Vous êtes sur la page 1sur 3

1. Apakah yang disebut kecerdasan bisnis?

Kecerdasan bisnis (Business Intelligence) menguraikan komponen arsitektural


dasar dari suatu lingkungan BI. Kecerdasan bisnis meliputi pemerolehan informasi dan
data dari banyak sumber dan menggunkannya dalam pengambilan keputusan. BI
merujuk pada teknologi, aplikasi, serta praktik pengumpulan, integrasi, analisis, serta
presentasi informasi bisnis atau kadang merujuk pula pada informasinya itu sendiri.

Tujuan intelijen bisnis adalah untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Business Intelligence adalah rangkaian aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan,
menyimpan, menganalisis, dan menyuguhkan akses data untuk membantu petinggi
perusahaan dalam pengambilan keputusan.

Keuntungannya adalah
a. Organisasi dapat memonitor secara sistematik aktifitas-aktifitas pada setiap proses
pada bisnis prosesnya.
b. Organisasi dapat dengan mudah menemukan kesalahan dalam proses dan
memperbaikinya secepat mungkin.
c. Organisasi dapat memahami proses setiap perubahan input menjadi output pada
bisnis prosesnya.
d. Organisasi mampu melakukan pengukuran pada setiap perubahan pada kondisi
perusahaan.
e. Organisasi dapat memahami setiap proses dan metode dari proses yang benar.

2. Mengapa sistem BI menjadi aplikasi bisnis TI yang popular saat ini?
Sistem Business Intelligence menjadi aplikasi bisnis TI yang popular karena
Business Intelligence merupakan evolusi dari sistem pendukung keputusan Decision
Support Systems (DSS) yang dimulai pada tahun 1960 dan dikembangkan pada tahun
1980-an. DSS berasal dari model dibantu komputer dibuat untuk membantu
pengambilan keputusan atau Executive Information Systems (EIS) dan perencanaan.
Dari DSS, Data Warehouse, Sistem Informasi Eksekutif (EIS) , OLAP dan akhirnya
menjadi intelijen bisnis. Suatu metamorfosa yang hebat.Disisi lain, Perangkat lunaknya
mendukung penggunaan informasi ini dengan membantu ekstraksi, analisis, serta
pelaporan informasi.

Intelijen bisnis dapat menangani sejumlah besar informasi untuk membantu
mengidentifikasi dan mengembangkan peluang baru dalam dunia bisnis. Dengan
memanfaatkan intelijen bisnis, kita akan bisa mendapatkan peluang baru dan
menerapkan strategi yang efektif sehingga mampu menghasilkan keuntungan pasar
kompetitif dan stabilitas jangka panjang

Dengan bantuan Teknologi Informasi, intelijen bisnis mampu memberikan
gambaran tentang sejarah operasi bisnis, kondisi bisnis saat ini dan prediksi operasi
bisnis dimasa datang. Fungsi umum dari teknologi intelijen bisnis adalah melaporkan ,
pengolahan analisis online, data mining , data mining , pengolahan informasi kompleks ,
bisnis manajemen kinerja, analisis prediktif dan analisis preskriptif .

3. Apakah nilai bisnis sistem kecerdasan bisnis pada perusahaan Walls?
Nilai bisnis system kecerdasan bisnis pada perusaan walls yaitu menangani
penjualan, produksi, keuangan, serta berbagai sumber data bisnis untuk keperluan
tersebut, yang mencakup manajemen kinerja bisnis. Perusahaan walls dapat dengan
segera memeriksa terjadinya pesanan online pada ice krim Walls. Pegawai di bagian
keuangan dapat memunculkan angka dalam ayat jurnal mereka. Karena menggunakan
software maka mereka dapat mempersingkat waktu untuk membuat laporan
pembukuan bulanan. Staf pelayanan juga mengalami peningkatan karena dapat
melayani 255 panggilan dan e-mail yang diterima setiap minggunya, memeriksa jika ada
keluhan, dan jika ada pemasok yang mana yang tidak memenuhi standart kualitas
perusahaan.

4. Apakah sistem BI Walls adalah termasuk SIM atau termasuk DSS? Jelaskan!
Menurut saya, Sistem BI Wall's termasuk SIM. Sistem informasi manajemen atau
SIM (management information system) adalah sistem informasi yang dirancang untuk
menyediakan informasi akurat, tepat waktu, dan relevan yang dibutuhkan untuk
pengambilan keputusan oleh para manajer. Pada perusahaan Walls menggunakan
Konsep SIM yang mana meniadakan pengembangan yang tidak efisien dan penggunaan
komputer yang tidak efektif. Konsep SIM sangat penting pada pada Walls untuk sistem
informasi yang efektif dan efisien untuk :
a) Menekankan pada orientasi manajemen (management orientation) dari
pemrosesan informasi pada bisnis yang bertujuan mendukung pengambilan
keputusan manajemen (management decision making).
b) Menekankan bahwa kerangka sistem (system framework) harus digunakan untuk
mengatur penggunaan sistem informasi. Penggunaan sistem informasi pada
bisnis harus dilihat sebagai suatu integrasi dan berhubungan, tidak sebagai
proses yang berdiri sendiri.

Information reporting systems (IRS) menyediakan informasi produk bagi
manajerial end users untuk membantu mereka dalam pengambilan keputusan dari hari
ke hari. Akses data IRS berisi informasi tentang operasi internal yang telah diproses
sebelumnya oleh transaction processing systems. Informasi produk memberi gambaran
dan laporan yang dapat dilengkapi (1) berdasarkan permintaan, (2) secara periodik, atau
(3) ketika terjadi situasi pengecualian. Sebagai contoh, manajer penjualan dapat
menerima laporan analisa penjualan setiap minggunya untuk mengevaluasi hasil
penjualan produk.