Vous êtes sur la page 1sur 10

abet atau Fenugreek ( /fnjrik/; Trigonella foenum-graecum) merupakan tumbuhan dari

keluarga Fabaceae. Klabet dapat digunakan untuk obat herbal herb (daunnya) dan sebagai
rempah (bijinya), dikenal juga dengan nama methi). Tumbuhan ini dibudidayakan secara global
sebagai semi-arid crop dan merupakan bumbu umum untuk pembuatan kari atau kare.

Daftar isi

1 Sejarah
2 Produksi
3 Penggunaan
o 3.1 Bumbu Masakan
o 3.2 Laktasi atau ASI
o 3.3 Obat
4 Biji
5 Berita
6 References
7 External links

Sejarah
Nama fenugreek atau foenum-graecum berasal dari bahasa Latin untuk "Greek hay". Tanaman ini
memiliki kesamaan dengan wild clover yang disebut oleh orang Swedia sebagai :
"bockhornsklver" sama dengan namanya dalam bahasa Jerman: "Bockshornklee", yang berarti :
"ram's horn clover".
Zohary and Hopf mencatat bahwa tidak dapat dipastikan mana yang tipe alamiah dari strain
Trigonella yang kemudian didomestikasi menjadi fenugreek namun dipercaya bahwa tanaman
ini dulunya dibawa untuk dibudidayakan di Near East. Sisa klabet ditemukan di Tell Halal, Iraq,
(berdasarkan alisa radiocarbon diperkirakan berumur to 4000 BC) dan Jaman Perunggu di
Lachish, sebagaimana juga biji keringnya dijumpai di makam Tutankhamen.[2] Cato the Elder
lists fenugreek with clover and vetch as crops grown to feed cattle (De Agri Cultura, 27).

Produksi
Produksi utama klabet adalah Nepal, India, Pakistan, Bangladesh, Argentina, Egypt, France,
Spain, Turkey, Morocco and China. India merupakan negara penghasil klabet terbesar di dunia di
kawasan Rajasthan, Gujarat, Uttaranchal, Uttar Pradesh, Madhya Pradesh, Maharashtra, Haryana
dan Punjab merupakan sentra produksi terbesar di India, meliputi 80% produksi total negaranya.
Qasoori Methi, lebih popular untuk aroma pembangkit selera, berasal dari Qasur, Pakistan, yang
dialiri air yang berasal dari Sungai Sutlej, di India dan Pakistan di kawasan Punjab. (sources: T.
Jilani PhD, Arizona, DASD 2007)[3][4]

Penggunaan

Bumbu Masakan
Biji klabet yang berbentuk kubus berwarna kuning sampai amber seringkali digunakan untuk
pembuatan pickles, serbuk kari dan pasta kari, dan klabet sering kali dikaitkan dengan masakan
dari India.[5] daun kering atau dinamakan kasuri methi (atau kasoori methi di India), setelah
wilayah Kasur di Propinsi Punjab, Pakistan, tempat tumbuhan ini ditanam besar-besaran memiliki rasa pahit dan aroma tajam. Ketika dipanen sebagai biji hijau dinamakan dengan
Samudra Methi, di Maharashtra, khususnya di sekitar Mumbai, dimana sering ditanam dekat
pantai yang memiliki tanah berpasir, oleh karena itulah kemudian dinamakan (Samudra yang
berarti laut di dalam bahasa Sanskerta.[6]
Klabet juga digunakan oleh bangsa Eritrea dan Etiopia sebagai bumbu masakan.[7] Kata klabet di
dalam bahasa Amharic adalah abesh (atau abish), dan biji digunakan di Etiopia sebagai
pengobatan diabetes.[7]
Tradisi Yahudi juga menggunakan klabet sebagai makanan pada malam pertama dan kedua acara
tahun baru mereka (Rosh Hashana).Kebiasaan ini berdasarkan kepada nama Aramaicnya
yang berkaitan dengan itu.

Laktasi atau ASI


Biji klabet dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI .[8] Dari hasil penelitian ditemukan
bahwa klabet merupakan stimulator potent untuk produksi ASI yang diperkirakan memiliki
kemampuan meningkatkan ASI sebanyak 900%.[9]

Obat
Laporan uji non klinis menunjukkan bahwa klabet dapat berfungsi sebagai antivirus karena dapat
menyembuhkan demam biasa pada kelompok relawan. Hasil ini dapat dilanjutkan untuk uji
klinis di masa mendatang.[10] Arthritis memiliki tingkat insiden rendah di India yang
mengkonsumsi klabet dengan jumlah besar. Meminum 1 cangker teh yang dibuat dari daun
klabet perhari dapat mengurangi rasa tidak nyaman pada kasus arthritis.[11]

Biji
Biji klabet merupakan sumber yang kaya dengan polisakarida (polysaccharide) dan
galaktomannan( galactomannan). Biji klabet juga sumber dari senyawa saponin seperti
diosgenin, yamogenin, gitogenin, tigogenin, dan neotigogens. Konstituen aktif lainnya adalah
mucilago (mucilage), minyak atsiri (volatile oil), dan alkaloid seperti choline dan trigonelline.
Klabet dikenal sebagai salah satu bahan obat di daratan Cina dengan nama Hu Lu Ba, yang
diyakini berkhasiat sebagai penghangat dan penguat ginjal, penghilang demam dan pereda sakit.
Indikasi utama adalah untuk pengobatan hernia, dan sakit tenggorokan. Klabet digunakan di
dalam bentuk bentak atau bentuk digongseng (roasted). Di India sekitar 2-3g biji klabet
(dinamakan sebagai Methi di India) ditelan pada pagi hari dengan air hangat sebelum gosok gigi

dan minum teh atau kopi, yang diharapkan memiliki efek terapi sebagai pereda sakit sendi tanpa
efek samping.[butuh rujukan]
Klabet juga bisa digunakan untuk perisa atau flavoring untuk maple syrup. Rasa klabet ini seperti
jintan hitam atau cumin, karena adanya komponen pyrazine yang berakibat menimmbulkan rasa
pahit.

Beberapa trial intervensi pada manusia menunjukkan bahwa efek antidiabetes dari biji klabet
berkaitan dengan type-1 dan type-2 pada manusia dan diuji dengan relevan menggunakan hewan
percobaan dengan mengukur penurunan serum glukosa dan emningkatkan toleransi gula.[12]
Klabet juga baru-baru ini telah tersedia di pasaran sebagai suplemen untuk mengontrol
hypercholesterolemia dan diabetes oleh para praktisi pengobatan alternatif dan kompelementer.
Klabet mungandung banyak serat dan Fenugreek memiliki kandungan tinggi untuk serat, jadi
bijinya akan dapat berguna untuk mencegah konstipasi jika direndam dengan air hangat dan
diminum menjelang tidur[butuh rujukan]

Berita
Pada bulan Februari 2009, pabrik International Frutarom Corporation di North Bergen, New
Jersey, United States, menemukan sumber yang mirip dengan bau maple syrupyang diperkirakan
terjadi pada tahun 2005 di New York City. Analisis baunya ditemukan sebuah ester yang
berkaitan dengan proses pengepakan . Tidak ada resiko buat kesehatan dilaporkan .
Manfaat adas bagi kesehatan sebagai tanaman daun yang mengandung obat telah lama dikenal di
Indonesia, tanaman ini bisa tumbuh subur ditanam di daerah dataran rendah tetapi tanaman adas
secara biologi lebih cocok ditanam di daerah dataran tinggi dengan ketinggian 1.800 meter dari
atas permukaan laut. Tanaman adas mempunyai nama ilmial (nama latin) Foeniculum Vulgare
Mill, habitat asalnya adalah dari daratan Eropa bagian selatan dan daratan Asia. Karena tanaman
adas memiliki banyak manfaat medis maka tanaman ini banyak tumbuh menyebar dan
dibudidayakan negara-negara lain Indonesia, Argentina, India, dan Jepang.

Ciri-ciri tanaman Adas


Secara fisik tanaman adas mempunyai tinggi 50 cm 2 meter, sifat tanaman ini merumpun dan
sanggup hidup dengan umur panjang.

Batang, dalam satu rumpun tanaman adas biasanya mempunyai 3 5 buah batang,
Batang adas mempunyai warna hijau agak kebiruan, batang mempunyai alur dan beruas
serta berlubang, batang mempunyai bau wangi bila memar.
Daun, tanaman adas mempunyai letak daun yang berseling dan majemuk, daunnya
menyirip ganda dua dengan posisi sirip-sirip yang letaknya menyempit berbentuk jarum,
mempunyai bentuk runcing pada ujung dan pangkalnya. Panjang daun kira-kira 30 cm
sampai dengan 50 cm, lebar daun 5 cm sampai dengan 7 cm berwarna hijau muda.

Bunga : tanaman adas mempunyai bunga yang berbentuk payung majemuk dengan
diameter 5 cm sampai dengan 15 cm. Panjang gagang bunga adas kira-kira 2 mm sampai
5 mm, kelopak bunga berbentuk tabung dengan warna hijau.
Buah : buah adas berbentuk biji kering yang mempunyai panjang 4 sampai 9 mm, lebar
biji 3 samapai 4 mm, jika masih berumur muda mempunyai warna biru kemudian akan
berwarna coklat ketika biji berumur tua. Bentuk biji lonjong serta beraroma kuat dan
manis. Warna buah adas berbeda-beda berdasarkan negara asalnya.

Tanaman adas menghasilkan minyak adas yang dihasilkan dari proses sulingan serbuk-serbuk
buah adas yang sudah matang dan kering. Minyak adas terdiri dari 2 jenis yaitu minyak adas
manis dan pahit. Kerena manfaat adas sebagai tanaman herbal mempunyai sifat menyembuhkan
maka tanaman ini banyak dijadikan sebagai bahan baku dalam industri pembuatan obat-obatan.
Adapun manfaat adas dapat mengatasi berbagai macam masalah kesehatan, seperti : perut
kembung, rasa mual seperti ingin muntah, produksi ASI sedikit, sakit diare, sakit kuning, kurang
nafsu makan, sakit batuk, nafas sesak serta asma, dan sebagainya.

Kandungan Kimia Tanaman Adas Dan Efek Farmakologis


Kandungan Kimia Tanaman adas : Tanaman adas mempunyai sifat kimiawi serta efek
farmakologis,yaitu adanya bau aromatik yang terdapat pada buah yang masak, mempunyai rasa
sedikit manis, pedas dan hangat. Masuk ke meridian hati, ginjal, limpa serta lambung. Tanaman
adas memiliki kandungan kimia antara lain : minyak asiri 1 % 6 %, kandungan atenol 50 %
60 %, mengandung (fenkon, pinen, limonene, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid,
asam anisat) sekitar 20 %, serta terdapat kandungan minyak lemak sebesar 12 %. Bagian akar
terdapat kandungan bergapten. Terdapat juga kandungan stigmasterin pada akar dan bijinya.
Efek Farmakologis Tanaman adas :
Manfaat adas diantaranya dapat menambah peningkatan gaya peristaltik pada saluran cerna serta
dapat merangsang proses pengeluaran kentut (flatus). Dapat menghilangkan adanya gangguan
dingin dan dahak. Kandungan komponen-komponen seperti anetol, fenkon, chavicol serta
anisaldehid yang terdapat pada minyak adas mempunyai khasiat dapat membuat sejuk pada
saluran cerana serta dapat meningkatkan gairah dan rangsangan untuk nafsu makan. Pada sebuah
penelitian ditemukan bahwa manfaat adas mempunyai kesamaan dengan akar alang-alang yaitu
bersifat deuretik yang bisa di gunakan untuk membantu menghancurkan batu di dalam ginjal.

Manfaat adas pada buah dan daunnya


Berbeda dengan jenis tanaman herbal lainnya seperti tanaman alang-alang dan tanaman akar
wangi yang dimanfaatkan dari dari tanaman adas untuk pengobatan adalah bagian buah dan
daunnya.
Manfaat buah adas :tanaman adas pada bagian buahnya dapat mengobati beberapa penyakit
seperti :

Buah adas dapat mengobati sakit perut (mulas), perut kembung, perasaan penuh pada
lambung, perasaan mual, perasaan ingin muntah dan sakit diare.
Dapat mengobati sakit kuning serta meningkatkan nafsu makan.
Dapat mengobati batuk disertai dahak dan mengatasi penyakit sesak nafas (asma)Dapat
mengatasi gangguan haid seperti nyeri pada waktu haid atau proses haid yang tidak
lancar.
Dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu yang melahirkan.
Dapat mengatasi masalah susah tidur (insomenia)
Dapat mengobati buah zakar turun (orchidoptosis)
Buah adas bisa menngatasi usus turun sampai lipat paha (Hernia inguinalis)
Meredakan pembengkakan pada saluran sperma (epididimis)
Manfaat adas pada penderita batu empedu yaitu dapat mengurangi perasaan nyeri yang
diakibatkan adanya batu pada empedu serta bekerja membantu proses penghancuran batu
tsb.
Mengatasi penyakit Rematik ( Gout)

Manfaat daun adas : bermanfat pada buahnya tanaman adas juga bisa memberikan manfaat
kesehatan pada bagian daunnya. Adapun penyakit- penyakit yang dapat disembuhkan oleh
tanaman adas dari daunnya antara lain :

Daun adas bisa mengobati batuk


Mengatasi gangguan perut yang terasa kembung disertai kholik.
Meningkatkan daya penglihatan.

Cara mengolah manfaat adas pada buah dan daunnya


Siapkan buah adas sebanyak kira-kira 3 9 gram kemudian direbus dan dikonsumsi dengan cara
meminumnya. Buah adas juga bisa digiling terlebih dahulu sampai halus lalu diseduh dengan air
yang mendidih diamkan sampai hangat lalu diminum. Pada bagian daunya dapat dimakan
langsung sebagai sayuran dengan merebusnya terlebih dahulu.
Untuk pemakaian pada bagian luar, buah adas kering digiling terlebih dahulu sampai menjadi
halus kemudian digunakan untuk pengobatan masuk angin dengan meggosokannya pada bagian
tubuh.

Cara pengolahan Tanaman adas untuk penggunaan


bersama tanaman obat lain
1. Cara mengolah manfaat adas untuk batuk

Siapkan sebanyak 5 gram serbuk buah adas , kemudian seduhlah dengan setengah gelas
air yang mendidih, diamkan dan tunggu sampai dingin kemudian disaring. Tambahkan
madu ke dalam seduhan sebanyak kira-kira 1 sendok, lakukan pengadukan hingga air
seduhan tsb merata dan minumlah sekaligus. Cara ini dapat dialkukan rutin 2 kali dalam
sehari.

Siapkan kira-kira seperempat genggam daun saga, 2 kuntum bunga kembang sepatu,
setengah genggam daun Poko, 10 kuntum bunga tembelekan, 2 siung bawang merah,
serbuk adas halus 1 sendok teh, tambahkan juga pulosari kira-kira 1 jari, 1 jari rimpang
jahe, tambahkan juga kira-kira 3 jari gula merah, kemudian rebus bahan-bahan tsb
dengan 3 gelas air bersih diamkan mendidih hingga menjadi tersisa setengahnya. Angkat
dan diamkan sampai dingin lalu disaring. Kemudian minumlah 3 kali sehari.
Siapkan 10 tetes minyak adas, kemudian diseduh dengan air panas sebayak 3 sendok.
Minumlah pada kondisi hangat 3 kali sehari.
Siapkan setengah sendok teh adas, tambahkan seperempat jari pulosari, 2 jari rimpang
kencur, 1 jari rimpang temulawak, tambahkan juga 114 sendok the jintan hitam,
genggam daun poncosudo, 3 jari gula merah. Kemudian rebuslah bahan-bahan tsb dengan
air bersih kira-kira 4 setengah gelas, tunggu sampai mendidih hingga tersisa kira-kira
menjadi setengahnya. Diamkan dan tunggu sampai dingin lalu saring, minumlah secara
rutin 3 kali sehari.

2. Cara mengolah manfaat adas untuk sesak napas.

Siapakan 10 tetes minyak adas, kemudian diseduh dengan air panas sebanyak 3 sendok.
Minumlah pada kondisi hangat 3 kali sehari
Siapkan setengah sendok teh adas, tambahkan 1/4 jari pulosari, 2 rimpang kencur, 1 jari
rimpang temulawak, tambahkan juga kira-kira 1/4 sendok jintan hitam, 1/4 daun
poncosudo, dan terakhir tambahkan 3 jari gula merah. Kemudian rebuslah bahan-bahan
yang sudah disiapkan tadi dengan air bersih sebanyak kira-kira 4 setengah gelas, tunggu
rebusan sampai mendidih hingga air tersisa kira-kira setengahnya. Diamkan dan tunggu
sampai air rebusan dingin lalu disaring. Minumlah secara rutin 3 kali sehari.

3. Cara mengolah manfaat adas untuk mengobati sariawan


Siapkan adas kira-kira sendok, tambahkan sendok the ketumbar, 1/5 gengggam daun iler,
genggam daun saga, 1/5 genggam sisik naga, genggam daun sembung, daun pegagan, 1/6
genggam daun kentut, jari pulosari, jari rimpang lempuyangan wangi, jari rimpang
kunyit, jari kayu manis, tambahkan juga 3 jari gula merah. Kemudian rebuslah bahan-bahan
tsb dengan 4 setengah gelas air bersih, tunggu mendidih hingga tersisa setengahnya. Angkat dan
diamkan hingga dingin lalu disaring. Minumlah ramuan tsb 3 kali sehari sebanyak gelas.
4. Cara mengolah manfaat adas untuk mengatasi Haid tidak teratur.
Siapkan adas sebanyak sendok teh, tambahkan daun bunga srigading kira-kira 1/5 genggam,
sertakan juga sendok teh jinten hitam, jari pulosari, 2 kuntum bunga kesumba keling, 2 buah
jeruk nipis, tambahkan juga gula batu kira-kira sebesar telur ayam. Kemudian rebuslah bahanbahan tsb dengan 3 gelas air bersih, tunggu mendidih hingga tersisa sampai 2 gelas. Angkat
dan dinginkan kemudian disaring, minumlah gelas 3 kali sehari untuk mendapatkan khasiat
dan manfaat adas bagi kesehatan.

Subscribe

www.bbc.co.uk

Salah satu Tanaman yang dapat mengusir nyamuk dan sekaligus dapat dijadikan Herbal dan
bumbu adalah Rosemary
Rosemary (Rosmarinus officinalis) merupakan sebuah tanaman yang kuat, yang tahan penyakit
dan hama, yang dapat ditumbuhkan melalui pencangkokan. Teh rosemary dapat membantu
mengatasi masalah reumatik dan gejala flu. Tanaman ini banyak mengandung, zat besi, dan
Vitamin B6.

Tanaman ini menebar aroma wangi, sekaligus mengacaukan penciuman dan daya efektivitas
radar sang nyamuk. Bunganya kecil-kecil warna ungu, daun berbentuk jarum tapi lembut,
panjang sekitar 2-2,5 cm.

Tanaman ini termasuk jenis evergreen dan akan tumbuh hingga 1.5-2 meter tingginya. Bentuk
daunnya sangat sempit, oval kecil, berujung runcing, dengan warna hijau gelap di atasnya dan
keabuan di bawah daun. Bunga berwarna ungu pucat hingga biru gelap. Tanaman famili
lamiaceae ini perlu cukup air dan sinar matahari. Untuk dipajang dalam ruangan, sebaiknya
diposisikan dekat jendela, agar mendapat sinar matahari.
Jika melihat dari bentuk fisiknya, tanaman rosemary ini kurang menarik dijadikan tanaman hias.
Tapi jika melihat fungsinya jangan heran jika banyak orang yang mencari tanaman ini. Sebagai
tanaman batang keras, bentuk tanaman rosemary tidak berbeda dengan tanaman lain sejenisnya.
Kelebihannya hanya terletak pada baunya yang sangat menyengat. Warna daunnya hijau tua dan
bentuk daunnya meruncing.
Tapi baunya yang menyengat inilah yang dicari-cari orang, karena baunya yang tercium saat
tanaman ini tertiup angin justru dapat mengusir nyamuk, kelebihan tanaman yang diakui cukup
ampuh menjauhkan nyamuk
Para herbalis menggunakan daun rosemary untuk pengobatan alternatif yang mengandung zat-zat
antispasmodic dan membantu mengendurkan otot-otot pencernaan, serta digunakan untuk
merawat otot-otot yang sakit. Rosemary juga diyakini dapat merangsang sistem pernapasan dan
syaraf berfungsi sebagai antidepressant. Selain itu, rosemary juga mengandung zat-zat
antibakteri dan antijamur.
Untu bumbu rosemary banyak digunakan sebagai bumbu hidangan bakar/panggang/BBQ.
Aroma yang tajam dari bumbu ini menjadikan rosemary hanya digunakan beberapa lembar saja
di setiap masakan. Aroma prengus daging kambing panggang atau amis ikan akan berkurang jika
Anda menambahkan bumbu ini. Ayam/bebek panggang dan kentang panggang juga akan lebih
nikmat jika diberi taburan rosemary.
Penasaran ingin melihat babadotan seperti apa? Yuk datang ke Jendela Alam, mari kita minta
Pak Petani untuk menunjukkan kepada kita tanaman pengusir nyamuk ,bumbu rempah dan
tanaman herbal ini.

VII. PEMBAHASAN
Pengolahan dengan suhu rendah bertujuan untuk memperlambat atau menghentikan
metabolisme. Hal ini dilakukan berdasarkan fakta bahwa respirasi pada buah dan sayuran tetap
berlangsung setelah panen, sampai buah dan sayuran itu membusuk, dan pertumbuhan bakteri di
bawah suhu 100C akan semakin lambat dengan semakin rendahnya suhu. Proses metabolisme
sendiri terganggu apabila terjadi perubahan suhu. Sehingga penyimpanan suhu rendah dapat
memperpanjang masa hidup jaringan-jaringan dalam bahan pangan karena penurunan aktivitas
respirasi dan aktivitas mikroorganisme. Lambatnya pertumbuhan mikroba pada suhu yang lebih
rendah ini menjadi dasar dari proses pendinginan dan pembekuan dalam pengawetan pangan.

Proses pendinginan dan pembekuan tidak mampu membunuh semua mikroba, sehingga pada saat
dicairkan kembali (thawing), sel mikroba yang tahan terhadap suhu rendah akan mulai aktif
kembali dan dapat menimbulkan masalah kebusukan pada bahan pangan yang bersangkutan
(M.Amin, 2009.
Metode ini sering digunakan sebagai alternative pengawetan karena bahan pangan tidak akan
kehilangan nutrisi yang terkandung di dalamnya, selain itu rasa dan tekstur dari bahan pangan
yang diawetkan dengan cara ini. Selain itu sifat fisik dan sifat kimia dari bahan pangan tidak
akan berubah seperti pengawetan yang dilakukan melalui proses kimia atau fermentasi.
Penggunaan suhu rendah dalam pengawetan makanan tidak dapat menyebabkan kematian
mikroba sehingga bila bahan pangan dikeluarkan dari tempat penyimpanan dan dibiarkan
mencair kembali (thawing) pertumbuhan mikroba pembusuk dapat berjalan dengan cepat. Proses
pengolahan dan penyimpanan bisa membuat gizi pada bahan makanan hilang atau rusak. Karena
itu, perlakukan bahan makanan sebaik mungkin, jangan asal memasukkannya ke lemari
pendingin. Cara mengolah makanan berpengaruh terhadap kualitas nutrisinya. Nilai gizi
makanan segar lebih baik ketimbang yang dibekukan, tetapi gizi makanan beku masih lebih baik
dibanding makanan kalengan. Sayuran yang dibekukan sesaat setelah dipanen berisi lebih
banyak vitamin daripada sayuran segar yang langsung diangkut melintasi wilayah untuk
dipasarkan. Ahli gizi, Judith Wills, penulis buku The Food Bible, menyarankan untuk
menyimpan buah, sayuran, dan salad dalam kondisi dingin dan gelap seperti dalam lemari es atau
pantry. Karena cahaya dan panas akan merusak vitamin B dan C. Oleh karena itu menyimpan
buah dalam mangkuk besar di atas meja sangat tidak disarankan. Lemari es merupakan tempat
yang sangat ideal untuk menyimpan makanan, namun ada beberapa hal yang juga perlu
diperhatikan. Kulkas sebaiknya dipasang pada suhu 40c atau kurang. Suhu ini cukup membantu
memperlambat proses enzimatik dan pertumbuhan bakteri, tetapi tidak terlalu dingin untuk
memengaruhi kualitas makanan dengan adanya kristal es yang terbentuk (Anonim, 2012).
Dalam menyimpan makanan yang perlu diperhatikan adalah waktu dan juga suhunya. Waktu
yang dimaksud adalah berapa lama makanan atau bahan makanan tersebut akan disimpan karena
semakin lama, resiko kerusakan akan semakin besar. Adapun suhu, seperti diketahui semakin
rendah suhunya maka akan semakin lama bakteri-bakteri lumpuh sehingga umur simpan
makanan menjadi lebih panjang. Supaya bahan makanan tahan lama, perlu disimpan di tempat
dingin. Ada beberapa macam cara penyimpanan, yaitu: penyimpanan sejuk atau cooling (10oC15oC) untuk jenis minuman, buah dan sayuran; penyimpanan dingin atau chilling (sekitar 4oC)
makanan akan tahan 3-4 hari; penyimpanan beku atau frozen (sekitar -18oC) beberapa jenis
bakteri akan mati(Yuniar, 2011).
Pada percobaan penyimpanan buah segar yaitu buah tomat dan buah apel terlihat bahwa buah
yang disimpan pada freezer lebih segar dibadingkan dengan buah yang disimpan pada suhu
ruangan. Semakin lama buah tersebut disimpan akan mengalami penurunan berat yang
disebabkan oleh penguapan kandungan air bahan.
Pada percobaan penyimpanan bahan olahan bagian I yaitu bahan berupa buah-buahan yang
dipotong-potong yang disimpan pada suhu dingin terlihat bahwa mempunyai kesegaran lebih
lama daripada bahan yang disimpan pada suhu beku. Bahan-bahan tersebut juga semakin lama
mengalami penurunan berat dan juga tekstur yang semakin lama semakin lembek.

Pada percobaan penyimpanan bahan olahan bagian II yaitu bahan yang diblender terlihat bahwa
bahan-bahan tersebut lebih tahan lama apabila disimpan pada suhu beku, terlihat dari warnanya
yang nampak lebih segar dibandingkan pada penyimpanan suhu ruangan dan suhu dingin. Untuk
viskositas bahan yang diolah akan mengalami naik-turun setiap harinya karena kandungan air di
dalam bahan tersebut akan mengalami penguapan dan bisa juga karena adanya penambahan
kandungan air pada saat didalam pendingin.
VIII. KESIMPULAN :
Dari hasil percobaan yang kita lakukan dapat disimpulkan :
1. Pengolahan dengan suhu rendah bertujuan untuk memperlambat atau menghentikan
metabolisme.
2. Penggunaan suhu rendah dalam pengawetan makanan tidak dapat menyebabkan kematian
mikroba sehingga bila bahan pangan dikeluarkan dari tempat penyimpanan dan dibiarkan
mencair kembali (thawing) pertumbuhan mikroba pembusuk dapat berjalan dengan cepat.
3. Ada beberapa macam cara penyimpanan, yaitu: penyimpanan sejuk atau cooling (10oC15oC) untuk jenis minuman, buah dan sayuran; penyimpanan dingin atau chilling (sekitar
4oC) makanan akan tahan 3-4 hari; penyimpanan beku atau frozen (sekitar -18oC)
beberapa jenis bakteri akan mati.
4. Pada penyimpanan bahan olahan bagian pertama yaitu buah yang dipotong sebagian
besar lebih tahan kesegarannya apabila disimpan pada suhu beku dibandingkan dengan
suhu ruangan dan suhu dingin.
5. Pada penyimpanan bahan olahan bagian kedua yaitu buah yang diblender akan lebih
tahan kesegarannya apabila disimpan pada suhu beku, terlihat dari perubahan warna yang
terjadi tidak terlalu cepat dibandingkan bahan yang disimpan pada suhu ruangan dan suhu
beku.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2012. Buku Petunjuk Praktikum Satop II. Institut Pertanian Stiper, Yogyakarta.
Yuniar dan Effendy,Sahrul.2011.Teknik Pengolahan Pangan.Palembang : Politeknik Negeri
Sriwijaya.
M.Amin,Jaksen.2009.Rekayasa Bioproses.Palembang : Politeknik Negeri Sriwijaya.