Vous êtes sur la page 1sur 53

CASE REPORT

Mola Hidatidosa
Oleh:
Nawar Najla Mastura (1102010204)
Preseptor:
dr. Hj. Helida Abbas, SpOG

IDENTITAS

Nama
Umur
Jenis Kelamin
Alamat
Pendidikan terakhir
Pekerjaan
Agama
Suku
Ruang rawat
Tgl Masuk RS
Tgl Keluar RS
No. CM

: Ny. I
: 20 tahun
: Perempuan
: Cihurip
: SMP
: Ibu Rumah Tangga
: Islam
: Sunda
: Kalimaya Bawah
: 12-3-2015
: 20-3-2015
: 75-17-XX

Tn. I
21 tahun
Pria
Cihurip
SD
Pedagang

ANAMNESIS
Ke
lu h
U ta an
ma

Perdarahan
dari jalan
lahir

PEMERIKSAAN FISIK
STATUS PRESENS
STATUS OBSTETRI
PEMERIKSAAN LUAR
Keadaan Umum
: Sakit Sedang
Kesadaran
: CM
TFU
: sepusat
Letak Anak
:Tanda Vital
:
Tekanan Darah
: 120/70 mmHg
His
:Nadi
: 120 x/m
Djj
:Ballotement
:Respirasi
: 22 x/m
Suhu
: 36,5 C
Inspekulo
: Fluxus (+) keluar dari OUE
Flour (-)
Kepala
: Ca +/+
Si -/PEMERIKSAAN DALAM
Leher
: t.a.k
: t.a.k
Jantung
: BJ I dan II murni regular, M(-) G (-) Vulva
Vagina
: t.a.k
Paru
: VBS kanan=kiri, Wh (-/-) Rh (-/-)
Abdomen
: Datar, lembut
Portio
: tebal lunak
Hati dan Lien
: t.a.k
Pembukaan
: tertutup
Ekstrimitas edema dan varises: -/-, -/Ketuban
:-

Bag. Terendah

:-

PEMERIKSAAN PENUNJANG
LABORATORIUM
Pre Operasi 12/3/2015
Darah Rutin
Hemoglobin
Hematokrit
Leukosit
Trombosit
Eritrosit

:
:
:
:
:

9,0 g/dL
26 %

Urin Rutin
Berat Jenis Urin
Blood Urin
Leukosit

:
Urin

Estrase
pH Urin
Nitrat Urin

6.310 /mm3
260.000 /mm3

Protein Urin
Glukosa Urin
Keton Urin

3.04 juta/mm3

Urobilinogen
Bilirubin
Tes Kehamilan

1,005
Negatif
Negatif

:
:
:
:
:
:
:
:
:

8,5
Negatif
POS (+)
Negatif
Negatif
NORMAL
Negatif
POSITIF LEMAH

Elektrolit
Pre Operasi
13/3/2015
Kimia Klinik
Protein Total
AST (SGOT)
ALT (SGPT)
Ureum
Kreatinin

:
:
:
:
:

Glukosa Darah
Sewaktu

Natrium (Na)

Kalium (K)

Klorida (Cl)

5,47 g/dL

Kalsium (Ca

38 U/L

Bebas)

137 mEq/L
4,7 mEq/L
105 mEq/L
5,21 mg/dL

59 U/L
31 mg/dL
0,7 mg/dL
91 mg/dL

14/3/2015
Endokrinologi
TSHs
FT4

:
:

0,01 uIU/mL
6,30 ng/dl

Imunologi
HCG

>300.000

USG

Tidak tampak kantung janin maupun


bagian dari janin. Seluruh cavum uteri
berisi gambaran vesikuler. Terdapat
gambaran snow strom.
Kesan: Mola Hidatidosa

EKG

Analisis: Sinus Takikardi

LAPORAN OPERASI
Nama
Usia
No. CM
Tanggal Operasi
Jam Operasi Mulai
Jam Operasi Selesai
Lama Operasi
Operator
Asisten 1
Instrument
Ahli anestesi
Asisten anestesi
Diagnosa Pra- Bedah
Diagnosa Pasca Bedah
Indikasi Operasi
Jenis Operasi
Kategori Operasi
Desinfeksi kulit dengan
Jaringan yang dieksisi

: Ny. I
: 20 tahun
: 7519xx
: 19-3-2015
: 09.15
: 09.30
: 15 Menit
: dr. Fridya
: Koas Ika
:: dr. Dhadi Ginanjar, SpAn
: Fitri
: Mola Hidatidosa
: Post Kuretase a.i Mola Hidatidosa
: Mola Hidatidosa
: Kuretase
: Operasi Sedang
: Povidone Iodine
: dikirim ke PA

Laporan Operasi Lengkap


Penderita diletakkan dalam posisi litotomi
Dilakukan tindakan a dan antiseptik di daerah vulva dan
sekitarnya
Kandung kemih dikosongkan
Dipasang spekulum bawah dan dipegang oleh asisten
Dengan pertolongan spekulum atas, bibir atas portio di identifikasi
dan dijepit dengan fenster klem
Dilakukan tindakan kuretase secara sistematis dan hati-hati
dengan sendok kuret no. 8
Berhasil dikeluarkan jaringan mola hidatidosa sebanyak 1500 gr
Jumlah perdarahan 300 cc.

FOLLOW UP
Tanggal
CATATAN

Jam
13/3/2015

INSTRUKSI

S: Tidak ada keluhan

P:

O:

-R/ Kuretase

T= 120/80 mmHg

-Sedia darah

N= 88 x/m

-Konsul

R= 24 x/m

tirotoksikosis

S= 36,2 C

CA -/- SI -/Abdomen : datar, lembut


TFU :sepusat
Perdarahan : (+) >>
BAB/BAK : +/+
A: Molahidatidosa

IPD

untuk

tanda-tanda

14/3/2015 S:

pusing,

lemas, P:

15/3/2015 S: pusing

P:

sakit perut, muntah- -R/ Kuretase

O:

-R/ Kuretase

muntah

-Sedia darah

T= 120/80 mmHg

-Sedia darah

O:

-Konsul IPD untuk tanda-

N= 89 x/m

-Cek Hb Ulang

T= 110/60 mmHg

tanda tirotoksikosis

R= 22 x/m

-Observasi

N= 88 x/m

S= 36,1 C

R= 24 x/m
S= 36,5 C

CA -/- SI -/Abdomen

CA -/- SI -/Abdomen

datar,

lembut
:

datar,

TFU

: sepusat

lembut
TFU

: sepusat

Perdarahan : (+) <<


BAB/BAK : +/+

Perdarahan : (+) <<


BAB/BAK : +/+
A: Mola Hidatidosa
A: Mola Hidatidosa

16/3/2015

S: sakit kepala

P:

17/3/201

S: pusing

P:

O:

-R/ Kuretase

O:

-R/ Kuretase

T= 110/80 mmHg

-Sedia darah

T= 120/80 mmHg

-Sedia darah

N= 80 x/m

-Cek Hb Ulang

N= 89 x/m

-Follow up IPD

R= 20 x/m

-Observasi

R= 22 x/m

S= 36,5 C

S= 36,4 C

CA -/- SI -/-

CA -/- SI -/-

Abdomen

datar,

lembut
TFU

Abdomen

datar,

lembut
: sepusat

TFU

: sepusat

Perdarahan : (+) <<

Perdarahan : (-)

BAB/BAK : +/+

BAB/BAK : +/+

A: Mola Hidatidosa

A: Mola Hidatidosa

19/3/2015

S:

perdarahan

setelah P:

dipasang
LS

-Sedia darah

O:
T= 130/90 mmHg
N= 92 x/m
R= 24 x/m
S= 36,5 C

CA -/- SI -/Abdomen : datar, lembut


TFU

-R/ Kuretase

: sepusat

Perdarahan : (+) <<


BAB/BAK : +/+

A: Mola Hidatidosa

19/3/2015 S: tidak ada keluhan

P:

20/3/2015 S: perdarahan sedikit P:

Follow up O:

-Cek Hb post operasi

O:

-Cefadroxyl 2x500mg

post

T= 120/90 mmHg

-Cefadroxyl 2x500mg

T= 130/100 mmHg

-Asam

operasi

N= 98 x/m

-Asam

N= 96 x/m

3x500mg

R= 20 x/m

3x500mg

R= 24 x/m

-Methergin 3x0,125mg

S= 36,5 C

-Methergin 3x0,125mg

S= 38,2 C

-Cek HCG

mefenamat

mefenamat

-Bila Hb 8 g/dL boleh


CA -/- SI -/Abdomen

CA -/- SI -/:

datar,

lembut
TFU

Abdomen

pulang
:

datar,

lembut
: 2 jari

TFU

: 2 jari

dibawah pusat

dibawah pusat

Perdarahan : (+) <<

Perdarahan : (+) <<

BAB/BAK : +/+

BAB/BAK : +/+

A: Mola Hidatidosa

A: Mola Hidatidosa

PERMASALAHAN

Epidemiologi

MOLA HIDATIDOSA KOMPLIT

MOLA HIDATIDOSA PARSIAL

Diagnosis
Anamnesis
terlambat haid (amenorea)
mual dan muntah yang berlebihan
adanya perdarahan pervaginam
perut merasa lebih besar dari lamanya amenorea
walaupun perut besar, tidak merasa adanya
pergerakan anak
Takikardi, berdebar-debar (tanda-tanda tirotoksikosis)
Klinis Ginekologi
uterus lebih besar dari tuanya kehamilan
tidak ditemukan tanda pasti kehamilan, seperti detak
jantung anak, balotemen atau gerakan anak

Pemeriksaan penunjang

Pembahasan
Pada pasien ini di diagnosis molahidatisosa karena ditemukan:
Anamnesis
Merasa hamil 4 bulan
Keluar perdarahan sedikit-sedikit dan tidak bergumpal
Keluar gelembung-gelembung seperti telur ikan dari jalan lahir
Mual-mual berlebih
Gerakan janin belum dirasakan
Pemeriksaan luar
Besar uterus tidak sesuai usia kehamilan . Ny. I merasa hamil 16
minggu tetapi tinggu uterus sudah setinggi pusat atau sesuai
dengan kehamilan 20 minggu.
Pada pemeriksaan balotement uteri -, berarti tidak terdapat janin
Pada auskultasi tidak didapat bunyi jantung bayi
Uterus teraba lembek

Laboratorium
Hasil pemeriksaan HCG > 300.000. Pada mola hidatidosa
kadar hCG, sebagian besar diatas 300.000mIU/ml bahkan dapat
mencapai kadar diatas 12.000.000 mIU/ml.
USG
Tidak tampak kantung janin maupun bagian dari janin. Seluruh
cavum uteri berisi gambaran vesikuler. terdapat gambaran snow
strom. Kesan: molahidatidosa.
PA
Ditemukan hasil villi chorialis besar, bulat, hidropik, avaskuler,
sisterna (+), proliferasi sel sito- dan sinsitio trofoblas dengan inti
atipik.

PENATALAKSANAAN

Evakuasi
Kuret Tajam
Kuretase vakum
Histerektomi

Terapi profilaksis
Kemoterapi u/ Mola Risiko Tinggi
MTX 20 mg/hari I.M dan Folic Acid 5 mg/ hari I.M
yang diberikan 12 jam setelah pemberian
Methotrexate kedua-duanya diberikan 5 hari
berturut-turut.
Actinomycin D 0,5 mg / hari IV diberikan selama
5 hari berturut-turut
Histerektomi

Pengawasan lanjut

Mulai minggu ke 2 sampai dengan minggu ke-12 pasca


evakuasi jaringan molahidatidosa follow up setiap 2
minggu
Pemeriksaan pemeriksaan yang dilakukan :
Pemeriksaan HCG
Pemeriksaan klinis meliputi pemeriksan pemeriksaan
Besar dan involusi uterus
Ada tidaknya perdarahan
Ada tidaknya tanda-tanda metastasis ( vagina , paru-paru
dll )

Bila pada setiap kali follow up kadar HCG


menurun dan secara klinis tidak ada tanda-tanda
atau gejala-gejala pertumbuhan baru jaringan
trofoblas follow up dilakukan dengan pola
yang sama sampai minggu ke 12 pasca
evakuasi jaringan molanya
Bila pada minggu ke 12 kadar HCG < 5
mIU/ml dilanjutkan dengan follow tahap
berikutnya.

Bila HCG melebihi batas-batas diatas


dan atau secara klinis ada tanda-tanda
pertumbuhan baru jaringan trofoblas
maka selanjutnya pederita dikelola
sebagai Tumor Trofoblas Gestasional

Mulai bulan ke 4 sampai dengan bulan ke 6,


follow up dilakukan setiap bulan, dengan tata
cara follow up yang sama dengan yang
sebelumnya.
Pada bulan ke -6 dilakukan thorax foto AP untuk
menyingkirkan kemungkinan adanya metastasis
di paru-paru.
Mulai bulan ke 8 sampai dengan bulan ke 12
dianjurkan follow up setiap 2 bulan sekali.
Bulan ke -12 dilakukan lagi thorax foto AP untuk
maksud yang sama dengan diatas.

Pengelolaan pada pasien ini:


Evakuasi pada ny. I dilakukan kuretase vakum.
Diharapkan setalah pengeluaran masa mola akan
memperbaiki keadaan umum ny. I.

Prognosis
Prognosis mola hidatidosa umumnya
baik
Risiko untuk kejadian mola hidatidosa
berulang adalah 1.2-1.4%

Prognosis

Skor > 7 dianggap memiliki risiko


yang tinggi

PROGNOSIS