Vous êtes sur la page 1sur 3

ANALISIS MENGENAI DAMPAK

LINGKUNGAN (AMDAL)
( Valuasi Ekonomi Dampak Lingkungan Hidup dan Biaya Rencana Pengelolaan
Lingkungan Hidup dan Biaya Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup Studi
AMDAL Rumah Sakit di Surabaya)

Oleh:

NURHAERANI RASYID
J1A1 13 221
KELAS : D

JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2015

Identifikasi dan Dampak yang Akan Ditimbulkan


Dengan berdirinya Rumah sakit ini, diharapkan dapat melayani
masyarakat menengah keatas, agar tidak perlu lagi bersusah payah untuk
mendapatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan yang lebih baik. Dalam proses
operasi Rumah sakit, diperkirakan akan menimbulkan dampak positif dan
negatif terhadap lingkungan hidup di daerah sekitar baik secara langsung
maupun tidak langsung. Dampak-dampak yang diperkirakan berpotensi
terjadi adalah antara lain adanya limbah B3/radioaktif dan potensi penularan
penyakit. Dampak-dampak tersebut harus dikelola untuk meminimisasi
dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif.
Valuasi ekonomi dampak lingkungan hidup bertujuan untuk melakukan
penilaian secara ekonomi terhadap dampak yang ditimbulkan dari kegiatan
Rumah sakit. Nilai valuasi dampak dapat dijadikan acuan dalam memberikan
kompensasi kepada masyarakat yang terkena dampak. Metode valuasi
ekonomi sudah di publikasikan oleh Kmentrian Lingkungan Hidup, akan
tetapi belum pernah dipraktekkan.
Penggunaan metode valuasi ekonomi untuk menilai dampak lingkungan
dari proyek-proyek telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Namun,
valuasi lingkungan tampaknya telah dikembangkan secara mandiri dari
peraturan dan praktek penilaian dampak lingkungan (AMDAL), meskipun
manfaatnya potensinya untuk proses AMDAL.
Berdasarkan Hasil Studi Amdal yang telah dilakukan, terdapat beberapa
dampak lingkungan yang dihasilkan dari kegiatan pengoperasian rumah sakit.
Dampak yang akan dikaji adalah dampak negatif yang dikelola dan dipantau
pada dokumen RKL dan RPL selama proses pengoperasian rumah sakit yaitu
selama 5 tahun. Adapun dampak yang dihasilkan selama proses
pengoperasian dari kegiatan yang menimbulkan dampak adalah sebagai
berikut
1) Peningkatan kebisingan
2) Bau
3) Peningkatan Pemakaian Air PDAM
4) Gangguan Distribusi PDAM
5) Peningkatan Pemakaian Air Tanah
6) Gangguan Air Sumur Penduduk

7) Genangan Air
8) Kemacetan Lalu Lintas
9) Timbulnya Vektor Penyakit
10) Infeksi Nosokomial
11) Sampah Padat Medis
12) Sampah Padat Non Medis
Pada masing-masing dampak tersebut, dihitung biaya valuasi dan juga
biaya RKL dan RPL. Kemudian dari hasil perhitungan biaya tersebut,
dibandingkan antara biaya valuasi dengan biaya RKL dan RPL.
Dari perhitungan diatas menunjukkan biaya yang dibutuhkan untuk
melakukan kompensasi lebih besar dari pada biaya melakukan Pengelolaan
dan Pemantauan Lingkungan. Hal tersebut menandakan kefektifan biaya
dalam melakukan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan sudah terlaksana.