Vous êtes sur la page 1sur 10

i

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami haturkan kehadirat Tuhan Allah yang Maha Esa yang telah
memberikanrahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas
pembuatan makalah ini. Dalam pembuatan makalah ini, banyak kesulitan yang kami alami
terutama disebabkan oleh kurangnya pengetahuan.
Namun berkat bimbingan dan bantuan dari semua pihak akhirnya makalah ini dapat
terselesaikan tepat pada waktunya. Oleh karena itu, kami mengucapkan terimakasih kepada
semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, khususnya kepada Guru
kami.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.Tak ada gading yang tak retak.
Begitu pula dengan makalah yang kami buat ini yang masih jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu kami mengharapkan kritik dan saran agar makalah ini menjadi lebih baik serta
berdaya guna dimasa yang akan datang




Lubuk Dalam, Januari 2013

Penulis
ii

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ................................................................................................................ i
Daftar Isi .......................................................................................................................... ii

A. Pengertian Atmosfere ......................................................................................... 1
B. Pengaruh Atmosfer Bagi Kehidupan Manusia .................................................... 2
C. Pengertian Hidrosfer ........................................................................................... 4
D. Pengaruh Hidrosfer bagi Kehidupan Manusia .................................................... 5

Daftar Pustaka ................................................................................................................. 6
1

ATMOSFER DAN HIDROSFER SERTA PENGARUHNYA
TERHADAP KEHIDUPAN

A. Pengertian Atmosfer
Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari
permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di bumi, atmosfer terdapat dari
ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas
permukaan bumi. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut
fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang
lain berlangsung bertahap. Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan
masalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dan tenggelam, serta kelap-
kelipnya bintang. Dengan peralatan yang sensitif yang dipasang di wahana luar angkasa, kita
dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut fenomena-
fenomena yang terjadi di dalamnya.
Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit
argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%),uap air, dan gas lainnya.
Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari
matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada
dalam 11 km dari permukaan planet.
Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak, tetapi agak menipis lambat laun dengan
menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer danangkasa luar.
Lapisan-lapisan di Atmosfer Bumi adalah :
1. Troposfer
Lapisan ini berada pada level yang terrendah, campuran gasnya paling ideal untuk
menopang kehidupan di bumi. Dalam lapisan ini kehidupan terlindung dari sengatan radiasi
yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang
lain, lapisan ini adalah yang paling tipis (kurang lebih 15 kilometer dari permukaan tanah).
Dalam lapisan ini, hampir semua jenis cuaca, perubahan suhu yang mendadak, angin
tekanan dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari berlangsung. Ketinggian yang paling
rendah adalah bagian yang paling hangat dari troposfer, karena permukaan bumi menyerap
radiasi panas dari matahari dan menyalurkan panasnya ke udara. Biasanya, jika ketinggian
bertambah, suhu udara akan berkurang secara tunak (steady), dari sekitar 17 sampai -
52. Pada permukaan bumi yang tertentu, seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi
dapat menyebabkan anomali terhadap gradien suhu tersebut. Diantara stratosfer dan
troposfer terdapat lapisan yang disebut lapisan Tropopouse.

2

2. Stratosfer
Perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dari ketinggian sekitar 11
km. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu - 70oF
atau sekitar - 57oC. Pada lapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran
yang tertentu.Disini juga tempat terbangnya pesawat. Awan tinggi jenis cirrus kadang-
kadang terjadi di lapisan paling bawah, namun tidak ada pola cuaca yang signifikan yang
terjadi pada lapisan ini. Dari bagian tengah stratosfer keatas, pola suhunya berubah menjadi
semakin bertambah semakin naik, karena bertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon
yang bertambah. Lapisan ozon ini menyerap radiasi sinar ultra ungu. Suhu pada lapisan ini
bisa mencapai sekitar 18oC pada ketinggian sekitar 40 km. Lapisan stratopause memisahkan
stratosfer dengan lapisan berikutnya.

3. Mesosfer
Kurang lebih 25 mil atau 40km diatas permukaan bumi terdapat lapisan transisi menuju
lapisan mesosfer. Pada lapisan ini, suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah, sampai
menjadi sekitar - 143oC di dekat bagian atas dari lapisan ini, yaitu kurang lebih 81 km diatas
permukaan bumi. Suhu serendah ini memungkinkan terjadi awan noctilucent, yang
terbentuk dari kristal es.

4. Termosfer
Transisi dari mesosfer ke termosfer dimulai pada ketinggian sekitar 81 km. Dinamai
termosfer karena terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini yaitu
sekitar 1982oC. Perubahan ini terjadi karena serapan radiasi sinar ultra ungu. Radiasi ini
menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal
dengan nama ionosfer, yang dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya era
satelit, lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio jarak jauh.
Fenomena aurora yang dikenal juga dengan cahaya utara atau cahaya selatan terjadi disini.

5. Eksosfer
Adanya refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritik. Cahaya
matahari yang dipantulkan tersebut juga disebut sebagai cahaya Zodiakal.

B. Pengaruh Atmosfer Terhadap Kehidupan
Berikut ini komposisi udara yang terdapat di Atmosfer :
1. Oksigen (O2) 21 %.
2. Karbondioksida (CO2) hanya 0,03 %.
3

3. Uap air jumlahnya sekitar 2%
4. Nitrogen terbanyak sekitar 78,08%
5. Neon dan argon
6. Ozon
7. Helium
Manfaat dari atmosfer antara lain menjaga suhu bumi, agar tetap hangat, melindungi bumi
dari benda ruang angkasa, sebagai filter pancaran sinar matahari, dan menyediakan gas-gas
yang penting bagi permukaan bumi , sumber energi dan lain lain
a. Cuaca dan iklim
Cuaca adalah keadaan suhu udara pada suatu saat dalam waktu yang singkat dan wilayah
yang sempit. Ilmu yang mempelajari iklim adalah klimatologi.
Iklim adalah rata-rata keadaan udara dalam waktu yang relatif lama dan wilayah yang
luas. Ilmu yang mempelajari iklim disebut klimatologi.
b. Temperatur Udara
Temperatur udara adalah panas dinginnya udara . Faktor-faktor yang mempengaruhi
suhu udara yaitu sudut datang sinar matahari, lamanya penyinaran matahari, bentuk
bumi, penutupan awan,letak lintasng, ketinggian tempat
b. Tekanan udara
Tekanan udara adalah tenaga yang menekan daerah sekitarnya yang ditimbulkan oleh
berat/ bobot kolom udara yang ada diatasnya.
c. Angin
Angin adalah udara yang bergerak . Udara bergerak dari daerah bertekanan tinggi
menuju daerah bertekanan rendah.
Hukum buys Ballot Angin bergerak dari daaerah yang bertekanan maksimum meneu
ke daerah yang bertekanan minimum. Dibelaham bumi bagian utara, angin berbelok ke
kanan sedangkan di belahan bumi bagian selatan agin berbelok ke kiri.
Jenis jenis angin adalah :
o Angin darat adalah angin yang bertiup dari darat ke laut pada malam hari
o Angin laut adalah angin yang bertiup dari laut ke darat pada siang hari
o Angin gunung adalah angin yang bertiup dari gunung ke lembah pada malam hari
o Angin lembah adalah angin yang bertiup dari lembah ke gunung pada siang hari
o Angin fohn adalah angin jatuh kering dan panas menuruni lereng pegunungan,
contohnya angin Wanbraw, Angin Gending, Angin Kumbang dan lain-lain.
4


C. Pengertian Hidrosfer
Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan bumi. Katahidrosfer berasal dari
kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti lapisan. Hidrosfer di
permukaan bumi meliputi danau, sungai, laut,lautan, salju atau gletser, air tanah dan uap air
yang terdapat di lapisan udara.
Hampir tiga per empat bumi ditutupi oleh air dengan jumlah yang tetap dan hanya
mengalami perubahan bentuk. Hal ini terjadi karena air mengalami siklus yang disebut daur
hidrologi atau water cycle.
Bentangan air yang terdapat di daratan dipelajari dalam ilmu hidrologi. Bentangan air
yang terdapat di lautan ddipelajari dalam ilmu oceanografi. Bentangan air yang terdapat di
atmosfer, yang mempengaruhi iklim dan cuaca, dipelajari dalam ilmu meteorology dan
klimatologi.
Siklus hidrologi adalah suatu proses peredaran atau daur ulang airsecara yang
berurutan secara terus-menerus. Pemanasan sinar matahari menjadi pengaruh pada siklus
hidrologi. Air di seluruh permukaan bumi akan menguap bila terkena sinar matahari. Pada
ketinggian tertentu ketika temperatur semakin turun uap air akan
mengalami kondensasidan berubah menjadi titik-titik air dan jatuh sebagai hujan.
Siklus hidrologi dibedakan menjadi tiga, yaitu siklus pendek, siklus sedang dan siklus
panjang.
1. Siklus sedang
Pada siklus sedang, uap air yang berasal dari lautan ditiup olehangin menuju
ke daratan. Di daratan uap air membentuk awan yang akhirnya jatuh sebagai hujan di atas
daratan. Air hujan tersebut akan mengalir melalui sungai-sungai, selokan dan sebagainya
hingga kembali lagi ke laut.

2. Siklus panjang
Pada siklus panjang, uap air yang berasal dari lautan ditiup oleh angin ke atas daratan.
Adanya pendinginan yang mencapai titik beku pada ketinggian tertentu, membuat
terbentuknya awan yang mengandung kristal es. Awan tersebut menurunkan hujan es
atau saljudi pegunungan. Di permukaan bumi es mengalir dalam bentuk gletser, masuk ke
sungai dan selanjutnya kembali ke lautan.
Hidrosfer dikelompokkan menjadi dua, yaitu perairan darat dan perairan laut.
1. Perairan di daratan
Perairan di daratan tergolong sebagai perairan tawar, yaitu semua perairan yang
melintasi daratan. Air di daratan meliputi air tanah dan air permukaan.
5

a. Air tanah
Air tanah adalah air yang terdapat di dalam tanah. Air tanah berasal
dari salju, hujan atau bentuk curahan lain yang meresap ke dalam tanah dan
tertampung pada lapisan kedap air.
b. Air tanah dangkal
Air freatis adalah air tanah yang terletak di atas lapisan kedap air tidak jauh dari
permukaan tanah. Air freatis sangat dipengaruhi oleh resapan air di sekelilingnya.
Pada musim kemarau jumlah air freatis berkurang. Sebaliknya pada musim hujan
jumlah air freatis akan bertambah. Air freatis dapat diambil melalui sumur atau
mata air.
c. Air tanah dalam
Air artesis adalah air tanah yang terletak jauh di dalam tanah, di antara dua lapisan
kedap air. Lapisan di antara dua lapisan kedap air tersebut disebut lapisan akuifer.
Lapisan tersebut banyak menampung air. Jika lapisan kedap air retak, secara alami
air akan keluar ke permukaan. Air yang memancar ke permukaan disebut mata air
artesis. Air artesis dapat dapat diperoleh melalui
pengeboran. Sumur pengeborannya disebut sumur artesis.
d. Air permukaan
Air permukaan adalah wadah air yang terdapat di permukaan bumi. Bentuk air
permukaan meliputi sungai, danau, rawa.

D. Pengaruh Hidrosfer Pada Kehidupan Manusia
1. Kehidupan di Dataran Rendah dan Daerah Pesisir
Dataran rendah dan daerah pesisir laut merupakan daerah yang pada umumnya memiliki
suhu udara panas dan lembab, tetapi sebagian besar memiliki sumber air dan lahan yang
mudah diolah untuk pertanian dan perikanan.
Jenis tanaman pertanian dan perkebunan di dataran rendah dan di daerah pesisir adalah
padi, palawija, kelapa, tebu, kapas, karet dan kelapa sawit. Bidang perikanan yang
dikembangkan di daerah dataran rendah dan pesisir adalah budi daya perikanan air
payau yang mengolah tambak di sekitar pesisir dan mengolah air laut menjadi garam
dapur. Kegiatan ekonomi penduduk pesisir adalah sebagian nelayan yang melaut untuk
menangkap ikan.
Tempat tinggal penduduk daerah pesisir banyak yang berbentuk rumah panggung dan
berpola linier atau sejajar dengan garis pantai. Rumah di daerah pesisir dibentuk
panggung agar terhindar dari ancaman pasang naik dan pasang surut air laut.

6


2. Kehidupan di Dataran Tinggi dan Pegunungan
Dataran tinggi dan daerah pegunungan yang bersuhu udara sejuk dimanfaatkan untuk
mengolah lahan pertanian bahan pangan dan industri seperti tanaman holtikultura, teh,
kina, tembakau, dan pohon pinus. Peternakan yang dikembangkan di daerah ini antara
lain peternakan sapi perah, sapi pedaging, dan ayam petelur.
Tempat tinggal penduduk di dataran tinggi atau di daerah pegunungan bentuknya relatif
agak pendek dengan pola menggerombol atau saling berdekatan untuk mengurangi rasa
dingin dan ancaman angin kencang.

3. Kehidupan di Daerah Gurun Pasir
Kondisi gurun secara umum adalah sangat kering dengan keberadaan air tanah yang
relatif sedikit. Penduduk yang bermukim di daerah gurun pasir pada umumnya
memanfaatkan lahan pertanian di sekitar sumber air ( oase ) yang dapat diolah dengan
menanam jenis tanaman beriklim kering seperti kapas, kurma, jagung, gandum. Adapun
hewan ternak yang dapat dibududayakan di daerah gurun pasir ialah ternak unta, kuda,
domba, dan ayam.
Tempat tinggal penduduk di daerah gurun pasir bentuknya relatif agak tinggi dengan pola
menggerombol atau saling berdekatan dengan tujuan mengantisipasi perubahan suhu
udara dan ancaman angin kencang.
4. Kehidupan di Daerah Bersalju
Daerah bersalju seperti di Pegunungan Himalaya, Pulau Tanah Hijau, Alaska bagian utara,
dan Eslandia suhu udaranya sangat rendah, yaitu rata rata kurang dari 00 c. Di daerah
bersalju ini masih terdapat kehidupan flora dan fauna yang dapat dimanfaatkan untuk
tempat tinggal penduduk dengan segala aktivitas ekonomi dan sosial budaya. Penduduk
di daerah bersalju, dalam mempertahankan hidupnya, menyesuaikan diri dengan cara
menggunakan pakaian tebal dan mengkonsumsi makanan yang berprotein tinggi

7

DAFTAR PUSTAKA

Drs. K. Wiryatmoko, MM. Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk SMP/MTs Kelas VII, Penerbit
Erlangga, Jakarta 2009
http://muhammadalkahfi.blogspot.com
http://edukasi.kompasiana.com/2011/10/10/litosfer-hidrosfer-dan-atmosfer-bumi-
402306.html

8


TUGAS IPS

ATMOSFER, HIDROSFER SERTA PENGARUHNYA
BAGI KEHIDUPAN MANUSIA











DISUSUN OLEH
1. RIEKE EVA
2. OKKI OLIVIA
3. RISDA YANTI
4. PUTRA PRASETYA
5. RIO PARANCIS
6. JUFRI JAY


SMP NEGERI 1 LUBUK DALAM
TAHUN PELAJARAN 2012/2013