Vous êtes sur la page 1sur 6

Konfigurasi Nano Station 2 sebagai Access Point

Sebelum melakukan konfigurasi terlebih dahulu kita menyediakan peralatannya & kebutuhan
yang diperlukan :
1.
2.
3.
4.
5.

Nano Station 2
2buah Kabel UTP yang siap pakai
POE
PC yang akan digunakan untuk melakukan konfigurasi
Sumber Internet

Dalam Tahap pengkonfigurasian dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :


1. Menggunakan 2 kabel UTP
2. Menggunakan Wireless
Dalam percobaan kali ini saya melakukan konfigurasi dengan menggunakan kabel dan
wireless, colokkan POE dengan sumber listrik, kemudia colokkan 1 kabel UTP ke Port POE
dan dihubungkan dengan nano, sedangkan kabel yang satunya lagi colokkan pada Port LAN
pada POE dan hubungkan dengan PC kita sebagai perantara antara pc dan nano untuk
melakukan konfigurasi.
Secara default Nano Station 2 sudah menyediakan IP, User dan Password, IP tersebut
yang akan digunaka untuk masuk kedalam menu konfigurasinya, IP default 192.168.1.20,
sedangkan user dan password defaultnya adalah ubnt.
Untuk dapat masuk kedalam menu konfigurasi terlebih dahulu kita harus mengatur
interface yang ada pada PC kita, dengan cara memasukkan ip dengan satu network yang sama
dengan Nano, misalnya 192.168.1.1 seperti pada tampilan dibawah.

Taufiq Anugrah Ramadhan | taufiq@smart-ti.com | 131311022

Selanjutnya kita jalankan browser yang ada pada PC kita, (internet exploler,Mozila
FireFox, Google Chrome, dll), pada bagian Address Bar, ketikkan alamat IP default dari
Nano tersebut, seperti pada tampilan dibawah ini.

Masukkan user dan password defaultnya ubnt, kemudian pilih Negara yang kita
tempati, dalam hal ini saya memilih INDONESIA, bahasa yang saya gunakan untuk
konfigurasi ialah bahasa Inggris, perhatikan listbox pada sudut kiri bawah i agree to these
terms oof use centang.! Dan klik Login.
Kemudian akan terbuka tampilan seperti dibawah ini.

Taufiq Anugrah Ramadhan | taufiq@smart-ti.com | 131311022

Tampilan diatas merupakan tampilan default dari nano, dari tampilan diatas kita dapat
melihat ada beberapa menu yang disediakan oleh nano, diantaranya berupa main, wireless,
network, advanced, Dan sebagainya
Pada Kasus ini kita hanya akan mengkonfigurasi pada menu wireless dan network
Berikut tampilan default dari kedua menu tersebut.

Sekarang langkah selanjutnya kita buka menu wireless untuk mengubah Mode dari
nano tersebut yang awalnya sebagai station menjadi Access Point dan meberikan nama
SSID sesuai keinginan kita, saya memberikan nama SSID : Hotspot@Taufiq seperti tampilan
dibawah.

Taufiq Anugrah Ramadhan | taufiq@smart-ti.com | 131311022

Jika sudah selesai mengganti mode, sekarang pada bagian paling bawah klik change

Maka pada bagian atas akan ada konfirmasi, apply untuk setuju

Jika kita telah mengklik apply maka akan mucul tampilan loading sebagai tanda
penyimpanan konfigurasi

Taufiq Anugrah Ramadhan | taufiq@smart-ti.com | 131311022

Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi pada menu Network, klik network, pada
network kita terlebih dahulu mengganti mode Networknya menjadi Router yang secara
defaultnya hanya sebagai Bridge, jika sudah diset sebagai Router, maka sekarang kita akan
memberikan IP address pada WLAN Network, IP dari WLAN ini nantinya yang akan
digunakan oleh PC Client yang diberikan secara DHCP (otomatis) dan juga dapat kita
gunakan untuk memasuki menu konfigurasi mennguanakan Wireless, agar client bisa
mendapatkan IP DHCP dari Nano maka centang Enable DHCP Server,
Sedangakan pada bagian LAN NETWORK SETTING klik static yang berarti kita
akan mengatur IP secara manual, pada bagian ini kita akan memberikan IP yang memiliki
sumber internet, seperti yang saya lakukan, saya memberikan IP 192.168.77.1 karena pada IP
itu terdapat sumber internet sperti tampilan dibawah.

Sama halnya pada Wireless tadi pada bagian bawah terdapat tombol change, klik
tombol tersebut, kemudian akan ada konfirmasi pada bagian paling atas, klik apply untuk
setuju.

Taufiq Anugrah Ramadhan | taufiq@smart-ti.com | 131311022

Makan akan tampil seperti tampilan berikut, tunggu hingga selesai,

Jika sudah selesai maka dengan demikian konfigurasi telah selesai, sekarang kita lihat
kembali perangkat Nano kita, seperti pada awal pada bagian POE untuk PORT LAN kita
colokkan kabel UTP sebagai perantara akan PC dengan nano, namun saat ini konfigurasi
telah selesai dilakukan, jadi pada PORT LAN pada POE colokkan kabel UTP yang memiliki
Sumber internet, dengan demi kian konfigurasi telah berhasil dilakukan.
Sekarang beberapa komputer dapat menggunakan Jaringan Internet Wireless yang
telah kita konfigurasi tadi sesuai dengan nama SSID yang telah kita buat tadi.
Catatan : jika terjadi masalah, dan akan masuk kedalam menu konfigurasi Nano, kita
tidak perlu menggunakan kabel UTP lagi sebagai perantara cukup menggunakan Wireless
dengan cara hubungkan dengan SSDI yang akan kita konfigurasi lagi, kemudian buka
browser dan pada address bar masukkan ip yang telah kita set tadi yakni untuk saya adalah
192.168.10.10 dan caranya sama dengan langkah-langkah sebelumnya.
~TERIMA KASIH~

Taufiq Anugrah Ramadhan | taufiq@smart-ti.com | 131311022