Vous êtes sur la page 1sur 2

Apa yang dimaksud dengan Perbatasan Negara?

Penjelasan
terhadap pertanyaan ini penting sebelum kita meneruskan ke
pembahasan lainnya. Ada dua konsep pokok terkadung dalam
terminologi Perbatasan Negara. Kedua konsep tsb adalah batas
wilayah Negara dan kawasan perbatasan. UU Nomor 43 Tahun
2008 Tentang Wilayah Negara memberi definisi batas wilayah
negara sebagai garis batas yang merupakan pemisah kedaulatan
suatu Negara yang didasarkan atas ketentuan peraturan
perundang-undangan dan hokum internasional. Selanjutnya,
kawasan perbatasan didefinisikan sebagai bagian dari Wialayah
Negara yang terletak pada sisi dalam sepanjang batas wilayah
Indonesia dengan Negara lain, dalam hal batas wilayah Negara di
darat, kawasan perbatasan berada di kecamatan.
Perjelasan tentang kedua konsep di atas (batas wilayah Negara
dan kawasan perbatasan) hendaknya memperjelas konsepsi
pembaca tentang Perbatasan Negara yang menjadi tema sentral
pembahanan buku ini, yang saya beri judul Paradigma Baru
Pengelolaan Perbatasan Negara. Pembahasan selanjutnya
berkisar pada upaya menjawab 6 pertanyaan besar berikut ini
yaitu: Dimana letak perbatasan Negara? Mengapa perbatasan
negara perlu dikelola dengan baik dan sungguh-sungguh? Apa
persoalan-perosoalan krusial dan mendasar dari Perbatasan
Negara? Bagaimana Pengelolaan Perbatasan Negara dilakukan
selama ini? Bagaimana Paradigma Baru Pengelolaan Perbatasan
Negara? Dan Apa Grand Desain Pengelolaan Perbatasan Yang
Digagas Pemerintah Sekarang dan Kedepan?

Dimana Letak Perbatasan Negara? Konsepsi Perbatasan


Negara sebagaimana dijelaskan di atas menunujukkan kepada
kita bahwa sebuah Negara memiliki garis pemisah atau pembatas
kedaulatan dengan Negara tetangga atau lain, dan atau memiliki
sebuah kawasan dimana masyarakatnya