Vous êtes sur la page 1sur 1

ABSTRAK

MUHAIMINAH DARAJAT. Pembinaan Akhlak siswa-Siswi SDN Ungaran I


Yogyakarta. Skrisi. Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas
tarbiyah UIN Sunan kalijaga, 2009.
Latar elakang pnelitian ini adalah bahwa di SDN Ungaran I Yogyakarta
merupakan sekolahan favorit yang ada di yogyakarta, berbagai sarana lengkap
untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran ada di sana, akan tetapi dilihat dari
sisi akhlak siswa-siswi, masih banyak yang perlu ditingkatkan. Karena itu
pembinaan akhlak menjadi sangat penting. Rumusan masalah yang ada dalam
skripi ini adalah bagaimana pelaksanaan pembinaan akhlak, apa saja
permasalahan yang muncul, dan bagaimana solusi dan rekomendasinya. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksaan pembinaan akhlak yang ada di
SDN Ungaran I Yogyakarta, mengidentifikasi permasalahan dan memberi solusi
serta rekomendasi yang bisa mendukung peningkatan akhlak di sana.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan mengamil latar
sdn Ungaran I Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara,
observasi, dan dokumntasi. Pemeriksaan keabsahan data diadakan dengan
triangulasi dengan dua modus, yakni dengan sumber dan metode ganda.
Hasil penelitian: (1) pelaksanaan pembinaan akhlak dilakukan dengan
pembiasaan disiplin, tata karma, kepedulian social, dan pemberian cerita tkoh atau
nabi. (2) masalah yang muncul adalah masih ada yang belum disiplin seperti tidak
mengikuti kegiatan ekstrakulikuler. Sedangkan tentang tata karma, masih banyak
yang keluar mauk kelas di tengah pelajaran tanpa izin. Tentang kepedulian social,
masih terdapat siswa yang sayang untuk mengeluarkan uangnya untuk
kepentingan infaq. Selain itu masih banyak siswa yang tidak mendengarkan cerita
ketika guru menyampaikan cerita. (3) Menasehati sampai memberi punishment
bagi yang tidak disiplin. Memberi tauladan yang baik bagi yang tata kramanya
kurang baik. Bagi yang belum berinfaq, dirayu dan dimotivasi. Rekomendasinya
adalah langkah preventif lebih pada usaha untuk mendorong siswa melaksanakan
tata tertib sekolah, langkah represif sudah berurusan dengan siswa yang telah
melanggar tata tertib sekolah, langkah kuratif merupakan upaya pembinaan dan
pendampingan siswa yang melanggar tata tertib dan sudah diberi sanksi disiplin.