Vous êtes sur la page 1sur 76

ANATOMI DAN FISIOLOGI

SISTEM INTEGUMEN


By
Sansri Diah KD
ANATOMI SISTEM
INTEGUMEN
KULIT
ORGAN TUBH PALING LUAR
LUASNYA 1,5 M U/ ORG DEWASA
11 % DR BERAT BADAN
CERMIN KESEHATAN
BERSIFAT KOMPLEKS , ELASTIS
DAN SENSITIF
KELEMBUTAN KULIT BERVARIASI
ELASTIS DAN TEBAL PALPEBRA,
BIBIR, PREPUTIUM
TEBAL DAN TEGANG TELAPAK
TANGAN DAN KAKI ORG DEWASA
LEMBUT DAN TPIS MUKA. LEHER
DAN BADAN
BERAMBUT KASAR KEPALA
PEMBAGIAN KULIT
LAPISAN EPIDERMIS/ KUTIKEL
LAPISAN DERMIS / KORIUM /
KUTIS VERA / TRUE SKIN
LAPISAN SUBKUTIS/ HIPODERMIS
LAPISAN EPIDERMIS

1. STRATUM KORNEUM / LAP
TANDUK
KULIT PALING LUAR
TERDIRI DR BEBERAPA LAPIS SEL
GEPENG YG MATI, TDK BERINTI
PROTOPLASMANYA BERUBAH JADI
KERATIN
2. STRATUM LUSIDUM
DIBAWAH LAP KORNEUM
LAP SEL GEPENG TANPA INTI DGN
PROTOPLASMA BERUBAH JADI
PROTEIN ( ELEIDIN)
LEBIH JELAS DI TELAPAK KAKI DAN
TANGAN
3. STRATUM GRANULOSUM /
KERATOHIALIN
2-3 LAPIS SEL GEPENG DGN
SITOPLASMA BERBUTIR KASAR TDP
INTI DI TENGAHNYA
MUKOSA TDK PUNYA LAPISAN INI
TAMPAK JELAS PD TANGAN DAN
TELAPAK KAKI
4. STRATUM SPINOSUM / STARUM
MALPIGHII / PRICKIE CELL LAYER
BEBERAPA LAPIS SEL BERBENTUK
POLIGONAL YG BERBEDA-BEDA /
ADANYA PROSES MITOSIS
PROTOPLASMANYA JERNIH K/
BANYAK MENGANDUNG GLIKOGEN
INTI DITENGAH
SEL MAKIN DEKAT KE PERMUKAAN
MAKIN GEPENG
5. STRATUM BASALE
SEL-SELNYA BERBENTUK KUBUS /
KOLUMNAR TERSUSUN VERTIKAL PD
PERBATASAN DERMOEPIDERMAL
LAP EPIDERMIS PALING BAWAH
MENGADAKAN MITOSIS, BERFUNGSI
REPRODUKSI
STRATUM BASALE
TERDIRI DR 2 JENIS SEL :
a. SEL DGN BENTUK KOLUMNAR DGN
PROTOPLASMA BASOFILIK , INTI
LONJONG DIHUBUNGKAN SATU SEL
DGN YG LAIN O/ JEMBATAN ANTAR
SEL
b. SEL PEMBENTUK MELANIN
(MELANOSIT) / CLEAR CELL
SEL BERWARNA MUDA DGN
SITOPLASMA BASOFILIK DAN INTI
GELAP
MENGANDUNG BUTIR PIGMEN /
MELANOSOM
PERBANDINGAN SEL BASAL DGN
MELANOSIT 10 : 1
melanosit
Skin layer
LAPISAN DERMIS
LAP LEBIH TEBAL DR EPIDERMIS
TERDIRI DR LAP ELATIS DAN FIBROUS
PADAT DGN ELEMEN SELULER DAN
FOLIKEL RAMBUT
TERDIRI DARI :
PARS PAPILARIS BAG YG
MENONJOL KE EPIDERMIS TERDIRI
DR SERABUT SARAF DAN
PEMBULUH DARAH

PARS RETIKULARIS
JARINGAN IKAT LONGGAR YG TERSUSUN DARI
SERABUT KOLAGEN DAN SERABUT ELASTIS
BERFUNGSI MEMBERI KEKUATAN PADA KELENJAR
DAN FOLIKEL RAMBUT


LAPISAN SUB KUTIS

LANJUTAN DR DERMIS
JARINGAN IKAT LONGGAR BERISI
SEL LEMAK (PANIKULUS
ADIPOSA) U/ CADANGAN
MAKANAN
TERDAPAT UJUNG-UJUNG SARAF
TEPI , PEMB DARAH DAN GETAH
BENING

VASKULARISASI

DIATUR O/ FLEKSUS
SUPERFISIALIS DR ATAS DERMIS,
MENGADAKAN ANASTOMOSE DI
PAPIL DEMIS
FLEKSUS FROFUNDA DR SUB
KUTIS ANASTOMOSE DI PARS
RETIKULARE
ADNEKSA KULIT

TERDIRI DARI KELENJAR,
RAMBUT DAN KUKU
KELENJAR
KELENJAR KERINGAT (GLANDULA
SUDORIFERA)
KELENJAR EKRIN
KELENJAR YG KECIL
TERLETAK DANGKAL DI DERIMIS DGN
SEKRET YG ENCER
SALURANNYA BERBENTUK SPIRAL
BERMUARA LANGSUNG DI PERMUKAAN
KULIT
TERBENTUK SEMPURNA PADA 28 MG
KEHAMILAN
BERFUNGSI 40 MG SETELAH LAHIR
TERDAPAT DI SELURUH PERMUKAAN
KULIT
TERBANYAK PD TELAPAK TANGAN,
KAKI, DAHI DAN AKSILA
KELENJAR EKRIN

SEKRESI DIPENGARUHI O/ :
SARAF KOLINERGIK
FAKTOR PANAS
STRESS
EMOSIONAL
APOKRIN
KELENJAR LEBIH BESAR
LETAKNYA DI DALAM
SEKRETNYA LEBIH KENTAL
DIPENGARUHI O/ SARAF ADRENERGIK
TERDAPAT PD AKSILA, AREOLA MAMAE,
PUBIS, LABIA MINORA DAN SALURAN
TELINGA LUAR
FUNGSI PD MANUSIA BLM JELAS
KELENJAR PD WAKTU LAHIR KECIL
DEWASA MEMBESAR DAN
MENGELUARKAN SEKRET
KERINGAT MENGANDUNG :
AIR
ELEKTROLIT
ASAM LAKTAT
GLUKOSA
Ph 4 6,8
KELENJAR PALIT (GLANDULA
SEBASEA)

TERLETAK DI SELURUH
PERMUKAAN TUBUH MANUSIA
KECUALI TELAPAK TANGAN DAN
KAKI
DISEBUT JUGA KELENJAR
HOLOKRIN K/ TDK BERLUMEN DAN
SEKRET KELENJAR BERASAL DR
DEKOMPOSISI SEL-SEL KELENJAR
TERDAPAT DI SAMPING AKAR RAMBUT
MUARANYAPADA LUMEN AKAR RAMBUT
(FOLIKEL RAMBUT)
SEKRESI DIPENGARUHI O/ HORMON
ANDROGEN
PD ANAK - ANAK SEDIKIT
PD PUBERTAS KELENJAR MEMBESAR,
BANYAK , MULAI BERFUNGSI SEBUM
MEMELIHARA SUPAYA KULIT HALUS,
EMPUK DAN MENGKILATKAN RAMBUT
pilosebasea
SEBUM MENGANDUNG :
TRIGLISERIDA
FFA
SKUALEN WAX ESTER
KOLESTEROL
KUKU

LAPISAN EPIDERMIS YG BERUBAH
TERTANAM DLM PALUNG KUKU
PD PALUNG KUKU TDP
PERSARAFAN DAN PEB DRH
BAG TERMINAL LAP TANDUK (
STRATUM KORNEUM) YG MENEBAL
nail
BAGIAN-BAGIAN KUKU:
MATRIKS JARINGAN PEMBENTUK
KUKU YG BARU
DINDING KUKU LIPATAN KULIT YG
MENUTUPI BAGIAN PINGGIR ATAS
NAIL BED / DASAR KUKU BAG KULIT
YG MENUTUPI KUKU
NAIL GROOVE / ALUR KUKU CELAH
ANTARA DINDING DAN DASAR KUKU
MNRPK SISI KUKU YG MENCEKUNG
MEMBENTUK ALUR KUKU
NAIL ROOT / AKAR KUKU BAGIAN
KUKU YG TERBENAM DLM KULIT /
BAG PROKSIMAL KUKU
NAIL PLATE / LEMPENG KUKU
BAGIAN YG TERBUKA DI ATAS DASAR
JARINGAN LUNAK KULIT PD UJUNG
JARI / BAG TENGAH KUKU YG
DIKELILINGI DINDING KUKU
LUNULA BAG LEMPENG KUKU YG
BERWARNA PUTIH DEKAT AKAR
KUKU, BERBENTUK BULAN SABIT YG
TERTUTUP OLEH KULIT
EPONIKIUM KULIT TIPIS YG
MENUTUPI KUKU DIBAGIAN
PROKSIMAL
HIPONIKIUM DASAR KUKU , KULIT
YG DITUTUPI BAG KUKU BEBAS
KECEPATAN PERTUMBUHAN KUKU
1 mm/ Mg

RAMBUT
BERASAL DR SEL EPIDERMIS YG
BERUBAH
BAG YG TERBENAM DLM KULIT
AKAR RAMBUT
BAG YG DILUAR KULIT BATANG
RAMBUT
TUMBUH DR DLM FOLIKEL DIDLM
EPIDERMIS 10
DIATAS DASARNYA TERDAPAT
PAPIL AWAL TUMBUH
WARNA RAMBUT DISEBABKAN O/
JUMLAH PIGMEN DI DLM
EPIDERMIS
BERHUBUNGAN DGN POLIKEL
RAMBUT TERDAPAT OTOT POLOS
KECIL EFEKTOR PILORUM /
PENEGAK RAMBUT
TERDAPAT KEL SEBASEA
PENGHASIL SEBUM
TIPE RAMBUT :
LANUGO RAMBUT HALUS ,TDK
BERPIGMEN, TERDAPAT PD BAYI
TERMINAL KASAR, BANYAK PIGMEN,
MEMPUNYAI MEDULA, PD ORG DEWASA
TEMPAT TUMBUH RAMBUT :
KEPALA
BULUMATA
KETIAK
KEMALUAN
KUMIS
JENGGOT
PERTUMBUHANNYA DIPENGARUHI
OLEH HORMON SEK / ANDROGEN
VELUS RAMBUT HALUS YG
TERDAPAT PD DAHI DAN BADAN
LAIN
PERTUMBUHAN RAMBUT SCR
SIKLIK

FASE ANAGEN PERTUMBUHAN :
SEL-SEL MATRIKS MELALUI MITOSIS
MEMBENTUK SEL BARU DGN
MENORONG SEL YG > TUA KE ATAS
BERLANGSUNG 2-6 TAHUN
KECEPATAN TUMBUH 0,35 mm / HARI

FASE KATAGEN INVOLUSI
TEMPORER
BERLANGSUNG 2-3 MINGGU
BAG TENGAH AKAR RAMBUT
MENYEMPIT BAG BAWAH MELEBAR
MENGALAMI PERTANDUKAN
MEMBENTUK GADA (CLUB)
FASE TELOGEN FASE
ISTIRAHAT
BEBERAPA BULAN
DIMULAI DGN MEMENDEKNYA SEL
EPITEL TERBENTUKNYA TUNAS
KECIL YG MEBENTUK RAMBUT BARU
RAMBUT GADA TERDORONG KELUAR

PADA SATU KEADAAN 85 % RAMBUT
MENGALAMI ANAGEN, 15 % MASA
TELOGEN
RAMBUT SEHAT BERKILAT,
ELASTIS, TDK MUDAH PATAH, DPT
MENYERAP AIR
KOMPOSISI RAMBUT :
KARBON 50.60 %
HIDROGEN 6.35%
NITROGEN 17.14 %
SULFUR 5.0 %
OKSIGEN 20.80 %
RAMBUT MUDAH DIBENTUK DGN
MEMPENGARUHI GUGUSAN
DISULFIDA DGN PANAS A/ BAHAN
KIMIA
FAKTOR YG MEMPENGARUHI
PERTUMBUHAN RAMBUT :KEADAAN
FISIOLOGIS :
HORMON
METABOLISME
NUTRISI
VASKULARISASI
KEADAAN PATOLOGIK :
PERADANGAN SISTEMIK / SETEMPAT
OBAT-OBATAN
HORMON
PENAMPANG RAMBUT
TERDIRI DARI

KUTIKULA
LAPISAN KERATIN YG BERGUNA U/
PERLINDUNGAN THD KEKERINGAN
DAN PENGARUH LUAR
KORTEKS
SERABUT POLIPEPTIDA YG
MEMANJANG DAN SALING
BERDEKATAN LAP MENGANDUNG
PIGMEN
MEDULA
TERDIRI DR 3-4 LAPISAN KUBUS BERISI
KERATOHIALIN, BADAN LEMAK DAN
RONGGA UDARA
RAMBUT VELUS TDK PUNYA MEDULA
JUMLAH FOLIKEL RAMBUT
MANUSIA 100.000 RAMBUT
PIRANG LEBIH SEDIKIT
FISIOLOGI KULIT, RAMBUT
DAN KUKU
KULIT
MUDAH DIRABA DAN DILIHAT
MENJAMIN KELANGSUNGAN HIDUP
MENYOKONG PENAMPILAN DAN
KEPRIBADIAN
MEMPUNYAI FUNGSI ESTETIKA
BERHUBUNGAN DNG RAS
SEBAGAI INDIKATOR SISTEMIK
SARANA KOMUNIKASI NON VERBAL
FUNGSI UTAMANYA :
PROTEKSI
ABSORBSI
EKSRESI
PERSEPSI
PENGATURAN SUHU TUBUH
PEMBENTUKAN PIGMEN
PEMBENTUKAN VITAMIN D
KERATINISASI
FUNGSI PROTEKSI
MENJAGA BAG TUBUH DR GGN
FISIK DAN MEKANIS
TEKANAN, GESEKAN, TARIKAN ,
GGN KIMIAWI K/ ADA
BANTALAN LEMAK
MELANOSIT TURUT BERPERAN
DLM PERLINDUNGAN THP
PAPARAN SINAR MATAHARI
TANNING
FUNGSI PROTEKSI
PROTEKSI KIMIA TERJADI K/ SIFAT
STRATUM KORNEUM YG
IMPERMEABEL THD BERBAGAI ZAT
KIMIA DAN AIR
KEASAMAN KULIT ( Ph 5 - 6.5)
PERLINDUNGAN KIMIAWI THD
BAKTERI MAUPUN JAMUR
PROSES KERATINISASI BARIER
/SAWAR MEKANIS K/ SEL MATI
MELEPASKAN DIRI SECARA TERATUR

FUNGSI ABSORBSI

KULIT SEHAT TDK MUDAH
MENYERAP AIR, LARUTAN DAN
BENDA PADAT
CAIRAN YG MUDAH MENGUAP
DAN LARUT DLM LEMAK MUDAH
DISERAP

DIPENGARUHI OLEH :
TEBAL TIPISNYA KULIT
HIDRASI
KELEMBABAN
METABOLISME
JENIS VEHIKULUM
FUNGSI RESPIRASI
PERMEABILITAS KULIT TERHADAP
O2 ,CO2 DAN UAP AIR
PENYERAPAN MELALUI MUARA SAL
KELENJAR, SEL-SEL EPIDERMIS >>

FUNGSI EKSKRESI

KEL KULIT MENGELUARKAN ZAT YG
TDK BERGUNA ATAU SISA
METABOLISME NaCl, UREA, ASAM
URAT DAN AMONIA
KEL LEMAK FETUS (K/ PENGARUH H
ANDROGEN IBU) MEMPRODUKSI
SEBUM U/ MELINDUNGI KULIT THD
AMNION LAHIR SBG VERNIK
KASEOSA
SEBUM MEMINYAKI KULIT DAN
MENAHAN EVAPORASI AIR > KULIT
TDK KERING
FUNGSI PERSEPSI

KULIT MGD UJUNG SARAF SENSORIS DI
DERMIS DAN SUB KUTIS
PANAS BADAN RUFINI DI DERMIS DAN SUB
KUTIS
DINGIN BADAN-BADAN KRAUSE DI DERMIS
RABA BADAN TAKTIL MEISSENER DI
PAPILA DERMIS DAN MERKEL RANVIER DI
EPIDERMIS
TEKANAN BADAN VATER PACCINI DI
EPIDERMIS
SARAF SENSORIS > TERDAPAT DI DAERAH
EROTIS
FUNGSI PENGATURAN SUHU
TUBUH (TEMOREGULASI)

DGN CARA MENGELUARKAN
KERINGAT DAN KONTRAKSI
PEMBULUH DARAH DI KULIT
TONUS VASKULER DIPENGARUHI
OLEH SARAF SIMPATIS
( ASETILKOLIN)
PD BAYI DINDING PEM DRH BELUM
SEMPURNA FUNGSI PENGATURAN <
FUNGSI PEMBENTUKAN PIGMEN


SEL PEMBETUK PIGMEN
MELANOSIT DI LAP BASAL SEL YG
BERASAL DARI RIGI SARAF
SEL BASAL : SEL MELANOSIT 10 : 1
JML DAN BESARNYA BUTIR
MELANOSOM BERPENGARUH PD
WARNA KULIT RAS MAUPUN
INDIVIDU
PAPARAN SINAR MATAHARI
MEMPENGARUHI MELANOSOM
WARNA KULIT DIPENGARUHI
OLEH
PIGMEN KULIT
TEBAL TIPISNYA KULIT
REDUKSI Hb
OKSI Hb
KAROTEN
FUNGSI KERATINISASI

LAP EPIDERMIS KERATINOSIT,
SEL LANGERHANS, MELANOSIT
KERATINISASI PERLINDUNGAN
KULIT THD INFEKSI SCR
MEKANIS FISIOLOGIS
FUNGSI PEMBENTUKAN VIT D

MENGUBAH 7 HIDROKSI
KOLESTEROL DGN BANTUAN
SINAR MATAHARI
KULIT JUGA DAPAT
MENGEKSPRESIKAN EMOSI K/
ADA PEM DRH, KEL KERINGAT
DAN OTOT-OTOT DI BAWAH
KULIT
FISIOLOGI ADNEKSA KULIT
RAMBUT
RAMBUT NORMAL SEHAT, BERKILAT,
TDK MUDAH PATAH
TERDIRI DARI CARBON ( 50-60 %),
HIDROGEN (6,36 %), NITROGEN ( 17,14 %),
SULFUR (5,0%), OKSIGEN (20,8%)
SIKLUS PERTUMBUHAN RAMBUT
(2-6 TAHUN) :
FASE ANAGEN MEL MITOSIS MEMBENTUK SEL
BARU MENDORONG SEL > TUA KE ATAS 2-6
TAHUN
KATAGEN MASA PERALIHAN BAG
AKAR RAMBUT MNYEMPIT , BAG BAWAH
MELEBAR MENGALAMI PERTANDUKAN (
GADA) 2-3 MG PD SAAT 85 %
MENGALAMI MAS ANAGEN DAN 15 %
SISANYA DLM FASE TELOGEN

TELOGEN MASA ISTIRAHAT DIMULAI
DGN MEMENDEKNYA SEL EPITEL DAN
MEMBENTUK TUNAS KECIL MEMBUAT
RAMBUT BARU
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PERTUMBUHAN RAMBUT
RAMBUT TUMBUH 0.35 /HR:
KEADAAN FISIOLIGIS : HORMON
(ANDROGEN), METABOLISME,
NUTRISI DAN VASKULARISASI
KEADAAN PATOLOGIK
PERADANGAN SISTEMIK /
SETEMPAT, OBAT-OBATAN,
HORMONAL
KUKU

SALAH SATU ADNEKSA KULIT
BERGUNA MEMBENTUK JARI
CERMIN KECANTIKAN
KELENJAR

KELENJAR KERINGAT
( GLANDULA SUDORIFERA)
KEL EKRIN
KECIL, DANGKAL DI DERMIS, SEKRET ENCER
DIBENTUK SEMPURNA 28 MG KEHAMILAN,
BERFUNGSI SETELAH 40 MG KELAHIRAN
TERDAPAT DISELURUH PERMUKAAN KULIT
> DI TELAPAK TANGAN, KAKI ,DAHI DAN AKSILA
SEKRESI TGT KEP : SARAF KOLINERGIS,
FAKTOR PANAS, STRESS EMOSIONAL
LEBIH BESAR, DALAM DAN
SEKRETNYA LEBIH KENTAL
DIPENGARUHI OLEH SARAF
ADRENERGIK
TERDAPAT DI AKSILA, AREOLA
MAMAE, PUBIS, LAB MINORA, SAL
TELINGA LUAR
FUNGSI BELUM JELAS PD WAKTU
KECIL, PADA WAKTU BESAR
MENGELUARKAN SEKRET
KERINGAT PH ( 4 - 6,8)
MENGANDUNG :
AIR
ELEKTROLIT
ASAM LAKTAT
GLUKOSA
KEL PALIT ( GLANDULA SEBASEA

TERLETAK DISELURUH
PERMUKAAN KULIT KECUALI
TELAPAK TANGAN DAN KAKI
DISEBUT KEL HOLOKRIN K/ TDK
BERLUMEN
SEKRET BERASAL DARI
DEKOMPOSISI SEL-SEL KELENJAR
KEL PALIT ( GLANDULA SEBASEA
TERDAPAT DI SAMPING AKAR
RAMBUT BERMUARA PD LUMEN AKAR
RAMBUT
SEBUM MGD TRIGLISERIDA, FFA,
SKUALEN, WAX ESTER
SEKRESI DIPENGARUHI O/ H
ANDROGEN.
PD ANAK-ANAK KEL INI SEDIKIT, PD
PUBERTAS BANYAK DAN MULAI
BERFUNGSI AKTIF


SEKIAN
DAN
TERIMA KASIH