Vous êtes sur la page 1sur 37

ASKEP BAYI HIPERBILIRUBINEMIA Pendahuluan Ikterus merupakan suatu gejala yang sering ditemukan pada Bayi Baru La ir !

BBL"# Menurut $e$erapa penulis kejadian ikterus pada BBL $erkisar %& ' pada $ayi (ukup $ulan dan )% ' pada $ayi kurang $ulan# Pera*atan Ikterus $er$eda diantara negara tertentu+ tempat pelayanan tertentu dan *aktu tertentu# Hal ini dise$a$kan adanya per$edaan pengel,laan pada BBL+ seperti pem$erian makanan dini+ k,ndisi ruang pera*atan+ penggunaan $e$erapa pr,pilaksi pada i$u dan $ayi+ -,t,t erapi dan trans-usi pengganti# Asu an kepera*atan pada klien selama p,st partum juga terlalu singkat+ se ingga klien dan keluarga arus di$ekali pengeta uan+ ketrampilan dan in-,rmasi tempat rujukan+ (ara mera*at $ayi dan dirinya sendiri selama di ruma sakit dan pera*atan di ruma # Pera*at se$agai sala satu angg,ta tim kese atan mempunyai peranan dalam mem$erikan asu an kepera*atan se(ara paripurna# .ulisan ilmia ini $ertujuan untuk / 0# Agar pera*at memiliki intelektual dan mampu menguasai pengeta uan dan keterampilan terutama yang $erkaitan dengan asu an kepera*atan pada klien dan keluarga dengan $ayi Ikterus !Hiperiliru$inemia"+ 1# Agar Pera*at mampu mempersiapkan klien dan keluarga ikut serta dalam pr,ses pera*atan selama di Ruma Sakit dan pere*atan lanjutan di ruma # Atas dasar al terse$ut diatas maka penulis menyusun tulisan ilmia dengan judul 2Asu an Kepera*atan dan Aplikasi 3is( arge Planing pada klien dengan Bayi Hiper$iliru$inemia2

K4NSEP 3ASAR A. Definisi 1. Ikterus Fisiologis Ikterus pada $ayi yang $aru la ir tidak selamanya merupakan kejadian pat,l,gis# Ikterus pada $ayi adala ikterus dengan kejadian yang -isi,l,gis yang $iasanya memiliki (iri5(iri se$agai $erikut / .im$ul pada ari kedua5ketiga Kadar Biluiru$in Indirek setela 1 6 17 jam tidak mele*ati 0% mg' pada

ne,natus (ukup $ulan dan 0& mg ' pada kurang $ulan#

Ke(epatan peningkatan kadar Biliru$in tak mele$i i % mg ' per Kadar Biliru$in direk kurang dari 0 mg '

ari

Ikterus ilang pada 0& ari pertama #!Hanifa, 1987"

2. Ikterus Patologis / Hiperbilirubinemia Adala suatu keadaan dimana kadar Biliru$in dalam dara men(apai suatu nilai yang mempunyai p,tensi untuk menim$ulkan Kern Ikterus kalau tidak ditanggulangi dengan $aik+ atau mempunyai u$ungan dengan keadaan yang pat,l,gis# Br,*n menetapkan Hiper$iliru$inemia $ila kadar Biliru$in men(apai 01 mg' pada (ukup $ulan+ dan 0% mg ' pada $ayi kurang $ulan# Utelly menetapkan 0& mg' dan 0% mg'# 8# Kern Ikterus Adala suatu kerusakan ,tak aki$at perlengketan Biliru$in Indirek pada ,tak terutama pada K,rpus Striatum+ .alamus+ Nukleus Su$talamus+ Hip,kampus+ Nukleus mera + dan Nukleus pada dasar 9entrikulus I9# B. Etiologi 0# Peningkatan pr,duksi / Hem,lisis+ misal pada Ink,mpati$ilitas yang terjadi $ila terdapat ketidaksesuaian g,l,ngan dara dan anak pada pengg,l,ngan R esus dan AB4# Pendara an tertutup misalnya pada trauma kela iran# Ikatan Biliru$in dengan pr,tein terganggu seperti gangguan meta$,lik yang terdapat pada $ayi Hip,ksia atau Asid,sis # 3e-isiensi :;P3 ! :luk,sa ; P ,spat 3e idr,genase "# Ikterus ASI yang dise$a$kan ,le dikeluarkannya pregnan 8 !al-a"+ 1& !$eta" + di,l !ster,id"# Kurangnya En<im :luk,r,nil .ranse-erase + se ingga kadar Biliru$in Indirek meningkat misalnya pada $erat $adan la ir renda # Kelainan k,ngenital !R,t,r Sindr,me" dan 3u$in Hiper$iliru$inemia# 1# :angguan transp,rtasi aki$at penurunan kapasitas pengangkutan misalnya pada Hip,al$uminemia atau karena pengaru ,$at5,$at tertentu misalnya Sul-adiasine# 8# :angguan -ungsi Hati yang dise$a$kan ,le $e$erapa mikr,,rganisme atau t,ksin yang dapat langsung merusak sel ati dan dara mera seperti in-eksi + .,ks,plasm,sis+ Sip ilis# 7# :angguan ekskresi yang terjadi intra atau ekstra Hepatik# %# Peningkatan sirkulasi Enter, epatik misalnya pada Ileus 4$strukti=# Meta$,lisme Biliru$in Segera setela la ir $ayi arus mengk,njugasi Biliru$in !meru$a Biliru$in yang larut dalam lemak menjadi Biliru$in yang muda larut dalam

air" di dalam ati# >rekuensi dan jumla k,njugasi tergantung dari $esarnya em,lisis dan kematangan ati+ serta jumla tempat ikatan Al$umin !Al$umin $inding site"# Pada $ayi yang n,rmal dan se at serta (ukup $ulan+ atinya suda matang dan meng asilkan En<im :luk,r,nil .rans-erase yang memadai se ingga serum Biliru$in tidak men(apai tingkat pat,l,gis# ?1&&8 3igiti<ed $y USU digital li$rary 8 ?1&&8 3igiti<ed $y USU digital li$rary 7 D. Patofisiologi Hiperbilirubinemia Peningkatan kadar Biliru$in tu$u dapat terjadi pada $e$erapa keadaan# Kejadian yang sering ditemukan adala apa$ila terdapat penam$a an $e$an Biliru$in pada sel Hepar yang $erle$i an# Hal ini dapat ditemukan $ila terdapat peningkatan peng an(uran Eritr,sit+ P,lisitemia# :angguan peme(a an Biliru$in plasma juga dapat menim$ulkan peningkatan kadar Biliru$in tu$u # Hal ini dapat terjadi apa$ila kadar pr,tein Y dan @ $erkurang+ atau pada $ayi Hip,ksia+ Asid,sis# Keadaan lain yang memperli atkan peningkatan kadar Biliru$in adala apa$ila ditemukan gangguan k,njugasi Hepar atau ne,natus yang mengalami gangguan ekskresi misalnya sum$atan saluran empedu# Pada derajat tertentu Biliru$in ini akan $ersi-at t,ksik dan merusak jaringan tu$u # .,ksisitas terutama ditemukan pada Biliru$in Indirek yang $ersi-at sukar larut dalam air tapi muda larut dalam lemak# si-at ini memungkinkan terjadinya e-ek pat,l,gis pada sel ,tak apa$ila Biliru$in tadi dapat menem$us sa*ar dara ,tak# Kelainan yang terjadi pada ,tak dise$ut Kernikterus# Pada umumnya dianggap $a *a kelainan pada sara- pusat terse$ut mungkin akan tim$ul apa$ila kadar Biliru$in Indirek le$i dari 1& mgAdl# Muda tidaknya kadar Biliru$in mele*ati sa*ar dara ,tak ternyata tidak anya tergantung pada keadaan ne,natus# Biliru$in Indirek akan muda melalui sa*ar dara ,tak apa$ila $ayi terdapat keadaan Berat Badan La ir Renda + Hip,ksia+ dan Hip,glikemia ! Markum+ 0BB0"# E. Penatalaksanaan edis Berdasarkan pada penye$a$nya+ maka manejemen $ayi dengan Hiper$iliru$inemia diara kan untuk men(ega anemia dan mem$atasi e-ek dari Hiper$iliru$inemia# Peng,$atan mempunyai tujuan / 0# Meng ilangkan Anemia 1# Meng ilangkan Anti$,di Maternal dan Eritr,sit .ersensitisasi 8# Meningkatkan Badan Serum Al$umin 7# Menurunkan Serum Biliru$in Met,de t erapi pada Hiper$iliru$inemia meliputi / >,t,terapi+ .rans-usi Pengganti+ In-us Al$umin dan . erapi 4$at# Fototherapi >,t,t erapi dapat digunakan sendiri atau dik,m$inasi dengan .rans-usi Pengganti untuk menurunkan Biliru$in# Memaparkan ne,natus pada (a aya dengan intensitas yang tinggi ! a $,und ,- -lu,ren(ent lig t $ul$s ,r $ul$s in t e $lue5lig t spe(trum" akan menurunkan Biliru$in dalam kulit#

>,t,t erapi menurunkan kadar Biliru$in dengan (ara mem-asilitasi eksresi Biliar Biliru$in tak terk,njugasi# Hal ini terjadi jika (a aya yang dia$s,rsi jaringan mengu$a Biliru$in tak terk,njugasi menjadi dua is,mer yang dise$ut >,t,$iliru$in# >,t,$iliru$in $ergerak dari jaringan ke pem$ulu dara melalui mekanisme di-usi# 3i dalam dara >,t,$iliru$in $erikatan dengan Al$umin dan dikirim ke Hati# >,t,$iliru$in kemudian $ergerak ke Empedu dan diekskresi ke dalam 3e,denum untuk di$uang $ersama -eses tanpa pr,ses k,njugasi ,le Hati !ACery dan .aeus( + 0BD7"# Hasil >,t,degradasi ter$entuk ketika sinar meng,ksidasi Biliru$in dapat dikeluarkan melalui urine# >,t,t erapi mempunyai peranan dalam pen(ega an peningkatan kadar Biliru$in+ tetapi tidak dapat mengu$a penye$a$ Kekuningan dan Hem,lisis dapat menye$a$kan Anemia# ?1&&8 3igiti<ed $y USU digital li$rary % Se(ara umum >,t,t erapi arus di$erikan pada kadar Biliru$in Indirek 7 5% mg A dl# Ne,natus yang sakit dengan $erat $adan kurang dari 0&&& gram arus di >,t,t erapi dengan k,nsentrasi Biliru$un % mg A dl# Be$erapa ilmuan mengara kan untuk mem$erikan >,t,t erapi Pr,pilaksis pada 17 jam pertama pada Bayi Resik, .inggi dan Berat Badan La ir Renda # !ranfusi Pengganti .rans-usi Pengganti atau Imediat diindikasikan adanya -akt,r5-akt,r / 0# .iter anti R le$i dari 0 / 0; pada i$u# 1# Penyakit Hem,lisis $erat pada $ayi $aru la ir# 8# Penyakit Hem,lisis pada $ayi saat la ir perdara an atau 17 jam pertama# 7# .es =,,m$s P,siti%# Kadar Biliru$in 3irek le$i $esar 8+% mg A dl pada minggu pertama# ;# Serum Biliru$in Indirek le$i dari 1& mg A dl pada 7D jam pertama# )# Hem,gl,$in kurang dari 01 gr A dl# D# Bayi dengan Hidr,ps saat la ir# B# Bayi pada resik, terjadi Kern Ikterus# .rans-usi Pengganti digunakan untuk / 0# Mengatasi Anemia sel dara mera yang tidak Susepti$le !rentan" ter adap sel dara mera ter adap Anti$,di Maternal# 1# Meng ilangkan sel dara mera untuk yang .ersensitisasi !kepekaan" 8# Meng ilangkan Serum Biliru$in 7# Meningkatkan Al$umin $e$as Biliru$in dan meningkatkan keterikatan dengan Biliru$in Pada R Ink,mpta$iliti diperlukan trans-usi dara g,l,ngan 4 segera !kurang dari 1 ari"+ R negati- * ,le $l,,d# 3ara yang dipili tidak mengandung antigen A dan antigen B yang pendek# setiap 7 5 D jam kadar Biliru$in arus di(ek# Hem,gl,$in arus diperiksa setiap ari sampai sta$il# !herapi "bat P en,$ar$ital dapat menstimulasi ati untuk meng asilkan en<im yang meningkatkan k,njugasi Biliru$in dan mengekresinya# 4$at ini e-ekti$aik di$erikan pada i$u amil untuk $e$erapa ari sampai $e$erapa minggu se$elum mela irkan# Penggunaan pen,$ar$ital pada p,st natal masi menjadi pertentangan karena e-ek sampingnya !letargi"#

=,listrisin dapat mengurangi Biliru$in dengan mengeluarkannya le*at urine se ingga menurunkan siklus Enter, epatika# Pengg,l,ngan Hiper$iliru$inemia $erdasarkan saat terjadi Ikterus/ 1. Ikterus #ang timbul pada 2$ %am pertama. Penye$a$ Ikterus terjadi pada 17 jam pertama menurut $esarnya kemungkinan dapat disusun s$$/ Ink,mpta$ilitas dara R + AB4 atau g,l,ngan lain# In-eksi Intra Uterin !9irus+ .,ks,plasma+ Sip ilis dan kadang5kadang Bakteri" Kadang5kadang ,le 3e-isiensi En<im :;P3# Pemeriksaan yang perlu dilakukan/ Kadar Biliru$in Serum $erkala# 3ara tepi lengkap# :,l,ngan dara i$u dan $ayi# .est =,,m$s# Pemeriksaan skrining de-isiensi :;P3+ $iakan dara atau $i,psi Hepar $ila perlu# 2. Ikterus #ang timbul 2$ & '2 %am sesudah lahir. Biasanya Ikterus -isi,l,gis# Masi ada kemungkinan ink,mpati$ilitas dara AB4 atau R + atau g,l,ngan lain# Hal ini diduga kalau kenaikan kadar Biliru$in (epat misalnya mele$i i %mg' per 17 jam# 3e-isiensi En<im :;P3 atau En<im Eritr,sit lain juga masi mungkin# P,lisetimia# Hem,lisis perdara an tertutup ! pendara an su$ap,neur,sis+ pendara an Hepar+ su$ kapsula dll"# Bila keadaan $ayi $aik dan peningkatannya (epat maka pemeriksaan yang perlu dilakukan/ Pemeriksaan dara tepi# Pemeriksaan dara Biliru$in $erkala# Pemeriksaan skrining En<im :;P3# Pemeriksaan lain $ila perlu# (. Ikterus #ang timbul sesudah '2 %am pertama sampai akhir minggu pertama# Sepsis# 3e idrasi dan Asid,sis# 3e-isiensi En<im :;P3# Pengaru ,$at5,$at# Sindr,ma =riggler5Najjar+ Sindr,ma :il$ert# $. Ikterus #ang timbul pada akhir minggu pertama dan selan%utn#a) Karena ikterus ,$strukti-# Hip,tir,idisme Breast milk Eaundi(e#

In-eksi# Hepatitis Ne,natal# :alakt,semia# Pemeriksaan la$,rat,rium yang perlu dilakukan/ Pemeriksaan Biliru$in $erkala# Pemeriksaan dara tepi# Skrining En<im :;P3# Biakan dara + $i,psi Hepar $ila ada indikasi# A*+HA, -EPE.A/A!A, Untuk mem$erikan kepera*atan yang paripurna digunakan pr,ses kepera*atan yang meliputi Pengkajian+ 3iagn,sa Kepera*atan+ Peren(anaan+ Pelaksanaan dan ECaluasi# A. Pengka%ian 0# Ri*ayat ,rang tua / Ketidakseim$angan g,l,ngan dara i$u dan anak seperti R + AB4+ P,lisitemia+ In-eksi+ Hemat,ma+ 4$struksi Pen(ernaan dan ASI# 1# Pemeriksaan >isik / Kuning+ Pall,r K,nCulsi+ Letargi+ Hip,t,nik+ menangis melengking+ re-leks menyusui yang lema + Irita$ilitas# 8# Pengkajian Psik,s,sial / 3ampak sakit anak pada u$ungan dengan ,rang tua+ apaka ,rang tua merasa $ersala + masala B,nding+ perpisa an dengan anak# 7# Pengeta uan Keluarga meliputi / Penye$a$ penyakit dan peng,$atan+ pera*atan le$i lanjut+ apaka mengenal keluarga lain yang memiliki yang sama+ tingkat pendidikan+ kemampuan mempelajari Hiper$iliru$inemia !=indy Smit :reen$erg# 0BDD" B. Diagnosa-epera0atan 1 !u%uan 1 dan Inter2ensi Berdasarkan pengkajian di atas dapat diidenti-ikasikan masala yang mem$eri gam$aran keadaan kese atan klien dan memungkinkan menyusun peren(anaan asu an kepera*atan# Masala yang diidenti-ikasi ditetapkan se$agai diagn,sa kepera*atan melalui analisa dan interpretasi data yang diper,le # 0# 3iagn,sa Kepera*atan / Kurangnya C,lume (airan $er u$ungan dengan tidak adekuatnya intake (airan+ -,t,t erapi+ dan diare# .ujuan / =airan tu$u ne,natus adekuat InterCensi / =atat jumla dan kualitas -eses+ pantau turg,r kulit+ pantau intake ,utput+ $eri air diantara menyusui atau mem$eri $,t,l# 1# 3iagn,sa Kepera*atan / Peningkatan su u tu$u ! ipertermi" $er u$ungan dengan e-ek -,t,terapi .ujuan / Kesta$ilan su u tu$u $ayi dapat diperta ankan 5 8) InterCensi / Beri su u lingkungan yang netral+ perta ankan su u antara 8%+% =+ (ek tanda5tanda Cital tiap 1 jam# 8# 3iagn,sa Kepera*atan / :angguan integritas kulit $er u$ungan dengan iper$iliru$inemia dan diare .ujuan / Keutu an kulit $ayi dapat diperta ankan InterCensi / Kaji *arna kulit tiap D jam+ pantau $iliru$in direk dan indirek + ru$a

p,sisi setiap 1 jam+ masase daera yang men,nj,l+ jaga ke$ersi an kulit dan kelem$a$annya# 7# 3iagn,sa Kepera*atan / :angguan parenting $er u$ungan dengan pemisa an .ujuan / 4rang tua dan $ayi menunjukan tingka laku FAtta( ment2 + ,rang tua dapat mengekspresikan ketidak mengertian pr,ses B,unding# InterCensi / Ba*a $ayi ke i$u untuk disusui+ $uka tutup mata saat disusui+ untuk stimulasi s,sial dengan i$u+ anjurkan ,rangtua untuk mengajak $i(ara anaknya+ li$atkan ,rang tua dalam pera*atan $ila memungkinkan+ d,r,ng ,rang tua mengekspresikan perasaannya# %# 3iagn,sa Kepera*atan / Ke(emasan meningkat $er u$ungan dengan t erapi yang di$erikan pada $ayi# .ujuan / 4rang tua mengerti tentang pera*atan+ dapat mengidenti-ikasi gejalagejala untuk menyampaikan pada tim kese atan InterCensi / Kaji pengeta uan keluarga klien+ $eri pendidikan kese atan penye$a$ dari kuning+ pr,ses terapi dan pera*atannya# Beri pendidikan kese atan mengenai (ara pera*atan $ayi diruma # ;# 3iagn,sa Kepera*atan / Risik, tinggi trauma $er u$ungan dengan e-ek -,t,t erapi .ujuan / Ne,natus akan $erkem$ang tanpa disertai tanda5tanda gangguan aki$at -,t,t erapi InterCensi / .empatkan ne,natus pada jarak 7% (m dari sum$er (a aya+ $iarkan ne,natus dalam keadaan telanjang ke(uali mata dan daera genetal serta $,k,ng ditutup dengan kain yang dapat memantulkan (a ayaG usa akan agar penutup mata tida menutupi idung dan $i$irG matikan lampu+ $uka penutup mata untuk mengkaji adanya k,njungtiCitis tiap D jamG $uka penutup mata setiap akan disusukanG ajak $i(ara dan $eri sentu an setiap mem$erikan pera*atan# )# 3iagn,sa Kepera*atan / Risik, tinggi trauma $er u$ungan dengan tran-usi tukar .ujuan / .ran-usi tukar dapat dilakukan tanpa k,mplikasi InterCensi / =atat k,ndisi um$ilikal jika Cena um$ilikal yang digunakanG $asa i um$ilikal dengan Na=l selama 8& menit se$elum melakukan tindakan+ ne,natus puasa 7 jam se$elum tindakan+ perta ankan su u tu$u $ayi+ (atat jenis dara i$u dan R esus serta dara yang akan ditran-usikan adala dara segarG pantau tandatanda CitalG selama dan sesuda tran-usiG siapkan su(ti,n $ila diperlukanG amati adanya ganguan (airan dan elektr,litG apn,e+ $radikardi+ kejangG m,nit,r pemeriksaan la$,rat,rium sesuai pr,gram# 3. Aplikasi Dis4harge Planing. Pertum$u an dan perkem$angan serta peru$a an ke$utu an $ayi dengan iper$iliru$in !seperti rangsangan+ lati an+ dan k,ntak s,sial" selalu menjadi tanggung ja*a$ ,rang tua dalam memenu inya dengan mengikuti aturan dan gam$aran yang di$erikan selama pera*atan di Ruma Sakit dan pera*atan lanjutan diruma # >akt,r yang arus disampaikan agar i$u dapat melakukan tindakan yang ter$aik

dalam pera*atan $ayi iper$iliru$inimea !H aley IH,ng+ 0BB7"/ 0# Anjurkan i$u mengungkapkanAmelap,rkan $ila $ayi mengalami gangguangangguan kesadaran seperti / kejang5kejang+ gelisa + apatis+ na-su menyusui menurun# 1# Anjurkan i$u untuk menggunakan alat p,mpa susu selama $e$erapa ari untuk memperta ankan kelan(aran air susu# 8# Mem$erikan penjelasan tentang pr,sedur -,t,t erapi pengganti untuk menurunkan kadar $iliru$in $ayi# 7# Menase atkan pada i$u untuk mempertim$angkan pem$er entian ASI dalam al men(ega peningkatan $iliru$in# %# Mengajarkan tentang pera*atan kulit / Memandikan dengan sa$un yang lem$ut dan air angat# Siapkan alat untuk mem$ersi kan mata+ mulut+ daera perineal dan daera sekitar kulit yang rusak# :unakan pelem$a$ kulit setela di$ersi kan untuk memperta ankan kelem$a$an kulit# Hindari pakaian $ayi yang menggunakan perekat di kulit# Hindari penggunaan $edak pada lipatan pa a dan tu$u karena dapat mengaki$atkan le(et karena gesekan Meli at -akt,r resik, yang dapat menye$a$kan kerusakan kulit seperti penekanan yang lama+ garukan # Be$askan kulit dari alat tenun yang $asa seperti/ p,p,k yang $asa karena $a$ dan $ak# Melakukan pengkajian yang ketat tentang status gi<i $ayi seperti / turg,r kulit+ (apilari re--il# Hal lain yang perlu diper atikan adala / (elsius" 0# =ara memandikan $ayi dengan air angat !8) 58D 1# Pera*atan tali pusat A um$ilikus 8# Mengganti p,p,k dan pakaian $ayi 7# Menangis merupakan suatu k,munikasi jika $ayi tidak nyaman+ $,san+ k,ntak dengan sesuatu yang $aru %# .emperatur A su u ;# Pernapasan )# =ara menyusui D# Eliminasi B# Pera*atan sirkumsisi 0&# Imunisasi 00# .anda5tanda dan gejala penyakit+ misalnya / letargi ! $ayi sulit di$angunkan " demam ! su u J (elsius" 8) munta !se$agian $esar atau seluru makanan se$anyak 1 6" diare ! le$i dari 8 6" tidak ada na-su makan# 01# Keamanan

Men(ega $ayi dari trauma sepertiG kejatu an $enda tajam !pisau+ gunting" yang muda dijangkau ,le $ayi A $alita# Men(ega $enda panas+ listrik+ dan lainnya Menjaga keamanan $ayi selama perjalanan dengan menggunakan m,$il atau sarana lainnya# Penga*asan yang ketat ter adap $ayi ,le saudara 5 saudaranya# 3A>.AR PUS.AKA B,$ak+ E# !0BD%"# Materity and :yne(,l,gi( =are# Pre(ent,n# =l, erty+ P# E, n !0BD0"# Manual ,- Ne,natal =are# USA# Harper# !0BB7"# Bi,kimia# E:=+ Eakarta# Ha<inki+ M#># !0BD7"# Nursing =are ,- =riti(ally Ill = ild# + . e M,s$y =,mpani =9+ .,r,nt,# Markum+ H# !0BB0"# Ilmu Kese atan Anak# Buku I# >KUI+ Eakarta# Mayers+ M# et# al# ! 0BB%"# =lini(al =are Plans Pediatri( Nursing# M(#:ra*5Hill# In(#+ Ne* Y,rk# Prit( ard+ E# A# et# al# !0BB0"# 4$stetri Hilliams# Edisi K9II# Airlangga UniCersity Press+ Sura$aya# Susan+ R# E# et# al# !0BDD"# = ild Healt Nursing# =ali-,rnia+ F. Patofisiologi Hiperbilirubinemia Peningkatan kadar Biliru$in tu$u dapat terjadi pada $e$erapa keadaan # Kejadian yang sering ditemukan adala apa$ila terdapat penam$a an $e$an Biliru$in pada sel Hepar yang $erle$i an# Hal ini dapat ditemukan $ila terdapat peningkatan peng an(uran Eritr,sit+ P,lisitemia# :angguan peme(a an Biliru$in plasma juga dapat menim$ulkan peningkatan kadar Biliru$in tu$u # Hal ini dapat terjadi apa$ila kadar pr,tein Y dan @ $erkurang+ atau pada $ayi Hip,ksia+ Asid,sis# Keadaan lain yang memperli atkan peningkatan kadar Biliru$in adala apa$ila ditemukan gangguan k,njugasi Hepar atau ne,natus yang mengalami gangguan ekskresi misalnya sum$atan saluran empedu# Pada derajat tertentu Biliru$in ini akan $ersi-at t,ksik dan merusak jaringan tu$u # .,ksisitas terutama ditemukan pada Biliru$in Indirek yang $ersi-at sukar larut dalam air tapi muda larut dalam lemak# si-at ini memungkinkan terjadinya e-ek pat,l,gis pada sel ,tak apa$ila Biliru$in tadi dapat menem$us sa*ar dara ,tak# Kelainan yang terjadi pada ,tak dise$ut Kernikterus# Pada umumnya dianggap $a *a kelainan pada sara- pusat terse$ut mungkin akan tim$ul apa$ila kadar Biliru$in Indirek le$i dari 1& mgAdl# Muda tidaknya kadar Biliru$in mele*ati sa*ar dara ,tak ternyata tidak anya tergantung pada keadaan ne,natus# Biliru$in Indirek akan muda melalui sa*ar dara

,tak apa$ila $ayi terdapat keadaan Berat Badan La ir Renda + Hip,ksia+ dan Hip,glikemia ! AH+ Markum+0BB0

ASKEP AS>IKSIA NE4NA.4RUM A# PEN:ER.IAN As-iksia Ne,natus adala suatu keadaan $ayi $aru la ir yang tidak segera $erna-as se(ara sp,ntan dan teratur setela dila irkan# !M,( tar+ 0BDB" As-iksia ne,natus adala keadaan $ayi yang tidak dapat $erna-as sp,ntan dan teratur+ se ingga dapat meurunkan 41 dan makin meningkatkan =41 yang menim$ulkan aki$at $uruk dalam ke idupan le$i lanjut# !Manua$a+ 0BBD" As-iksia ne,natus adala keadaan $ayi $aru la ir yang tidak dapat $erna-as se(ara sp,ntan dan teratur dalam satu menit setela la ir !Mansj,er+ 1&&&" As-iksia $erarti ip,ksia yang pr,gresi-+ penim$unan =41 dan asid,sis+ $ila pr,ses ini $erlangsung terlalu jau dapat mengaki$atkan kerusakan ,tak atau kematian# As-iksia juga dapat mempengaru i -ungsi ,rgan Cital lainnya# !Sai--udin+ 1&&0" As-iksia la ir ditandai dengan ip,ksemia !penurunan Pa41"+ iperkar$ia !peningkatan Pa=41"+ dan asid,sis !penurunan PH"# B# EENIS AS>IKSIA Ada dua ma(am jenis as-iksia+ yaitu / 0# As-iksia liCida !$iru" 1# As-iksia pallida !puti " =# KLSI>IKASI AS>IKSIA Klasi-ikasi as-iksia $erdasarkan nilai AP:AR a# As-iksia $erat dengan nilai AP:AR &58 $# As-iksia ringan sedang dengan nilai AP:AR 75; (# Bayi n,rmal atau sedikit as-iksia dengan nilai AP:AR )5B d# Bayi n,rmal dengan nilai AP:AR 0& 3# E.I4L4:I Penye$a$ as-iksia menurut M,( tar !0BDB" adala / 0# As-iksia dalam ke amilan a# Penyakit in-eksi akut $# Penyakit in-eksi kr,nik (# Kera(unan ,le ,$at5,$at $ius d# Uraemia dan t,ksemia graCidarum e# Anemia $erat -# =a(at $a*aan g# .rauma 1# As-iksia dalam persalinan a# Kekurangan 41# L Partus lama !=P3+ rigid serCiks dan at,niaA insersi uteri"

L Ruptur uteri yang mem$erat+ k,ntraksi uterus yang terus5menerus mengganggu sirkulasi dara ke uri# L .ekanan terlalu kuat dari kepala anak pada plasenta# L Pr,laps -enikuli tali pusat akan tertekan antara kepaladan panggul# L Pem$erian ,$at $ius terlalu $anyak dan tidak tepat pada *aktunya# L Perdara an $anyak / plasenta preCia dan s,luti, plasenta# L Kalau plasenta suda tua / p,stmaturitas !ser,tinus"+ dis-ungsi uteri# $# Paralisis pusat perna-asan L .rauma dari luar seperti ,le tindakan -,rseps L .rauma dari dalam / aki$at ,$et $ius# Penye$a$ as-iksia Strig t !1&&7" 0# >akt,r i$u+ meliputi amni,nitis+ anemia+ dia$etes i,ertensi ynag diinduksi ,le ke amilan+ ,$at5,$atan iin-eksi# 1# >akt,r uterus+ meliputi persalinan lama+ persentasi janin a$n,rmal# 8# >akt,r plasenta+ meliputi plasenta preCia+ s,lusi, plasenta+ insu-isiensi plasenta# 7# >akt,r um$ilikal+ meliputi pr,laps tali pusat+ lilitan tali pusat# %# >akt,r janin+ meliputi dispr,p,rsi se-al,pelCis+ kelainan k,ngenital+ kesulitan kela iran# E# MANI>ES.ASI KLINIK 0# Pada Ke amilan 3enyut jantung janin le$i (epat dari 0;& 6Amnt atau kurang dari 0&& 6Amnt+ alus dan ireguler serta adanya pengeluaran mek,nium# L Eika 3EE n,rmal dan ada mek,nium / janin mulai as-iksia L Eika 3EE 0;& 6Amnt ke atas dan ada mek,nium / janin sedang as-iksia L Eika 3EE 0&& 6Amnt ke $a*a dan ada mek,nium / janin dalam ga*at 1# Pada $ayi setela la ir a# Bayi pu(at dan ke$iru5$iruan $# Usa a $erna-as minimal atau tidak ada (# Hip,ksia d# Asid,sis meta$,lik atau respirat,ri e# Peru$a an -ungsi jantung -# Kegagalan sistem multi,rgan g# Kalau suda mengalami perdara an di ,tak maka ada gejala neur,l,gik / kejang+ nistagmus+ dan menangis kurang $aikA tidak menangis# ># PA.4>ISI4L4:I Bila janin kekurangan 41 dan kadar =41 $ertam$a + tim$ula rangsangan ter adap nerCus Cagus se ingga 3EE !denyut jantung janin" menjadi lam$at# Eika kekurangan 41 terus $erlangsung maka nerCus Cagus tidak dapat dipengaru i lagi# .im$ula kini rangsangan dari nerCus simpatikus se ingga 3EE menjadi le$i (epat ak irnya ireguler dan meng ilang# Eanin akan mengadakan perna-asan intrauterin dan $ila kita periksa kemudian terdapat $anyak air ketu$an dan mek,nium dalam paru+ $r,nkus tersum$at dan terjadi atelektasis# Bila janin la ir+ alCe,li tidak $erkem$ang#

Apa$ila as-iksia $erlanjut+ gerakan perna-asan akan ganti+ denyut jantung mulai menurun sedangkan t,nus neur,muskuler $erkurang se(ara $erangsur5angsur dan $ayi memasuki peri,de apneu primer# Eika $erlanjut+ $ayi akan menunjukkan perna-asan yang dalam+ denyut jantung terus menurun + tekanan dara $ayi juga mulai menurun dan $ayi akan terlu at lemas !-las(id"# Perna-asan makin lama makin lema sampai $ayi memasuki peri,de apneu sekunder# Selama apneu sekunder+ denyut jantung+ tekanan dara dan kadar 41 dalam dara !Pa41" terus menurun# Bayi sekarang tidak $ereaksi ter adap rangsangan dan tidak akan menunjukkan upaya perna-asan se(ara sp,ntan# Kematian akan terjadi jika resusitasi dengan perna-asan $uatan dan pem$erian tidak dimulai segera# :# PA.HHAY AS>IKSIA NE4NA.4RUM Untuk Meli at Pat *ay klik 3I SINI Untuk Mend,*nl,ad Pat *ay klik 3I SINI H# KEMUN:KINAN K4MPLIKASI YAN: MUN=UL K,mplikasi yang mun(ul pada as-iksia ne,natus antara lain / 0# Edema ,tak I Perdara an ,tak Pada penderita as-iksia dengan gangguan -ungsi jantung yang tela $erlarut se ingga terjadi renjatan ne,natus+ se ingga aliran dara ke ,tak pun akan menurun+ keadaaan ini akan menye$a$kan ip,ksia dan iskemik ,tak yang $eraki$at terjadinya edema ,tak+ al ini juga dapat menim$ulkan perdara an ,tak# 1# Anuria atau ,liguria 3is-ungsi Centrikel jantung dapat pula terjadi pada penderita as-iksia+ keadaan ini dikenal istila dis-ungsi mi,kardium pada saat terjadinya+ yang disertai dengan peru$a an sirkulasi# Pada keadaan ini (ura jantung akan le$i $anyak mengalir ke ,rgan seperti mesentrium dan ginjal# Hal inila yang menye$a$kan terjadinya ip,ksemia pada pem$ulu dara mesentrium dan ginjal yang menye$a$kan pengeluaran urine sedikit# 8#Kejang Pada $ayi yang mengalami as-iksia akan mengalami gangguan pertukaran gas dan transp,rt 41 se ingga penderita kekurangan persediaan 41 dan kesulitan pengeluaran =41 al ini dapat menye$a$kan kejang pada anak terse$ut karena per-usi jaringan tak e-ekti-# 7# K,ma Apa$ila pada pasien as-iksia $erat segera tidak ditangani akan menye$a$kan k,ma karena $e$erapa al diantaranya ip,ksemia dan perdara an pada ,tak# I# PENA.ALAKSANAAN .ela 3i $a as se$elumnya di daLam PR4SE3UR PENA.ALAKSANAAN AS>IKSIA NE4NA.4RUM ASUHAN KEPERHA.AN PA3A BAYI 3EN:AN AS>IKSIA A# PEN:KAEIAN 0# Sirkulasi

L Nadi apikal dapat $er-luktuasi dari 00& sampai 0D& 6Amnt# .ekanan dara ;& sampai D& mmHg !sist,lik"+ 7& sampai 7% mmHg !diast,lik"# L Bunyi jantung+ l,kasi di mediasternum dengan titik intensitas maksimal tepat di kiri dari mediastinum pada ruang inter(,sta IIIA I9# L Murmur $iasa terjadi di selama $e$erapa jam pertama ke idupan# L .ali pusat puti dan $ergelatin+ mengandung 1 arteri dan 0 Cena# 1# Eliminasi L 3apat $erkemi saat la ir# 8# MakananA (airan L Berat $adan / 1%&&57&&& gram L Panjang $adan / 7757% (m L .urg,r kulit elastis !$erCariasi sesuai gestasi" 7# Neur,sens,ri L .,nus ,t,t / -leksi ipert,nik dari semua ekstremitas# L Sadar dan akti- mendem,nstrasikan re-leks meng isap selama 8& menit pertama setela kela iran !peri,de pertama reaktiCitas"# Penampilan asimetris !m,lding+ edema+ emat,ma"# L Menangis kuat+ se at+ nada sedang !nada menangis tinggi menunjukkan a$n,rmalitas genetik+ ip,glikemi atau e-ek nark,tik yang memanjang" %# Perna-asan L Sk,r AP:AR / 0 menit######% menit####### sk,r ,ptimal arus antara )50&# L Rentang dari 8&5;& permenit+ p,la peri,dik dapat terli at# L Bunyi na-as $ilateral+ kadang5kadang krekels umum pada a*alnya silindrik t ,rak / kartilag, 6i-,id men,nj,l+ umum terjadi# ;# Keamanan L Su u rentang dari 8;+%M = sampai 8)+%M =# Ada Cerniks !jumla dan distri$usi tergantung pada usia gestasi"# L Kulit / lem$ut+ -leksi$el+ pengelupasan tanganA kaki dapat terli at+ *arna mera muda atau kemera an+ mungkin $elang5$elang menunjukkan memar min,r !misal / kela iran dengan -,rseps"+ atau peru$a an *arna erleNuin+ petekie pada kepalaA *aja !dapat menunjukkan peningkatan tekanan $erkenaan dengan kela iran atau tanda nuk al"+ $er(ak p,rt*ine+ neCi telengiektasis !kel,pak mata+ antara alis mata+ atau pada nuk al" atau $er(ak m,ng,lia !terutama punggung $a*a dan $,k,ng" dapat terli at# A$rasi kulit kepala mungkin ada !penempatan elektr,da internal" B# PEMERIKSAAN 3IA:N4S.IK L PH tali pusat / tingkat )+1& sampai )+17 menunjukkan status parasid,sis+ tingkat renda menunjukkan as-iksia $ermakna# L Hem,gl,$inA emat,krit !HBA Ht" / kadar H$ 0%51& gr dan Ht 78'5;0'# L .es (,m$s langsung pada daera tali pusat# Menentukan adanya k,mpleks antigen5 anti$,di pada mem$ran sel dara mera + menunjukkan k,ndisi em,litik# =# PRI4RI.AS KEPERAHA.AN L Meningkatkan upaya kardi,Caskuler e-ekti-# L Mem$erikan lingkungan term,netral dan memperta ankan su u tu$u #

L Men(ega (idera atau k,mplikasi# L Meningkatkan kedekatan ,rang tua5$ayi# 3# 3IA:N4SA KEPERAHA.AN I# Bersi an jalan na-as tidak e-ekti- $#d pr,duksi mukus $anyak# II# P,la na-as tidak e-ekti- $#d ip,CentilasiA iperCentilasi III# Kerusakan pertukaran gas $#d ketidakseim$angan per-usi Centilasi# I9# Risik, (edera $#d an,mali k,ngenital tidak terdeteksi atau tidak teratasi pemajanan pada agen5agen in-eksius# 9# Risik, ketidakseim$angan su u tu$u $#d kurangnya suplai 41 dalam dara # 9I# Pr,ses keluarga ter enti $#d pergantian dalam status kese atan angg,ta keluarga#

E# IN.ER9ENSI 3P I# Bersi an jalan na-as tidak e-ekti- $#d pr,duksi mukus $anyak# .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepera*atan selama pr,ses kepera*atan di arapkan jalan na-as lan(ar# N4= I / Status Perna-asan / Kepatenan Ealan Na-as Kriteria Hasil / 0# .idak menunjukkan demam# 1# .idak menunjukkan (emas# 8# Rata5rata repirasi dalam $atas n,rmal# 7# Pengeluaran sputum melalui jalan na-as# %# .idak ada suara na-as tam$a an# N4= II / Status Perna-asan / Pertukaran :as Kriteria Hasil / 0# Muda dalam $erna-as# 1# .idak menunjukkan kegelisa an# 8# .idak adanya sian,sis# 7# Pa=41 dalam $atas n,rmal# %# Pa41 dalam $atas n,rmal# ;# Keseim$angan per-usi Centilasi Keterangan skala / 0 / Selalu Menunjukkan 1 / Sering Menunjukkan 8 / Kadang Menunjukkan 7 / Earang Menunjukkan % / .idak Menunjukkan NI= I / Su(ti,n jalan na-as InteCensi / 0# .entukan ke$utu an ,ralA su(ti,n tra( eal# 1# Auskultasi suara na-as se$elum dan sesuda su(ti,n # 8# Berita u keluarga tentang su(ti,n# 7# Bersi kan daera $agian tra( eal setela su(ti,n selesai dilakukan#

%# M,nit,r status ,ksigen pasien+ status em,dinamik segera se$elum+ selama dan sesuda su(ti,n# NI= II / Resusitasi / Ne,natus 0# Siapkan perlengkapan resusitasi se$elum persalinan# 1# .es resusitasi $agian su(ti,n dan aliran 41 untuk memastikan dapat $er-ungsi dengan $aik# 8# .empatkan BBL di $a*a lampu pemanas radiasi# 7# Masukkan laryng,sk,py untuk memCisualisasi tra( ea untuk meng isap mek,nium# %# Intu$asi dengan end,tra( eal untuk mengeluarkan mek,nium dari jalan na-as $a*a # ;# Berikan stimulasi taktil pada telapak kaki atau punggung $ayi# )# M,nit,r respirasi# D# Lakukan auskultasi untuk memastikan Cetilasi adekuat# 3P II# P,la na-as tidak e-ekti- $#d ip,CentilasiA iperCentilasi# .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepera*atan selama pr,ses kepera*atan di arapkan p,la na-as menjadi e-ekti-# N4= / Status respirasi / 9entilasi Kriteria asil / 0# Pasien menunjukkan p,la na-as yang e-ekti-# 1# Ekspansi dada simetris# 8# .idak ada $unyi na-as tam$a an# 7# Ke(epatan dan irama respirasi dalam $atas n,rmal# Keterangan skala / 0 / Selalu Menunjukkan 1 / Sering Menunjukkan 8 / Kadang Menunjukkan 7 / Earang Menunjukkan % / .idak Menunjukkan NI= / Manajemen jalan na-as InterCensi / 0" Perta ankan kepatenan jalan na-as dengan melakukan pengisapan lender# 1" Pantau status perna-asan dan ,ksigenasi sesuai dengan ke$utu an# 8" Auskultasi jalan na-as untuk mengeta ui adanya penurunan Centilasi# 7" K,la$,rasi dengan d,kter untuk pemeriksaan A:3 dan pemakaian alan $antu na-as %" Siapkan pasien untuk Centilasi mekanik $ila perlu# ;" Berikan ,ksigenasi sesuai ke$utu an# 3P III# Kerusakan pertukaran gas $#d ketidakseim$angan per-usi Centilasi# .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepera*atan selama pr,ses kepera*atan di arapkan pertukaran gas teratasi# N4= / Status respirat,rius / Pertukaran gas Kriteria asil / 0# .idak sesak na-as 1# >ungsi paru dalam $atas n,rmal Keterangan skala / 0 / Selalu Menunjukkan

1 / Sering Menunjukkan 8 / Kadang Menunjukkan 7 / Earang Menunjukkan % / .idak Menunjukkan NI= / Manajemen asam $asa InterCensi / 0" Kaji $unyi paru+ -rekuensi na-as+ kedalaman na-as dan pr,duksi sputum# 1" Pantau saturasi 41 dengan ,ksimetri 8" Pantau asil Analisa :as 3ara 3P I9# Risik, (edera $#d an,mali k,ngenital tidak terdeteksi atau tidak teratasi pemajanan pada agen5agen in-eksius# .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepera*atan selama pr,ses kepera*atan di arapkan risik, (idera dapat di(ega # N4= / Pengeta uan / Keamanan Anak Kriteria asil / 0# Be$as dari (ideraA k,mplikasi# 1# Mendeskripsikan aktiCitas yang tepat dari leCel perkem$angan anak# 8# Mendeskripsikan teknik pert,l,ngan pertama# Keterangan Skala / 0 / .idak sama sekali 1 / Sedikit 8 / Agak 7 / Kadang % / Selalu NI= / K,ntr,l In-eksi InterCensi / 0# =u(i tangan setiap se$elum dan sesuda mera*at $ayi# 1# Pakai sarung tangan steril# 8# Lakukan pengkajian -isik se(ara rutin ter adap $ayi $aru la ir+ per atikan pem$ulu dara tali pusat dan adanya an,mali# 7# Ajarkan keluarga tentang tanda dan gejala in-eksi dan melap,rkannya pada pem$eri pelayanan kese atan# %# Berikan agen imunisasi sesuai indikasi !imun,gl,$ulin epatitis B dari Caksin epatitis B $ila serum i$u mengandung antigen permukaan epatitis B !H$s Ag"+ antigen inti epatitis B !H$s Ag" atau antigen E !H$e Ag"# 3P 9# Risik, ketidakseim$angan su u tu$u $#d kurangnya suplai 41 dalam dara # .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepera*atan selama pr,ses kepera*atan di arapkan su u tu$u n,rmal# N4= I / .erm,regulasi / Ne,natus Kriteria Hasil / 0# .emperatur $adan dalam $atas n,rmal# 1# .idak terjadi distress perna-asan# 8# .idak gelisa # 7# Peru$a an *arna kulit#

%# Biliru$in dalam $atas n,rmal# Keterangan skala / 0 / Selalu Menunjukkan 1 / Sering Menunjukkan 8 / Kadang Menunjukkan 7 / Earang Menunjukkan % / .idak Menunjukkan NI= I / Pera*atan Hip,termi InterCensi / 0# Hindarkan pasien dari kedinginan dan tempatkan pada lingkungan yang angat# 1# M,nit,r gejala yang $er u$ungan dengan ip,termi+ misal -atigue+ apatis+ peru$a an *arna kulit dll# 8# M,nit,r temperatur dan *arna kulit# 7# M,nit,r ..9# %# M,nit,r adanya $radikardi# ;# M,nit,r status perna-asan# NI= II / .emperatur Regulasi InterCensi / 0# M,nit,r temperatur BBL setiap 1 jam sampai su u sta$il# 1# Eaga temperatur su u tu$u $ayi agar tetap angat# 8# .empatkan BBL pada inku$at,r $ila perlu# 3P 9I# Pr,ses keluarga ter enti $#d pergantian dalam status kese atan angg,ta keluarga# .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepera*atan selama pr,ses kepera*atan di arapkan k,ping keluarga adekuat# N4= I / K,ping keluarga Kriteria Hasil / 0# Per(aya dapat mengatasi masala # 1# Kesta$ilan pri,ritas# 8# Mempunyai ren(ana darurat# 7# Mengatur ulang (ara pera*atan# Keterangan skala / 0 / .idak perna dilakukan 1 / Earang dilakukan 8 / Kadang dilakukan 7 / Sering dilakukan % / Selalu dilakukan N4= II / Status Kese atan Keluarga Kriteria Hasil / 0# Status keke$alan angg,ta keluarga# 1# Anak mendapatkan pera*atan tindakan pen(ega an# 8# Akses pera*atan kese atan# 7# Kese atan -isik angg,ta keluarga# Keterangan Skala / 0 / Selalu Menunjukkan 1 / Sering Menunjukkan

8 / Kadang Menunjukkan 7 / Earang Menunjukkan % / .idak Menunjukkan NI= I / Pemeli araan pr,ses keluarga InterCensi / 0# .entukan tipe pr,ses keluarga# 1# Identi-ikasi e-ek pertukaran peran dalam pr,ses keluarga# 8# Bantu angg,ta keluarga untuk menggunakan mekanisme supp,rt yang ada# 7# Bantu angg,ta keluarga untuk meren(anakan strategi n,rmal dalam segala situasi# NI= II / 3ukungan Keluarga InterCensi / 0# Pastikan angg,ta keluarga $a *a pasien memper,le pera*at yang ter$aik# 1# .entukan pr,gn,sis $e$an psik,l,gi dari keluarga# 8# Beri arapan realistik# 7# Identi-ikasi alam spiritual yang di$erikan keluarga# E# E9ALUASI 3P I# Bersi an jalan na-as tidak e-ekti- $#d pr,duksi mukus $anyak# N4= I Kriteria Hasil / 0# .idak menunjukkan demam#!skala 8" 1# .idak menunjukkan (emas#!skala 8" 8# Rata5rata repirasi dalam $atas n,rmal#!skala 8" 7# Pengeluaran sputum melalui jalan na-as#!skala 8" %# .idak ada suara na-as tam$a an#!skala 8" N4= II Kriteria Hasil / 0# Muda dalam $erna-as#!skala 8" 1# .idak menunjukkan kegelisa an#!skala 8" 8# .idak adanya sian,sis#!skala 8" 7# Pa=41 dalam $atas n,rmal#!skala 8" %# Pa41 dalam $atas n,rmal#!skala 8" 3P II# P,la na-as tidak e-ekti- $#d ip,CentilasiA iperCentilasi# Kriteria asil / 0# Pasien menunjukkan p,la na-as yang e-ekti-#!skala 8" 1# Ekspansi dada simetris#!skala 8" 8# .idak ada $unyi na-as tam$a an#!skala 8" 7# Ke(epatan dan irama respirasi dalam $atas n,rmal#!skala 8" 3P III# Kerusakan pertukaran gas $#d ketidakseim$angan per-usi Centilasi# Kriteria asil / 0# .idak sesak na-as#!skala 8" 1# >ungsi paru dalam $atas n,rmal#!skala 8" 3P I9# Risik, (edera $#d an,mali k,ngenital tidak terdeteksi atau tidak teratasi

pemajanan pada agen5agen in-eksius# 0# Be$as dari (ideraA k,mplikasi#!skala 7" 1# Mendeskripsikan aktiCitas yang tepat dari leCel perkem$angan anak#!skala 7" 8# Mendeskripsikan teknik pert,l,ngan pertama#!skala 7" 3P 9# Risik, ketidakseim$angan su u tu$u $#d kurangnya suplai 41 dalam dara # N4= I Kriteria Hasil / 0# .emperatur $adan dalam $atas n,rmal#!skala 8" 1# .idak terjadi distress perna-asan# !skala 8" 8# .idak gelisa # !skala 8" 7# Peru$a an *arna kulit# !skala 8" %# Biliru$in dalam $atas n,rmal# !skala 8" N4= II Kriteria Hasil / 0# Status keke$alan angg,ta keluarga# !skala 8" 1# Anak mendapatkan pera*atan tindakan pen(ega an# !skala 8" 8# Akses pera*atan kese atan# !skala 8" 7# Kese atan -isik angg,ta keluarga# !skala 8" 3P I9# Risik, (edera $#d an,mali k,ngenital tidak terdeteksi atau tidak teratasi pemajanan pada agen5agen in-eksius# N4= I Kriteria Hasil / 0# Per(aya dapat mengatasi masala # !skala 8" 1# Kesta$ilan pri,ritas# !skala 8" 8# Mempunyai ren(ana darurat# !skala 8" 7# Mengatur ulang (ara pera*atan# !skala 8" N4= II Kriteria Hasil / 0# Status keke$alan angg,ta keluarga# !skala 8" 1# Anak mendapatkan pera*atan tindakan pen(ega an# !skala 8" 8# Akses pera*atan kese atan# !skala 8" 7# Kese atan -isik angg,ta keluarga# 3A>.AR PUS.AKA =arpenit,# 1&&0# Buku Saku 3iagn,sa Kepera*atan# Edisi D# Eakarta / E:= Hassan+ R dkk# 0BD%# Buku Kulia Ilmu Kese atan Anak# Bagian Ilmu Kese atan Anak >akultas Ked,kteran UniCersitas Ind,nesia# Eilid 8# Eakarta / In-,rmedika Mansj,er+ A# 1&&&# Kapita Selekta Ked,kteran# Edisi Ketiga# Eilid II# Eakarta / Media Aes(ulapius# Sant,sa+ B# 1&&%# Panduan 3iagn,sa Kepera*atan Nanda# 3e-inisi dan Klasi-ikasi# Eakarta / Prima Medika# Hilkins,n# 1&&)# Buku Saku 3iagn,sa Kepera*atan dengan InterCensi NI= dan =riteria Hasil N4=# Edisi )# Eakarta / E:=

Manua$a+ I# B# 0BBD# Ilmu Ke$idanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Beren(ana# Eakarta / E:= M,( tar# R# 0BDB# Sin,psis 4$stetri# Eakarta / E:= Sai-udin# A# B# 1&&0# Buku A(uan Nasi,nal Pelayanan Kese atan Maternal dan Ne,natal# Eakarta / Yayasan Bina Pustaka Straig t# B# R# 1&&7# Kepera*atan I$u Baru La ir# Edisi 8# Eakarta / E:= terdapat pada ttp/AA***#-ree*e$s#(,mAas-iksiaAp,la(ederaas-iksia# tm

*+HA, -EPE.A/A!A, HIPE.BI5I.+BI,E IA AP5I-A*I ,A,DA1 ,I31 ,"3


3ip,skan ,le Ri<ki Kurniadi BAB I PE,DAH+5+A, A. 5A!A. BE5A-A,6 Ikterus terjadi apa$ila terdapat akumulasi $iliru$in dalam dara # Pada se$agian ne,natus+ ikterus akan ditemukan dalam minggu pertama ke idupannya# 3ikemukakan $a *a angka kejadian ikterus terdapat pada ;&' $ayi (ukup $ulan dan pada D&' $ayi kurang $ulan# 3i Eakarta dilap,rkan 81+0B' menderita ikterus# Ikterus ini pada se$agian lagi mungkin $ersi-at pat,l,gik yang dapat menim$ulkan gangguan yang menetap atau menye$a$kan kematian+ karenanya setiap $ayi dengan ikterus arus mendapat per atian terutama apa$ila ikterus ditemukan dalam 17 jam pertama ke idupan $ayi atau kadar $iliru$in meningkat le$i dari % mgAdl dalam 17 jam# Pr,ses em,lisis dara + in-eksi $erat+ ikterus yang $erlangsung le$i dari 0 minggu serta $iliru$in direk le$i dari 0 mgAdl juga merupakan keadaan yang menunjukkan kemungkinan adanya ikterus pat,l,gik# 3alam keadaan terse$ut penatalaksanaan ikterus $aiknya agar aki$at $uruk ikterus dapat di indarkan# B. !+7+A, PE,+5I*A, 0# .ujuan Umum Untuk mendapat gam$aran umum tentang asu an kepera*atan pada anak dengan Hiper$iliru$in# 1# .ujuan K usus# 3engan pem$uatan makala ma asis*a mampu / arus dilakukan se$aik5

Mengerti dan mema ami k,nsep dasar iper$iliru$in# Melakukan pengkajian pada pasien dengan iper$iliru$in# Menentukan diagn,sa kepera*atan dan merumuskan diagn,sa pri,ritas iper$iliru$in# Menyusun ren(ana kepera*atan pada pasien dengan iper$iliru$in BAB II !I,7A+A, P+*!A-A A. -",*EP DA*A.

1. Defenisi Hiper$iliru$in adala suatu keadaan dimana kadar $iliru$in dalam dara mele$i i $atas atas nilai n,rmal $iliru$in serum# Hiper$iliru$in adala suatu keadaan dimana k,nsentrasi $iliru$in dalam dara $erle$i an se ingga menim$ulkan j,undi(e pada ne,natus !3,r,t y R# Marl,n+ 0BBD" Hiper$iliru$in adala k,ndisi dimana terjadi akumulasi $iliru$in dalam dara yang men(apai kadar tertentu dan dapat menim$ulkan e-ek pat,l,gis pada ne,natus ditandai j,udin(e pada s(lera mata+ kulit+ mem$rane muk,sa dan (airan tu$u Smit + :+ 0BDD"# Hiper$iliru$in adala Smelt<er+ 1&&1" Hiper$iliru$inemia adala pat ,l,gis# !Markum+ 0BB0/807" 2. Etiologi Pem$entukan $iliru$in yang $erle$i an# :angguan pengam$ilan !uptake" dan transp,rtasi $iliru$in dalam ati# :angguan k,njugasi $iliru$in# kadar $iliru$in yang dapat menim$ulkan e-ek peningkatan kadar $iliru$in serum ! iper$iliru$inemia" yang dise$a$kan ,le kelainan $a*aan+ juga dapat menim$ulkan ikterus# !Su<anne =# !Adi

Penyakit Hem,litik+ yaitu meningkatnya ke(epatan peme(a an sel dara mera # 3ise$ut juga ikterus em,litik# Hem,lisis dapat pula tim$ul karena adanya perdara an tertutup# :angguan transp,rtasi aki$at penurunan kapasitas pengangkutan+ misalnya Hip,al$uminemia atau karena pengaru ,$at5,$atan tertentu# :angguan -ungsi ati yang dise$a$kan ,le $e$erapa mikr,,rganisme atau t,ksin yang dapat langsung merusak sel Sip ilis# ati dan sel dara mera seperti / in-eksi t,6,plasma#

8# Patofisiologi Peningkatan kadar $iliru$in tu$u dapat terjadi pada $e$erapa keadaan# Kejadian yang sering ditemukan adala apa$ila terdapat $e$an $iliru$in pada sel epar yang $erle$i an# Hal ini dapat ditemukan $ila terdapat peningkatan peng an(uran eritr,sit+ p,lisitemia#:angguan peme(a an $iliru$in plasma juga dapat menim$ulkan peningkatan kadar $iliru$in tu$u # Hal ini dapat terjadi apa$ila kadar pr,tein $erkurang+ atau pada $ayi ip,ksia+ asid,sis# Keadaan lain yang memperli atkan peningkatan kadar $iliru$in adala apa$ila ditemukan gangguan k,njugasi epar atau ne,natus yang mengalami gangguan ekskresi misalnya sum$atan saluran empedu# Pada derajat tertentu $iliru$in akan $ersi-at t,ksik dan merusak jaringan tu$u # .,ksisitas terutama ditemukan pada $iliru$in indirek yang $ersi-at sukar larut dalam air tapi muda larut dalam lemak# Si-at ini memungkinkan terjadinya e-ek pat,l,gis pada sel ,tak apa$ila $iliru$in tadi dapat menem$us sa*ar dara ,tak# Kelainan yang terjadi di ,tak dise$ut kernikterus# Pada umumnya dianggap $a *a kadar $iliru$in indirek le$i dari 1&mgAdl#Muda tidaknya kadar $iliru$in mele*ati sa*ar dara ,tak ternyata tidak anya tergantung pada keadaan ne,natus# Biliru$in indirek akan muda melalui sa*ar dara ,tak apa$ila $ayi terdapat keadaan $erat $adan la ir renda + ip,ksia+ dan ip,glikemia# !Markum+ 0BB0" $. anifestasi klinis Kulit $er*arna kuning sampe jingga Pasien tampak lema

Na-su makan $erkurang Re-lek isap kurang Urine pekat Perut $un(it Pem$esaran lien dan ati :angguan neur,l,gi( >eses seperti dempul Kadar $iliru$in t,tal men(apai 1B mgAdl# .erdapat ikterus pada sklera+ kukuAkulit dan mem$ran muk,sa#

o Eaundi(e yang tampak 17 jam pertama dise$a$kan penyakit em,litik pada $ayi $aru la ir+ sepsis atau i$u dengan dia$etk atau in-eksi# o Eaundi(e yang tampak pada ari ke 1 atau 8 dan men(apai pun(ak pada ari ke 857 dan menurun ari ke %5) yang $iasanya merupakan jaundi(e -isi,l,gi#

8. Pemeriksaan diagnostik a9 Pemeriksaan $iliru$in serum b9 Pada $ayi (ukup $ulan+ $iliru$in men(apai kurang le$i ;mgAdl antara 157 ari setela la ir# Apa$ila nilainya le$i dari 0&mgAdl tidak -isi,l,gis# Pada $ayi premature+ kadar $iliru$in men(apai pun(ak 0&501 mgAdl antara %5) ari setela la ir# Kadar $iliru$in yang le$i dari 07mgAdl tidak -isi,l,gis# Pemeriksaan pada pem$esaran ati+ seperti a$ses ati atau epat,ma 49 d9 mem$edakan ,$struksi ekstra Bi,psy epati( dengan intra Ultras,n,gra-i 3igunakan untuk mem$edakan antara k,lestatis intra epati( dengan ekstra epati(# ati epati( selain itu juga untuk 3igunakan untuk memastikan diagn,sa terutama pada kasus yang sukar seperti untuk memastikan keadaan seperti epatitis+ ser,sis ati+ epat,ma# radi,l,gy 3iperlukan untuk meli at adanya metastasis di paru atau peningkatan dia-ragma kanan

e9 per$andingan pada pemeriksaan ulangan pada penderita penyakit ini# f9 per$andingan pada pemeriksaan ulangan pada penderita penyakit ini

Perit,ne,sk,pi 3ilakukan untuk memastikan diagn,sis dan dapat di$uat -,t, d,kumentasi untuk Laparat,mi 3ilakukan untuk memastikan diagn,sis dan dapat di$uat -,t, d,kumentasi untuk

:. Penatalaksanaan a9 .indakan umum Memeriksa g,l,ngan dara i$u !R + AB4" pada *aktu amil Men(ega truma la ir+ pem$erian ,$at pada i$u amil atau $ayi $aru la ir yang dapat menim$ulkan ik terus+ in-eksi dan de idrasi# Pem$erian makanan dini dengan jumla (airan dan kal,ri yang sesuai dengan ke$utu an $ayi $aru la ir# Imunisasi yang (ukup $aik di tempat $ayi dira*at#

b9 .indakan k usus 3ilakukan apa$ila tela ditegakkan >,t,terapi iper$iliru$in pat,l,gis dan $er-ungsi untuk -en,$ar$ital menurunkan $iliru$in dalam kulit melalui tinja dan urine dengan ,ksidasi -,t,# Pem$erian

Memper(epat k,njugasi dan mempermuda ekskresi# Namun pem$erian ini tidak e-ektikarena dapat menye$a$kan gangguan meta$,li( dan perna-asan $aik pada i$u dan $ayi# Mem$eri su$strat yang kurang untuk transp,rtasiA k,njugasi misalnya pem$erian al$umin karena akan memper(epat keluarnya $iliru$in dari

ekstraCaskuler ke Caskuler se ingga $iliru$in le$i muda dikeluarkan dengan trans-use tukar# Melakukan dek,mp,sisi $iliru$in dengan -,t,terapi

untuk men(ega e-ek (a aya $erle$i an dari sinar yang ditim$ulkan dan dik a*atirkan akan merusak retina# .erapi ini juga digunakan untuk menurunkan kadar $iliru$in serum pada ne,natus dengan iper$iliru$in jinak ingga m,derat# .erapi trans-use digunakan untuk menurunkan kadar $iliru$in yang tinggi# .erapi ,$at5,$atan ati yang

misalnya ,$at p en,r$ar$italAluminal untuk meningkatkan $iliru$in di sel tim$ulnya $iliru$in dan mengangkut $iliru$in $e$as ke ,rgan ari# 49 Menyusui $ayi dengan ASI .erapi sinar mata ari .indak

menye$a$kan si-at indire(t menjadi dire(t+ selain itu juga $erguna untuk mengurangi

lanjut

.indak lanjut ter adap semua $ayi yang menderita iper$iliru$in dengan eCaluasi $erkala ter adap pertum$u an+ perkem$angan dan pendengaran serta -isi,terapi dengan re a$ilitasi ter adap gejala sisa# '. -omplikasi Retardasi mental 5 Kerusakan neur,l,gis :angguan pendengaran dan pengli atan Kematian# Kernikterus# B. Asuhan kepera0atan hiperbilirubin

0# Pengkajian Keadaan umum lema + ..9 tidak sta$il terutama su u tu$u ! ipertermi"# Re-lek isap pada $ayi menurun+ BB turun+ pemeriksaan t,nus ,t,t !kejangAtrem,r"# Hidrasi $ayi

mengalami penurunan# Kulit tampak kuning dan mengelupas !skin res "+ s(lera mata kuning !kadang5kadang terjadi kerusakan pada retina" peru$a an *arna urine dan -eses# Pemeriksaan -isik Ri*ayat penyakit .erdapat gangguan em,lisis dara !ketidaksesuaian g,l,ngan R atau g,l,ngan dara A+B+4"# In-eksi+ emat,ma+ gangguan meta$,lisme epar ,$struksi saluran pen(ernaan+ i$u menderita 3M Pemeriksaan $iliru$in menunjukkan adanya peningkatan# Pengkajian psik,s,sial 3ampak sakit anak pada u$ungan dengan ,rang tua+ apaka ,rang tua merasa $ersala + perpisa an dengan anak# Hasil La$,rat,rium / Kadar $iliru$in 01mgAdl pada (ukup $ulan# Pada $ayi premature+ kadar $iliru$in men(apai 0%mgAdl# 1# 3IA:N4SA KEPERAHA.AN a" Kerusakan integritas kulit $er u$ungan dengan jaundi(e atau radiasi# $" :angguan temperature tu$u !Hipertermia" $er u$ungan dengan terpapar lingkungan panas# (" Resik, terjadi (idera $er u$ungan dengan -,t,terapi atau peningkatan kadar $iliru$in# d" =emas $er u$ungan dengan peru$a an status kese atan#

8# REN=ANA KEPERAHA.AN 36 I / Kerusakan integritas kulit $er u$ungan dengan jaundi(e atau radiasi# .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepera*atan selama pr,ses kepera*atan di arapkan

integritas kulit kem$ali $aik A n,rmal# N4= / .issue Integrity / Skin and Mu(,us Mem$ranes Kriteria Hasil / , Integritas kulit yang $aik $isa diperta ankan , .idak ada luka A lesi pada kulit , Per-usi jaringan $aik , Menunjukkan pema aman dalam pr,ses per$aikan kulit dan men(ega terjadinya (edera $erulang , Mampu melindungi kulit dan memperta ankan kelem$a$an kulit dan pera*atan alami Indi(at,r Skala / 0 / .idak perna menunjukkan# 1 / Earang menunjukkan 8 / Kadang menunjukkan 7 / Sering menunjukkan % / Selalu menunjukkan NI= / Pressure Management InterCensi / , Anjurkan pasien untuk menggunakan pakaian yang l,nggar , Hindari kerutan pada tempat tidur , Eaga ke$ersi an kulit agar tetap $ersi dan kering , M,$ilisasi pasien setiap 1 jam sekali , M,nit,r kulit akan adanya kemera an# , 4leskan l,ti,n A minyak A $a$y ,il pada daera yang tertekan , Mandikan pasien dengan sa$un dan air angat

3K II / :angguan temperature tu$u !Hipertermia" $er u$ungan dengan terpapar lingkungan panas# .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepera*tan selama pr,ses kepera*atan di arapkan su u dalam rentang n,rmal# N4= / .erm,regulati,n

Kriteria asil / , Su u tu$u dalam rentang n,rmal , Nadi dan respirasi dalam $atas n,rmal , .idak ada peru$a an *arna kulit , Pusing $erkurangA ilang# Indi(at,r skala / 0# Selalu terjadi 1# Sering terjadi 8# Kadang terjadi 7# Earang terjadi %# .idak perna terjadi

NI= / >eCer treatment , M,nit,r su u sesering mingkin , M,nit,r *arna dan su u kulit , M,nit,r tekanan dara + nadi+ dan respirasi , M,nit,r intake dan ,utput 3K III / Resik, terjadi (idera $er u$ungan dengan -,t,terapi atau peningkatan kadar $iliru$in# .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepera*tan selama pr,ses kepera*atan di arapkan tidak ada resik, (idera# N4= / risk (,ntr,l Kriteria asil / , Klien ter$e$as dari (idera , Klien mampu menjelaskan met,de untuk men(ega injuriA (idera , Klien mampu mem,di-ikasi gaya idup untuk men(ega injuri# Indi(at,r Skala / 0# tidak perna menujukan

1# jarang menunjukan 8# kadang menunjukan 7# sering menunjukan %#selalu menunjukan NI= / Pen(ega an jatu , Kaji status neur,l,gis , Eelaskan pada pasien dan keluarga tentang tujuan dari met,de pengamanan , Eaga keamanan lingkungan keamanan pasien , Li$atkan keluiarga untuk men(ega $a aya jatu , 4$serCasi tingkat kesadaran dan ..9 , 3ampingi pasien

36 I9 / =emas $er u$ungan dengan peru$a an dalam status kese atan# .ujuan / Setela dilakukan tindakan kepeera*atan selama pr,ses kepera*atan di arapkan keluarga dan pasien tidak (emas# N4= I / =,ntr,l =emas Kriteria Hasil / , M,nit,r intensitas ke(emasan# , Menyingkirkan tanda ke(emasan# , Menggunakan teknik relaksasi untuk mengurangi ke(emasan# N4= II / K,ping Kriteria Hasil / , Keluarga menunjukkan -leksi$ilitas peran para angg,tanya# , Nilai keluarga dalam mengatur masala 5masala # , Meli$atkan angg,ta keluarga untuk mem$uat keputusan# Indi(at,r Skala / 0 / .idak perna dilakukan 1 / Earang dilakukan 8 / Kadang dilakukan 7 / Sering dilakukan

% / Selalu dilakukan NI= / Penurunan Ke(emasan InterCensi / , .enangkan klien# , Eelaskan seluru pr,sedur pada klienAkeluarga dan perasaan yang mungkin mun(ul pada saat melakukan tindakan# , Kaji tingkat ke(emasan dan reaksi -isik pada tingkat ke(emasan# , Sediakan aktiCitas untuk mengurangi ke(emasan# NI= II / Peningkatan K,ping# , Hargai pema aman pasien tentang pr,ses penyakit# , Sediakan in-,rmasi a(tual tentang diagn,sa+ penanganan# , 3ukung keterli$atan keluarga dengan (ara tepat# BAB III PE,+!+P A. -esimpulan. Hiper$iliru$in adala suatu keadaan dimana k,nsentrasi $iliru$in dalam dara $erle$i an se ingga menim$ulkan j,undi(e pada ne,natus !3,r,t y R# Marl,n+ 0BBD" Hiper$iliru$in adala k,ndisi dimana terjadi akumulasi $iliru$in dalam dara yang men(apai kadar tertentu dan dapat menim$ulkan e-ek pat,l,gis pada ne,natus ditandai j,udin(e pada s(lera mata+ kulit+ mem$rane muk,sa dan (airan tu$u !Adi Smit + :+ 0BDD"# Untuk mendapat pengertian yang (ukup mengenai masala ikterus pada ne,natus+ perlu diketa ui sedikit tentang meta$,lisme $iliru$in pada ne,natus# tu$u # Biliru$in merupakan pr,duk yang $ersi-at t,ksik dan arus dikeluarkan ,le

Se$agian $esar $iliru$in terse$ut $erasal dari degredasi em,gl,$in dara dan se$agian lagi dari em $e$as atau eritr,p,esis yang tidak e-ekti-# Pem$entukan $iliru$in tadi dimulai dengan pr,ses ,ksidasi yang meng asilkan $iliCerdin serta $e$erapa <at lain# BiliCerdin inila yang mengalami reduksi dan menjadi $iliru$in $e$as atau $iliru$in IK al-a# @at ini sulit larut dalam air tetapi larut dalam lemak+ karenanya mempunyai si-at

lip,-ilik yang sulit diekskresi dan muda melalui mem$ran $i,l,gik seperti plasenta dan sa*ar dara ,tak# Biliru$in $e$as terse$ut kemudian $ersenya*a dengan al$umin dan di$a*a ke epar# 3i dalam epar terjadi mekanisme am$ilan+ se ingga $iliru$in terikat ,le resept,r mem$ran sel ati dan masuk ke dalam sel ati# Segera setela ada dalam sel ati+ terjadi persnya*aan dengan ligandin !pr,tein5Y" pr,tein @ dan glutati,n ati lain yang mem$a*anya ke retikulum end,plasma ati+ tempat terjadinya pr,ses k,njugasi# Pr,sedur ini tim$ul $erkat adanya en<im gluk,t,nil trans-erase yang kemudian meng asilkan $entuk $iliru$in indirek# Eenis $iliru$in ini dapat larut dalam air dan pada kadar tertentu dapat diekskresikan melalui ginjal# Se$agian $esar $iliru$in yang terk,njugasi ini dikeskresi melalui duktus epatikus ke dalam saluran pen(ernaan dan selanjutnya menjadi ur,$ilin,gen dan keluar dengan tinja se$agai sterk,$ilin# 3alam usus se$agian dia$s,r$si kem$ali ,le enter, epatik# Se$agian $esar ne,natus mengalami peninggian kadar $iliru$in indirek pada ari5 ari pertama ke idupan# Hal ini terjadi karena terdapatnya pr,ses -isi,l,gik tertentu pada ne,natus# Pr,ses terse$ut antara lain karena tingginya kadar eritr,sit ne,natus+ masa idup eritr,sit yang le$i pendek !D&5B& ari" dan $elum matangnya -ungsi epar# Peninggian kadar $iliru$in ini terjadi pada ari ke 158 dan men(apai pun(aknya pada ari ke %5)+ kemudian akan menurun kem$ali pada ari ke 0&507 kadar $iliru$in pun $iasanya tidak mele$i i 0& mgAdl pada $ayi (ukup $ulan dan kurang dari 01 mgAdl pada $ayi kurang $ulan# Pada keadaan ini peninggian $iliru$in masi terlalu $erle$i an atau k,njugasi dianggap n,rmal dan karenanya dise$ut ikterus -isi,l,gik# Masala akan tim$ul apa$ila pr,duksi $iliru$in ini ati menurun se ingga kumulasi di dalam dara # Peningkatan kadar $iliru$in yang $erle$i an dapat menim$ulkan kerusakan sel tu$u t8+ misal kerusakan sel ,tak yang akan mengaki$atkan gejala sisa di ari kemudian# muk,sa usus dan ter$entukla pr,ses a$s,r$si

DAF!A. P+*!A-A ; .EFE.E,*I 9 3,enges+ Marilynn+ E# dkk# Ren(ana Asu an Kepera*atan+ Edisi 8+ 1&&&# E:=+ Eakarta# Bare Brenda :+ Smelt<er Su<an =# Kepera*atan Medikal Beda + Edisi D+ 9,l# 0+ E:=+ Eakarta#

Pri(e Anders,n SylCia+ Mils,n M(=arty =,Craine+ Pat,-isi,l,gi+ $uku51+ Edisi 7+ E:=+ Eakarta# .im Penyusun# Ilmu Penyakit 3alam+ Edisi 8# 9,lume II+ 1&&0+ >KUI# ttp/AA***#trin,Cal#*e$#idA1&0&A&7Aaskep5 iper$iliru$in# tml ttp/AAnursingart#$l,gsp,t#(,mA1&&DA&DAaskep5anak5dengan5 iper$iliru$inemia# tml

Asuhan -epera0atan Asfiksia ,eonatorum


Euni 7+ 1&0&

1 9,tes N 3iagn,sa ,# 0# Bersi an jalan na-as tidak e-ekti$er u$ungan dengan pr,duksi mukus $anyak# .ujuan InterCensi Rasi,nal 0# Mengidenti-ik asi interCensi yang diperlukan# 0# Mem$ersi ka n mu(us dari jalan na-as dan men(ega ,$struksi# 0# Mengeta ui adanya sum$atan jalan na-as dan mengeta ui ke-ekti-an su(ti,n yang dilakukan# 0# Meningkatkan

.upan / Setela Mandiri / dilakukan 0# .entukan ke$utu an tindakan ,ralA su(ti,n kepera*atan tra( eal# selama pr,ses kepera*atan 0# Bersi kan jalan di arapkan jalan na-as dengan na-as lan(ar# su(ti,n delee# .upen / 0# .idak menunjuk kan demam# 1# .idak menunjuk kan (emas# 8# Rata5rata repirasi dalam 0# Auskultasi suara na-as se$elum dan sesuda su(ti,n# 0# Berita u keluarga tentang su(ti,n# 0# Bersi kan daera $agian tra( eal setela su(ti,n selesai dilakukan# 0# M,nit,r status

$atas n,rmal# 7# Pengeluar an sputum melalui jalan na-as# %# .idak ada suara na-as tam$a an # ;# .idak adanya sian,sis#

,ksigen pasien+ status em,dinamik segera se$elum+ selama dan sesuda su(ti,n# 1# Resusitasi / Ne,natus 0# Siapkan perlengkapa n resusitasi se$elum persalinan# 1# .es resusitasi $agian su(ti,n dan aliran 41 untuk memastikan dapat $er-ungsi dengan $aik# 8# .empatkan BBL di $a*a lampu pemanas radiasi# 7# Masukkan laryng,sk,p y untuk memCisualis asi tra( ea untuk meng isap mek,nium# %# Intu$asi dengan end,tra( eal untuk mengeluarka n mek,nium dari jalan na-as $a*a # ;# Berikan stimulasi

kerjasama dan menurunkan ansietas# 0# Men(ega ,$struksi# 0# Mengeta ui perkem$angan ,ksigenasi pasien dan menentukan interCensi selanjutnya# 0# Meningkatkan per$aikan k,ndisi pasien#

taktil pada telapak kaki atau punggung $ayi# )# M,nit,r respirasi# Lakukan auskultasi untuk memastikan Cetilasi adekuat# 1# P,la na-as tidak e-ekti$er u$ungan dengan ip,CentilasiA iperCentilasi# .upan / / Setela Mandiri / dilakukan 0# Pantau status tindakan perna-asan dan kepera*atan ,ksigenasi sesuai selama pr,ses dengan ke$utu an# kepera*atan di arapkan p,la 0# Auskultasi jalan na-as menjadi na-as+ e-ekti-# K,la$,rasi / .upen / 0# Pemeriksaan A:3# 0# Pasien menunjuk 0# Pemakaian alan kan p,la $antu na-as# na-as yang 0# Siapkan pasien e-ekti-# untuk Centilasi 1# Ekspansi mekanik $ila perlu# dada simetris# 1# Berikan ,ksigenasi 8# .idak ada sesuai ke$utu an# $unyi na-as tam$a an # 7# Ke(epata n dan irama respirasi dalam 0# Mengeta ui perkem$angan status perna-asan dan mengidenti-ik asi adanya k,mplikasi# 0# Untuk mengeta ui adanya penurunan Centilasi# 0# Peningkatan pada kadar P=41 menunjukkan yp,Centilasi# 0# Menjamin ,ksigenasi jaringan yang adekuat terutama untuk jantung dan ,tak## 1# Mem$erikan ,ksigenasi adekuat#

$atas n,rmal#

8# Kerusakan .upan / Setela pertukaran gas dilakukan $er u$ungan tindakan dengan kepera*atan ketidakseim$anga selama pr,ses n per-usi Centilasi# kepera*atan di arapkan pertukaran gas teratasi# .upen / 0# .idak sesak na-as# 1# >ungsi paru dalam $atas n,rmal#

Mandiri / 0# Letakkan $ayi terlentang dengan alas yang datar+ kepala lurus+ dan le er sedikit tengada Aekstensi dengan meletakkan $antal atau selimut diatas $a u $ayi se ingga $a u terangkat 158 (m# 0# Pantau saturasi 41 dengan ,ksimetri# 0# Pantau asil Analisa :as 3ara

0# Untuk memperta ank an kadar 41 dalam jaringan# 0# Mem$eri rasa nyaman dan mengantisipas i -le6i le er yang dapat mengurangi kelan(aran jalan na-as# 0# Untuk mengeta ui kadar 41 dalam jaringan apaka dalam $atas n,rmal atau terjadi gangguan#

7# Risik, (edera $er u$ungan dengan an,mali k,ngenital tidak terdeteksi atau tidak teratasi pemajanan pada agen5agen in-eksius

0# Mengidenti-ik asi adanya peru$a an yang dapat menunjukkan adanya peningkatkanA penurunkan status kese atan# Setela 0# Lakukan pengkajian 0# Mendeteksi tanda dilakukan -isik se(ara rutin ter adap a*al dari (edera# tindakan $ayi $aru la ir+ per atikan kepera*atan pem$ulu dara tali pusat 1# In-eksi merupakan selama pr,ses dan adanya an,mali# sala satu al yang kepera*atan dapat menim$ulkan di arapkan risik, 1# Ajarkan keluarga (edera# (edera dapat tentang tanda dan gejala di(ega in-eksi dan melap,rkannya 8# Imunisasi dapat pada pem$eri pelayanan men(ega terjadinya kese atan# risik, (edera#

8# Berikan agen imunisasi sesuai indikasi !imun,gl,$ulin epatitis B dari Caksin epatitis B $ila serum i$u mengandung antigen permukaan epatitis B !H$s Ag"+ antigen inti epatitis B !H$s Ag" atau antigen E !H$e Ag"# %# Risik, gangguan Setela 0# Hindarkan $ayi dari term,regulasi/ ip, dilakukan kedinginan dan tempatkan termia tindakan pada lingkungan yang $er u$ungan kepera*atan dan angat# dengan selama pr,ses kemungkinan kepera*atan 1# M,nit,r gejala yang ke ilangan panas di arapkan su u $er u$ungan dengan tu$u BBL tu$u n,rmal ip,termi+ misal -atigue+ melalui radiasi+ apatis+ peru$a an *arna k,nCeksi+ kulit dll# k,nduksi dan eCap,rasi 8# M,nit,r temperatur dan *arna kulit# 7# M,nit,r ..9# %# M,nit,r adanya $radikardi# ;# M,nit,r status perna-asan# )# M,nit,r temperatur BBL setiap 1 jam sampai su u sta$il# D# Eaga temperatur su u tu$u $ayi agar tetap angat# B# .empatkan BBL pada inku$at,r $ila perlu#

0# Bayi sulit memperta ankan su u tu$u nya se ingga pera*at perlu men(ega ke ilangan panas dari tu$u $ayi# 1# Mendeteksi tanda dan gejala ip,termia# 8# Mendeteksi tanda dan gejala ip,termia# 7# Mendeteksi tanda dan gejala ip,termia# %# Mendeteksi tanda dan gejala ip,termi# ;# Mendeteksi tanda dan gejala ip,termia# )# Mendeteksi tanda dan gejala ip,termia# D# Bayi sulit memperta ankan su u tu$u nya se ingga pera*at perlu men(ega ke ilangan panas dari tu$u $ayi# B# Bayi sulit

;# Risik, in-eksi Setela $er u$ungan dilakukan dengan kurangnya tindakan daya ta an tu$u kepera*atan+ BBL tidak terdapat tanda5tanda in-eksi

0# =u(i tangan setiap se$elum dan sesuda mera*at $ayi# 1#Pakai sarung tangan steril# 8# Pantau su u $ayi#

memperta ankan su u tu$u nya se ingga pera*at perlu men(ega ke ilangan panas dari tu$u $ayi 0# Men(ega terjadinya penularan in-eksi# 1# Men(ega masuknya mikr,,rganis me ke tu$u $ayi# 8# Mendeteksi tanda