja (etugas Cleaning "er-ice 4umah "akit .mum Dr. (irngadi Medan 2ahun )%%9. http,66repository.usu.ac.id6bitstream61)14$5789617)1$6$6Chapter &)%3.pd . Diakses pada 1 juli )%11

3.

"urtila,

3lham.

Cleaning

"er-ice.

http,66birokrasi.kompasiana.com6)%116%$6116cleaning'ser-ice' $5%988.html Diakses pada 1 >uli )%11.


4.

4ais, Muhammad *. Makalah keselamatan kerja di perusahaan. http,66www.scribd.com6doc67587)%916)557%$77'Makalah' *eselamatan'*erja'Di'(erusahan. Diakses pada 1 >uli )%11.

$.

*eputusan

Menteri

kesehatan

4epublik

3ndonesia. Diakses

http,66www.hukor.depkes.go.id6upLprodLkepmenkes6.pd . pada 1 >uli )%11 5. Geloso, pada 1 >uli )%11. 7. Bryan. Cleaning

"er-ice. Diakses

http,66terminaljasa.wordpress.com6cleaning'ser-ice')6.

4atnasari, septa 2. #nalisa resiko literature. http,66digitalL1)4%)8' "'$511'#nalisisresiko'literatur.pd . Diakses pada 1 juli )%11.

8.

(rasetyo, !. #plikasi teknik pembersihan lantai pada gedung # .ni-ersitas (elita =arapan. http,66dspace.library.uph.edu,8%8%6bitstream61)14$578961%8)6)6ho

spitour'%)L%)L)%11LaspekLteknikLpengembanganLpem.pd . Diakses pada 1 juli )%11. 9. Buchori. (enyakit #kibat *erja dan (enyakit terkait kerja. http,66repository.usu.ac.id6bitstream61)14$5789617)1$6$6Chapter &)%33.pd . Diakses pada 1 >uli )%11. 1%. #nonym. #lat (elindung Diri.

http,66hiperkes.wordpress.com6)%%86%46%46alat'pelindung'diri6. Diakses pada 1 juli )%11. 11. #nonym. (ertolongan pertama pada kecelakaan di tempat kerja. http,66emd155LslideLpertolonganLpertamaLpadaLkecelakaanLdiLte mpatLkerja.pd . Diakses pada 1 >uli )%11. 1). #nonym. (rogram (elatihan Dan "erti ikasi =iegenis 3ndustri. http,66@a.yimg.com6kC6groups61%%4$7)61%4)5515%$6...6lea letM=3M ..doc. diakses pada ) >uli )%11.