Vous êtes sur la page 1sur 16

MENGELOLA RESIKO

ETIKA DAN
MANAJEMEN KRISIS


Ahmad Priyono
Anggi Octavia Irawan
Evanti Andriani
IDENTIFIKASI & PENILAIAN
RISIKO & PELUANG ETIKA
A.Risiko & Peluang Etika dalam Penilaian Risiko
Perusahaan
1. Risiko & Peluang Etika
Kepuasan stakeholder ini didasarkan pada bagaimana perusahaan
menunjukkan penghargaan mereka terhadap kepentingan masing-
masing kelompok stakeholder yang dukungannya diinginkan dan
dibutuhkan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan strategisnya

2. Keterbatasan Pendekatan Manajemen Resiko Tradisional
Perusahaan (ERM-Enterprise Risk Management)
Manajemen risiko telah menjadi konsep umum yang digunakan sejak
tahun 1990 ketika bursa-bursa saham utama menyatakan manajemen
risiko sebagai salah satu yang perlu perhatikan oleh direksi. Namun
walau telah lama dipraktikkan, manajemen risiko jarang melibatkan
pemeriksaan penuh terhadap risiko dan peluang etika.




B. Identifikasi & Penilaian Risiko & Peluang Etika
Phase 2
Compare activities to expectation
to identify ethics risks and
opportunities
Phase 3
Reports by
Stakeholder group
Product or service
Corporate objective
Hypernorm value
Reputation driver
Reputation Driver: Trustworthiness credibility
Reliability responsibility
Phase 1
Develop a projected, ranked
understanding of stakeholder
interest/expectation
Hypernorm: Honesty, fairness, compassion
Integrity, predictability, responsibility
Performance: Inputs, output, quality
Identity Confirmation
Rank: Urgency,
power,
legitimacy
Dynamic
analysis

MANAJEMEN RISIKO & PELUANG ETIKA
A.Hubungan Efektif Stakeholder
Strategi dan taktik dapat dikembangkan untuk menangani setiap pemangku
kepentingan berdasarkan penilaian kepentingan stakeholder dan
kemungkinan perubahan terhadap kepentingan tersebut

B. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan & Kewarganegaraan
Perusahaan (Corporate Citizenship)
1
Tujuan Organisasi untuk CSR
2
Membangun Kerangka Kerja CSR
3
Pengukuran Kinerja CSR
4
Pengawasan terhadap CSR
5
Pelaporan CSR
6
Audit Assurance atas Laporan CSR
C.Etika Dalam Lingkungan Kerja
1
Hak Karyawan
2
Harga Diri & Privasi
3
Perlakuan Adil
4
Lingkungan Kerja yang Sehat & Aman
5
Kemampuan untuk Menggunakan Hati Nurani
6
Kepercayaan & Pentingnya Kepercayaan
FRAUD & KEJAHATAN KERAH PUTIH

A. Motivasi & Alasan Walt Pavlo untuk Fraud
sebagai bintang MCI

Cerita Singkat Walt Pavlo
Memahami Motivasi Penipu
Memahami Rasionalisasi Fraud
Kesempatan Untuk Melakukan Fraud
Hikmah
OPERASI INTERNASIONAL
Ketika perusahaan beroperasi di luar pasar domestiknya, acuan
normal yang harus dipertimbangkan karyawan adalah

1. Bagaimana praktek operasi mereka akan berdampak pada
ekonomi dan budaya lokal.
2. Apakah perbedaan praktik asing terhadap lokal, seperti
pemahaman luas atas pemberian hadiah atau bahkan suap,
harus didukung atau dilarang
3. Reaksi terhadap perubahan ini pada pemangku kepentingan
dalam negeri dan terutama oleh para pemangku kepentingan
utama termasuk pelanggan dan pasar modal.

Continue OPERASI INTERNASIONAL
1
Dampak Terhadap Ekonomi Lokal & Budaya Mereka
2
Konflik Antara Budaya Domestik & Asing
3
Suap, Memfasilitasi Pembayaran
4
Konflik Budaya Yang Nyata Terhadap Pelarangan Atas Hadiah, Suap,
atau Memfasilitasi Pembayaran
5
Imajinasi Moral
6
Konsultasi Sebelum Aksi
MANAJEMEN KRISIS
Menurut Lerbinger, krisis "adalah suatu peristiwa yang membawa, atau
memiliki potensi untuk membawa organisasi ke dalam kekacauan dan
membahayakan profitabilitas, pertumbuhan, dan mungkin kelangsungan
hidup di masa depan".
MANAJEMEN
EFEKTIF KRISIS

ARTIKEL MITROFF
A. Akademi Eksekutif Manajemen 1987
Krisis Perusahaan adalah bencana yang dipicu oleh orang-orang,
struktur organisasi, ekonomi, dan/atau teknologi yang menyebabkan
kerusakan yang sangat luas bagi kehidupan manusia dan lingkungan
alam dan sosial. Sehingga mereka akan melemahkan baik struktur
keuangan maupun reputasi sebuah organisasi besar.

B. Fase Penting Manajemen Krisis

C. Tipologi Yang Lebih Berkembang Dari Krisis
Nampak jelas bahwa setiap organisasi tidak hanya memperhatikan
krisis yang diketahui olehnya dan industri, tetapi juga
memperhatikan krisis yang terjadi pada organisasi apa saja dan
semua jenis industri
KASUS
PT. Adam Sky Connection Airlines (Adam Air).