Vous êtes sur la page 1sur 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Judul
Hari/Tanggal
Pukul
Tempat
Lama
Sasaran

: PGK Dan Hemodalisa


:
:
: AKPER KESDAM
: 100 Menit
: Masyarakat

A. TUJUAN PENYULUHAN GGK DAN HEMODALISA


1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 30 menit di ruang kelas
IIB diharapkan mahasiswa tingkat IIB dapat mengetahui dan memahami
tentang GGK Dan hemodalisa
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan diharapkan Mahasiswa
mengetahui dan memahami tentang:
1. PengertianGGK Dan hemodalisa
2. Penyebab GGK
3. Penatalaksaan GGK Dan hemodalisa
4. Dialisis Dirumah
5. Komplikasi Hemodalisa
B. MATERI
1. Pengertian GGK Dan Hemodalisa
Gagal ginjal kronis adalah kegagalan fungsi ginjal untuk
mempertahankan metabolisme serta keseimbangan cairan dan elektrolit
akibat destruksi struktur ginjal yang progresif dengan manifestasi
penumpukan sisa metabolit( toksis uremik) di dalam darah.
Gagal ginjal kronis ( chronic renal failure) adalah kerusakan
ginjal progesif yang berakibat batal dan di tandai dengan urenia ( urea,
dan limbah nitrogen lainnya yang beredar dalam darah serta
komplikasinya jika tidak di lakukan dialisis atau transplantasi ginjal).
Hemodalisa merupakan suatu proses yang di gunakan pada pasien
dalam keadaan sakit akut dan memerlukan terapi dialisis jaka pendek
(beberapa hari hingga beberapa minggu ) atau pasien dengan penyakit
ginjal stadium terminal (HSDR;end-stage renal disease) yang
membutuhkan terapi jangka panjang atau terapi permanen. Bagi
penderita gagal ginjal kronis, hemodialisis akan mencegah kematian.

Namun demikian hemodalisis tidak menyembuhkan atau memulihkan


penyakit ginjal dan tidak mampu mengimbangi hilangnya aktivitas
metabolic atau endokrin yang dilaksanakan ginjal dan dampak dari
gagal ginjal serta terapinya terhadap kualitas hidup pasien.
2. Penyebab GGK
Penyakit dari ginjal :
1. Penyakit pada saringan (glomerulus);glomerulonefritis
2. Infeksi kuman pyelonefritis, ureteritis
3. Batu ginjal: nefrolitias
4. Kista di ginjal: polcystis kidney
5. Trauma langsung pada ginjal
6. Keganasan pada ginjal
7. Sumbatan :batu , tumor, penyempitan
Penyakit umum di luar ginjal :
1. Penyakit sistemik :diabetes mellitus, hipertensi, kolestrol
tinggi
2. Dyslipidemia
3. SLE
4. Infeksi di badan :TBC paru, sifilis, malaria, hepatitis
5. Preeklamasi
6. Obat obatan
7. Kehilangan banyak cairan yang mendadak (luka bakar )
3. Penatalaksanaan
Penatalaksanaan medis GGK :

Tujuan penatalaksanaan adalah menjaga keseimbangan cairan elektrolit


dan mencegah komplikasi, yaitu sebagai berikut :
a. Dialisis. Dialisis dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi
gagal ginjal yang serius, seperti hyperkalemia, pericarditis, dan
kejang. Dialisis memperbaiki abnormalitas biokimia ;
menyebabkan cairan, protein, dan natrium dapat konsumsi secara
bebas.
b. Koreksi hiperkalemia, Megendalikan kalium darah sangat penting
karena hiperkalemi dapat menimbulkan kamatian mendadak. Hal
yang pertama harus diingat adalah jangan menimbulkan
hiperkalemia. Selain dengan pemeriksaan darah, hiperkalemia
juga dapat didiagnosis dengan EEG dan EKG. Bila terjadi
hiperkalemia, maka pengobatannya adalah dengan mengurangi
intake kalium, pemberian Ns Bikarbonat, dan pemberian infus
glukosa.
c. Koreksi anemia. Usaha pertama harus di tunjukkan untuk
mengatasi faktor defiensi, kemudian mencari apakah ada
perdarahan yang mungkin dapat diatasi. Pengendalian gagal
ginjal pada keseluruh akan dapat meninggikan HB transfuse
darah hanya dapat diberikan bila ada indikasi yang kuat, misalnya
ada insufiensi koroner.
d. Koreksi asidosis. Pemberian asam melalui makanan dan obat
obatan harus dihindari. Natrium bikarbonat dapat diberikan
peroral atau parenteral. Pada permulaan 100mEq natrium
bikarbonat diberi intravena perlahan lahan. Jika diperlukan dapat
diulang. Hemodialisis dan dialis peritoneal dapat juga mengatasi
asidosis.
e. Pengendalian hipertensi pemberian obat beta bloker,alpa
metildopa, dan vasodilator dilakukan. Mengurangi intake garam
dalam mengendalikan hipertensi harus hati hati karena tidak
semua gagal ginjal disertai retensi natrium.
f. Transplantasi ginjal. Dengan pencangkokn ginjal yang sehat
pasien GGK, maka seluruh faal ginjal diganti oleh ginjal yang
baru.

Penatalaksanaan Pasien Hemodalisa jangka panjang :


a. Diet dan masalah cairan :
Diet merupakan faktor penting bagi pasien yang menjalani
hemodalisis mengingat adanya efek uremia. Apabila ginjal yang
rusak tidak mampu mengekpresikan produk akhir metabolisme,
subtansi yang bersifat asam ini akan menumpuk dalam serum
pasien dan bekerja sebagai racun atau toksin.
Diet rendah protein akan mengurangi penumpukan limbah
nitrogen dan dengan demikian meminialkan gejala. Penumpukan
cairan juga dapat terjadi dan dapat mengakibatkan gagal jantung
kongestif serta edema paru. Denga demikian pembatasan cairan
juga merupakan bagian dari resep diet untuk pasien ini.
b. Dampak diet rendah protein
Diet yang membatasi akan merubah gaya hidup dan dirasakan
pasien sebagai gangguan serta tidak disukai bagi banyak
penderita gagal ginjal kronis. Karena makanan dan minuman
merupakan aspek penting dalam sosialisasi, pasien sering merasa
disingkirkan ketika berada bersama orang orang lain karena
hanya ada beberapa pilihan makanan saja yang tersedia
baginya.jika pembantasan ini diabaikan, komplikasi yang dapat
membawa kematian seperti hiperkalemia dan edema paru dapat
terjadi
c. Pertimbangan medikasi
Banyak obat yang diekskreasikan seluruhnya atau sebagain
melalui ginjal, pasien yang memerlukan obat-obatan (preparat
glikosida jantung, antibiotic, antiaritmia, anthipertensi). Harus
dipantau dengan ketat untuk memastikan agar kadar obat- obatan
in dalam darah dan jaringan dapat dipertahankan tanpa
menimbulkan akumulasi toksis, resiko timbulnya efek toksis
akibat obat harus dipertimbangkan.
4. Dialisi dirumah

Meskipun sebagian besar pasien yang memerlukan hemodialisis


akan menjalani produser ini dalam unit rawat jalan, terapi dialisis
di rumah merupakan suatu pilihan bagi sebagian pasien lainnya.
Namun demikian, tidak semua pasien dapat menjadi calon terapi
dialisis dirumah, mengingat prosedur ini memerlukan pasien
dengan motivasi yang sangat tinggi dan bersedia bertanggung
jawab atas resiko prosedur diaslisis yang dijalaninya di samping
harus mampu untuk menyesuaikan setiap terapi guna memenuhi
kebutuhan tubuhnya yang selalu berubah. Metode ini juga
membutuhkan komitmen dan kerja sama dari pasangan hidupnya:
biasanya pasien erasa tidak nyaman jika harus meminta bantuan
dari pasangannya atau orang lain.
Tim asuhan kesehatan tidak boleh memaksaka keputusan sebuah
klinikyang diambil pasien untuk menajlani dialisis dirumah,
pengambilan keputusan ini akan menyebakan banyk perubahan
yang signifikan dalam lingkungan dan rumah dan keluarga. Ada
banyak pasien yang tidak mau membebani keluarganya dengan
pekerjaan dialysis dan sering mengatakan bahwa cara ini kan
mengubah rumahnya menjadi klinik.
5. Komplikasi
Pasien tetap akan mengalami sejumlah permasalahn dan
komplikasi, salah satu penyebab kematian di antara pasien pasien
yang menjalani hemodalisa kronis adalah penyakit kardiovaskuler
arteriosklerotik, ganguan metabolism lipid (hipertrigliseridemia)
tampaknya semakin diperberat dengan tindakan hemodalisa.
Gagal jantung kongestif, penyakit jantung koroner, serta nyeri
angina pektoris, stroke dan membuat pasien tidak berdaya,
anemia dan rasa letih dapat menyebakan penurunan kesehatan
fisik dan mental, berkurangnya tenaga serta kemauan dan
kehilangan
perhatian.
Ulkus
lambung
dan masalah
gastrointestinal lainnya terjadi akibat sres fisiologik yang
disebabkan oleh sakit yang kronis, obat-obatan dan berbagai
masalah yang berhubungan. Gangguan metabolism kalsium akan
menimbulkan osteodistrofi renal yang menyebabkan nyeri tulang
dan fraktur. Masalah lain mencakup kelebihan muatan cairan
yang berhubungan dengan gagal jantung kongestif, malnutrisi,
infeksi, neuropati dan pruritus.

C. METODE
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
D. MEDIA / ALAT
1. Lembar balik
2. Leafleat

E. KEGIATAN PENYULUHAN
N
o

Waktu

Kegiatan penyuluhan

Kegiatan peserta

3 menit

Pembukaan

Menjawab
salam

Membuka kegiatan dengan


mengucap salam

- Mendengarkan

Memperkenalkan diri

- Memperhatikan

Menjelaskan
penyuluhan

Menyebutkan materi yang


akan disampaikan

15
menit

tujuan

dari

Pelaksanaan

- Memperhatikan

Menjelaskan
GGK

pengertian

Menjelaskan

tentang

- Memperhatikan
- Memperhatikan

10
menit

2 menit

- Memperhatikan

Menjelaskan
penatalaksanaan GGK dan
Hemodalisa

- Memperhatikan

Menjelaskan tentang indikasi

Menjelaskan tentang Dialisis


di rumah

Menjelaskan
komplikasi

Mempersilahkan
kepada
audince untuk bertanya

- Bertanya

tentang

Evaluasi

penyebab

-Menjawab
pertanyaan

Menanyakan pada pasien


dan keluarga tentang materi
yang
telah
diberikan
danreinforcement
kepada
Bapak / Ibu, saudara-saudari
yang
dapat
menjawab
pertanyaan.

Penutup

-Mendengarkan

Mengucapkan terima kasih


atas peran serta pasien dan
keluarga.

Mengucapkan salam

F. PENGORGANISASIAN
Pembawa Acara

: Salma hayatun nisa

Pembicara

: Radiatul baidillah

Notulen

: Bella tristyanti
7

-Menjawab salam

Fasilitator

: Nanang sugiarto

G. EVALUASI

Proses

1. Diharapkan proses penyuluhan berjalan dengan lancar tidak terdapat


keributan dan tepat waktu.
2. Audince menyimak dengan baik.
3. Hanya 1 2 audince yang meninggalkan proses penyuluhan.

Hasil

1. 30% dari audince dapat menyebutkan pengertian tentang GGK ?


2. 20% dari audince dapat menyebutkan 3dari 11 penyebab GGK
3. 20% dari audince dapat menyebutkan 2 dari 3 penatalaksanaanGGK
Dan hemodalisa

DAFTAR PUSTAKA

M.Nurs, Nursalam dan Fransislan B.E. Asuhan keperawatan pada pasien dengan
gangguan

Brunner & sunddarth.2001.Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah.Jakarta : EGC