Vous êtes sur la page 1sur 20

Hasil Studi Evolusi Biologi

Teori Asal-usul
Kehidupan

LEMBAR KERJA SISWA


1. Jelaskan 4 macam Teori asal-usul makhluk hidup!
2. Jelaskan perbedaan antara Teori Biogenesis dari
Redi, Spallanzani dan Louis Pasteur !
3. Sebutkan 3 tokoh teori evolusi kimia, dan
jelaskan teorinya !
4. Gambarkan dan jelaskan model eksperimen
Stanley Miller !
5. Jelaskan bagaimana cara para ahli Paleontologi
mempelajari evolusi !

Hasil Studi Evolusi Biologi


1. Asal Usul Kehidupan
a. Teori asal-usul Kehidupan

1. Teori Kosmozoa
menyatakan bahwa kehidupan
dibumi berasal dari tempat lain di
alam semesta yang memungkinkan
tergabung dalam meteorit yang
jatuh.

2. Teori Abiogenesis (Generaio Spontanea)


menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda
mati yang terbentuk secara spontan
Pelopornya :
a. Aristoteles = bahwa belatung /makhluk hidup berasal
dari
makanan/ benda mati secara spontan
b. Antony Van Leewenhoek = bahwa makhluk hidup
berasal dari rendaman jerami
c. Jhon F. Needham = bahwa makhluk hidup berasal dari
air kaldu.
d. Van Helmont = mencoba membuktikan dengan cara
meletakkan butir-butir gandum dan kemeja kotor dalam
wadah gelap kemudian menghasilkan tikus secara spontan

3. Teori Biogenesis
menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari
makhluk
hidup yang ada sebelumnya.
Beberapa ilmuwan yang mendukung teori Biogenesis :
a. Francisco Redi (1668)
bahwa ulat tidak sendirinya dari daging yang
membusuk, tetapi berasal dari telur lalat (Omne
Vivum ex ovo )
b. Lazzaro Spallanzani
bahwa makhluk hidup tidak muncul secara spontan
makanan yang membusuk
c. Louis Pasteur
Omne vivum ex ovo (semua kehidupan berasal dari
telur)
Omne ovum ex vivo ( semua telur berasal dari
kehidupan)

4. Teori Evolusi Kimia


Yang mempeloporinya : Alexander Ivanovick
Oparin, Harold Urey dan Stanley Miller.
Teori Evolusi Kimia menyatakan bahwa
Makhluk hidup pertama berasal dari zat kimia
sederhana dari atmosfir bumi yang mengandung
CH4, NH3, H2 dan H2O, kemudian zat tersebut
bereaksi oleh pengaruh cahaya matahari,
halilintar kilatan petir, letusan gunung berapi dan
radiasi membentuk molekul sederhana berupa
asam amino merupakan unsur pokok protein,
asam nukleat, DNA.

1.

2.
3.
4.

5.

Langkah Kerja Eksperimen Stanley


Miller

Siapkan perangkat alat reaksi yang terbuat dari


kaca yang tahan panas, dan dilengkapi dengan
aliran listrik bertegangan tinggi.
Masukkan gas CH4, NH3, H2 dan H2O melalui
kran gas.
Panaskan H2O sampai mendidih dan menguap.
Terjadi loncatan bunga api dibagian labu reaksi
sehingga gas CH4, NH3, H2 dan H2O bereaksi
membentuk kristal organik setelah lewat
pendingin (kondensor).
Hasil reaksi kristal organik ditampung dalam
wadah. Dan diamati (ternyata zat hidup)

Skala Waktu dalam Evolusi


Dalam mempelajari evolusi para ahli
Paleontologi mengumpulkan dan
menginterpretasikan fosil-fosil untuk
merekontruksi sejarah kehidupan pada waktu
lampau.
Fosil merupakan data historis yang andal, jika
perkiraan umur fosil tersebut telah dapat
ditemukan
Catatan fosil (Fossil record) adalah susunan
teratur fosil yang mengendap dalam lapisan
atau strata pada batuan sedimen yang
menandai berlalunya waktu geologis

Sejarah Kehidupan di Bumi


1. Masa Arkhean (3,8-2,5 Miliar Tahun Yang lalu)
- Kehidupan pertama muncul yaitu sel Prokariotik
- Pada 2 jt tahun pertama hanya terdapat populasi
prokariotik sederhana di bimi primitif.
- Mereka memperoleh energi dari respirasi anaerob
melalui Fermentasi.
- Prokariotik ada 2 cabang yaitu :
1) Eubakteri
2) Archaebacteria : moyang dari Eukariotikdan
Arkebakteri
- Evolusi Eukariotik sel tunggal membuka jalan bagi
Evolusi makhluk hidup multiseluler pertama pada
satu
juta tahun berikutnya.

2. Masa Proterozoik (2,5 Miliar-544 Jt Tahun Lalu)


- Pada masa Proterozoik, Eubakteri melakukan
Fotosintesis dan Oksigen terakumulasi di
Atmosfier.
- Oksigen yang melimpah membantu
terbentuk
nya lapisan ozon yang melindungi bumi dari
radiasi UV dan memungkinkan kehidupan
dari
akuatik ke perairan dangkal

3. Masa Paleozoik (544-248 Juta tahun lalu)


- Pada awal masa Paleozoik telah
terbentuk 6 Kingdom makhluk hidup
yang hidup di perairan.
- Sebelum masa ini berakhir, makhluk
hidup telah mulai hidup di daratan.
- Sejak itu, terjadi radiasi adaptif pada
serangga, Amfibi, Tanaman
Gymnospermae dan Moyang Reptil

4. Masa Mesozoik (248-65 Jt Tahun Yang Lalu)


- Pada masa Mesozoik terjadi radiasi Adaptif
pada Vertebrata perairan, ikan, Dinosaurus
dan moyang Mamalia. Gymnispermae menjadi
tanaman yang mendominasi daratan.
- Dinosaurus sangat dominandidaratan selama
jutaan tahun.
- Sebuah Asteroit besar diperkirakan
menghantam bumi dan memusnahkan
dominasi kelompok hewan raksasa tersebut.

5) Masa Senozoik (65 Jt Tahun Yang Lalu)


- Pada masa Senozoik, terjadi pergeseran
kerak bumi dan terbentuk gununggunung yang memicu pergantian iklim.
- Kondisi yang menguntungkan tersebut
menyebabkan Mamalia mengalami
Radiasi adaptif secara besar-besaran
sehingga mendominasi bumi, mulai dari
daerah hutan tropis, hutan kayu dan
padang rumput.

ASAL-USUL MANUSIA
-

Pada sistem Klasifikasi Ordo Primata memisahkan


semua Kera besar dengan Manusia.
Kera besar termasuk Famili Pongidae, sedang
Manusia termasuk Famili Hominidae.
Diperkirakan tempat lahir peradaban manusia adalah
Benua Afrika. Hal demikian didasarkan pada
penemuan sebuah fosil seukuran Babon yang hidup
di awal zaman Miosin, sekitar 18 juta tahun yang lalu
dan diberi nama Proconsul.
Proconsul lebih mirip Kera dibanding dengan Primata
lainnya dan dianggap Moyang Manusia serta jenis
Kera.
Famili Hominidae terpisah dengan Famili Pongidae
sekitar 7 sampai 8 juta tahun Yang Lalu

1)

Manusia Kera
- Fosil Hominidae paling tua ditemukan di Eritrea pada berumur
4,5 jt tahun yang lalu.
- Fosil lain ditemukan oleh Raymond dart di Afrika Selatan dan
dinamakan Australopithecus africanus adalah makhluk yang letak
kepalanya seperti manusia dan kemungkinan berjalan tegak.
- Di Tanzania dan Ethiopia pertengahan 1970-an mengungkapkan
Australopithecus afarensis yang hidup 3,75 jt tahun lalu, memiliki
ciri-ciri : tinggi 100-150 cm, bobot 18-22,7 kg, tengkorak dan gigi
mirip kera, volume otak 450 cc, lengan dan tungkai panjang,
letak kepala diatas tulang belakang serta memilki tulang tangn
seperti manusia, jejak kaki menunjukkan berjalan tegak dengan
kedua kaki.
Ciri tersebut belum cukup untuk menggolongkan fosil tersebut
kedalam Genus Homo.

2) Homo habilis
- berarti manusia yang menggunakan tangan.
- dua juta tahun yang lalu, species Australopithecus
berkembang dan muncul sebagai manusia pertama yang
menjadi anggota genus Homo.
- Homo habilis secara umum lebih besar dari
Australopithecus
dan diperkirakan sudah berburu hewan-hewan kecil serta
membuat peralatan dari batu yang tajam.
- Ciri-ciri nya : wajah yang besar, bentuk tubuh, tungkai,
lengan beradaptasi untuk berjalan tegak, tinggi 150 cm,
volume otak 700 cc ( setengah dari manusia Modern) dan
sudah membuat peralatan dari batu untuk memotong
daging.

3) Homo erectus ( Manusia yang berdiri tegak)


- muncul sekitar 1,5 jt tahun yang lalu dan tersebar sekitar
Afrika Utara, Asia Selatan sampai Indonesia dan mungkin
sampai Eropa Selatan.
- Homo erectus lebih maju ditandai dengan kemampuan
membuat kapak dari batu, berburu binatang , membuat
api, sumber makananbervariasi dan lebih tahan terhadap
perubahan cuaca.
- Fosil paling lengkap berumur 1,6 jtditemukan oleh R>
Leakey dan A. Walker di Nariokotome, Kenya Utara th
1985. Fosil tersebut merupakan kerangka anak laki-laki
berumur 12 tahun dengan tinggi 6 kaki, volume otak
800 cc ( lebih besar dari Homo habilis) serta gigi dan
tengkorak sudah mendatar.

Fosil Homo erectus lainnya ditemukan oleh


Eugene Dubois th 1891 di Trinil, lembah
bengawan Solo, dinamakan Pithecantropus
erectus atau manusia Jawa
Pithecantropus erectus memiliki ciri-ciri :
volume otak 700-1000 cc, berjalan tegak,
sudah menggunakan peralatan.
Davidson Black dan Frans Weindenreich
menemukan fosil di Gua Zhoukoudian,
Cina tahun 1920-an yang dinamakan
Sinanthropus pekinensis atau Manusia
Peking. Volume otaknya 900-1200 cc dan
lebih maju dibanding Pithecanthropus.

4) Homo sapiens
-

memiliki wajah dan gigi yang ukurannya mengecil serta


volume otak yang meningkat.
Ada 2 jenis Homo sapiens yaitu : 1. Manusia Neanderthal
(Homo sapiens kuno) yang mendominasi Bumi sekitar
400 ribu tahun lalu dan 2. Manusia Cro Magnon ( Homo
sapiens Modern) yang hidup antara 30.000-100.000 th
lalu.
Manusia Neanderthal ditemukan di lembah Neanderthal
pada th 1856, species terakhir dari Hominidae yang
punah, sebagian besar hidup di iklim dingin, bentuk
tubuh pendek, gemuk, kasr dan liar. Mereka mulai
mengenal budaya dan bahasa, telah mengenal pakaian,
alat pahat, berburu hewan alat pengerik untuk
membersihkan kulit hewan, membuat tempat tinggal dan
mulai mengenal upacara penguburan.

Fosil Manusia Cro Magnon yang ditemukan di Gua


Cro Magnon di Francis.
Manusia Cro Magnon memiliki wajah yang lebih
kecil, gigi kecil dan dahi rata (sedikit menonjol
dibanding manusia Neanderthal) tulang
tengkorak lebih tinggi dan lebih bundar dengan
volume otak 1.040 - 1.595 cc, laki-laki memiliki
tinggi 1,7 - 1,8m dan bobot 65 kg, sedang
perempuan 1,5 -1,6 m dan bobot 54 kg. Badan
mereka lebih ramping tetapi kekar dan memiliki
kebudayaan lebih kompleks. Peralatan yang
dimiliki antara lain pisau, alat pahat, alat
pengerik, kapak, alat pengasah dan panah.
Mereka mulai mengenal lukisan dan seni pahat
yang merupakan bentuk simbul komunikasi.