Vous êtes sur la page 1sur 7

PPNI SEBAGAI WADAH UNTUK

MENUJU
KEPROFESIONAL
KEPERAWATAN

Oleh :
Dra. Fatmawati Pua Upa, MM

ORGANISASI
1. ORGANISASI
PPNI

Organisasi profesi keperawatan yang berorientasi kepada


kebutuhan
kesehatan
masyarakat
melalui
praktek
keperawatan
profesional
PPNI Didirikan Pada tanggal 17 Maret 1974 sebagai fusi dari
berbagai organisasi keperawatan y4ang sudah ada
sebelumnya.

A. Lambang
Lambang

Lambang PPNI berbentuk Lingkaran yang berisi sebuah segi


lima hijau tua dengan dasar kuning emas dan sebuah lampu
putih yang berlidah api lima cabang warna merah dengan
tulisan di pinggir bingkai berbunyi Persatuan Perawat
Nasional Indonesia (PPNI)

Makna lambang secara terperinci :


1. Lingkaran dengan warna merah menunjukan semangat persatuan.
2. Dasar kuning emas dalam lingkaran : keluhuran jiwa dan cinta kasih
3. Segi lima : berkepribadian pancasila
4. Warna hijau tua dalam segi lima : kesejahteraan.
5. Lampu warna putih : identitas keperawatan
6. Lidah api lima cabang berwarna merah : semanagat pengabdian yang dilandasi /
dijiwai pancasila
7. Warna Putih Melambangkan kesuician
Makna Lambang Secara Keseluruhan :
Warga perawat Indonesia yang hidup di Negara RI yang berkeTuhanan Maha Esa,
berPrikemanusiaan yang adil dan beradab, berPersatuan Indonesia, berKerakyatan
yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dan
berKeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengabdikan dirinya dalam bidang
keperawatan/kesehatan dengan itikad dan kesadaran pengabdian yang suci murni
disertai dengan keluhuran jiwa dan cinta kasih, senantiasa menuaikan darma baktinya
terhadap Negara dan bangsa Indonesia khususnya terhadap semua umat manusia
pada umumnya.

B. Azas
Berdasarkan kaidah organisasi profesi dan nilai-nilai keperawatan

C. Peran dan Fungsi


PPNI Berperan sebagai regulator dengan fungsi : sertifikasi dan memfasilitasi
registrasi
dan
lisensi
PPNI sebagai fasilitator dalam merespon peningkatan kesejahteraan; dengan
fungsi fasilitasi pengembangan karir dan sistem penghargaan dan pemasaran

D. Tujuan
1.

Memantapkan persatuan dan keasatuan yang kokoh antar perawat.


Meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan keperawatan dalam menigkatkan
derajat
kesehatan
masyarakat.
Menggembangkan karir dan prestasi kerja bagi tenaga perawat.
Mamfasilitasi dan melindungi anggota dalam menggunakan hak politik dan
hukum
Meningkatkan hubungan kerjasama dengan organisasi lain, lembaga dan
institusi lain baik maupun luar Negeri

Keperawatan

Praktik
Keperawatan

Bentuk Layanan Profesional yang merupakan bagian integral


dan pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat
keperawatan berbentuk pelayanan bio-psiko-sosio spiritual
yang komprehensif, ditunjukan kepada individu, keluarga dan
masyarakat baik sakit maupun sehat yang mencakup seluruh
siklus kehidupan manusia
Praktik
keparawatan
sebagai
tindakan
keperawatan
professional menggunakan pengetahuan teoritik yang mantap
dari berbagi ilmu dasar (Biologi, Fisik, Biomedik, Perilaku,
Sosial, dan Ilmu Sosial sebagai landasan untuk melakukan
asuhan keperawatan

Pendidikan Profesi
Tenaga Profesional
Praktek Profesi
Standar Praktik &
Kompetensi

Kode Etik & Nilai


Moral

UU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan pasal 32 ayat 4 :

Landasan
Hukum

Pelaksanaan pengobatan dan atau perawatan berdasarkan ilmu kedokteran


dan atau ilmu keperawatan, hanya dapat dilaksanakan oleh tenaga kesehatan
yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu
Pemberian lisensi berdasarkan pendidikan dan uji komprehensif
Informasi tentang tanggung jawab perawat yang berhubungan dengan
praktik harus disediakan oleh institusi pendidikan, organisasi profesi
maupun instusi yang mengatur legalisasi
Mendapatkan SIP (Surat Izin Perawat) dan Nomor Registrasi
Propinsi

Dinkes

Registrasi
Perawat Tercatat
Perawat Kesehatan, Ahli Madya, Ners
Berlaku 5 Tahun
Untuk Perawat dari Dinas
Kab/Kota

Rekomendasi
dari OP

Lisensi /
Perizinan

Mendapatkan SIK & SIPP (Surat Ijin Kerja/Surat Ijin Praktik Perorangan)
Berlaku sepanjang SIP masih Hidup

KESIMPULAN
PPNI Sebagai Wadah Menuju Keprofesional Keperawatan:

Memberikan masukan / Input dalam


pembuatan
kurikulum
pendidikan
keperawatan
Melakukan pembinaan dan pengawasan
secara berjenjang praktik keperawatan
Melakukan pembinaan IPTEK dengan
mengembangkan penelitian keperawatan