Vous êtes sur la page 1sur 10

No

Nama
Hewan /
Tumbuhan
Badak
Bercula

Habitat

Badak bercula satu


ditemukan di daerah Ujung
Kulon, Bantensedangkan
Badak bercula dua habitat
aslinya di Taman Nasional
Kerinci Seblat, Sumatera

Gambar

Keterangan

Badak merupakan hewan paling langka


dan paling terancam punah. Badak
termasuk hewan mamalia yang
mengalami perkembangbiakan yang
lama, dalam satu tahun hanya dapat
melahirkan anak 1-2 individu.
Perkembangbiakannya pun dapat
berlangsung jika kondisi lingkungannya
stabi.
Populasi Badak kian hari semakin
menurun karena banyaknya pemburuan
liar untuk mengambil culanya.

Bangkong
serasah

Bangkong serasah
(leptobrachium hasseltii)
adalah sejenis kodok dari
suku Megophryidae.
Bangkong ini hanya
didapati di hutan,
kebanyakan di pegunungan,
terutama di tempat yang
tidak jauh dari sungai. Aktif
di malam hari (nokturnal),
bangkong serasah tidur di
siang hari atau bersembunyi
di balik serasah hutan.

Bangkong ini bertubuh sedang, antara


50-70 mm. Jantannya umumnya lebih
kecil daripada yang betina. Gendut
pendek dengan kepala bulat dan besar,
lebih besar daripada tubuhnya; mata
besar dan melotot. Dengan kaki yang
pendek, kodok ini melompat pendekpendek dan sering pula merayap
perlahan-lahan di kayu atau batu
dengan tubuh diangkat.

Harimau
Siberia

Harimau Siberia adalah


subspesies langka harimau
yang merupakan hewan
alami terbesar dalam suku
Felidae. Kini subspesies ini
telah hampir punah total
dari Korea Selatan dan
sebagian kecil hidup di
Rusia, Manchuria dan
Korea Utara

Jenis harimau ini juga dikenal dengan


nama Harimau Amur, Korea,
Manchuria, atau Tiongkok Utara.
Harimau Siberia saat ini terancam
punah.

Cendrawasih

Burung ini hidup


menyendiri di
lembahlembah pegunungan
hutan tropis dan biasa
bersarang di atas kanopi
pohon yang tinggi besar.

Burung Cendrawasih terkenal karena


keindahan bulunya yang berwarnawarni. Umumnya bulu-bulunya sangat
cerah dengan kombinasi hitam, coklat
kemerahan, oranye, kuning, putih, biru,
hijau, bahkan juga ungu. Burung ini
merupakan ciri khas dari papua karena
hidup di daerah pedalamam papua.
Dengan maraknya penangkapan,
penebangan hutan, perkebunan sawit,
dan pencarian kayu gaharu hutan di
pegunungan dan pedalaman Papua
menyebabkan perubahan lingkungan
tempat hidup cendrawasih sehingga
jumlahnya kian menurun dari tahun
ketahun, selain itu penurunan populasi
Cendrawasih dikarenakan sifat
reproduksi hewan tersebut sangat
lamban.

Jerapah

Jerapah (Giraffa
camelopardalis) adalah
mamalia yang merupakan
hewan tertinggi yang hidup
di darat. Habitatnya
membentang dari Chad
sampai dengan Afrika
Selatan.

Jerapah jantan dapat mencapai tinggi


4,8 sampai 5,5 meter dan memiliki
berat yang dapat mencapai 1.360
kilogram. Jerapah betina biasanya
sedikit lebih pendek dan lebih ringan.
Jerapah berkerabat dengan rusa dan
sapi, tetapi dimasukkan dalam suku
berbeda, yaitu Giraffidae, yang terdiri
dari jerapah dan kerabat terdekatnya,
okapi

Merak Biru

Merak Biru atau Merak


India, yang dalam nama
ilmiahnya Pavo cristatus
adalah salah satu dari tiga
spesies merak. Populasi
Merak Biru tersebar di
hutan terbuka dengan
padang rumput di India,
Pakistan, Sri Lanka, Nepal
dan Bhutan. Sebelumnya
spesies ini ditemukan juga
di Bangladesh, namun
sekarang kemungkinan
besar telah punah di sana.

Merak Biru mempunyai bulu berwarna


biru gelap mengilap. Burung jantan
dewasa berukuran besar, panjangnya
dapat mencapai 230 cm, dengan
penutup ekor yang sangat panjang
berwarna hijau metalik. Di atas
kepalanya terdapat jambul tegak biru
membentuk kipas.

Capung

Capung adalah serangga


dari ordo Odonata, dan
subordo Epiprocta. Capung
dapat ditemukan di sekitar
danau, kolam atau tanah
yang lembab karena
larvanya berada di
genangan air.

Capung memiliki karakteristik mata


multifaset besar dan sepasang sayap
besar transparan. Capung umumnya
memakan serangga kecil seperti
nyamuk, lalat, lebah dan kupu-kupu.

Komodo

Komodo termasuk reptil


yang bentuknya menyerupai
biawak. Penyebaran hewan
ini tidak luas hanya terdapat
di Pulau Komodo Provinsi
Nusa Tenggara Timur.

Jumlah komodo di alam bebas semakin


sedikit karena jumlah makanannya
yang sedikit yaitu daging dan bangkai
hewan ternak,

Coccinelida adalah sebuah


keluarga kumbang, yang
secara umum dikenal
dengan "kepik", "kumbang
tutul" atau ladybirds.
Coccinelida ditemukan di
seluruh belahan dunia
dengan lebih dari 5.000
spesies yang telah
ditemukan. 450 di antaranya
adalah spesies asli Amerika
Utara

Coccinelida adalah kumbang kecil


berukuran dari 1 hingga 10 mm,
berbentuk belahan bola, berwarna
merah atau coklat, bergaris, berbintikbintik hitam. Jentik dan kumbang yang
dewasa makan kutu daun, uir-uir dan
tungau

Kepik /
Coccinelida

oleh karena itu oleh Pemerintah


ditetapkan sebagai hewan yang
dilindungi.

10 Kantil
(Cempaka
Putih)

11

Anggrek
bulan

Pohon kantil (cempaka


putih) tersebar mulai
daratan Asia beriklim tropis
hingga beberapa pulau di
kawasan Pasifik. Di
Indonesia, tanaman ini yang
menjadi flora identitas
provinsi Jawa Tengah ini
tersebar hampir di seluruh
wilayah Indonesia.
Habitat tumbuhan kantil
meliputi daerah beriklim
tropis pada dataran rendah
hingga ketinggian mencapai
1.600 meter dpl.

Anggrek bulan
(Phalaenopsis amabilis)
tumbuh liar dan tersebar
luas mulai dari Malaysia,
Indonesia, Filipina, Papua,
hingga ke Australia.
Anggrek bulan hidup secara
epifit dengan menempel
pada batang atau cabang
pohon di hutan-hutan.
Secara liar anggrek bulan
mampu tumbuh subur
hingga ketinggian 600
meter dpl.

Secara medis, bunga, batang, daun


kantil (Michelia alba) mengandung
alkaloid mikelarbina dan liriodenina
yang mempunyai khasiat sebagai
ekspektoran dan diuretik. Karena
kandungan yang dipunyainya, kantil
dipercaya dapat menjadi obat alternatif
bagi berbagai penyakit seperti
bronkhitis, batuk, demam, keputihan,
radang, prostata, infeksi saluran kemih,
dan sulit kencing.

Anggrek bulan (Phalaenopsis


amabilis) merupakan salah satu bunga
nasional Indonesia, Anggrek bulan
(Phalaenopsis amabilis) ditetapkan
sebagai Puspa Pesona Indonesia
mendampingi bunga melati (Jasminum
sambac) yang ditetapkan sebagai puspa
bangsa Indonesia dan padma raksasa
(Rafflesia arnoldii) sebagai puspa
langka Indonesia.

12 Kantong
Semar

13 Anggrek
Lidah Ular

Kantong semar hidup di


tempat-tempat terbuka atau
agak terlindung di habitat
yang miskin unsur hara dan
memiliki kelembaban udara
yang cukup tinggi. Tanaman
ini bisa hidup di hutan hujan
tropik dataran rendah, hutan
pegunungan,hutan gambut,
hutan kerangas, gunung
kapur, dan padang savana.
Karakter dan sifat kantong
semar berbeda pada tiap
habitat. Beberapa jenis
kantong semar yang hidup
di habitat hutan hujan tropik
dataran rendah dan hutan
pegunungan bersifat epifit,
yaitu menempel pada
batang atau cabang pohon
lain.
Tumbuhan ini hidup
menumpang pada pohonpohon besar. Anggrek ini
dijumpai tumbuh liar di
tempat-tempat yang sedikit
terbuka, di hutan jati dan
hutan campuran. Tumbuh
pada ketinggian antara 5300 m dpl. Di tempattempat tersebut anggrek ini
berbunga sepanjang tahun.
Setiap kuntum bunga dapat
bertahan mekar selama 12
hari. Penyebaran anggrek
ini sangat luas, Indonesia,
Filipina, Burma, Laos,

Status tanaman kantong semar


termasuk tanaman yang dilindungi
berdasarkanUndang-Undang No. 5
tahun 1990 tentang Konservasi
Sumberdaya Hayati dan Ekosistemnya
serta Peraturan Pemerintah No. 7/1999
tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan
dan Satwa

Karena anggrek ini sangat mudah


dipelihara maka sekarang jenis ini
banyak dibudidayakan orang.

14 Bunga
Edelweis

15 Bunga
Jeumpa /
Cempaka
Kuning

Kamboja, Vietnam,
Thailand, dan Malaysia.
Edelweis merupakan
tumbuhan pelopor bagi
tanah vulkanik muda di
hutan pegunungan dan
mampu mempertahankan
kelangsungan hidupnya di
atas tanah yang tandus,
karena mampu membentuk
mikoriza dengan jamur
tanah tertentu yang secara
efektif memperluas kawasan
yang dijangkau oleh akarakarnya dan meningkatkan
efisiensi dalam mencari zat
hara
Bunga Jeumpa tumbuh
dipinggir hutan pada tanah
yang subur pada ketinggian
hingga 1500 m dpl.

Bagian-bagian edelweis sering dipetik


dan dibawa turun dari gunung untuk
alasan-alasan estetis dan spiritual, atau
sekedar kenang-kenangan oleh para
pendaki. Pada bulan Februari hingga
Oktober 1988, terdapat 636 batang
yang tercatat telah diambil dari Gunung
Gede-Pangrango. Dalam batas tertentu
dan sepanjang hanya potonganpotongan kecil yang dipetik, tekanan
ini dapat dihadapi.

Pemanfaatan bunga Jeumpa antara lain


dapat digunakan sebagai campuran
pada jamu atau digunakan untuk
wewangian rambut atau diramu
bersama bahan lain untuk dijadikan
parfum. Bunganya dapat disarikan
untuk digunakan minyak wangi atau
campuran pewangi pada kosmetika

16 Sirih (Piper
betle)

17 Bunga Melati

Tanaman sirih tumbuh


merambat pada batang
pohon lain.Tanaman sirih
tumbuh tersebar diberbagai
negara di kawasan Asia
Selatan dan Asia Tenggara.
Selain di Indonesia sirih
dijumpai tumbuh pula di
India, Bangladesh, Sri
Lanka, Thailand, Malaysia,
Vietnam, Kamboja bahkan
hingga ke Papua New
Guinea.
Tiap spesies memiliki
habitat yang berbeda,
namun secara umum melati
menyukai habitat beriklim
tropis pada daerah dataran
rendah hingga ketinggian
1.600 meter dpl. Spesiesnya
yang sebagian besar masih
tumbuh meliar di hutanhutan.

Tanaman yang konon asli Indonesia


dan tumbuh merambat pada batang
pohon lain ini ditetapkan sebagai
maskot (identitas) provinsi kepulauan
ini.

salah satu spesies Bunga Melati yakni


Melati Putih ditetapkan sebagai puspa
bangsa, satu dari tiga bunga nasional
Indonesia, berdasarkan Kepres Nomor
4 Tahun 1993.

18 Anggrek
hitam

19 Macan Tutul
Jawa

Anggrek hitam sebagaimana


anggrek pada umumnya,
tumbuh menumpang pada
tumbuhan lain (epifit).
Biasanya anggrek langka ini
menempel pada pohon tua
yang hidup di daerah pantai
atau rawa. Anggrek hitam
(Coelogyne pandurata)
tumbuh di tempat teduh.
Umumnya jenis anggrek
yang menjadi fauna
identitas Kalimantan Timur
ini tumbuh di dataran
rendah pada pohon-pohon
tua, di dekat pantai atau di
daerah rawa dataran rendah
yang cukup panas dan dekat
sungai-sungai di hutan
basah.
Populasi Macan Tutul Jawa
ini tersebar di beberapa
wilayah yang berbeda
seperti di Taman Nasional
(TN) Ujung Kulon, TN.
Gunung Halimun Salak,
TN. Gunung Gede, Hutan
Lindung Petungkriyono
Pekalongan, dan TN. Meru
Betiri Jawa Timur.

Populasi anggrek hitam (Coelogyne


pandurata) di habitatnya yang liar
semakin
hari
semakin
langka.
Meskipun menurut PP Nomor 7 Tahun
1999 anggrek ini dilindungi dan
dilarang diperdagangkan bebas (kecuali
hasil penangkaran), namun perburuan
yang dilakukan untuk mengambil dan
menjual jenis anggrek ini ke kolektor
anggrek tidak kunjung mereda.

Subspesies Macan Tutul. Di seluruh


dunia terdapat 9 subspesies Macan
Tutul. Kucing besar ini termasuk satwa
yang dilindungi dari kepunahan di
Indonesia berdasarkan UU No.5 tahun
1990 dan PP No.7 tahun 1999. Oleh
IUCN Red list, Macan Tutul Jawa
(Panthera padus melas) digolongkan
dalam status konservasi Kritis
(Critically Endangered). Selain itu juga
masuk dalam dalam CITES Apendik I
yang berarti tidak boleh
diperdagangkan.

20 Anggrek
Pensil

Anggrek yang banyak


diminati para pencinta
bunga itu hidup
menumpang pada bunga
bakung (Crinum asiaticum)

Nama : M. Usmansyah

Pada tahun 1882 anggrek ini


dinobatkan sebagai Ratu Anggrek
dan mendapat hadiah First Class
Certificate dari pemerintah Inggris.