Vous êtes sur la page 1sur 9

Aerob digestion

Syahirah
Nikko eddy sugianto
Ilham fitrah eka pratama
Anggi novarita simbolon
Rama ebri aja

LATAR BELAKANG
Adanya perkembangan industri
limbah.
Terjadinya pengolahan limbah
Terbentuknya sludge sebagai hasil olahan
limbah.
Sludge hasil olahan
digester
aerob/anaerob
Sehingga terbentuknya Land fill yang stabil
and no odors.

PENGERTIAN
Aerobic digestion is defined as the
biological oxidation of organic sludges
under aerobic conditions (in presence
of O2)

Aerobic vs Anaerobic Supernatant


Aerob
pH
BOD
COD
TSS
T. Phos

Anaerobic
7.0
500 mg/l
2600mg/l
100-300 mg/l
98mg/l

Aerobic vs Anaerobic
Supernatant
Aerobic

BOD 500 mg/L


TSS 100-300 mg/L
TKN 170 mg/L
T.Phos 98 mg/L

Anaerobic
BOD 1000-10000 mg/L
TSS 5000- 15000mg/L
Ammonia 500-1000mg/L
T. Phos 300-1000mg/L

Proses Aerobik Digestion

Keuntungan
Produk akhir olahannya relatif stabil , tak
berbau
Biaya konstruksinya lebih murah dibandingkan
dengan proses anaerob
BOD (aerob) < BOD (anaerob)
Lebih subur (pupuknya) jika dibandingkan
dengan digester anaerob.

Kelemahan
Perlu energi untuk memasok oksigen sehingga
biaya operasi-rawatnya lebih mahal daripada
digester anaerob.
Reaktor tidak menghasilkan energi biogas
karena tidak terbentuk metana.