Vous êtes sur la page 1sur 18

Ekstraksi

Kata Kunci: destilasi, penguapan, rektifikasi Ditulis oleh Suparni Setyowati Rahayu pada 24-08-2009 Ekstraksi adalah pemisahan suatu at dari !ampurannya dengan pem"agian se"uah at terlarut antara dua pelarut yang tidak dapat ter!ampur untuk mengam"il at terlarut terse"ut dari satu pelarut ke pelarut yang lain# Seringkali !ampuran "ahan padat dan !air $misalnya"ahan alami%tidak dapat atau sukar sekali dipisahkan dengan metode pemisahan mekanis atau termis yang telah di"i!arakan# &isalnya sa'a,karena komponennya saling "er!ampur se!ara sangat erat, peka terhadap panas,"eda sifat-sifat fisiknya terlalu ke!il, atau tersedia dalam konsentrasi yang terlalu rendah# Dalam hal sema!am# itu, seringkali ekstraksi adalah satu-satunya proses yang dapat digunakan atau yang mungkin paling ekonomis# Se"agai !ontoh pem"uatan ester $essen!e% untuk "au-"auan dalam pem"uatan sirup atau minyak wangi, pengam"ilan kafein dari daun teh, "i'i kopi atau "i'i !oklat dan yang dapat dilihat sehari-hari ialah pelarutan komponen-komponen kopi dengan menggunakan air panas dari "i'i kopi yang telah di"akar atau digiling#

(enyiapan "ahan yang akan diekstrak dan plarut


Selektivitas (elarat hanya "oleh melarutkan ekstrak yang diinginkan, "ukan komponen-komponen lain dari "ahan ekstraksi# Dalam praktek,terutama pada ekstraksi "ahan-"ahan alami,

sering 'uga "ahan lain $misalnya lemak, resin% ikut di"e"askan "ersama-sama dengan ekstrak yang diinginkan# Dalam hal itu larutan ekstrak ter!emar yang diperoleh harus di"ersihkan, yaitu misalnya diekstraksi lagi dengan menggunakan pelarut kedua# Kelarutan (elarut sedapat mungkin memiliki kemampuan melarutkan ekstrak yang "esar $ke"utuhan pelarut le"ih sedikit%# Kemampuan tidak saling bercampur (ada ekstraksi !air-!air, pelarut tidak "oleh $atau hanya se!ara ter"atas% larut dalam "ahan ekstraksi# Kerapatan )erutama pada ekstraksi !air-!air, sedapat mungkin terdapat per"edaan kerapatan yang "esar antara pelarut dan "ahan ekstraksi# *al ini dimaksudkan agar kedua fasa dapat dengan mudah dipisahkan kem"ali setelah pen!ampuran $pemisahan dengan gaya "erat%# +ila "eda kerapatannya ke!il, seringkali pemisahan harus dilakukan dengan menggunakan gaya sentrifugal $misalnya dalam ekstraktor sentrifugal%# Reaktivitas (ada umumnya pelarut tidak "oleh menye"a"kan peru"ahan se!ara kimia pada komponenkornponen "ahan ekstarksi# Se"aliknya, dalam hal-hal tertentu diperlukan adanya reaksi kimia $misalnya pem"entukan garam% untuk mendapatkan selekti,itas yang tinggi# Seringkali Ekstraksi 'uga disertai dengan reaksi kimia# Dalam hal ini "ahan yang akan dipisahkan mutlak harus "erada dalam "entuk larutan# Titik didih -arena ekstrak dan pelarut "iasanya harus dipisahkan dengan !ara penguapan, destilasi atau rektifikasi, maka titik didit kedua "ahan itu tidak "oleh terlalu dekat, dan keduanya tidak mem"entuk as!otrop#Ditin'au dari segi ekonomi, akan menguntungkan 'ika pada proses ekstraksi titik didih pelarut tidak terlalu tinggi $seperti 'uga halnya dengan panas penguapan yang rendah%#

Ekstraksi padat-cair
Kata Kunci: Ekstraksi padat-!air, Ekstraksi padat-!air kontinyu, Ekstraksi padat-!air tak kontinu, Ekstraktor keran'ang, ketel destilasi Ditulis oleh Suparni Setyowati Rahayu pada 2.-08-2009

Ekstraksi padat-cair tak kontinu


Dalam hal yang paling sederhana "ahan ekstraksi padat di!ampur "e"erapa kali dengan pelarut segar di dalam se"uah tangki pengaduk# /arutan ekstrak yang ter"entuk setiap kali dipisahkan dengan !ara pen'ernihan $pengaruh gaya "erat% atau penyaringan $dalam se"uag alat yang dihu"ungkan dengan ekstraktor%# (roses ini tidak "egitu

ekonomis,digunakan misalnya di tempat yang tidak tersedia ekstraktor khusus atau "ahan ekstraksi tersedia dalam "entuk ser"uk sangat halus,sehingga karena "ahaya penyum"atan,ekstraktor lain tidak mungkin digunakan# Ekstraktor yang se"enamya adalah tangki-tangki dengan pelat ayak yang dipasang di dalamnya# (ada alat ini "ahan ekstraksi diletakkan diatas pelat ayak horisontal# Dengan "antuan suatu distri"utor, pelarut dialirkan dari atas ke "awah# Dengan perkakas pengaduk $di atas pelat ayak% yang dapat dinaikturunkan, pen!ampuran seringkali dapat disempurnakan,atau rafinat dapat dikeluarkan dari tangki setelah "erakhirnya ekstraksi# Ekstraktor sema!arn ini hanya sesuai untuk "ahan padat dengan partikel yang tidak terlalu halus# 0ang le"ih ekonomis lagi adalah pengga"ungan "e"erapa ekstraktor yang dipasang seri dan aliran "ahan ekstraksi "erlawanan dengan aliran pelarut#Dalam hal ini pelarut dimasukkan kedalam ekstraktor yang "erisi !ampuran yang telah mengalami proses ekstraksi paling "anyak# (ada setiap ekstraktor yang dilewati, pelarut semakin diperkaya oleh ekstrak#(elarut akan dikeluarkan dalam konsentrasi tinggi dari ekstraktor yang "erisi !ampuran yang mengalami proses ekstraksi paling sedikit# Dengan operasi ini pemakaian pelarut le"ih sedikit dan konsentrasi akhir dari larutan ekstrak le"ih tinggi# 1ara lain ialah dengan mengalirkan larutan ekstrak yang keluar dari pelat ayak ke se"uah ketel destilasi, menguapkan pelarut di situ, mengga"ungkannya dalam se"uah kondenser dan segera mengalirkannya kem"ali ke ekstraktor untuk di!ampur dengan "ahan ekstraksi#Dalam ketel destilasi konsentrasi larutan ekstrak terus menerus meningkat#Dengan metode ini 'umlah total pelarut yang diperlukan relatif ke!il#&eskipun demikian, selalu terdapat per"edaan konsentrasi ekstrak yang maksimal antara "ahan ekstraksi dan pelarut# -erugiannya adalah pemakaian "anyak energi karena pelarut harus diuapkan se!ara terus menerus# (ada ekstraksi "ahan-"ahan yang peka terhadap suhu terdapat se"uah "ak penampung se"agai pengganti ketel destilasi#Dari "ak terse"ut larutan ekstrak dialirkan ke dalam alat penguap ,akum $misalnya alat penguap pipa atau film%# 2ap pelarut yang ter"entuk kemudian dikondensasikan,pelarut didinginkan dan dialirkan kem "ali ke dalam ekstraktor dalam keadaan dingin#

Ekstraksi padat-cair kontinyu


1ara kedua ekstraktor ini serupa dengan ekstraktor-ekstraktor yang dipasang seri, tetapi pengisian, pengumpanan pelarut dan 'uga pengosongan "erlangsung se!ara otomatik penuh dan ter'adi dalam se"uah alat yang sama# 3leh (engumpanan karena itu dapat diperoleh output yang le"ih "esar dengan 'umlah kerepotan yang le"ih sedikit# )etapi karena "iaya untuk peralatannya "esar,ekstraktor sema!am itu ke"anyakan hanya digunakan untuk "ahan ekstraksi yang tersedia dalam kuantitas "esar $misalnya "i'i-"i'ian minyak, tum"uhan%# Dari "eraneka ragarn konstruksi alat ini, "erikut akan di "ahas ekstraktor keran'ang $"u!ket-wheel e4tra!tor% dan ekstraktor sa"uk $"elt e4tra!tor%#

Ekstraktor keranjang
(ada ekstraktor keran'ang $keran'ang putar rotary e4tra!tor%, "ahan ekstraksi terus menerus dimasukkan ke dalam sel-sel yang "er"entuk 'uring $sektor% dari se"uah rotor yang "erputar lam"at mengelilingi poros#+agian "awah sel-sel ditutup oleh se"uah pelat ayak# Selama satu putaran, "ahan padat di"asahi dari arah "erlawanan oleh pelarut atau larutan ekstrak yang konsentrasinya meningkat# (elarut atau larutan 28. terse"ut dipompa dari sel ke sel dan disiramkan ke atas "ahan padat# 5khirnya, "ahan dikeluarkan dan keseluruhan proses ini "erlangsung se!ara otomatik# 1ari 5rtikel
Go

EKSTRAKSI PELARUT
6. 7e"ruari 2060 oleh lord"roken EKSTRAKSI DENGAN PELARUT (Rizky Kurnia-ITP UB)

Ekstraksi adala jenis pemisahan satu atau beberapa bahan dari suatu padatan atau cairan. Proses ekstraksi bermula dari penggumpalan ekstrak dengan pelarut kemudian terjadi kontak antara bahan dan pelarut sehingga pada bidang datar antarmuka bahan ekstraksi dan pelarut terjadi pengendapan massa dengan cara difusi. Bahan ekstraksi yang telah tercampur dengan pelarut yang telah menembus kapiler-kapiler dalam suatu bahan padat dan melarutkan ekstrak larutan dengan konsentrasi lebih tinggi di bagian dalam bahan ekstraksi dan terjadi difusi yang memacu keseimbangan konsentrasi larutan dengan larutan di luar bahan. Ekstraksi dengan pelarut dapat dilakukan dengan cara dingin dan cara panas. Jenis-jenis ekstraksi tersebut sebagai berikut:

Cara
o

ingin !aserasi" adalah ekstraksi menggunakan pelarut dengan beberapa kali pengadukan pada suhu kamar. #ecara teknologi termasuk ekstraksi dengan prinsip metoda pencapaian konsentrasi pada keseimbangan. !aserasi kinetic berarti dilakuakn pengadukan kontinyu. $emaserasi berarti dilakukan pengulangan penambahan pelarutsetelah dilakukan ekstraksi maserat pertama dan seterusnya. Perkolasi" adalah ekstraksi pelarut yang selalu baru sampai sempurna yang umumnya pada suhu ruang. Prosesnya didahului

dengan pengembangan bahan" tahap maserasi antara" tahap perkolasi sebenarnya %penampungan ekstrak& secara terus menerus samapai diperoleh ekstrak perkolat yang jumlahnya '-( kali bahan Cara Panas o $eflu)" adalah ekstraksi pelarut pada temperature didihnya selama*aktu tertentu dan jumlah pelarut terbatas yang relati+e konstan dengan adanya pendingin balik o #o)hlet" adalah ekstraksi menggunakan pelarut yang selalu baru menggunakan alat khusus sehingga terjadi ekstraksi kontinyu dengan jumlah pelarut relati+e konstan dengan adanya pendingin balik. o igesi" adalahmaserasi kinetic pada temperature lebih tinggi dari temperature kamar sekitar ,--(- C o estilasi uap" adalah ekstraksi .at kandungan menguap dari bahan dengan uap air berdasarkan peristi*a tekanan parsial .at kandungan menguap dengan fase uap air dari ketel secara kontinyu sampai sempurna dan diakhiri dengan kondensasi fse uap campuran menjadi destilat air bersama kandungan yang memisah sempurna atau sebagian. o /nfuse" adalah ekstraksi pelarut air pada temperature penangas air 01-02 C selama '(-3- menit.

Pelarut yang baik untuk ekstraksi adalah pelarut yang mempunyai daya melarutkanyang tinggi terhadap .at yang diekstraksi. aya melarutkan yang tinggi ini berhubungan dengan kepolaran pelarut dan kepolaran senya*a yang diekstraksi. 4erdapat kecenderungan kuat bagi senya*a polar larut dalam pelarut polar dan sebaliknya. Pemilihan pelarut pada umumnya dipengaruhi oleh:

#elekti+itas" pelarut hanya boleh melarutkan ekstrak yang diinginkan. 5elarutan" pelarut sedapat mungkin memiliki kemampuan melarutkan ekstrak yang besar. 5emampuan tidak saling bercampur" pada ekstraksi cair" pelarut tidak boleh larut dalam bahan ekstraksi. 5erapatan" sedapat mungkin terdapat perbedaan kerapatan yang besar antara pelarut dengan bahan ekstraksi. $eakti+itas" pelarut tidak boleh menyebabkan perubahan secara kimia pada komponen bahan ekstraksi. 4itik didih" titik didh kedua bahan tidak boleh terlalu dekat karena ekstrak dan pelarut dipisahkan dengan cara penguapan" distilasi dan rektifikasi. 5riteria lain" sedapat mungkin murah" tersedia dalam jumlah besar" tidak beracun" tidak mudah terbakar" tidak eksplosif bila bercampur

udara" tidak korosif" buaka emulsifier" +iskositas rendah dan stabil secara kimia dan fisik. 5arena tidak ada pelarut yang sesuai dengan semua persyaratan tersebut" maka untuk setiap proses ekstraksi harus dicari jenis pelarut yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Join In Here

E-S)R5-S8 &E9::295-59 (R3SES 89729D5S8, &5SER5S8, D59 (ER-3/5S8 8rwanto undefined undefinedundefined BAB !E"#A$%&%A" 6#6 /atar +elakang -esehatan merupakan ke"utuhan pokok "agi seluruh rakyat 8ndonesia dimana kesehatan adalah ke"utuhan yang harus dimiliki seluruh "angsa tu'uan dan !ita-!ita se"agaimana ter!antum dalam (em"ukaan 2ndang-2ndang Dasar 694; (em"angunan -esehatan diarahkan guna ter!apainya kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat "agi setiap penduduk agar dapat mewu'udkan dera'at kesehatan yang optimal# Dalam penyelenggaraan upaya kesehatan diatur sedemikian rupa oleh pemerintah namun pelaksaannya dilakukan "ersama-sama oleh pemerintah dan masyarakat se!ara serasi dan seim"ang, terutama melalui upaya peningkatan dan pen!egahan yang dilakukan se!ara terpadu dengan upaya penyem"uhan dan pemulihan yang diperlukan# Dengan demikian upaya kesehatan diselenggarakan dalam suatu tatanan ter"uka dan "ersifat dinamis, dengan tu'uan ter!apainya kemampuan setiap penduduk untuk hidup sehat# &asyarakat diarahkan untuk dapat hidup sehat yang optimal hal terse"ut dimaksudkan dalam rangka mewu'udkan dera'at kesehatan yang optimal "agi masyarakat diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan $promotif%, pen!egahan penyakit $pre,entif%, penyem"uhan penyakit $kuratif%, pemulihan kesehatan $reha"ilitatif%, yang diselenggarakan dengan menyeluruh, terpadu dan "erkesinam"ungan# (enyelenggaraan upaya kesehatan terse"ut harus dilakukan "ersama antara pemerintah, swasta dan masyarakat se!ara serasi dan seim"ang# -emampuan setiap penduduk untuk hidup sehat mem"awa pengertian masyarakat se"agai su"yek dan "ukan hanya se"agai o"yek# Dengan demikian upaya kesehatan merupakan upaya yang "erorientasi kepada kesehatan masyarakat yang "ersifat menyeluruh dengan peran serta aktif masyarakat# Sudah ratusan tahun lalu, manusia mengetahui adanya<=uinta essentia< yang terdapat dalam tum"uhan, hewan dan mineral# Disamping =uinta essentia yang "ermanfaat "agi manusia, terdapat "anyak at- at yang hanya diperlukan "agi kehidupan tum"uhan dan hewan sendiri# &anusia hanya memerlukan =uinta essentia, mereka "erusaha untuk

memisahkannya dari tum"uhan dan hewan terse"ut# (ada tahun 6>00 Raymundus /ullius menarik =uinta essentia dengan anggur yang dimasukkan dalam "otol, dan di"iarkan diluar rumah agar memperoleh panas atau !ahaya matahari# -arena !ahaya matahari mengandung ultra ,iolet yang dapat merusak =uinta essentia terse"ut, maka pada per"aikan selan'utnya penarikan di'aga 'angan sampai dipengaruhi oleh sinar matahari langsung# Di 8ndonesia penarikan sari terse"ut dilakukan dengan !ara <memipis< yaitu melumatkan "ahan dengan "antuan air, pada alat yang dise"ut pipisan kemudian diperas dan ampasnya di "uang# 6#2 Rumusan &asalah 6#2#6 5pakah yang dimaksud dengan ekstraksi? 6#2#2 7aktor-faktor apa sa'a yang mempengaruhi ekstraksi? 6#2#> 5pa sa'a ma!am-ma!am ekstraksi? 6#2#4 +agaimana tahap-tahap melakukan ekstraksi? 6#> )u'uan 6#>#6 2ntuk mengetahui tentang ekstraksi 6#>#2 2ntuk mengetahui fa!tor yang mempengaruhi ekstraksi 6#>#> 2ntuk mengetahui ma!am-ma!am ekstraksi 6#>#4 2ntuk mengetahui tahapan dalam melakukan ekstraksi BAB #ASAR TE'R Ekstraksi adalah pemisahan suatu at dari !ampurannya dengan pem"agian se"uah at terlarut antara dua pelarut yang tidak dapat ter!ampur untuk mengam"il at terlarut terse"ut dari satu pelarut ke pelarut yang lain# Seringkali !ampuran "ahan padat dan !air $misalnya"ahan alami%tidak dapat atau sukar sekali dipisahkan dengan metode pemisahan mekanis atau termis yang telah di"i!arakan# &isalnya sa'a,karena komponennya saling "er!ampur se!ara sangat erat, peka terhadap panas,"eda sifat-sifat fisiknya terlalu ke!il, atau tersedia dalam konsentrasi yang terlalu rendah# Dalam hal sema!am# itu, seringkali ekstraksi adalah satu-satunya proses yang dapat digunakan atau yang mungkin paling ekonomis# Se"agai !ontoh pem"uatan ester $essen!e% untuk "au-"auan dalam pem"uatan sirup atau minyak wangi, pengam"ilan kafein dari daun teh, "i'i kopi atau "i'i !oklat dan yang dapat dilihat sehari-hari ialah pelarutan komponen-komponen kopi dengan menggunakan air panas dari "i'i kopi yang telah di"akar atau digiling# 7a!tor yang mempengaruhi ke!epatan penyarian adalah ke!epatan difusi at yang larut melalui lapisan-lapisan "atas antara !airan penyari dengan "ahan yang mengandung at terse"ut# (enyiapan "ahan yang akan diekstrak dan pelarut (elarut@1airan penyari (elarut merupakan senyawa yang "isa melarutkan at sehingga "isa men'adi se"uah larutan yang "isa diam"il sarinya#(elarut yang digunakan dalam proses ekstraksi antara

lain se"agai "erikutA a# (elarut polar A (elarut yang larut dalam air 2ntuk melarutkan garamnya alkaloid,glikosida,dan "ahan penyamak )a"el (elarut (olar (elarut Rumus -imia )itik didih -onstanta Dielektrik &assa 'enis 6,4-Dioksana @-1*2-1*2-3-1*2-1*2-3-B 606 C1 2#> 6#0>> g@ml )etrahidrofuran $)*7% @-1*2-1*2-3-1*2-1*2-B DD C1 .#; 0#88D g@ml Diklorometana $D1&% 1*21l2 40 C1 9#6 6#>2D g@ml 5setona 1*>-1$E3%-1*> ;D C1 26 0#.8D g@ml 5setonitril $&e19% 1*>-1F9 82 C1 >. 0#.8D g@ml Dimetilformamida $D&7% *-1$E3%9$1*>%2 6;> C1 >8 0#944 g@ml Dimetil sulfoksida $D&S3% 1*>-S$E3%-1*> 689 C1 4. 6#092 g@ml 5sam asetat 1*>-1$E3%3* 668 C1 D#2 6#049 g@ml n-+utanol 1*>-1*2-1*2-1*2-3* 668 C1 68 0#860 g@ml 8sopropanol $8(5% 1*>-1*$-3*%-1*> 82 C1 68 0#.8; g@ml n-(ropanol 1*>-1*2-1*2-3* 9. C1 20 0#80> g@ml Etanol 1*>-1*2-3* .9 C1 >0 0#.89 g@ml &etanol 1*>-3* D; C1 >> 0#.96 g@ml 5sam format *-1$E3%3* 600 C1 ;8 6#26 g@ml 5ir *-3-* 600 C1 80 6#000 g@ml "# (elarut non polar A (elarut yang tidak larut dalam air 2ntuk melarutkan minyak atsiri (elarut 9on-(olar (elarut Rumus kimia )itik didih -onstanta Dielektrik &assa 'enis *eksana 1*>-1*2-1*2-1*2-1*2-1*> D9 C1 2#0 0#D;; g@ml +en ena 1D*D 80 C1 2#> 0#8.9 g@ml

)oluena 1D*;-1*> 666 C1 2#4 0#8D. g@ml Dietil eter 1*>1*2-3-1*2-1*> >; C1 4#> 0#.6> g@ml -loroform 1*1l> D6 C1 4#8 6#498 g@ml Etil asetat 1*>-1$E3%-3-1*2-1*> .. C1 D#0 0#894 g@ml (emilihan pelarut atau !airan penyari harus mempertim"angkan "anyak faktor# 1airan penyari yang "aik harus memenuhi !riteria "erikut iniA a#&urah dan mudah diperoleh "#Sta"il se!ara fisika dan kimia !#+ereaksi netral d#)idak mudah menguap dan tidak mudah ter"akar e#Selektif yaitu hanya menarik at "erkhasiat yang dikehendaki f#)idak mempengaruhi at "erkhasiat 2ntuk ekstraksi ini 7armakope 8ndonesia menetapkan "ahwa se"agai !airan penyari adalah air,etanol,etanol G air atau eter#(engekstraksian pada perusahaan o"at tradisional masih ter"atas pada penggunaan !airan penyari air, etanol atau etanol G air# 6# 5ir 5ir dipertim"angkan se"agai penyari karenaA 6# &urah dan mudah diperoleh 2# Sta"il ># )idak mudah menguap dan tidak mudah ter"akar 4# )idak "era!un ;# 5lamiah -erugian penggunaan air se"agai penyariA 6# )idak selektif 2# Sari dapat ditum"uhi kapang dan kuman serta !epat rusak ># 2ntuk pengeringan diperlukan waktu lama 5ir disamping melarutkan garam alkaloid, minyak menguap, glikosida, tanin dan gula, 'uga melarutkan gom, pati, protein, lendir, en im, lilin, lemak, pe!tin, at warna dan asam organi!# Dengan demikian penggunaan air se"agai !airan penyari kurang menguntungkan# Disamping at aktif ikut tersari 'uga at lain yang tidak diperlukan atau malah mengganggu proses pem"uatan sari seperti gom, pati, protein, lemak, en im, lendir dan lain-lain# 5ir merupakan tempat tum"uh "agi kuman, kapang dan khamir, karena itu pada pem"uatan sari dengan air harus ditam"ah at pengawet# 5ir dapat melarutkan en im# En im yang terlarut dengannya air akan menye"a"kan reaksi en imatis, yang mengaki"atkan penurunan mutu# Disamping itu adanya air akan memper!epat proses hidrolisa#2ntuk memekatkan sari air di"utuhkan waktu dan "ahan "akar le"ih "anyak "ila di"andingkan dengan etanol# 2# Etanol Etanol dipertim"angkan se"agai penyari karenaA 6# /e"ih selektif

2# -apang dan kuman sulit tum"uh dalam etanol 20H keatas ># )idak "era!un 4# 9etral ;# 5"sor"sinya "aik D# Etanol dapat "er!ampur dengan air pada segala per"andingan .# (anas yang diperlukan untuk pemekatan le"ih sedikit# Sedang kerugiannya adalah "ahwa etanol mahal harganya#Etanol dapat melarutkan alkaloida "asa, minyak menguap, glikosida, kurkumin, kumarin, antrakinon, fla,onoid, steroid, dammar dan klorofil# /emak, malam, tannin, dan saponin hanya sedikit larut hanya ter"atas# 2ntuk meningkatkan penyarian "iasanya digunakan !ampuran antara etanol dan air# (er"andingan 'umlah etanol dan air tergantung pada "ahan yang akan disari# Dari pustaka akan dapat ditelusuri kandungannya "aik at aktif maupun at lainnya# Dengan diketahuinya kandungan terse"ut dapat dilakukan "e"erapa per!o"aan untuk men!ari per"andingan pelarut yang tepat# Selekti,itas (elarut hanya "oleh melarutkan ekstrak yang diinginkan, "ukan komponen-komponen lain dari "ahan ekstraksi# Dalam praktek,terutama pada ekstraksi "ahan-"ahan alami, sering 'uga "ahan lain $misalnya lemak, resin% ikut di"e"askan "ersama-sama dengan ekstrak yang diinginkan# Dalam hal itu larutan ekstrak ter!emar yang diperoleh harus di"ersihkan, yaitu misalnya diekstraksi lagi dengan menggunakan pelarut kedua# -elarutan (elarut sedapat mungkin memiliki kemampuan melarutkan ekstrak yang "esar $ke"utuhan pelarut le"ih sedikit%# -emampuan tidak saling "er!ampur (ada ekstraksi !air-!air, pelarut tidak "oleh $atau hanya se!ara ter"atas% larut dalam "ahan ekstraksi# -erapatan )erutama pada ekstraksi !air-!air, sedapat mungkin terdapat per"edaan kerapatan yang "esar antara pelarut dan "ahan ekstraksi# *al ini dimaksudkan agar kedua fasa dapat dengan mudah dipisahkan kem"ali setelah pen!ampuran $pemisahan dengan gaya "erat%# +ila "eda kerapatannya ke!il, seringkali pemisahan harus dilakukan dengan menggunakan gaya sentrifugal $misalnya dalam ekstraktor sentrifugal%# Reakti,itas (ada umumnya pelarut tidak "oleh menye"a"kan peru"ahan se!ara kimia pada komponenkornponen "ahan ekstarksi# Se"aliknya, dalam hal-hal tertentu diperlukan adanya reaksi kimia $misalnya pem"entukan garam% untuk mendapatkan selekti,itas yang tinggi# Seringkali Ekstraksi 'uga disertai dengan reaksi kimia# Dalam hal ini "ahan yang akan dipisahkan mutlak harus "erada dalam "entuk larutan# )itik didih -arena ekstrak dan pelarut "iasanya harus dipisahkan dengan !ara penguapan, destilasi atau rektifikasi, maka titik didit kedua "ahan itu tidak "oleh terlalu dekat, dan keduanya tidak mem"entuk as!otrop#Ditin'au dari segi ekonomi, akan menguntungkan 'ika pada proses ekstraksi titik didih pelarut tidak terlalu tinggi $seperti 'uga halnya dengan panas penguapan yang rendah%#

&515&-&515& E-S)R5-S8 5# Ekstraksi 1air-1air (ada ekstraksi !air-!air, satu komponen "ahan atau le"ih dari suatu !ampuran dipisahkan dengan "antuan pelarut# (roses ini digunakan se!ara teknis dalam skala "esar misalnya untuk memperoleh ,itamin, anti"iotika, "ahan-"ahan penyedap, produk-produk minyak "umi dan garam-garam# logam# (roses inipun digunakan untuk mem"ersihkan air lim"ah dan larutan ekstrak hasil ekstraksi padat !air# Ekstraksi !air-!air terutama digunakan, "ila pemisahan !ampuran dengan !ara destilasi tidak mungkin dilakukan $misalnya karena pem"entukan aseotrop atau karena kepekaannya terhadap panas% atau tidak ekonomis# Seperti ekstraksi padat-!air, ekstraksi !air-!air selalu terdiri atas sedikitnya dua tahap, yaltu pen!ampuran se!ara intensif "ahan ekstraksi dengan pelarut, dan pemisahan kedua fasa !air itu sesempurna mungkin# (ada saat pen!ampuran ter'adi perpindahan massa, yaitu ekstrak meninggalkan pelarut yang pertarna $media pem"awa% dan masuk ke dalam pelarut kedua $media ekstraksi%# Se"agai syarat ekstraksi ini, "ahan ekstraksi dan pelarut tidak# saling melarut $atau hanya dalam daerah yang sempit%# 5gar ter'adi perpindahan masa yang "aik yang "erarti performansi ekstraksi yang "esar haruslah diusahakan agar ter'adi "idang kontak yang seluas mungkin di antara kedua !airan terse"ut# 2ntuk itu salah satu !airan distri"usikan men'adi tetes-tetes ke!il $misalnya dengan "antuan perkakas pengaduk%# )entu sa'a pendistri"usian ini tidak "oleh terlalu 'auh, karena akan menye"a"kan ter"entuknya emulsi yang tidak dapat lagi atau sukar sekali dipisah# )ur"ulensi pada saat men!ampur tidak perlu terlalu "esar# 0ang penting per"edaan konsentrasi se"agai gaya penggerak pada "idang "atas tetap ada# *al ini "erarti "ahwa "ahan yang telah terlarutkan sedapat mungkin segera disingkirkan dari "idang "atas# (ada saat pemisahan, !airan yang telah terdistri"usi men'adi tetes-tetes hanis menyatu kem"ali men'adi se"uah fasa homogen dan "erdasarkan per"edaan kerapatan yang !ukup "esar dapat dipisahkan dari !airan yang lain# -e!epa tan (em"entukan fasa homogen ikut menentukan output se"uah ekstraktor !air!air# -uantitas pemisahan persatuan waktu dalam hal ini semakin "esar 'ika permukaan lapisan antar fasa di dalam alat semakin luas# Sama ha8nya seperti pada ekstraksi padat!air, alat ekstraksi tak kontinu dan kontinu yang akan di"ahas "erikut ini seringkali merupakan "agian dari suatu instalasi lengkap# 8nstalasi terse"ut "iasanya terdiri atas ekstraktor yang se"enarnya $dengan one- one pen!ampuran dan pemisahan% dan se"uah peralatan yang dihu"ungkan di "elakangnya $misalnya alat penguap, kolom rektifikasi% untuk mengisolasi ekstrak atau memekatkan larutan ekstrak dan mengam"il kem"ali pelarut# +#E-S)R5-S8 (5D5)-158R Ekstraksi padat-!air tak kontinu Dalam hal yang paling sederhana "ahan ekstraksi padat di!ampur "e"erapa kali dengan pelarut segar di dalam se"uah tangki pengaduk# /arutan ekstrak yang ter"entuk setiap kali dipisahkan dengan !ara pen'ernihan $pengaruh gaya "erat% atau penyaringan $dalam se"uag alat yang dihu"ungkan dengan ekstraktor%# (roses ini tidak "egitu ekonomis,digunakan misalnya di tempat yang tidak tersedia ekstraktor khusus atau "ahan ekstraksi tersedia dalam "entuk ser"uk sangat halus,sehingga karena "ahaya penyum"atan,ekstraktor lain tidak mungkin digunakan# Ekstraktor yang se"enamya adalah tangki-tangki dengan pelat ayak yang dipasang di

dalamnya# (ada alat ini "ahan ekstraksi diletakkan diatas pelat ayak horisontal# Dengan "antuan suatu distri"utor, pelarut dialirkan dari atas ke "awah# Dengan perkakas pengaduk $di atas pelat ayak% yang dapat dinaikturunkan, pen!ampuran seringkali dapat disempurnakan,atau rafinat dapat dikeluarkan dari tangki setelah "erakhirnya ekstraksi# Ekstraktor sema!arn ini hanya sesuai untuk "ahan padat dengan partikel yang tidak terlalu halus# 0ang le"ih ekonomis lagi adalah pengga"ungan "e"erapa ekstraktor yang dipasang seri dan aliran "ahan ekstraksi "erlawanan dengan aliran pelarut#Dalam hal ini pelarut dimasukkan kedalam ekstraktor yang "erisi !ampuran yang telah mengalami proses ekstraksi paling "anyak# (ada setiap ekstraktor yang dilewati, pelarut semakin diperkaya oleh ekstrak#(elarut akan dikeluarkan dalam konsentrasi tinggi dari ekstraktor yang "erisi !ampuran yang mengalami proses ekstraksi paling sedikit# Dengan operasi ini pemakaian pelarut le"ih sedikit dan konsentrasi akhir dari larutan ekstrak le"ih tinggi# 1ara lain ialah dengan mengalirkan larutan ekstrak yang keluar dari pelat ayak ke se"uah ketel destilasi, menguapkan pelarut di situ, mengga"ungkannya dalam se"uah kondenser dan segera mengalirkannya kem"ali ke ekstraktor untuk di!ampur dengan "ahan ekstraksi#Dalam ketel destilasi konsentrasi larutan ekstrak terus menerus meningkat#Dengan metode ini 'umlah total pelarut yang diperlukan relatif ke!il#&eskipun demikian, selalu terdapat per"edaan konsentrasi ekstrak yang maksimal antara "ahan ekstraksi dan pelarut# -erugiannya adalah pemakaian "anyak energi karena pelarut harus diuapkan se!ara terus menerus# (ada ekstraksi "ahan-"ahan yang peka terhadap suhu terdapat se"uah "ak penampung se"agai pengganti ketel destilasi#Dari "ak terse"ut larutan ekstrak dialirkan ke dalam alat penguap ,akum $misalnya alat penguap pipa atau film%# 2ap pelarut yang ter"entuk kemudian dikondensasikan,pelarut didinginkan dan dialirkan kem "ali ke dalam ekstraktor dalam keadaan dingin# Ekstraksi padat-!air kontinyu 1ara kedua ekstraktor ini serupa dengan ekstraktor-ekstraktor yang dipasang seri, tetapi pengisian, pengumpanan pelarut dan 'uga pengosongan "erlangsung se!ara otomatik penuh dan ter'adi dalam se"uah alat yang sama# 3leh (engumpanan karena itu dapat diperoleh output yang le"ih "esar dengan 'umlah kerepotan yang le"ih sedikit# )etapi karena "iaya untuk peralatannya "esar,ekstraktor sema!am itu ke"anyakan hanya digunakan untuk "ahan ekstraksi yang tersedia dalam kuantitas "esar $misalnya "i'i-"i'ian minyak, tum"uhan%# Dari "eraneka ragarn konstruksi alat ini, "erikut akan di "ahas ekstraktor keran'ang $"u!ket-wheel e4tra!tor% dan ekstraktor sa"uk $"elt e4tra!tor%# Ekstraktor keran'ang (ada ekstraktor keran'ang $keran'ang putar rotary e4tra!tor%, "ahan ekstraksi terus menerus dimasukkan ke dalam sel-sel yang "er"entuk 'uring $sektor% dari se"uah rotor yang "erputar lam"at mengelilingi poros#+agian "awah sel-sel ditutup oleh se"uah pelat ayak# Selama satu putaran, "ahan padat di"asahi dari arah "erlawanan oleh pelarut atau larutan ekstrak yang konsentrasinya meningkat# (elarut atau larutan 28. terse"ut dipompa dari sel ke sel dan disiramkan ke atas "ahan padat# 5khirnya, "ahan dikeluarkan dan keseluruhan proses ini "erlangsung se!ara otomatik# 8972D5S8

8nfuse adalah sediaan !air yang di "uat dengan menyari simplisia dengan air pada suhu 900 selama 6; menit# 8nfudasi adalah proses penyarian yang umumnya digunakan untuk menyari at kandungan aktif yang larut dalam air dan "ahan-"ahan na"ati# (enyarian dengan !ara ini menghasikan sari yang tidak sta"il dan mudah ter!emar oleh kuman dan kapang# 3leh se"a" itu, sari yang diperoleh dengan !ara ini tidak "oleh disimpan le"ih dari 24 'am# 1ara ini sangat sederhana dan sering digunakan oleh perusahaan o"at tradisional# Dengan "e"erapa modifikasi, !ara ini sering digunakan untuk mem"uat ekstrak# 8nfus di"uat dengan !ara A 6# &em"asahi "ahan "akunya, "iasanya dengan air 2 kali "o"ot "ahan, untuk "unga 4 kali "o"ot "ahan dan untuk karagen 60 kali "o"ot "ahan# 2# +ahan "aku ditam"ah dengan air dan dipanaskan selama 6; menit pada suhu 900 G 9801# 2mumnya untuk 600 "agian sari diperlukan 60 "agian "ahan# (ada simplisia tertentu tidak diam"ilo 60 "agian "ahan# *al ini di se"a"kan karenaA a# -andungan simplisia kelarutannya ter"atas, misalnya kulit kina digunakan D "agian# "# Disesuaikan dengan !ara penggunaannya dalam pengo"atan, misalnya daun kumis ku!ing, sekali minum infuse 600!! karena itu diam"il 6@2 "agian# !# +erlendir, misalnya karagen digunakan 66@2 "agian d# Daya ker'anya keras, misalnya digitalis digunakan 6@2 "agian# ># 2ntuk memindahkan penyarian kadang-kadang perlu ditam"ah "ahan kimia misalnyaA a# 5sam sitrat untuk infuse kina "# -alium atau 9atrium kar"onat untuk infuse kelem"ak 4# (enyaringan dilakukan pada saat !airan masih panas, ke!uali "ahan yang mengandung "ahan yang mudah menguap# Simplisia yang digunakan untuk pem"uatan infuse harus mempunyai dera'at kehalusan tertentu# a# Dera'at kahalusan $2@>%, misalnya A Daun kumis ku!ing Daun sirih 5kar manis "# Dera'at kehalusan $>@D%, misalnya A Rimpang 'eringau 5kar kelem"ak !# Dera'at kehalusan $D@8%, misalnya A Rimpang lengkuas Rimpang temulawak Rimpang 'ahe d# Dera'at kehalusan $8@24%, misalnya A -ulit kina &5SER5S8 &aserasi merupakan !ara penyarian yang sederhana# &aserasi dilakukan dengan !ara merendam ser"uk simplisia dalam !airan penyari# 1airan penyari akan menem"us dinding seldan masuk ke dalam rongga sel yang mengandung at aktif, at aktif akan larut dank arena adanya per"edaan konsentrasi antara larutan at aktif di dsalam sel

dengan yang diluar sel,maka larutan yang terpekat didesak keluar# (eristiwa terse"ut "erulang sehingga ter'adi keseim"angan konsentrasi antara larutan diluar sel dengan larutan di dalam sel# &aserasi digunakan untuk penyarian simplisia yang mengandung at aktif yang mudah larut dalam !airan penyari, tidak mengandung at yang mudah mengem"ang dalam !airan penyari, tidak mengandung "en oin, stirak dan lain-lain# 1airan penyari yang digunakan dapat "erupa air, etanol, air-etanol, atau pelarut lain# +ila !airan penyari digunakan air maka untuk men!egah tim"ulnya kapang, dapat ditam"ahkan "ahan pengawet, yang di"erikan pada awal penyarian# -euntungan !ara penyarian dengan maserasi adalah !ara penger'aan dan peralatan sederhana dan mudah diusahakan# -erugian !ara maserasi adalah penger'aanya lama,dan penyariannya kurang sempurna# &aserasi dapat dilakukan modifikasi misalnya A 6# Digesti Digesti adalah !ara maserasi dengan menggunakan pemanasan lemah, yaitu pada suhu 400 - ;001# 1ara maserasi ini hanya dapat dilakukan untuk simplisia yang at aktifnya tahan terhadap pemanasan# Dengan pemnasan diperoleh keuntungan antara lainA a# -ekentalan pelarut "erkurang, yang dapat mengaki"atkan "erkurangnya lapisanlapisan "atas# "# Daya melarutkan !airan penyari akan meningkat, sehingga pemanasan terse"ut mempunyai pengaruh yang sama dengan pengadukan# !# -oefisien difusi "er"anding lurus dengan suhu a"solute dan "er"anding ter"alik dengan kekentalan, sehingga kenaikan suhu akan "erpengaruhpada ke!epatan difusi# 2mumnya kelarutan at aktif akan meningkat "ila suhu dinaikkan# d# Iika !airan penyari mudah menguap pada suhu yang digunakan, maka perlu dilengkapi dengan pendingin "alik, sehingga !airan akan menguap kem"ali ke dalam "e'ana# 2# &aserasi dengan &esin (engaduk (enggunaan mesin pengaduk yang "erputar terus-menerus, waktu proses maserasi dapat dipersingkat men'adi D sampai 24 'am# ># Remaserasi 1airan penyari di"agi men'adi 2# Seluruh ser"uk simplisia di maserasi dengan !airan penyari pertama, sesudah dienap tuangkan dan diperas, ampas dimaserasi lagi dengan !airan penyari yang kedua# 4# &aserasi &elingkar &aserasi dapat diper"aiki dengan mengusahakan agar !airan penyari selalu "ergerak dan menye"ar# Dengan !ara ini penyari selalu mengalir kem"ali se!ara "erkesinam"ungan melalui se"uk simplisia dan melarutkan at aktifnya# ;#&aserasi &elingkar +ertingkat (ada maserasi melingkar, penyarian tidak dapat dilaksanakan se!ara sempurna, karena pemindahan massa akan "erhenti "ila keseim"angan telah ter'adi masalah ini dapat diatasi dengan maserasi melingkar "ertingkat $&#&#+%, yang akan didapatkan A a#Ser"uk simplisia mengalami proses penyarian "e"erapa kali, sesuai dengan "e'ana penampung# (ada !ontoh di atas dilakukan > kali, 'umlah terse"ut dapat diper"anyak sesuai dengan keperluan# "#Ser"uk simplisia se"elum dikeluarkan dari "e'ana penyari, dilakukan penyarian dengan

!airan penyari "aru# Dengan ini diharapkan agar mem"erikan hasil penyarian yang maksimal !#*asil penyarian se"elum diuapkan digunakan dulu untuk menyari ser"uk simplisia yang "aru,hingga mem"erikan sari dengan kepekatan yang maksimal# d#(enyarian yang dilakukan "erulang-ulang akan mendapatkan hasil yang le"ih "aek daripada yang dilakukan sekalidengan 'imlah pelarut yang sama# !ERK'&AS (erkolasi adalah !ara penyarian yang dilakukan dengan mengalirkan !airan penyari melalui ser"uk simplisia yang telah di"asahi# -ekuatan yang "erperan pada perkolasi antara lainA gaya "erat, kekentalan, daya larut, tegangan permukaan, difusi, osmosa, adesi, daya kapiler dan daya geseran $friksi%# 1ara perkolasi le"ih "aik di"andingkan dengan !ara maserasi karenaA a#5liran !airan penyari menye"a"kan adanya pergantian larutan yang ter'adi dengan larutan yang konsentrasinya le"ih rendah, sehingga meningkatkan dera'at per"edaan konsentrasi# "#Ruangan diantara ser"uk-ser"uk simplisia mem"entuk saluran tempat mengalir !airan penyari#karena ke!ilnya saluran kapiler terse"ut,maka ke!epatan pelarut !ukup untuk mengurangi lapisan "atas,sehingga dapat meningkatkan per"edaan konsentrasi# Reperkolasi 2ntuk menghindari kehilangan minyak atsiri pada pem"uatan sari,maka !ara perkolasi diganti dengan !ara reperkolasi# (ada perkolasi dilakukan pemekatan sari dengan pemanasan pada reperkolaso tidak dilakukan pemekatan# Reperkolasi dilakukan dengan !ara sinplisia di"agi dalam "e"erapa per!olator# (erkolasi +ertingkat Dalam proses perkolasi "iasa,perkolat yang dihasilkan tidak dalam kadar yang maksimal# Selama !airan penyari melakukan penyarian ser"uk simplisia , maka ter'a'i aliran melalui lapisan ser"uk dari atas sampai ke "awah disertai pelarutan at aktifnya# (roses poenyaringan terse"ut aakan menghasilkan perkolat yang pekat pada tetesanm pertama dan terakhir akan diperoleh perkolat yang en!er# 2ntuk memper"aiki !ara perkolasi terse"ut dialkukan !ara perkolasi "ertingkat# Ser"uk simplisia yang hampir tersari sempurna se"elum di"uang ,disari dengan !airan penyari ang "aru# *al ini diharapkan gar ser"uk simplisia terse"ut dapat tersari sempurna# Se"aliknya sewr"uk simplisia yang "aru disari dengan perkolat yang hampir 'enuh, dengan denikian akan diperoleh perkolat akhir yang 'ernih# (erkolat dipisahkan dan dipekatkan# 1ara ini !o!ok "ila digunakan untuk perusahaan o"at tradisional,termasuk perusahaan yang memproduksi sediaan galenik# 5gar dioperoleh !ara yang tepat, perlu dilakukan per!o"aan pendahuluan# Dengan per!o"aan terse"ut dapat ditetapkan A 6#Iumlah per!olator yang diperlukan 2#+o"ot ser"uk simplisia untuk tiap kali perkolasi >#Ienis !airan penyari 4#Iumlah !airan penyari untuk tiap kali perkolasi ;#+esarnya tetesan dan lain-lain#

(er!olator yang digunakan untuk !ara perkolasi ini agak "erlainan dengan per!olator "iasa# (er!olator ini harus dapat diatur, sehinggaA 6#(erkolat dari suatu per!olator dapat dialirkan ke per!olator lainnya 2#5mpus dengan mudah dapat dikeluarkan# (er!olator diatur dalam suatu deretan dan tiap per!olator "erlaku se"agai per!olator pertama# BAB !E(BA$ASA" >#6 5/5) D59 +5*59 >#6#6 5lat 8nfudasiA J:elas ukur J)angas air J(an!i &aserasiA J+e'ana J:elas ukur J5lumunium foil (erkolasiA J+e'ana silinder JSekat "erpori >#6#2 +ahan JSer"uk simplisia J5ir J1airan penyari >#2 15R5 -ERI5 8nfudasiA Simplisia yang telah dihaluskan sesuai dengan dera'at kehalusan yang telah ditetapkan di!ampur dengan air se!ukupnya dalam se"uah pan!i# -emudian dipanaskan dalam tangas air selama 6; menit, dihitung mulai suhu dalam pan!i men!apai 9001, sam"il sekali-sekali diaduk# 8nfuse diserkai sewaktu masih panas melalui kain flannel# 2ntuk men!ukupi kekurangan air, ditam"ahkan air mendidih melalui ampasnya# 8nfuse simplisia yang mengandung minyak atsiri harus diserkai setelah dingin# 8nfuse asam 'awa dan simplisia yang "erlendir tidak "oleh diperas# 8nfuse kulit kina "iasanya ditam"ah dengan asam sitrat sepersepuluh dari "o"ot simplisia# 5sam 'awa se"elum dipakai di"uang "i'inya dan se"elum dire"us di"uat massaseperti "u"ur# +uah adas dan dan "uah adas manis dipe!ah terle"ih dahulu# &aserasiA &aserasi pada umumnya dilakukan dengan !araA 60 "agian simplisia dengan dera'at halus yang !o!ok dimasukkan ke dalam "e'ana, kemudian dituangi dengan .; "agian !airan penyari, ditutup dan di"iarkan selama ; hari terlindung dari !ahaya, sam"il "erulang-ulang diaduk# Setelah ; hari sari diserkai, ampas diperas# 5mpas ditam"ah

!airan penyari se!ukupnya diaduk dan diserkai, sehingga diperoleh seluruh sari se"anyak 600 "agian# +e'ana ditutup, "iarkan ditempat se'uk, terlindung dari !ahaya, selama 2 hari# -emudian endapan dipisahkan# (erkolasiA (rinsip perkolasi adalah se"agai "erikutA ser"uk simplisia ditempatkan dalam suatu "e'ana silinder, yang "agian "awahnya di"eri sekat "erpori# 1airan penyari dialirkan dari atas ke "awah melalui ser"uk terse"ut, !airan penyari akan melarutkan at aktif sel-sel yang dilalui sampai men!apai keadaan 'enuh# :erak ke"awah dise"a"kan oleh kekuatan gaya "eratnya sendiri dan !airan diatasnya, dikurangi dengan daya kapiler yang !enderung untuk menahan# BAB ) !E"%T%! -esimpulanA Ekstraksi adalah pemisahan suatu at dari !ampurannya dengan pem"agian se"uah at terlarut antara dua pelarut yang tidak dapat ter!ampur untuk mengam"il at terlarut terse"ut dari satu pelarut ke pelarut yang lain# Seringkali !ampuran "ahan padat dan !air $misalnya"ahan alami%tidak dapat atau sukar sekali dipisahkan dengan metode pemisahan mekanis atau termis yang telah di"i!arakan# &isalnya sa'a,karena komponennya saling "er!ampur se!ara sangat erat, peka terhadap panas,"eda sifat-sifat fisiknya terlalu ke!il, atau tersedia dalam konsentrasi yang terlalu rendah# 8nfudasi adalah proses penyarian yang umumnya digunakan untuk menyari at kandungan aktif yang larut dalam air dan "ahan-"ahan na"ati# (enyarian dengan !ara ini menghasikan sari yang tidak sta"il dan mudah ter!emar oleh kuman dan kapang# 3leh se"a" itu, sari yang diperoleh dengan !ara ini tidak "oleh disimpan le"ih dari 24 'am# &aserasi merupakan !ara penyarian yang sederhana# &aserasi dilakukan dengan !ara merendam ser"uk simplisia dalam !airan penyari# 1airan penyari akan menem"us dinding seldan masuk ke dalam rongga sel yang mengandung at aktif, at aktif akan larut dank arena adanya per"edaan konsentrasi antara larutan at aktif di dsalam sel dengan yang diluar sel,maka larutan yang terpekat didesak keluar# (erkolasi adalah !ara penyarian yang dilakukan dengan mengalirkan !airan penyari melalui ser"uk simplisia yang telah di"asahi# -ekuatan yang "erperan pada perkolasi antara lainA gaya "erat, kekentalan, daya larut, tegangan permukaan, difusi, osmosa, adesi, daya kapiler dan daya geseran $friksi%# *ARA KER+A 8nfudasiA Simplisia yang telah dihaluskan sesuai dengan dera'at kehalusan yang telah ditetapkan di!ampur dengan air se!ukupnya dalam se"uah pan!i# -emudian dipanaskan dalam tangas air selama 6; menit, dihitung mulai suhu dalam pan!i men!apai 9001, sam"il sekali-sekali diaduk# 8nfuse diserkai sewaktu masih panas melalui kain flannel# 2ntuk men!ukupi kekurangan air, ditam"ahkan air mendidih melalui ampasnya# 8nfuse simplisia yang mengandung minyak atsiri harus diserkai setelah dingin# 8nfuse asam 'awa dan simplisia yang "erlendir tidak "oleh diperas# 8nfuse kulit kina "iasanya ditam"ah dengan asam sitrat sepersepuluh dari "o"ot simplisia# 5sam 'awa se"elum dipakai

di"uang "i'inya dan se"elum dire"us di"uat massaseperti "u"ur# +uah adas dan dan "uah adas manis dipe!ah terle"ih dahulu# &aserasiA &aserasi pada umumnya dilakukan dengan !araA 60 "agian simplisia dengan dera'at halus yang !o!ok dimasukkan ke dalam "e'ana, kemudian dituangi dengan .; "agian !airan penyari, ditutup dan di"iarkan selama ; hari terlindung dari !ahaya, sam"il "erulang-ulang diaduk# Setelah ; hari sari diserkai, ampas diperas# 5mpas ditam"ah !airan penyari se!ukupnya diaduk dan diserkai, sehingga diperoleh seluruh sari se"anyak 600 "agian# +e'ana ditutup, "iarkan ditempat se'uk, terlindung dari !ahaya, selama 2 hari# -emudian endapan dipisahkan# (erkolasiA (rinsip perkolasi adalah se"agai "erikutA ser"uk simplisia ditempatkan dalam suatu "e'ana silinder, yang "agian "awahnya di"eri sekat "erpori# 1airan penyari dialirkan dari atas ke "awah melalui ser"uk terse"ut, !airan penyari akan melarutkan at aktif sel-sel yang dilalui sampai men!apai keadaan 'enuh# :erak ke"awah dise"a"kan oleh kekuatan gaya "eratnya sendiri dan !airan diatasnya, dikurangi dengan daya kapiler yang !enderung untuk menahan# Saran Dari pem"ahasan diatas diharapkan dapat mengaplikasikan prosedur-prosedur dari ekstraksi, serta diharapkan 'uga "agi penulis maupun pem"a!a dapat mengem"angkan metode ekstraksi yang le"ih "aik ditin'au dari segi ekonomi serta kepraktisan dalam pem"uatan serta pemakaian alat tanpa menghilangkan fa!tor kualitas h