Vous êtes sur la page 1sur 6

A.

Pengkajian Keperawatan
Pengkajian keperawatan terhadap masalah infeksi secara umum terdiri dari : a. Riwayat kesehatan pasien. Meliputi apakah pasien pernah mengalami infeksi sebelumnya ataukah tidak. b. Apakah infeksi timbul setelah adanya luka ? atau hal yang lainnya ?. c. Apakah infeksi timbul setelah pasca bedah ?. d. Pengkonsumsian obat. e. Pasien memiliki penyakit kronis atau gangguan kebutuhan nutrisi. f. Lingkungan pasien. g. Apakah timbul atau muncul kemerahan di bagian tubuh tertentu. h. Apakah timbul panas dibagian tubuh tersebut. i. Apakah terjadi pembengkakan dibagian tubuh tersebut. j. Apakah timbul rasa sakit atau nyeri dibagian tubuh tersebut. maka dilakukan pengkajian lebih spesifik meliputi : P !pro"okes# : apakah yang menimbulkan nyeri ! akti"itas$ spontan$ stress$ setelah makan dll#? % !%uality# : apakah tumpul$ tajam$ tertekan$ dalam$ permukaan dll? Apakah pernah merasakan nyeri seperti itu sebelumnya?

ntuk pengkajian nyeri

R !radiation atau Relief# : apakah menyebar ! rahang$ punggung$ tangan dll#? Apa yang membuat lebih baik ! posisi# ? apa yang mempertambah buruk !inspirasi$ pergerakan#?

& !&e"erity atau tanda dan gejala#: jelaskan skala nyeri dan frekuensn. Apakah disertai dengan gejala seperti ! mual$ muntah$ pusing$ diaphoresis$ pucat$ nafas pendek$ sesak$ tanda "ital yang abnormal dll#

' !time( mulai dan lama# : kapan mulai nyeri? Apakan konstan atau kadang ) kadang? *agaimana lama ? tiba ) tiba atau bertahap? Apakah mulai setelah anda makan? +rekuensi?

k. Apakah pasien mengalami perubahan fungsi yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk mobilisasi.

l. Pemeriksaan laboratorium yang berhubungan dengan infeksi.

B. Diagnosa Keperawatan
,iagnosa -eperawatan yang muncul pada infeksi biasanya yaitu : a. Infeksi berhubungan dengan imunosupresi, penyakit kronis, mal nutrisi, trauma. -riteria .asil &tatus /mun : keadekuatan alami yang didapat dan secara tepat ditujukan untuk menahan antigen0antigen internal maupun eksternal. Pengetahuan : Pengendalian infeksi : tingkat pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian infeksi /nter"ensi /nstruksikan untuk menjaga hygene pribadi untuk melindungi tubuh dari infeksi Ajarkan pasien tekhnik mencuci tangan yang benar Lakukan tekhnik perawatan luka yang benar b. Hypertermia berhubungan dengan penyakit atau trauma -riteria .asil 'ermoregulasi : keseimbangan di antara produksi panas$ peningkatan panas$ dan kehilangan panas. /nter"ensi Memantau suhu minimal setiap dua jam$ sesuai dengan kebutuhan Pantau warna kulit dan suhu. Pantau hidrasi ! misalnya turgor kulit$ kelembapan membran mukosa # Pantau tekanan darah$ nadi dan pernapasan. . A ute Pain berhubungan dengan Agen edera !isik.

-riteria .asil 'ingkat nyeri : jumlah nyeri yang dilaporkan atau ditunjukan. Perilaku mengendalikan nyeri : tindakan seseorang untuk mengendalikan nyeri.

/nter"ensi Lakukan relaksasi$ napas dalam dan distraksi. Lakukan terapi farmakologi dengan analgetik. 'ingkatkan isirahat atau tidur yang adekuat untuk memfasilitasi pengurangan nyeri.

d. "obilitas !isik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot, kontrol dan atau massa. -riteria .asil Perawatan ,iri : akti"itas kehidupan sehari0hari !A-&# : kemampuan untuk melakukan tugas fisik paling dasar dan aktifitas perawatan diri. /nter"ensi Lakukan latihan R1M pasif. Anjurkan pasien untuk merubah posisi setiap 23 menit untuk mempertahankan atau meningkatkan kekuatan dan ketahanan otot Ajarkan teknik ambulasi dan perpindahan yang aman e. Integritas kulit berhubungan dengan Hypertermia -riteria hasil Penyembuhan luka : tujuan utama : tingkat regenerasi yang telah dicapai oleh sel dan jaringan setelah penutupan yang diharapkan. /nter"ensi Memantau pasien setiap 23 menit sekali

Merubah posisi klien setiap 23 menit sekali. Melakukan pembersihan$ pemantauan$ dan peningkatan proses penyembuhan pada luka yang ditutup dengan jahitan$ klip$ atau staples.

#. Desinfektan
a. Pengertian ,esinfektan sangat penting bagi rumah sakit dan klinik. ,esinfektan akan membantu mencegah infeksi terhadap pasien yang berasal dari peralatan maupun dari staf medis yang ada di R& dan juga membantu mencegah tertularnya tenaga medis oleh penyakit pasien. Perlu diperhatikan bahwa desinfektan harus digunakan secara tepat. Penggunaan secara salah selain berbahaya juga akan memboroskan uang. ,esinfektan merupakan suatu bahan yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan suatu mikroorganisme$ terutama mikroba atau bakteri yang patogen atau membahayakan yang terdapat pada benda mati seperti alat0alat injeksi dan operasi$ lantai dan air minum atau kolam renang !klor$ karbon$lisol$ formalin$ dan sebagainya#. b. "a am$ma am desinfektan yang digunakan %& Alkohol 4til alkohol atau propil alkohol pada air digunakan untuk mendesinfeksi kulit. Alkohol yang dicampur dengan aldehid digunakan dalam bidang kedokteran gigi unguk mendesinfeksi permukaan$ namun A,A tidak menganjurkkan pemakaian alkohol untuk mendesinfeksi permukaan oleh karena cepat menguap tanpa meninggalkan efek sisa. '& Aldehid 5lutaraldehid merupakan salah satu desinfektan yang populer pada kedokteran gigi$ baik tunggal maupun dalam bentuk kombinasi. Aldehid merupakan desinfektan yang kuat. 5lutaraldehid 67 dapat dipakai untuk mendesinfeksi alat0alat yang tidak dapat disterilkan$ diulas dengan kasa steril kemudian diulas kembali dengan kasa steril yang dibasahi dengan akuades$ karena glutaraldehid yang tersisa pada instrumen dapat mengiritasi kulit8mukosa$ operator harus memakai masker$ kacamata pelindung dan sarung tangan hea"y duty. Larutan glutaraldehid 67 efektif terhadap bakteri "egetatif seperti M. tuberculosis$ fungi$ dan "irus akan mati dalam waktu 93063 menit$ sedang spora baru alan mati setelah 93 jam. (& Biguanid -lorheksidin merupakan contoh dari biguanid yang digunakan secara luas dalam bidang kedokteran gigi sebagai antiseptik dan kontrok plak$ misalnya 3$:7 larutan pada detergen

digunakan pada surgical scrub !.ibiscrub#$ 3$67 klorheksidin glukonat pada larutan air digunakan sebagai bahan antiplak !;orsodyl# dan pada konsentrasi lebih tinggi 67 digunakan sebagai desinfeksi geligi tiruan. <at ini sangat aktif terhadap bakteri 5ram!=# maupun 5ram!0#. 4fekti"itasnya pada rongga mulut terutama disebabkan oleh absorpsinya pada hidroksiapatit dan sali"ary mucus. )& *enyawa halogen. .ipoklorit dan po"idon0iodin adalah >at oksidasi dan melepaskan ion halide. ?alaupun murah dan efektif$ >at ini dapat menyebabkan karat pada logam dan cepat diinaktifkan oleh bahan organik !misalnya ;hloros$ ,omestos$ dan *etadine#. +& !enol Larutan jernih$ tidak mengiritasi kulit dan dapat digunakan untuk membersihkan alat yang terkontaminasi oleh karena tidak dapat dirusak oleh >at organik. <at ini bersifat "irusidal dan sporosidal yang lemah. @amun karena sebagian besar bakteri dapat dibunuh oleh >at ini$ banyak digunakan di rumah sakit dan laboratorium. ,& Klorsilenol -lorsilenol merupakan larutan yang tidak mengiritasi dan banyak digunakan sebagai antiseptik$ aktifitasnya rendah terhadap banyak bakteri dan penggunaannya terbatas sebagai desinfektan !misalnya ,ettol#. . Hal$hal yang diperhatikan dalam desinfektan antara lain ,alam memilih bahan kimia sebagai suatu desinfektan perlu diperhatikan hal0hal berikut : %. *ifat mikrosida -membunuh jasad renik& &pora pada umumnya lebih tahan daripada bentuk "egetatif dan hanya beberapa desinfektan sebagaihalogen$ formalin$ dan etilen oksida yang efektif terhadap spora. '. *ifat mikrostatik -menghambat pertumbuhan jasad renik& *eberapa komponen kimia pada konsentrasi rendah tidak dapat membunuh jasad renik$ tetapi hanya menghambat pertumbuhannya$ misalnya senyawa tertentu yang terdapat pada rempah0rempah$ dan komponen ini mempunyai sifat bakteriostatik atau fungisid. (. Ke epatan penghambatan -omponen kimia mempunyai kecepatan membunuh yang berbeda0beda terhadap jasad renik. *eberapa komponen lainnya hanya efektif setelah beberapa jam. &el yang sedang tumbuh

atau berkembang biak lebih sensiti"e dan mudah dibunuh dibandingkan dengan sel dalam keadaan istirahat atau static ). *ifat$sifat lain ,alam pemilihan suatu desinfektan harus disesuaikan dengan harga yang tidak mahal$ efekti"itasnya tetap dalam waktu yang lama. Larut dalam air dan stabil dalam larutan. Auga perlu diperhatikan sifat racunnya dan sifat iritasi pada kulit.