Vous êtes sur la page 1sur 4

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Stroke merupakan penyakit gangguan fungsi otak berupa kelumpuhan syaraf/defisit neurologi akibat gangguan aliran darah pada salah satu bagian otak. Secara sederhana stroke didefinisi sebagai penyakit akibat otak terhentinya suplay darah ke otak karena sumbatan atau perdarahan, dengan gejala lemas/lumpuh sesaat atau gejala berat sampai hilangnya kesadaran, dan kematian. Stroke bisa berupa iskemik maupun perdarahan/hemoragic (www.infostroke.wordpress.com). Secara umum stroke dapat dibagi menjadi dua. ertama stroke non hemoragik yaitu stroke yang di akibatkan oleh penyumbatan pada pembuluh darah di otak. !edua stroke hemoragik yaitu stroke yang di akibatkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak. "aktor faktor resiko stroke antara lain, umur, hipertensi, diabetes melitus, arteriosklerosis, penyakit jantung, merokok. ada tanggal #$ %ktober diperingati sebagai hari stroke dunia, saat ini diingatkan bahwa & dari ' orang menderita stroke dan hampir setiap ' detik seseorang meninggal karena stroke. %rganisasi Stroke (unia mencatat hampir )*+ orang yang mempunyai faktor resiko dapat terhindar dari stroke bila menyadari dan mengatasi faktor resiko tersebut sejak dini. ,adan kesehatan dunia memprediksi bahwa kematian akibat stroke akan meningkat seiring &

dengan kematian akibat penyakit jantung dan kanker kurang lebih ' juta pada tahun #-&- menjadi ) juta di tahun #-.-. (i Amerika Serikat tercatat hampir setiap /* detik terjadi kasus stroke, dan setiap / detik terjadi kematian akibat stroke. ada tahun #-&-, Amerika telah menghabiskan 0 1.,1 juta untuk

menbiayai tanggungan medis dan rehabilitasi akibat stroke. (i 2ndonesia, diperkirakan setiap tahun terjadi *--.--- penduduk terkena serangan stroke, angka kejadian stroke menurut data dasar rumah sakit '.,*# per &--.--- dengan usia di atas '* tahun dan sekitar #*+ atau &#*.--- orang meninggal dan sisanya mengalami cacat ringan atau berat. Saat ini stroke menempati urutan ketiga sebagai penyakit mematikan setelah penyakit jantung dan kanker, sedangkan di 2ndonesia stroke menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian di rumah sakit.

(www.hpstroke.wordpress.com). !ebutuhan (asar 3anusia adalah hal hal seperti makanan, air, keamanan dan cinta yang merupakan hal yang penting untuk bertahan hidup dan kesehatan. 4alaupun setiap orang mempunyai sifat tambahan, kebutuhan yang unik,setiap orang mempunyai kebutuhan dasar manusia yang sama. ,esarnya kebutuhan dasar yang terpenuhi menentukan tingkat kesehatan dan posisipada rentang sehat sakit. (alam jurnal Agustina, 5.6.,#--$. (itinjau dari konsep holistik, kebutuhan manusia meliputi / (empat) unsur, yaitu kebutuhan fisik, psikologis, social dan spiritual. !ebutuhan fisiologis memiliki prioritas

tertinggi dalam hirarki 3aslow. Seorang indi7idu yang memiliki beberapa kebutuhan yang tidak terpenuhi secara umum lebih dulu mencari pemenuhan kebutuhan fisiologis (3aslow,&$1-). !ebutuhan fisiologis yang dimaksudkan adalah oksigenasi, cairan, nutrisi, eliminasi, mobilisasi, perawatan diri. Sedangkan dari aspek psikologis, kebutuhan manusia berkaitan dengan antisipasi terhadap stress dan adaptasi terhadap lingkungan, konsep diri yang adekuat, self8esteem, dan aktualisasi diri. 3elihat fenomena di atas, storke merupakan penyakit yang menjadi momok bagi manusia. Selain itu, stroke menyerang dengan tiba8tiba. %rang yang menderita stroke sering tidak menyadari bahwa dia terkena stroke. 9iba8 tiba saja, penderita merasakan dan mengalami kelainan seperti lumpuh pada sebagian sisi tubuhnya, bicara pelo, pandangan kabur, dan lain sebagainya tergantung bagian otak mana yang terkena. %leh karena itu penting bagi kita perawat bagian dari tenaga medis untuk mempelajari tentang patofisologi, mekanisme, manifestasi klinis, prosedur diagnostik dan asuhan keperawatan yang harus di berikan pada pasien stroke. Seringkali ketika pulang, pasien pasca stroke masih mengalami gejala sisa, misalnya dengan keadaan kehilangan motorik (hemiplegi) atau ada juga pasien yang pulang dengan keadaan bedtrest total, kehilangan komunikasi atau kesulitan berbicara (disatria), gangguan persepsi, kerusakan fungsi kognitif dan efek psikologik, disfungsi kandung kemih, pemasangan :;9, sehingga perawatan yang diberikan harus secara terus menerus dilakukan agar kondisi klien membaik, penyakitnnya terkontrol, risiko serangan stroke ulang .

menurun, tiak terjadi komplikasi atau kematian mendadak. <ntuk itu perawat perlu mengkaji kebutuhan pasien dalam perawatan di rumah, sehingga setelah pasien kembali kerumah perawatan dapat dilakukan oleh keluarga pasien maupun pasien itu sendiri secara terus menerus sampai optimal dan mencapai keadaan fisik maksimal.

, &

Tujuan 9ujuan <mum 3ampu menyusun !arya 9ulis 2lmiah penerapan secara komprehensif dengan gangguan stroke. # a b c 9ujuan !husus 3ampu menyusun latar belakang dan konsep dasar tentang stroke. 3ampu memberikan asuhan keperawatan dengan penyakit stroke. 3ampu membandingkan antara teori dengan penerapan asuhan keperawatan melalui pembahasan. d 3ampu mengumpulkan hasil penerapan asuhan keperawatan.

Batasan Masalah (alam penyusunan !arya 9ulis 2lmiah ini, penulis hanya membahas mengenai Asuhan !eperawatan (engan ;angguan Stroke di 6S<(

,anyumas, yang akan dilakukan selama tiga hari. roses keperawatan yang akan dibahas oleh penulis meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, inter7ensi, implementasi sampai dengan e7aluasi. /