Vous êtes sur la page 1sur 2

1.

Atribut orang dalam kejadian penyakit DBD


Keadaan karakteristik individu dapat memberikan perbedaan keterpaparan, imunitas dan reaksi terhapat infeksi oleh organisme penyakit. Beberapa atribut orang yang merupakan karakteristik individu antara lain umur dan jenis kelamin.

a.

Umur Umur sebagai salah satu sifat karakteristik orang dalam studi epidemiologi merupakan variabel penting karena banyak penyakit yang berkaitan erat dengan berbagai variasi kelompok umur. Gordis (200 ! menyatakan bah"a berbagai karakteristik dari orang se#ara jelas berkaitan dengan risiko penyakit. $alah satunya adalah faktor umur dan jenis kelamin. %enyakit &B& dapat menyerang semua orang, terutama anak'anak. ()* (+,,-! telah membedakan bentuk pelaporan terhadap kasus &B& untuk usia +. tahun ke ba"ah dan usia diatas +. tahun. )al ini menunjukkan adanya perbedaan timbulnya penyakit pada kelompok umur tersebut )asil penelitian di /ndonesia, 0ilipina dan 1alaysia menunjukan bah"a penderita &B& terbanyak di ketiga negara tersebut adalah golongan anak yang berumur .', tahun. &i /ndonesia, proporsi kasus &B& tertinggi menurut kelompok umur tahun +,, '+,,. adalah pada usia sekolah (.'+ ! tahun dan tahun +,,2'+,,3 telah bergeser ke usia 4 +. tahun (&epkes 5/, 2000!.

b. 6enis Kelamin Karakteristik jenis kelamin selalu diperhitungkan dalam berbagai peristi"a penyakit. Gordis (200 ! menyatakan bah"a jenis kelamin sebagai salah satu pengaruh utama dalam peristi"a penyakit. 1enurut 7otoatmodjo (2008! angka'angka dari luar negeri menunjukan bah"a angka kesakitan lebih tinggi di kalangan perempuan, sedangkan angka kematian lebih tinggi pada laki'laki. )al ini dapat disebabkan oleh faktor keturunan yang terkait dengan jenis kelamin, faktor hormonal, dan lingkungan dimana laki'laki lebih banyak terpapar faktor risiko.

2. Peranan perilaku dalam kejadian penyakit DBD

3. Keadaan lingkngan dalan kejadian penyakit DBD 4. Resistensi nyamuk Aedes terhadap nsektisida !. n"ekti" telur nyamuk Aedes se#ara transo$arial