Vous êtes sur la page 1sur 9

MODUL PRAKTIKUM STATISTIKA 10

ANALISA REGRESI LINEAR SEDERHANA (RLS)



Regresi linear adalah alat statistik yang dipergunakan untuk mengetahui
pengaruh antara satu atau beberapa variabel terhadap satu buah variabel. Variabel
yang mempengaruhi sering disebut variabel bebas, variabel independen atau
variabel penjelas. Variabel yang dipengaruhi sering disebut dengan variabel terikat
atau variabel dependen. Regresi linear hanya dapat digunakan pada skala interval
dan ratio.
Secara umum regresi linear terdiri dari dua, yaitu regresi linear sederhana
yaitu dengan satu buah variabel bebas dan satu buah variabel terikat; dan regresi
linear berganda dengan beberapa variabel bebas dan satu buah variabel terikat.
Analisis regresi linear merupakan metode statistik yang paling umum dipergunakan
dalam penelitian-penelitian sosial dan eksakta.
Analisis regresi linear sederhana dipergunakan untuk mengetahui pengaruh
antara satu buah variabel bebas terhadap satu buah variabel terikat. Persamaan
umumnya adalah:
Y = a + b X.
Dengan Y adalah variabel terikat (dependent variable) dan X adalah variabel bebas
(independent variable). Koefisien a adalah konstanta (intercept) yang merupakan
titik potong antara garis regresi dengan sumbu Y pada koordinat kartesius.
Analisis regresi linear berganda sebenarnya sama dengan analisis regresi linear
sederhana, hanya variabel bebasnya lebih dari satu buah. Persamaan umumnya
adalah:
Y = a + b
1
X
1
+ b
2
X
2
+ .... + b
n
X
n
.
Dengan Y adalah variabel bebas, dan X adalah variabel-variabel bebas, a adalah
konstanta (intersept) dan b adalah koefisien regresi pada masing-masing variabel
bebas.





Contoh Soal :
Misalnya dalam suatu kegiatan penelitian ingin mengetahui apakah variabel X (nilai
bahasa arab) berpengaruh terhadap variabel Y (nilai tafsir). Data penelitian adalah
sebagai berikut :


















Dengan menggunakan SPSS Analisis dimulai dengan melakukan pengaturan
analisis. Klik Analyze kemudian klik Regression, lalu klik Linear. Setelah itu,
akan keluar tampilan berikut :



Selanjutnya lakukan
pengaturan analisis, yakni :
isilah kotak menu Dependen
dengan variabel terikat, yaitu
variabel tafsir dan kotak menu
independen dengan variabel
bebas, yaitu variabel bahasa
arab. Sehingga muncul
tampilan berikut :



















Kotak menu Plots, berfungsi untuk menampilkan grafik pada analisis regresi.
Misalnya pada analisis ini kita ingin menampilkan grafik, maka klik kotak menu
Plots,. Kemudian blok DEPENDEN pada kotak menu sebelah kiri, masukkan ke
kotak menu sebelah huruf Y dengan cara meng-klik tanda panahnya. Dengan cara
yang sama blok ZRESID pada kotak menu sebelah kiri, masukkan ke kotak menu
sebelah huruf X. kemudian klik Histogram dan Normal probanility plot yang
terletak pada kotak menu Standardized Residual plots. Selanjutnya klik
Continue. Tampilannya adalah seperti diatas.

Selanjutnya klik kotak menu
Statistics. pada kotak menu
Regression Coefficients pilih
(klik) kotak estimasi dan
confidence intervals. Pada
kotak menu yang lain klik
Descriptives dan model fit.
Sehingga muncul tampilan
berikut :

Klik kotak menu Options
Use probability of F menunjukkan nilai probabilitas,sebuah variabel
dapat masuk atau tidak dalm persamaan. Nilai entry adalah 0,05 artinya
jika nilai probabilitas suatu variabel kurang dari 0,05 maka variabel
tersebut akan masuk dalam persamaan. Nilai removal 0,10 artinya jika
nilai probabilitas variabel lebih dari 0,10 maka variabel tersebut akan
dikeluarkan dari persamaan.
Klik include constant in equation, yakni untuk menampilkan
konstanta persamaan garis regresi. tampilannya adalah sebagai berikut:

















Analisis :













Selanjutnya klik Continue.
Untuk melakukan analisis kliklah
OK. Beberapa saat kemudian akan
keluar outputnya, sebagai berikut :
Tabel descriptive statistics
menjelaskan tentang nilai rata-
rata dan simpangan baku untuk
masing-masing variable.
Tabel correlations memuat
koefisien korelasi yang
menjelaskan keeratan hubungan
antara X dan Y. Nilai koefisien
korelasi berkisar antara -1 dan
+1.


Semakin mendekati nilai 1 maka korelasi antara variable X dan Y akan semakin
kuat. Pada contoh diatas didapatkan nilai koefisien korelasi (r) = 0.875.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa memang ada hubungan pengaruh yang kuat
antara nilai tafsir dan bahasa Arab.









Koefisien determinasi (R
2
) mencerminkan seberapa besar kemampuan
variabel bebas dalam menjelaskan varians variabel terikatnya. Mempunyai nilai
antara 0 1 di mana nilai yang mendekati 1 berarti semakin tinggi kemampuan
variabel bebas dalam menjelaskan varians variabel terikatnya. Pada tabel diatas
terlihat bahwa nilai R
2
= 0.766. Sebuah model regresi dinyatakan cukup baik bilai
nilai R
2
nya lebih dari 0.700.










Tabel ANOVA diatas dapat digunakan untuk menguji apakah model regresi
dapat digunakan untuk pendugaan pengaruh. Pengambilan keputusan dapat
dilakukan dengan membandingkan nilai F
hitung
dengan F
tabel
. Bila F
hitung
> F
tabel
,
keputusannya adalah tolak H
0
, sebaliknya bila F
hitung
< F
tabel
keputusannya adalah
gagal tolak H
0
. Nilai F
tabel
dapat dilihat pada tabel F. Pada tabel F
df1,df2
=F
1,13

didapatkan nilai = 4.57. Bila dibandingkan dengan F
hitung
, maka didapatkan
hubungan F
hitung
> F
tabel
, sehingga keputusannya adalah tolak H
0
, kesimpulannya
adalah bahwa model regresi bisa digunakan untuk menjelaskan pengaruh
kemampuan berbahasa Arab (independent variable) terhadap penguasaan tafsir
(dependent variable).






Berdasarkan tabel Coefficients, diketahui bahwa besarnya nilai t test = 6,530
sedangkan besarnya signifikansi = 0,000 lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian H0
ditolak yang berarti ada pengaruh variabel bahasa arab terhadap nilai tafsir. Dan
dari tabel Coefficients di atas, kolom B pada Constant (a) adalah 16,234 sedangkan
nilai bahasa arab (b) adalah 0,776. Sehingga persamaan regresinya adalah :
Y = a + bX
Y = 16,234 + 0,776X.

















Tabel F














































Tugas :
1. Diketahui suatu penelitian terhadap hubungan antara nilai biaya periklanan
dengan tingkat penjualan dari sebuah koperasi adalah sebagai berikut :
(dalam ribuan rupiah)








Tentukan persamaan regresinya
Dengan menggunakan uji-t, tentukan apakah benar bahwa biaya iklan
bisa digunakan untuk menduga biaya penjualan
Tentukan nilai koefisien korelasi dan determinasi berikut intrepetasinya
Dengan menggunakan uji-F, tentukan apakah model regresi yang
dihasilkan bisa menjelaskan pengaruh biaya iklan terhadap penjualan
Apabila nilai biaya periklanan = 60, dugalah banyaknya tingkat penjualan
dengan menggunakan model regresi yang dihasilkan.

2. Badan Urusan Logistik melakukan survey pengaruh kenaikan harga beras
lokal terhadap daya beli masyarakat. Data sebagai berikut :


Tentukan persamaan regresinya
Dengan menggunakan uji-t, tentukan apakah benar bahwa daya beli
masyarakat dipengaruhi oleh kenaikan harga
Tentukan nilai koefisien korelasi dan determinasi berikut intrepetasinya
Dengan menggunakan uji-F, tentukan apakah model regresi yang
dihasilkan bisa menjelaskan hubungan antara kedua variable
Apabila harga = 45, dugalah banyaknya tingkat daya beli dengan
menggunakan model regresi yang dihasilkan.