Vous êtes sur la page 1sur 1

APLIKASI RADAR DALAM PERKEMBANGAN KEILMUAN METEOROLOGI

Oleh Aristyo Rahadian Wijaya (12811006) Dalam perkembangan keilmuan sains atmosfer terutama meteorologi, Indonesia sebagai negara yang dilintasi oleh ekuator menjadi suatu negara yang sangat berkontribusi dalam pembentukan cuaca dan iklim karena sering terjadi pergerakan atmosfer yang sangat intens yang kerap diasosiasikan dengan pergerakan atmosfer secara global. Namun, mekanisme yang bertanggung jawab terhadap pergerakan tersebut sampai saat ini belum banyak terungkap. Hal ini dikarenakan kurangnya fasilitas untuk meneliti pergerakan atmosfer di ekuator. Menurut Nakazawa (1988), mekanisme yang menyebabkan pergolakan di atmosfer di daerah ekuator diperkirakan memiliki suatu hierarki atau struktur yang bertumpuk-tumpuk, yang membutuhkan observasi atmosfer pada skala horizontal yang berbeda-beda untuk menjelaskannya secara komprehensif. Sebagai cara untuk mengatasinya, para peneliti membangun suatu radar yang mampu mengobeservasi atmosfer di equator (EAR). Radar ini dibangun di Kototabang, Sumatra Barat(0.20S,100.32E, 865m dpl) pada tahun 2001. Selain itu, para peneliti juga membangun berbagai Radar lain yang ditujukan untuk mengamati fenomena cuaca dan iklim lainnya. Sebagai contoh jenis Radar yang sering digunakan adalah Radar Doppler berupa Weather radar yang digunakan untuk mendeteksi cuaca, intensitas curah hujan dan cuaca buruk yang terjadi (misal badai). Penggunaan data radar cuaca adalah cara efektif untuk mengamati karakteristik hujan. Radar cuaca dapat mengukur karakteristik fisik-awan hujan, seperti distribusi ukuran rintik hujan, distribusi spasial dan temporal intensitas curah hujan, perlengkapan hujan, profil vertikal awan dan siklus presipitasi (Chumchean et al. 2009). Selain digunakan sebagai pemantau keadaan cuaca, Radar Doppler juga digunakan untuk mendeteksi kecepatan dan arah angin namun kali ini dengan menggunakan gelombang suara (ultrasonik). Data yang dihasilkan oleh radar dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Kegunaan data radar yang dihasilkan oleh masing-masing radar bergantung pada komponen dan sistem kerja pada radar tersebut. Pada radar doppler yang dimiliki oleh BPPT, data hasil pemrosesan dapat digunakan untuk memantau pergerakan curah hujan. Spektrum Doppler pada radar diperlukan untuk menangkap semua target statistik kecepatan radial dan untuk mengidentifikasi komponen frekuensi bias dan juga untuk pemantauan kondisi kinematika di awan (Kollias et al. 2000).Contoh lain kegunaan data yang dihasilkan radar adalah data DEM (Digital Elevation Model) Radar yang digunakan untuk menurunkan jaringan sungai dan batas DAS (Iswandi, 2006).