Vous êtes sur la page 1sur 9

Akhlakul Karimah dan Pengertiannya

Pengertian Akhlak
Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia, akhlak diartikan sebagai budi
pekerti atau kelakuan. Dalam Bahasa Arab kata akhlak (akhlaq) di
artikan sebagai tabiat, perangai, kebiasaan, bahkan agama. Meskipun
kata akhlak berasal dari Bahasa Arab, tetapi kata akhlak tidak
terdapat di dalam Al ur!an. Kebanyakan kata akhlak di"umpai dalam
hadis. #atu$satunya kata yang ditemukan semakna akhlak dalam al
ur!an adalah bentuk tunggal, yaitu khuluq, ter%antum dalam surat al
alam ayat &' (a innaka la!ala khuluqin !ad)im, yang artinya'
#esungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas budi pekerti yang
agung. #edangkan hadis yang sangat populer menyebut akhlak adalah
hadis ri*ayat Malik, Innama bu!itstu liutammima makarima al akhlagi,
yang artinya' Bah*asanya aku (Muhammad) diutus men"adi +asul tak lain
adalah untuk menyempurnakan akhlak mulia.
Per"alanan keilmuan selan"utnya kemudian mengenal istilah$istilah
adab (tatakrama), etika, moral, karakter disamping kata akhlak itu
sendiri, dan masing$masing mempunyai de,inisi yang berbeda.
Menurut Imam -a)ali, akhlak adalah keadaan yang bersi,at batin dimana
dari sana lahir perbuatan dengan mudah tanpa dipikir dan tanpa
dihitung resikonya (al khuluqu haiatun rasikhotun tashduru !anha al
a,al bi suhulatin *a yusrin min ghoiri hq"atin a%t. ,ikrin *a
ru*iyyatin. #edangkan ilmu akhlak adalah ilmu yang berbi%ara tentang
baik dan buruk dari suatu perbuatan. Dari de,inisi itu maka dapat
di,ahami bah*a istilah /0 1
akhlak adalah netral, artinya ada akhlak yang terpu"i (al akhlaq al
mahmudah) dan ada akhlak yang ter%ela (al akhlaq al ma)mumah). Ketika
berbi%ara tentang nilai baik buruk maka mun%ullah persoalan tentang
konsep baik buruk. Dari sinilah kemudian ter"adi perbedaan konsep
antara akhlak dengan etika.
2tika (ethi%a) "uga berbi%ara tentang baik buruk, tetapi konsep baik
buruk dalam ethika bersumber kepada kebudayaan, sementara konsep baik
buruk dalam ilmu akhlak bertumpu kepada konsep *ahyu, meskipun akal
"uga mempunyai kontribusi dalam menentukannya. Dari segi ini maka
dalam ethi%a dikenal ada ethi%a Barat, ethika 3imur dan sebagainya,
sementara al akhlaq al karimah tidak mengenal konsep regional,
meskipun perbedaan pendapat "uga tak dapat dihindarkan. 2tika "uga
sering diartikan sebagai norma$norma kepantasan (etiket), yakni apa
yang dalam bahasa Arab disebut adab atau tatakrama.
#edangkan kata moral meski sering digunakan "uga untuk menyebut
akhlak, atau etika tetapi tekanannya pada sikap seseorang terhadap
nilai, sehingga moral sering dihubungkan dengan kesusilaan atau
perilaku susila. 4ika etika itu masih ada dalam tataran konsep maka
moral sudah ada pada tataran terapan.Melihat akhlak, etika atau moral
seseorang, harus dibedakan antara perbuatan yang bersi,at tempe
ramental dengan perbuatan yang bersumber dari karakter kepriba
diannya. 3emperamen merupakan %orak reaksi seseorang terhadap
berbagai rangsang yang berasal dari lingkungan dan dari dalam diri
sendiri. 3emperamen berhubungan erat dengan kondisi biopsikologi
seseorang, oleh karena itu sulit untuk berubah. #edangkan karakter
berkaitan erat dengan penilaian baik buruknya tingkahlaku seseorang
didasari oleh berma%am$ma%am tolok ukur yang dianut masyarakat.
Karakter seseorang terbentuk melalui per"alanan hidupnya, oleh karena
itu ia bisa berubah.
Akhlak dalam ajaran Islam diterangkan dengan sangat rinci, berwawasan multi dimensi
kehidupan, sistematis dan beralasan realistis. Akhlak Islam bersifat mengarahkan,
membimbing, mendorong, membangun peradaban manusia dan mengobati bagi penyakit sosial
dari jiwa dan mental.
Adapun ciri ciri akhlak Islamiyah menurut Drs. H.A. ustofa, yaitu
!. "ebajikan yang mutlak
Islam telah mengajarkan akhlak yang luhur yang menjamin kebaikan dan kebahagiaan bagi
seseorang baik sebagai indi#idu maupun masyarakat pada setiap waktu dan keadaan.
$ebaliknya akhlak %etika& yang dibuat manusia lebih bersifat indi#idu dan mementingkan diri
sendiri dan tidak mampu menjamin kebajikan.
'. "ebaikan yang menyeluruh
Akhlak Islam menjamin kebaikan untuk seluruh umat manusia. Dari segala (aman, waktu dan
tempat. udah untuk dilakukan dan tidak memberatka bagi yang melakukannya. Islam telah
mengajarkan akhlak yang mulia, sehingga dapat dirasakan sesuai dengan jiwa manusia dan dapat
diterima akal sehat.
). "emantapan
Akhlak Islam telah menjamin kebajian yang mutlak yang sesuai dengan pribadi manusia.
"etetapannya bersifat tetap, langgeng dan mantap, sebab yang menciptakan adalah Allah $wt
yang aha *ijaksana yang selalu memeliharanya dari kebaikan yang mutlak. Akhlak yang
dibuat manuasia bersifat sementara dan sering kali berubah ubah sesuai dengan kepentingan
masyarakat itu sendiri.
+. "ewajiban yang dipatuhi
Akhlak Islam merupakan akhlak yang bersumber dari wahyu yang wajib ditaati oleh setiap
manusia. Didalamnya terdapat moti#asi untuk selalu tunduk patuh dan berpegang teguh padanya
yang timbul dari hati nurani yang menghambakan diri pada ,at yang aha Agung. Akhlak Islam
juga sebagai perangsang untuk berbuat kebaikan yang diiringi oleh pahala dan mencegah dari
perbuatan keji dan jahat karena takut dengan a(ab dari Allah $wt.
-. .engawasan yang menyeluruh.
Akhlak Islam adalah pengawasan hati nurani dan akal sehat, Islam menghargai hati nurani
bukan dijadikan tolak ukur dalam menetapkan beberapa usaha. /irman Allah dalam surat Al
0iyamah1 !2'3 yang artinya1 aku bersumpah dengan hari kiamat, dan Aku bersumpah denngan
jiwa yang amat menyesali %diri sendiri&.
Posted in: akhlak
http144mahdymaulanamarsahid.blogspot.
Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Alloh SWT, yang atas rahmat-Nya maka
penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul Pengaruh Kesejahteraan dan
Motiasi Terhadap Kinerja !uru SMP Nesa"i #ia$i Kabupaten Tasikmalaya%&
Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas
mata pelajaran 'ahasa (ndonesia di SMP Nesa"i #ia$i Tasikmalaya&
)alam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis
penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis& *ntuk itu kritik dan
saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini&
)alam penulisan makalah ini penulis menyampaikan u"apan terima kasih yang tak terhingga kepada
pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada +
,& (bu Nesa"i Selaku Kepala Sekolah SMP Negeri Nesa"i #ia$i Tasikmalaya serta segenap
jajarannya yang telah memberikan kemudahan-kemudahan baik berupa moril maupun materiil
selama mengikuti pendidikan di SMP Nesa"i #ia$i Tasikmalaya&
-& 'apak Nesa"i, Ph&)&, selaku Wali Kelas . SMPN Nesa"i #ia$i Tasikmalaya
/& (bu Nesa"i, S&Pd& selaku !uru Mata Pelajaran yang telah meluangkan $aktu, tenaga dan
pkiran dalam pelaksanaan bimbingan, pengarahan, dorongan dalam rangka penyelesaian
penyusunan makalah ini
0& 1ekan-rekan semua di Kelas . SMPN Nesa"i #ia$i Tasikmalaya
2& Se"ara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga ter"inta yang telah
memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis, baik selama
mengikuti perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini
3& Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan
dalam penulisan makalah ini&
Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah
memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin 4aa 1obbal
5Alamiin&
com/2011/03/ciri-ciri-akhlak-islam.html
I. PENDAHULUAN
"edudukan akhlak dalam kehidupan manusia menempati tempat yang penting
sekali, baik sebagai indi#idu maupun sebagai anggota masyarakat dan bangsa. $ebab jatuh
bangunnya, jaya hancurnya, sejahtera rusaknya suatu bangsa dan masyarakat, tergantung
kepada bagaimana akhlaknya. Apabila akhlaknya baik %berakhlak&, akan sejahteralah lahir
batinnya, akan tetapi apabila akhlaknya buruk %tidak berakhlak&, rusaklah lahirnya dan
batinnya.
$eseorang yang berakhlak mulia, selalu melaksanakan kewajiban2kewajibannya,
memberikan hak yang harus diberikan kepada yang berhak, dia melakukan kewajibannya
terhadap dirinya sendiri, yang menjadi hak dirinya, terhadap 5uhannya, yang menjadi hak
5uhannya, terhadap makhluk yang lain, terhadap sesama manusia, yang menjadi hak
manusia lainnya, terhadap makhluk hidup lainnya, yang menjadi haknya, terhadap alam
dan lingkungannya dan terhadap segala yang ada secara harmonis, dia akan menempati
martabat yang mulia dalam pandangan umum. Dia mengisi dirinya dengan sifat2sifat
terpuji, dan menjauhkan dirinya dari sifat2sifat yang tercela, dia menempati kedudukan
yang mulia secara obyektif, walaupun secara materiil keadaannya sangat sederhana.
II. PEMBAHASAN
A. Definisi Akhlak
Ada banyak sekali definisi mengenai akhlak yang dikemukakan oleh para ahli
ilmu akhla6. $ekalipun begitu, pengertian akhla6 tetap terpaku pada satu titik point
yaitu tingkah laku.
Akhlak menurut arti bahasa sama dengan adab, sopan santun, budi pekerti atau
juga etika. Dalam suatu ayat dijelaskan1
7!8
! "#$%&' #() *+,- ./'* 01
23#%$'4 5% 6' 7#8 19 :
Artinya1
Akhlak adalah daya yang telah bersemi dalam jiwa seseorang sehingga dapat
menimbulkan perbuatan2perbuatan yang mudah tanpa dipikir dan direnungkan.
enurut pengertian para ilmu akhla6, akhla6 ialah suatu keadaan jiwa
seseorang yang menimbulkan terjadinya perbuatan2perbuatan seseorang dengan
mudah.
Dengan demikian, bila perbuatan, sikap dan pemikiran seseorang itu baik,
niscaya jiwa dan akhlaknya baik pula. $ebaliknya jika perbuatan, sikap dan
pemikirannya buruk, niscaya jiwa dan akhla6nya buruk pula.
7'8
Imam 9ha(ali dalam Ihya :lumuddin mengemukakan bahwa akhla6 adalah
;daya kekuatan %sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorong perbuatan2perbuatan
yang spontan tanpa memerlukan pertimbangan pikiran. <ika tindakan spontan itu baik
menurut pandangan akal dan agama, maka tindakan itu disebut akhla6 yang baik
%mahmudah&, sebaliknya, jika buruk disebut akhla6 tercela %mad(mumah&.
Dari definisi2definisi di atas dapat dijelaskan bahwa ukuran akhla6 bukan
dilihat dari segi lahiriyah saja, tetapi yang lebih penting adalah dari segi batiniyah,
yakni dorongan hati, sabda =abi 1
;Ingatlah sesungguhnya di dalam tubuh manusia itu terdapat sekerat daging, jika ia
baik, maka akan baiklah seluruh tubuhnya, dan jika ia rusak, maka rusaklah seluruh
tubuh itu. Ingatlah sekerat daging itu adalah hati.
7)8
Akhla6 dalam Islam sangatlah penting artinya, sebab =abi uhammad saw
diutus untuk membina akhla6 manusia. Ilmu yang mempelajari akhla6 adalah ilmu
akhla6, yaitu ilmu yang menerangkan tentang kaidah2kaidah baik dan buruk, sifat2sifat
terpuji dan tercela.
B. Dasar dan Tujuan Akhlaq
Dasar hukum akhla6 ialah al20ur>an dan al2Hadits yg mrp dasar pokok ajaran
Islam.
!& Al20ur>an
4
;
<
=

>
?
;
#@
A
B
=

A
*
;
C
D
E
=
F
G
'
A

H
IB
D
J#7
A
+
K
L
A
1M E
D
F
G
' E
=
!
=
N+
=

A
:
3
=
#O
A
F
D
P
>
'
=

H
I
D
7
D

=
.K
D

A
Q
=
R
A

S
' TA <
D
/
D
E
D
C
A
'
A
U
K
*
=
V
A
<
A
-
S
'
=

A
4 I
W
X
=
@
A

>
Y
W
'
A
Z
=
6
A
[
=
I
K

=
+
=

A
E
=
C =\ K ]
=
!
=
*
=
(
>
' 6
A
[
=
1^ :
Artinya 1
;$esungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang
menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang2orang yang mengikuti
keridaan2=ya ke jalan keselamatan, dan %dengan kitab itu pula& Allah mengeluarkan
orang2orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan
sei(in2=ya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. %0$. Al2aidah1 !-2!?&
'& Hadits
Dalam hadits diriwayatkan oleh *ukhari uslim dari Aisyah ra, ia
mengatakan 1 akhla6 nabiyullah uhammad saw adalah al20ur>an.
Hadits ini menunjukkan bahwa al20ur>an adalah dasar yang pertama dan
utama bagi akhla6. $edang Allah $@5 mengatakan bahwa =abi uhammad saw
sebagai teladan yang baik dalam firman2nya1 ;$esungguhnya telah ada pada di
Aasulullah suri tauladan yang baik bagimu.
Akhla6 merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan.
$etiap manusia pasti mempunyai akhla6. 5ujuan akhlak dalam Islam, secara umum
ialah terbentuknya pribadi muslim yang luhur budi pekertinya, baik lahir maupun
batin, agar memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat, sedangkan tujuan akhlak
secara khusus ada '1
2 embersihkan diri dari akhla6 tercela
2 enghiasi diri dengan akhla6 terpuji
$elain itu tujuan dari akhlak adalah 1
7+8
2 endapatkan ridha dari Allah
2 embentuk kepribadian muslim, maksudnya adalah segala perilaku, baik ucapan,
perbuatan, pikiran dan kata hatinya mencerminkan sikap ajaran Islam.
2 ewujudkan perbuatan yang mulia dan terhindarnya perbuatan tercela.
htt_2//makalah-i`ab.`locs_ot.com
III. KESIMPULAN
Agama Islam adalah agama yang sangat mementingkan ajaran akhla6, dalam
kehidupan di dunia ini, manusia bukanlah makhluk indi#idual yang hidup sendirian tetapi
manusia juga membutuhkan orang lain atau makhluk sosial. Bleh karena itu, akhla6
karimah mutlak diperlukan dalam perwujudan tatanan hidup yang serasi dan
berkesinambungan demi tercapainya kebahagiaan hidup. Akhlak karimah merupakan
perwujudan seseorang, yaitu sebagai bukti konkret dari kualitas agama seseorang.
DAFTA PUSTAKA
"H. $ukanda $adeli, Bimbingan Akhlaq yang Mulia, Cayasan .endidikan Islam Amal $aleh.
Drs. . ansyur Amin, dkk., Aqidah dan Akhlaq, Cogyakarta1 "ota "embang, !DD!.
A. ,ainuddin, $.Ag, dan uhammad <amhari, $.Ag. al-Islam 2 : Muamalah dan
Akhlaq, *andung1 EF. .ustaka $etia, !DDG.
Drs. Asmaran As, .A., Pengantar Studi Akhlak, <akarta1 Aajawali .ers, !DD'.
P6N*T*P
)emikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah
ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan
kurangnya rujukan atau re7erensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini&
Penulis banyak berharap para pemba"a yang budiman dusi memberikan kritik dan saran yang
membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di
kesempatan 8 kesempatan berikutnya&
Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pemba"a yang budiman pada
umumnya&
K6)*)*KAN AK9:AK )A:AM
Akhlak mendapat kedudukan yang tinggi dalam (slam, ini dapat dilihat dari beberapa sebab+

,& (slam telah menjadikan akhlak sebagai illat ;alasan< kenapa agama (slam diturunkan&
9al ini jelas dalam sabda 1asulullah +
Maksudnya +
Aku diutus hanyalah semata-mata untuk menyempurnakan akhlak-akhlak yang mulia&
-& (slam menganggap orang yang paling tinggi darjat keimanan ialah mereka yang paling
mulia akhlaknya& )alam hadis telah dinyatakan +

Maksudnya +
Telah dikatakan 4a 1asulullah, mukmin yang manakah paling a7dhal imannya, 1asulullah
s&a&$& bersabda orang yang paling baik akhlaknya antara mereka&
/& (slam telah mentakri7kan Addin% dengan akhlak yang baik& )alam hadis telah
dinyatakan baha$a telah bertanya kepada 1asulullah s&a&$&

Maksudnya +
Apakah Addin itu = Sabda 1asulullah, akhlak yang baik
(ni bererti baha$a akhlak itu dianggap sebagai rukun (slam samalah keadaannya
dengan $uku7 di pandang Ara7ah dalam bulan 9aji berdasarkan kepada sabda
1asulullah+
9aji itu ;amal haji< ialah $uku7 di Padang Ara7ah, Wuku7 di padang Ara7ah adalah dianggap
sebagai salah satu rukun amal haji, demikian juga keadaannya pada akhlak&

0& (slam menganggap baha$a akhlak yang baik adalah merupakan amalan yang utama
dapat memberatkan nera"a amal baik di akhirat kelak& 9al ini telah dinyatakan dengan
jelasnya dalam hadis 1asulullah +
Perkara yang lebih berat diletakkan dalam nera"a hari akhirat ialah tak$a kepada Allah
dan akhlak yang baik%
)ari hadis ini jelas kepada kita baha$a timbangan amal baik kita di akhirat dapat ditambah
beratnya dengan akhlak yang baik& )i samping itu kita ketahui juga baha$a akhlak dan
tak$a sama statusnya dari sudut ini, yang mana kedua-duanya merupakan perkara paling
berat yang diletakkan dalam nera"a akhirat&
2& )alam ajaran (slam dinyatakan baha$a mereka yang berjaya memenangi kasih sayang
1asulullah dan mendapat sesuatu kedudukan yang hampir dengan 1asulullah pada hari
akhirat ialah orang yang lebih baik akhlaknya& )alam hadis 1asulullah s&a&$& telah bersabda
+
Maksudnya +
4ang paling aku kasihi di antara kamu dan yang paling dekat kedudukannya
padaku di hari akhirat orang yang paling baik akhlaknya di antara kamu%&
3& )alam ajaran (slam juga dinyatakan baha$a akhlak adalah merupakan syarat untuk
membebaskan diri dari a>ab nereka dan memenangi syurga& )alam hadis 1asulullah s&a&$&
telah dinyatakan baha$a telah berkata kepada 1asulullah +
Maksudnya +
6ngkau sipulanah sentiasa berpuasa di siang hari dan bangun malam untuk
sembahyang sunat tetapi beliau jahat akhlaknya, beliau sentiasa menyakiti jirannya&
1asulullah bersabda Tiada kebaikan padanya, dia tergolong dalam golongan ahli neraka&
?elas sekali dalam hadis ini baha$a ibadah puasa sunat dan sembahyang sunat di malam
hari tidak dapat menebus dan menutup akhlak yang jahat, seperti yang berlaku kepada
perempuan yang di"eritakan dalam hadis di atas&
@& 1asulullah sentiasa berdoa kepada Allah supaya memperbaiki akhlaknya, sedangkan
beliau tergolong dalam golongan mereka yang baik akhlaknya& Sebagaimana yang terdapat
dalam 7irman Allah dalam Surah Al-Aalam ayat 0 +
Maksudnya +
Sesungguhnya engkau berbudi perkerti agong&

'eliau sering berdoa +
Maksudnya +
Tuhanku, tunjukilah aku akhlak yang paling baik&
B& Allah telah memuji 1asulnya Muhammad S&A&W& kerana akhlaknya yang mulia, Cirman
Allah dalam surah Al-Aalam ayat 0 +
Maksudnya +
Sesungguhnya engkau berbudi pekerti agong&
Pujian yang berdasarkan kepada akhlak yan agong ini menunjukkan betapa tingginya
kedudukan akhlak pada pandangan Allah&
D& 'anyak terdapat ayat-ayat Al-Auran yang menyentuh persoalan akhlak, baik dengan "ara
memerintah supaya berakhlak mulia atau menegah dari akhlak yang rendah dan keji
sebagai "ontoh +
a& 'erbudi baik kepada ibu bapa 8 Cirman Allah dalam surah Al-'aEarah ayat B/
Maksudnya +
)an berbuat baik kepada kedua ibu bapa
b& Menunaikan janji 8 7irman Allah dalam Surah Al-(srak ayat /0 +
Maksudnya +
Tunaikanlah janji sesungguhnya janji itu satu tanggungja$ab&
"& Tegahan dari bersi7at bakhil +
Maksudnya +
)an jangan biarkan bangsa kamu berpun"a dilengkok kamu dan banyak lagi "ontoh-
"ontoh yang lain&
htt_2//draieam.com/
)ari penjelasan ini kita dapat membuat beberapa kesimpulan +-
,& Akhlak amat penting dalam penghidupan manusia memandangkan besarnya pengaruh
akhlak kepada tindak tanduk manusia, sehingga pada ketika-ketikanya nilai-nilai akhlak
yang terdapat pada diri seseorang itu bertindak menjadi nera"a penilai kepada sesuatu
perbuatan&
-& Akhlak mendapat kedudukan yang tinggi pada pandangan (slam&
/& Sistem akhlak dalam (slam dapat membe>akan dirinya dengan sistem akhlak yang lain
melalui "iri-"irinya yang khusus&
0& Akhlak dapat di"apai dan dibentuk melalui daya usaha manusia sendiri melalui "ara dan
$asilah men"apai dan membentuk akhlak dalam diri&
P6N*T*P
)engan penjelasan ini juga kita telah mengetahui serba sedikit tentang sistem akhlak
dalam (slam& Pengetahuan kita yang serba sedikit ini menuntut kita bertindak melakukan
perlaksanaannya dalam kehidupan kita, kerana dengan mengetahui sahaja tanpa dituruti
dengan tindakan perlaksanaan ianya tidak akan mendatangkan 7aedah yang diharapkan&
Fleh yang demikian kita berke$ajipan bertindak melaksanakan tuntutan pengetahuan kita,
kita mulakan dari diri kita, keluarga kita, masyarakat kita seterusnya negara kita& Andainya
kita sungguh-sungguh dalam mengusahakan perlaksanaan ini Allah akan menolong kita&
Cirman Allah dalam surah Al-Ankabut ayat 3D +
)an mereka yang berjihad pada ;jalan< kami, kamu akan tunjukkan kepada mereka
jalan-jalan kami% (tulah janji Allah, dan Allah tidak akan mungkin janji&
)alam kita bertindak untuk melaksanakan tuntutan ini kita akan menghadapi tentangan
dari masyarakat jahiliah yang berada disekeliling kita& Tentangan ini adalah menjadi sunnah
Allah kepada hambanya, sebab itu Allah ber7irman dalam surah Al-Ankabut ayat - +
Apakah manusia menyangka baha$a mereka dibiarkan menyatakan kami telah beriman%
sedang mereka tidak akan diuji lagi%&
*jian-ujian yang berupa tentangan ini harus kita hadapi demi membuktikan keimanan kita
yang kuat kepada Allah& Moga-moga kita tergolong dalam golongan orang-orang yang
baik dan mulia&


:aman $eb G bahan ttg Ta>kiyyah al-Na7s