Vous êtes sur la page 1sur 2

Analisa common size laporan laba rugi PT. Antah Berantah Tahun 2009 Pada laporan laba/rugi PT.

Antah Berantah, dari total penjualan, sebesar 63% merupakan komponen Harga Pokok Penjualan dan sebesar 37% merupakan laba kotor. Berturut turut beban penjualan sebesar 17,1% dari penjualan dan biaya administrasi & umum sebesar 12,9% sehingga total beban operasional sebesar 30% dari total penjualan. PT. Antah Berantah memperoleh laba operasi sebelum pajak sebesar 7%, pajak penghasilan sebesar 0,9%, dan laba bersih sebesar 6,1%. Tahun 2010 Pada tahun 2010 proporsi komponen komponen yang ada di dalam laporan laba/rugi PT. Antah Berantah tidak mengalami perubahan yang signifikan. Komposisi harga pokok penjualan berubah dari 63% menjadi 65% dari total penjualan, laba kotor dan biaya operasi berubah dari 37% menjadi 35% dan 30% menjadi 28%. Bahkan laba yang diperoleh tahun 2010 sama dengan laba tahun lalu yaitu sebesar 6,1% dari penjualan. Hal tersebut dikarenakan perusahaan dapat mengurangi beban operasional perusahaannya walaupun komponen harga pokok penjualan mengalami peningkatan. Tahun 2011 Laporan laba/rugi PT. Antah Berantah tahun 2011, komponen komponen yang ada mengalami perubahan yang signifikan. Untuk harga pokok penjualan turun dari 65% menjadi 60%, sedangkan laba kotor naik sebesar 5% yaitu dari 35% menjadi 40%. Laba bersih yang diperoleh PT. Antah Berantah naik cukup signifikan dari 6,1% menjadi 11,4%. Kenaikan yang cukup signifikan dari laba bersih tersebut dikrenakan leberhasilan perusahaan dalam menurunkan harga pokok penjualan serta keberhasilan perusahaan untuk menekan biaya operasional di tahun 2011.

Tahun 2012 Pada tahun 2012, proporsi harga pokok penjualan meningkat dari 60% menjadi 64% dari penjualan. Laba kotor sebesar 36% dari total penjualan PT. Antah Berantah. Beban operasional perusahaan untuk tahun 2012 tidak mengalami perubahaan yaitu tetap sebesar 27%. Dikarenakan pada tahun ini harga pokok penjualan meningkat sedangkan perusahaan tidak berhasil menekan biaya operasional mengakibatkan laba bersih perusahaan turun dari 11,4% menjadi 7,9%. Tahun 2013 Laporan laba/rugi PT. Antah Berantah tahun 2013 menunjukkan dari total penjualan perusahaan, sebesar 67,5% merupakan komponen harga pokok penjualan. Jumlah tersebut meningkat sebesar 3,5% dari harga pokok penjualan tahun 2012 sebesar 64%. Untuk laba kotor mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 36% menjadi 32,5%. Penurunan yang cukup signifikan juga terjadi pada beban operasional perusahaan. Perusahaan berhasil menekan beban operasionalnya sehingga menyebabkan penurunan beban operasional perusahaan sebesar 5% yaitu menurun dari 27% menjadi 22%. Keberhasilan perusahaan untuk menekan jumlah beban operasionalnya menyebabkan meningkatnya jumlah laba bersih perusahaan yang meningkat sebesar 1,3% yaitu dari 7,9% menjadi 9,2%. Kesimpulan Berdasarkan laporan laba rugi PT. Antah Berantah selama tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 , secara keseluruhan komponen laba bersih mengalami peningkatan kecuali tahun 2012 yang mengalami penurunan. Perubahan tersebut diakibatkan oleh meningkat atau menurunnya perbandingan antara harga pokok penjualan dan beban usaha terhadap total penjualan.