Vous êtes sur la page 1sur 11

HUKUM

PERJANJIAN

Materi kuliah:
1.Pengertian
2.Syarat sahnya perjanjian
3.Asas-asas hukum
perjanjian
4.Wan prestasi
5.Hak seseorang yang
dirugikan karena wan
prestasi

PENGERTIAN
Perikatan: hubungan hukum antara 2
orang yang memberi hak pada satu pihak
untuk menuntut prestasi dari pihak
lainnya, sedangkan pihak yang dituntut
wajib memenuhinya.
Perjanjian: merupakan salah satu sumber
perikatan.
perjanjian
perikatan
hanya UU
bersumber UU
melawan hukum
melalui perbuatan orang
tidak melawan hk
Onrechts matigedaads

PERJANJIAN
Jadi perjanjian adalah 2 orang/pihak
atau lebih di mana pihak yang satu
berjanji untuk melakukan suatu
prestasi
dan
pihak
lain
melaksanakannya.
Prestasi:
1)menyerahkan suatu barang,
2)melakukan suatu perbuatan,
3)tidak melakukan suatu perbuatan.
Wanprestasi: tidak memenuhi prestasi.

ASAS-ASAS HUKUM
PERJANJIAN
1.Asas kebebasan
berkontrak
2.Asas konsensual
3.Asas itikad baik
4.Asas pacta sun servanda
5.

Asas Kepribadian

SYARAT SAHNYA
PERJANJIAN (1320 BW)
a.Sepakat mereka yang
mengikatkan diri
b. Cakap bertindak
hukum
c. Hal tertentu
d. Sebab yang halal

WAN PRESTASI ingkar


janji
1.Tidak melakukan prestasi
sama sekali
2.Melakukan tetapi tidak
sesuai dengan yg
dijanjikan
3.Melakukan tapi terlambat

HAK-HAK SESEORANG YANG


DIRUGIKAN KARENA WANPRESTASI
1.Menuntut ganti rugi
2.Menuntut dilaksanakannya
perjanjian
3.Menuntut pembatalan perjanjian
4.No.2 ditambah dengan ganti rugi
5.No.3 ditambah dengan ganti rugi

PENGGANTIAN KERUGIAN
KOSTEN, SCHADEN EN
INTERESSEN
KOSTEN= BIAYA-BIAYA YANG SUNGGUH
SUNGGUH TELAH DIKELUARKAN
SCHADEN= KERUGIAN YANG SUNGGUH
SUNGGUH MENIMPA KREDITUR
INTERESSEN=
KEHILANGAN
KEUNTUNGAN YANG AKAN DIDAPAT
SEANDAINYA SI DEBITUR TIDAK LALAI

RESIKO
KEWAJIBAN MEMIKUL KERUGIAN
YANG DISEBABKAN OLEH SUATU
KEJADIAN (PERISTIWA) DI LUAR
KESALAHAN SALAH SATU PIHAK
PERISTIWA DI LUAR KESALAHAN
SALAH SATU PIHAK (=KEADAAN
MEMAKSA / TIDAK DIDUGA /
TIDAK DISENGAJA / OVERMACHT /
FORCE MAJEUR) WANPRESTASI

KEADAAN MEMAKSA
KEADAAN DI LUAR
KEKUASAANNYA
MEMAKSA
KEADAAN TERSEBUT TIDAK
DAPAT DIKETAHUI PADA WAKTU
PERJANJIAN DIBUAT