Vous êtes sur la page 1sur 20

1 | Page

IN JESUS NAME
[PELAYANAN PELEPASAN]
PENULIS: HARYADI BASKORO

APAKAH PELAYANAN PELEPASAN ITU ?

2 | Page

Istilah pelayanan pelepasan (deliverance ministry atau exorcism) muncul seiring dengan
perkembangan gerakan Kristen Pentakosta dan Kristen Karismatik. Beberapa hamba Tuhan
seperti Derek Prince, Frank Hammond, dan Win Worley berpengaruh besar dalam
mensosialisasikan istilah itu. Meskipun demikian, pelayanan pengusiran setan itu sudah ada
sejak jaman Yesus dan para rasul serta gereja pertama. Pelayanan itu sendiri diajarkan oleh
Yesus dan para murid-Nya. Alkitab mengajarkan pelayanan pelepasan dengan sangat jelas.
Menurut Dictionary of Pentecostal and Charismatic Movements, pelayanan pelepasan
(exorcism) adalah the act of expelling evil spirits or demons by adjuration in the name of
Jesus Christ and through His power. Pelayanan pelepasan adalah tindakan mengusir roh-roh
jahat atau setan-setan di dalam nama Yesus dengan kuasa Tuhan.
PENGUSIRAN SETAN DI LUAR KRISTEN
Apa beda pelayanan pelepasan Kristen dengan pengusiran setan yang dilakukan dalam
agama-agama atau kepercayaan-kepercayaan lain?

Pengusiran setan kita lakukan dalam kuasa satu nama saja, Tuhan Yesus Kristus (Mrk
16:17). Kita tidak memakai nama-nama lain untuk mengusir setan.

Pengusiran setan dilakukan bukan dengan kekuatan manusia, kekuatan pikiran (mind
power), kekuatan jiwa (psychological power), atau kekuatan-kekuatan spiritual lain.
Pengusiran itu dilakukan dengan memohon kuasa dari Roh Kudus (Kis 1:8).

Pengusiran setan dilakukan dalam rangka memohon kehadiran Tuhan, sebab ketika
setan diusir, sesungguhnya Kerajaan Allah datang (Luk 11:20).

Pengusiran setan dilakukan dengan berpedoman pada Alkitab yang adalah Firman
Tuhan. Alkitab harus menjadi buku manual bagi praktek pelayanan ini (band. 2 Tim
3:16)

SIAPA YANG HARUS DILAYANI PELEPASAN?


Siapa yang harus dilayani pelepasan? Tentu saja adalah orang yang terikat oleh setan, iblis,
atau roh-roh jahat. Prinsipnya, manusia bisa diserang, dimasuki, dirasuki, dan dikuasai oleh
setan-setan. Manusia itu ibarat rumah yang bila tidak dijaga maka akan didiami oleh iblis
(Mat 12 :43-45:
Yesus menjelaskan dengan gamblang bagaimana manusia bisa dikuasai setan (Mat 12:43-45):
Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus
mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke
rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersir
tersapu dan rapi teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari
padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih
buruk daripada keadaannya semula. Penjelasan itu memberikan beberapa poin penting,
pertama, manusia itu seperti sebuah rumah. Kedua, iblis dapat masuk, tinggal, dan menguasai
rumah itu. Iblis dapat diusir keluar dari rumah itu (Mrk 16:17; Yak 4:7). Ketiga, iblis akan
masuk kembali dan merebut manusia itu kembali karena memang ingin menghancurkan
manusia (Yoh 10:10). Keempat, maka rumah itu jangan dibiarkan kosong, harus diisi dengan

3 | Page

Penghuni baru (Roh Kudus) sehingga manusia percaya menjadi rumah Tuhan, Bait Roh
Kudus (1 Kor 6:19).
Bagaimana setan bisa masuk dalam diri manusia? Pertama, bisa karena kutuk garis
keturunan. Seorang anak bisa terikat iblis sejak lahir karena faktor orangtua yang juga terikat
kuasa gelap. Makanya ada penyakit turunan, kutuk turunan, kutuk warisan, dan juga ilmu
gaib warisan. Kedua, keterlibatan pada okultisme. Ketiga, sakit-penyakit yang menyebabkan
pertahaan jasmani-rohani kita lemah sehingga iblis bisa menerobos masuk. Keempat,
kelemahan jiwa (stress, depresi, ketakutan, marah, benci, patah hati, dst) menyebabkan
pertahanan rohani lemah dan iblis pun masuk. Kelima, serangan kuasa gelap (misalnya
terkena sihir, tenung, guna-guna). Keenam, diserang iblis yang berkuasa atas wilayah tertentu
(misalnya diserang iblis yang ada di kuburan atau tempat angker, rumah angker, dll). Ketujuh,
dimasuki iblis karena belajar ilmu gaib, tenaga dalam, dll. Kedelapan, dikuasai iblis karena
sengaja menyembah iblis (misalnya mengikuti ritual seks, ritual gereja setan, dll).
Kesembilan, dikuasai iblis karena hidup dalam dosa (perzinahan menyebabkan orang terikat
roh najis, pembunuhan membuat si pembunuh dikuasai roh jahat, dst).
SIAPA YANG BISA MELAYANI PELEPASAN?
Menurut Alkitab, siapa saja yang berkuasa melayani pelepasan?

Yesus, itu sangat jelas. Alkitab mencatat pelayanan-pelayanan pelepasan yang


dilakukan-Nya (misalnya Mrk 9 :14-28).

Para murid Yesus (Mat 10 :8; Luk 10 :17-19).

Para rasul, misalnya Rasul Paulus (Kis 19 :11-12)

Setiap orang percaya. Pelayanan pelepasan itu merupakan tanda-tanda yang menyertai
setiap orang percaya (Mrk 16:17)

APAKAH ADA KARUNIA PELAYANAN PELEPASAN?


Sekalipun mengusir setan merupakan tanda yang menyertai setiap orang percaya, Tuhan
memakai anggota-anggota Tubuh Kristus tertentu untuk melakukan kuasa itu sebagai sebuah
spesialisasi pelayanan. Jadi, meskipun semua orang percaya bisa mengusir setan, ada hambahamba Tuhan yang secara khusus diberi panggilan, urapan, dan karunia untuk melayani
pelepasan. Frank Hammond dan Win Worley adalah contoh hamba-hamba Tuhan yang
dipanggil dan diurapi secara khusus untuk melayani pelapasan.
Hal itu sama seperti dalam pelayanan-pelayanan lainnya. Semua orang bisa berkotbah, tetapi
ada hamba-hamba Tuhan yang khusus diurapi sebagai pengkotbah. Semua harus
memberitakan Injil, tetapi Billy Graham dan Reinhard Bonnke diurapi secara khusus sebagai
penginjil. Semua orang percaya bisa memuji Tuhan, tetapi Don Moen dan Darlene Zschech
diberi urapan khusus untuk menjadi worshipers. Semua orang bisa berdoa, tetapi Suzette
Hattingh dan Cindy Jacubs adalah wanita-wanita yang diberi karunia khusus sebagai pendoapendoa syafaat.
MENGAPA PERLU PELAYANAN PELEPASAN?

4 | Page

Mengapa pelayanan pelepasan perlu dilakukan sekarang ini ?

Pelayanan pelepasan itu harus dilakukan sebab banyak (dan semakin banyak) orang
terikat iblis. Setan bisa masuk karena
o Manusia itu berbuat dosa, contohnya adalah Ananias (Kis 5 :3)
o Manusia sering lemah rohani, tidak mempunyai pertahanan rohani.
o Manusia menjadi korban kutuk-kutuk iblis yang bersifat warisan dari nenek
moyang mereka.

Sebelum akhir jaman, iblis masih diijinkan Tuhan bercokol di bumi ini (1 Yoh 5 :19)
sehingga peperangan rohani masih akan terus terjadi.

Iblis akan terus-menerus melakukan perlawanan sehingga peperangan rohani masih


harus terus dilancarkan (Ef 6:12)

SETAN HARUS DIUSIR KELUAR DARI MANUSIA


Mengapa manusia yang terikat iblis harus dilayani pelepasan ?

Iblis adalah pencuri, pembunuh, dan pembinasa (Yoh 10 :10). Begitu mendapatkan
kesempatan, iblis akan terus menguasai manusia sampai manusia itu terenggut 100
persen.

Iblis selalu ingin tinggal di dalam diri manusia, bahkan sekalipun ia telah diusir keluar
(Mat 12 :43-45). Karena itu, tindakan pengusiran yang tegas atas setan harus
dilakukan.

Manusia sebagai sebuah rumah harus dibersihkan dari para penghuni lamanya,
yaitu iblis. Rumah itu akan didiami oleh Tuhan sebagai Bait Roh Kudus (1 Kor
6 :19). Dan, Roh Kudus harus kita beri kesempatan untuk memenuhi diri kita (Ef
5 :18).

ORANG PERCAYA BISA MENGUSIR SETAN


Mengapa orang percaya bisa melakukan pelayanan pelepasan?

Yesus memberi perintah supaya orang pecaya mengusir setan-setan (Mat 10 :8)

Yesus berjanji bahwa orang percaya bisa mengusir setan dengan menggunaan namaNya (Mrk 16:17)

Tuhan memberi Roh Kudus sehingga anak-anak Tuhan penuh dengan kuasa illahi
(Kis 1:8).

5 | Page

Pada dasarnya, iblis telah dikalahkan oleh Yesus di kayu salib (1 Kor 15:27). Yesus
telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan
mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka (Kol 2 :13-15)

Tuhan telah memberikan senjata-senjata rohani sehingga kita bisa memenangkan


peperangan rohani melawan iblis (Ef 6 :10-18)

PERKEMBANGAN PELAYANAN PELEPASAN


Mengapa pelayanan pelepasan berkembang pesat dalam kekristenan masa kini ?

Karena Roh Kudus sedang dicurahkan di akhir jaman dengan dahsyatnya (Kis 2 :17)

Karena Gereja sedang diulihkan (Kis 3 :21)

KAPAN PELAYANAN PELEPASAN BERLANGSUNG?


Kuasa untuk pelayanan pelepasan terjadi sebagai wujud Kedatangan Kerajaan Allah di bumi,
yaitu sejak Kedatangan Yesus yang Pertama.

Kuasa mengusir setan terjadi dalam masa pelayanan Yesus di bumi, dan itu
merupakan tanda bahwa Kerajaan Allah datang kepada kita (Mat 12 :27-28)

Kuasa mengusir setan dinyatakan pada masa pelayanan para murid dan para rasul
(Luk 9 :1-2 ; Kis 16 :18)

Kuasa mengusir setan terjadi pada masa pelayanan Gereja sekarang ini, sebab Tuhan
Yesus menyertai kita sampai akhir jaman (Mat 28 :18-20)

Roh Kudus bekerja sejak Hari Pentakosta (Kis 2) sampai Kedatangan Yesus yang Kedua
(Pengangkatan). Dengan demikian, kita bisa mengusir setan sama seperti Petrus, Paulus, dan
para murid Yesus di jaman dulu. Kita menolak paham cessasionism yang mengatakan bahwa
karunia-karunia dan kuasa Roh sudah berhenti.
KAPAN SEORANG KONSELI BISA DILAYANI PELEPASAN?
Orang yang akan dilayani pelepasan perlu mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh.
Sebab, proses pelepasan sekalipun dilayani oleh para hamba Tuhan yang berpengalaman
bisa terhambat jika:

Orang yang dilayani itu masih belum merelakan sepenuhnya untuk benar-benar
melepaskan diri dari ikatan roh-roh jahat itu. Misalnya tidak mau melepasakan jimatjimatnya atau kebiasaan ritual satanisnya.

Orang yang dilayani itu tidak mau sungguh-sungguh bertobat

Orang yang dilayani itu tidak mau sungguh-sungguh percaya dan berserah kepada
Yesus

6 | Page

Orang yang dilayani itu tidak mau berserah dalam pekerjaan Roh Kudus

Tuhan sendiri tidak pernah memaksa orang untuk mengikut Dia dan meninggalkan kehidupan
lamanya. Jadi, Tuhan menunggu sampai kita rela dan berserah total kepada-Nya. Kebebasan
baru diberikan manakala kita hidup sepenuhnya bagi Tuhan.
PELAYANAN EMERGENSI
Di sisi lain, orang percaya yang dipenuhi Roh Kudus harus siap setiap saat. Seharusnya, jika
ada kasus kerasukan, orang Kristen bertindak membebaskan. Pada kasus-kasus emergensi
misalnya pada peristiwa kerasukan massal kita harus bertindak cepat. Meskipun orang yang
kita layani belum tentu mau menerima Kristus dan kita pun tidak memaksanya menjadi
Kristen kita sebenarnya tetap bisa menolongnya terbebas dari kerasukan itu. Sama seperti
orang sakit, kita bisa menyembuhkannya tanpa dia menjadi Kristen. Soal iman pada dasarnya
terserah pada keputusan masing-masing, yang penting kita memberi pertolongan dan
menunjukkan jalan kebenaran itu.
DI MANA BISA DILAKUKAN PELAYANAN PELEPASAN?
Pada prinsipnya, pelayanan pelepasan bisa dilakukan di mana saja, karena Tuhan itu
Mahahadir (omnipresent). Yesus mengatakan bahwa jika dua atau tiga orang berkumpul
dalam namaNya, Ia hadir (Mat 18 :20). Roh Kudus menyertai kita kapan pun dan di mana
pun. Jadi, kita dapat melayani pelepasan di rumah, di kampus, di sekolah, di kantor, di dalam
perjalanan mobil, dan di mana saja.
Pelayanan pelepasan dapat pula dilakukan di tempat ibadah. Yesus pun mengusir setan di
dalam sinagoge (Luk 4 :31-37). Adalah hal biasa jika terjadi pelepasan pada waktu kita
beribadah.
PERLUKAH TEMPAT PELAYANAN KUSUS?
Mengenai tempat khusus yang disediakan untuk pelayanan pelepasan, itu ada baiknya.
Karena pelepasan merupakan proses peperangan rohani, kita memerlukan persiapan khusus
dan juga dukungan fasilitas. Secara fisik, itu akan membantu intensitas pelayanan. Secara
spiritual, peperangan akan lebih ringan dan terfokus jika dilakukan di kawasan yang relatif
bersih dari kontaminasi roh-roh jahat. Tempat yang khusus itu juga membuat orang (konseli)
yang dilayani merasa nyaman dan aman untuk sharring. Apalagi jika terjadi manifestasimanifestasi yang demonstratif dan atraktif, tempat khusus yang tertutup sangat membantu
proses pelepasan.
KESERIUSAN
Pelayanan pelepasan sama seperti pelayanan-pelayanan lainnya tidak boleh dilakukan
dengan sembarangan. Apalagi, pelayanan ini membawa kita pada konfrontasi langsung
dengan setan. Kita harus menanganinya dengan serius, hati-hati, penuh kewaspadaan,
konsentrasi penuh, dan benar-benar mengandalkan Roh Kudus Kristus.
PERSIAPAN KONSELI
Bagaimana seorang konseli yang akan dilayani harus mempersiapkan diri?

7 | Page

Konseli harus jujur di hadapan Tuhan dan konselor, mengaku dosa, dst (Mzm 32:5;
139:23-24)

Konseli perlu rendah hati (Yak 4:6b-7; 5:16)

Konseli harus benar-benar bertobat dari dosa dan kehidupan lama yang telah
menyebabkan dirinya terikat iblis (Yeh 20:43; Mat 3:7-8)

Konseli harus mau mengampuni orang lain lebih dahulu (Mat 6:1-15)

PERSIAPAN KONSELOR
Konselor, pendoa, atau hamba Tuhan yang akan melayani juga harus mempersiapkan diri
secara sungguh-sungguh.

Ia harus dipenuhi Roh Kudus (Kis 1:8)

Ia benar-benar bertumbuh menjadi utusan Kristus yang melayani Tuhan (2 Kor 5:20)

Ia bertumbuh dalam karunia-karunia Roh Kudus (1 Kor 12:7-11)

Pelayanan pelepasan banyak menyangkut dimensi spiritual (peperangan dengan setan-setan)


sehingga konselor harus benar-benar berkapasitas secara spiritual. Ketrampilan konseling dan
pengetahuan teologia saja tidak cukup. Konselor harus benar-benar paham tentang alam roh,
peka dengan Roh Kudus, dan penuh urapan.
Pada dasarnya, setiap orang percaya bisa mengusir setan-setan di dalam nama Yesus (Mrk
16:17). Seriap murid Kristus diberi perintah dan kuasa untuk mengusir setan (Mat 10:8).
Namun, untuk melancarkan peperangan tingkat strategis, tidak sesederhana melayani
pelepasan secara personal. Para pendoa harus memperhatikan hal-hal berikut ini. Pertama,
harus ada persiapan rohani. Kegagalan para murid dalam mengusir setan disinyalir
disebabkan oleh kurangnya persiapan karena Yesus menyarankan supaya mereka lebih serius
dalam iman, doa, dan puasa (Mat 17:20-21).
Kedua, harus mengenakan selengkap senjata Tuhan (Ef 6:14-18), meliputi: (1) ikat pinggang
kebenaran, yaitu hidup dalam kebenaran Firman, (2) baju zirah keadilan, yaitu hidup benar,
suci, murni, tulus, lurus, (3) kasut kerelaan memberitakan Injil, yaitu tujuan untuk membawa
jiwa-jiwa kepada Kristus, (4) perisai iman, (5) ketopong keselamatan, yaitu pikiran yang
berpusat pada Kristus Juruselamat, (6) pedang Roh, yaitu Firman Tuhan, (7) doa yang terus
menerus.
Ketiga, harus ada pengayoman (coverage) dari para pemimpin. Tuhan menetapkan para
pemimpin sebagai pengayom jemaat secara spiritual (Ibr 13:17). Doa mereka memerisai
kehidupan rohani segenap jemaat. Dalam melakukan peperangan, kita perlu perisai rohani.
Keempat, harus menutup semua celah, tidak memberi peluang masuk sedikit pun kepada iblis
(Ef 4:27). Kemarahan, kesedihan, dosa, dan sebagainya menjadikan celah terbuka sehingga
iblis mempunyai peluang untuk menyerang dan merangsek masuk. Banyak pendoa
peperangan jatuh karena hidupnya memiliki celah-celah menganga.

8 | Page

MENGIDENTIFIKASI ROH-ROH JAHAT


Bagaimana cara mengidentifikasi adanya ikatan roh-roh jahat dalam diri konseli?

Kita dapat menganalisis dari gejala-gejala yang tampak dalam jiwa, tubuh, dan
kehidupan konseli kita. Sebagai contoh adalah:
o Adanya penyakit yang aneh, ini dapat dicurigai sebagai akibat pengaruh setan
o Adanya kecelakaan bertubi-tubi yang aneh, ini dapat dicurigai sebagai akibat
kutuk
o Adanya mimpi-mimpi yang aneh, ini dapat dicurigai sebagai serangan kuasa
gelap
o Adanya ikatan dosa yang kronis, ini dapat dicuragai sebagai bukan sekedar
masalah psikologis, tetapi masalah demonis

Kita dapat melakukan wawancara mendalam (deep interview) melalui proses


konseling maupun pengisian kuesioner (lihat bagian G. KUESIONER) untuk
mengetahui sejarah keterikatan dengan iblis.

Berdasar pimpinan Roh Kudus, kita dapat memakai karunia membedakan roh untuk
mengidentifikasi musuh (1 Kor 12:10)

Kita dapat memohon Roh Kudus memberitahu melalui pewahyuan. Dengan Hikmat
Allah, Yesus tahu kondisi perempuan Samaria (Yoh 4:16-20)

PROSES PELAYANAN PELEPASAN


Bagaimana proses pelayanan pelepasan itu? Bagaimana cara kita mengusir setan-setan?

Kita mendoakan konseli dan memohon supaya Roh Kudus turun dan bekerja atas
dirinya.

Kita harus bertindak aktif mengusir setan dalam nama YESUS (Mrk 16:17)

Seperti Yesus, kita melawan dan mengusir iblis dengan Firman Tuhan (Mat 4:1-11).
Sebagai contoh, kita bisa berkata: Hai iblis, karena ada tertulis (sebut ayat Alkitab),
aku mengusir engkau keluar dari orang ini!

Kita perlu melancarkan doa sambil berpuasa (Mat 17:21)

Pelayanan dapat dilakukan secara pribadi maupun massal, menurut petunjuk Roh
Kudus (band. Mat 4:23-25)

Kita harus memakai dan mengaktifkan selengkap senjata rohani (Ef 6:11-18)

9 | Page

Metode pengusiran pada dasarnya variatif, tergantung pada jenis iblis, reaksi iblis, dan
hikmat Roh Kudus. Dalam hal menggunakan minyak urapan misalnya, perlu
memohon hikmat Tuhan. Malahan, Paulus memakai saputangan untuk mengalirkan
urapan (Kis 19:11-12)

REAKSI-REAKSI IBLIS SAAT DIUSIR


Bagaimana reaksi iblis pada saat kita melancarkan peperangan (pelepasan) atas diri konseli?

Iblis akan memberi perlawanan dan menyerang balik. Kalau konselornya tidak
berkapasitas rohani, ia bisa diserang balik seperti pada kasus anak-anak imam Skewa
(Kis 19:13-16)

Roh-roh jahat akan saling bekerjasama dalam memberi perlawanan, sebab mereka
merupakan satu pemerintahan (Ef 6:12)

Iblis keluar, tetapi ingin kembali dengan membawa kawan-kawannya (Mat 12:43-45)

Kadang-kadang Iblis keluar dengan manifestasi fisik yang terjadi atas konseli seperti
berteriak, tubuh berguncang, muntah-muntah, dll (Mat 8:29; Mrk 1:23; 5:3-5; Luk
4:41; Kis 8:7)

FOLLOW-UP
Iblis akan menyerang balik dan ingin kembali menguasai orang yang pernah dirasukinya.
Jadi, pelayanan pelepasan tidak boleh dilakukan tanpa follow-up. Tindakan rohani apa yang
harus dilakukan oleh konseli pasca dilayani pelepasan?

Terus berjaga-jaga, siaga dalam peperangan, dan mengenakan seluruh perlengkapan


senjata rohani (Ef 6:10-18)

Selalu menjaga perkataan dan mengucapkan perkataan-perkataan iman yang positif


(Mrk 11:23)

Merenungkan Firman Tuhan, mengisi pikiran dan hati dengan Firman Tuhan secara
intensif setiap harinya (Mzm 1:1-3)

Menyalibkan kedagingan, tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh hawa nafsu (Luk
9:23; Gal 5:19-21, 24)

Mengembangkan keintiman dengan Tuhan melalui kehidupan doa dan penyembahan


rohani (1 Kor 14:14-15)

Bertumbuh dalam persekutuan anak-anak Tuhan yang berohani (1 Kor 12:7-14)

Bertumbuh dalam pembinaan dan pengayoman (coverage) para hamba Tuhan atau
pemimpin rohani yang benar-benar dewasa (Ibr 13:17)

10 | P a g e

Penuhi rumah dan jangan biarkan kosong (Mat 12:43-45). Tubuh kita harus
dipersembahkan sehingga menjadi rumah Tuhan atau Bait Roh Kudus (1 Kor 6:19).
Jadi, kita harus selalu memohon kepenuhan Roh Kudus.

KUESIONER IDENTIFIKASI IKATAN ROH-ROH JAHAT


Masalah-masalah yang muncul dalam tubuh jasmani, kejiwaan, kepribadian, dan kehidupan
dapat dicurigai sebagai gejala-gejala yang mengindikasikan adanya ikatan roh-roh iblis. Di
bawah ini adalah daftar ikatan-ikatan roh jahat yang teridentifikasi dari masalah-masalah
yang muncul dan dari riwayat kehidupan seseorang.
Masalah-masalah Kutuk Garis Keturunan

Sakit-penyakit turunan

Kutuk mati muda

Kutuk kecelakaan

Kutuk kemiskinan

Ilmu gaib satanis / kemampuan gaib satanis turunan dari nenek moyang

Dll

Masalah-masalah Masa Pre-Natal, Bayi, Kanak-kanak

Kelahiran yang ditolak

Aborsi

Kurang kasih sayang

Diperlakukan sebagai orang yang berjenis kelamin lain

Kecelakaan masa kecil

Trauma masa kecil

Masalah-masalah Kegagalan hidup

Kemiskinan

Jerat hutang

Kebodohan

11 | P a g e

Kegagalan beruntun

Kecelakaan

Malapetaka

Ancaman maut bertubi-tubi

Masalah-masalah Tubuh-Jasmani

Penyakit aneh

Penyakit karena kerasukan

Penyakit karena diguna-guna

Penyakit karena masalah-masalah kejiwaan (psikosomatis)

Kelemahan fisik

Penyakit menahun

Penyakit aneh yang tidak masuk akal

Kelemahan tubuh

Masalah-masalah Kejiwaan (berkaitan dengan kehidupan individual dan social)

Kepahitan
o Dendam
o Tidak mengampuni
o Keras hati
o Benci
o Pembunuhan

Pemberontakan
o Kemauan diri sendiri
o Bebas
o Tidak mau menundukkan diri

12 | P a g e

o Tidak mau taat

Perselisihan
o Perseteruan
o Mengomel
o Perbantahan
o Pertengkaran
o Perkelahian

Marah
o Dendam
o Geram
o Jengkel
o Sadis
o Kejam
o Mengutuk

Suka menuduh
o Kritik
o Cerewet
o Menghakimi
o Mencari kambing hitam
o Menggosip
o Mencemarkan nama baik
o Menuduh diri sendiri

Tertuduh
o Tertolak

13 | P a g e

o Rasa bersalah berlebihan


o Takut ditolak
o Menolak diri sendiri
o Merasa menjadi korban

Tidak aman / tidak nyaman


o Rendah diri
o Kesepian
o Segan
o Malu

Cemburu
o Curiga berlebihan
o Iri hati berlebihan
o Kepentingan diri sendiri
o Ingin menang sendiri

Pengunduran diri
o Melarikan diri dari masalah
o Melamun, berkhayal
o Acuh tak acuh
o Tidur berlebihan

Sikap pasif
o Tidak bergairah
o Menyendiri, tidak bersosial
o Tidak berpikir

Tekanan batin

14 | P a g e

o Tak bersemangat
o Mau bunuh diri
o Sukar tidur

Luka-luka batin
o Sakit hati
o Kecewa berat
o Beban berat
o Teraniaya

Kesedihan
o Dukacita
o Kemurungan
o Patah hati

Masalah-masalah Traumatis

Trauma kecelakaan

Trauma penyakit

Trauma aniaya

Trauma diperlakukan tidak adil

Trauma dilecehkan (diperkosa, dll)

Masalah-masalah Pikiran

Filsafat-filsafat palsu

Pikiran kacau

Ideologi ekstrem

Kesombongan

Pemujaan intelektualitas

15 | P a g e

Penipuan

Siasat licik

Rencana-rencana jahat

Pikiran jahat

Lemah pikiran, kebodohan

Dominasi logika-rasio, sulit beriman

Pikiran terlalu rumit

Tak bisa ambil keputusan

Masalah-masalah Kepribadian

Warisan karakter yang buruk

Sifat-sifat buruk

Kecenderungan-kecenderungan negatif

Kepribadian ekstrem

Kepribadian ganda

Kemunafikan
o Berpura-pura
o Bersandiwara
o Merekayasa
o Suka memutarbalikan

Etnosentrisme ekstrem

Banci

Perfeksionisme

Dominan / berkuasa

Perasa

16 | P a g e

o Melankolis
o Rapuh
o Mudah tersinggung

kesombongan
o Pembenaran diri
o Tinggi hati

Tidak sabar

Keras, kasar, bengis

Masalah-masalah sakit mental

Idiot

Gila

Stress

Depresi

Paranoid

Pengkhayal

Dll

Masalah-masalah Ketagihan/ketergantungan

Rokok berat

Minuman keras

Alkoholisme

Obat bius, sabu-sabu, dll

Narkoba

Dll

Masalah-masalah Dosa yang menjadi Kebiasaan

17 | P a g e

Perzinahan

Mencuri

Membunuh

Dll

Masalah-masalah Ketidakkudusan

Onani, masturbasi

Pornografi

Seks bebas

Kumpul kebo

Homoseks, lesbian

Penyimpangan-penyimpangan seks

Incest

Perkosaan

Kekerasan seks

Pelacuran

Masalah-masalah Keagamaan

Fanatisme agama

Fanatisme doktrinal

Kesalahan doktrin

Formalitas

Kemunafikan agamawi

Pemujaan tradisi agama

Masalah-masalah Kepercayaan Tradisional/Modern/Posmodern yang bersifat Satanis

Upacara-upacara satanis

18 | P a g e

Kepercayaan-kepercayaan satanis

Masalah-masalah Pengalaman dengan Iblis

Penampakan setan-setan

Diserang roh halus

Berbicara dengan roh setan

Mimpi-mimpi satanis

Dll

Masalah-masalah Bidat

Aliran-aliran sesat

Ikatan dengan kelompok-kelompok sesat

Ajaran sesat

Dll

Masalah-masalah Okultisme

Pemujaan satanis

Praktek-praktek satanis

Aliran-aliran satanisme

Dst

Masalah dengan Tuhan

Mengutuk Tuhan

Menghujat Tuhan

Mendukakan Tuhan

Ateisme

MENGENALI SETAN

19 | P a g e

Diambil dari buku Doa Mengatasi Bencana Alam oleh Haryadi Baskoro (Penerbit ANDI,
Yogyakarta, 2009).
Iblis merupakan suatu pribadi jahat yang memiliki kuasa supranatural atas kosmos. Menurut
sejarahnya, setan (dalam bahasa Latin disebut Lucifer) adalah penghulu malaikat yang
memberontak kepada Tuhan. Sejak kekal, sebelum Adam dan Hawa diciptakan, Tuhan
memerintah bersama para malaikatnya. Pemberontakan Lucifer terlihat dari keinginannya
untuk menjadi penguasa yang melampaui Tuhan. Hal itu terungkap dari kata-kata aku
hendak seperti dicatat oleh nabi Yesaya (Yes 14:13-14): aku hendak naik ke langit; aku
hendak mendirikan tahtaku mengatasi bintang-bintang; aku hendak duduk di atas bukit
pertemuan jauh di sebelah utara; aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan; aku
hendak menyamai Yang Mahatinggi.
Sebelum jatuh dalam dosa pemberontakan, Lucifer memiliki kepribadian yang sangat luar
biasa. Menurut Ryrie (1991), Yehezkiel membandingkan kelebihan raja Tirus dengan
kelebihan Lucifer sebelum kejatuhannya (Yeh 28:12-15). Lucifer memiliki kesempurnaan
hikmat dan keindahan, tempat tinggal yang mulia, kemeganan busana, fungsi yang hebat,
dankesempurnaan integritas yang tak bercela.
Karena memberontak, Tuhan menghukum Lucifer dan melemparkannya ke bumi. Ia jatuh
seperti kilat dari langit (Luk 10:18). Dalam kejatuhannya itu, Lucifer mempengaruhi
sepertiga dari malaikat-malaikat yang lain. Karena itu, dalam keberadaannya kemudian, setan
memiliki kerajaannya sendiri. Setan mempunyai sistem pemerintahan yang besar dan rapi (Ef
6:12). Mereka menjadi kelompok kekuatan besar yang selamanya berseteru dengan Tuhan
dan Kerajaan-Nya.
Dalam Alkitab berbahasa Indonesia, dipakai beberapa istilah seperti setan, iblis, dan si jahat.
Setan berasal dari kata Ibrani (satan) yang berarti musuh atau lawan [adversary] (Za 3:1; Mat
4:10; Why 12:9; 20:2). Iblis berasal dari kata Yunani (diabolos) yang mengandung arti
pemfitnah (Mat 4:1; Ef 4:27; Why 12:9; 20:2). Yohanes menyebutnya sebagai si jahat (Yoh
17:15; 1 Yoh 5:18-19). Sifat iblis itu sangat jahat.
Paulus menggambarkan sifat-sifat iblis dalam suratnya kepada jemaat di Efesus (Ef 6:10-12)
sebagai berikut. Pertama, iblis sangat licik. Pada ayat 11, Paulus menekankan soal tipu
muslihat iblis. Dengan cara itu, iblis menghalangi karya Tuhan dalam kehidupan manusia.
Iblis membuat manusia terombang-ambing dalam permainan palsu dan segala bentuk
kelicikan (Ef 4:14).
Kedua, iblis adalah musuh yang mempunyai kuasa supranatural. Ketika Paulus menandaskan
supaya kita menjadi kuat di dalam kekuatan kuasa Tuhan, sesungguhnya ia sedang berbicara
tentang kekuatan dan kuasa si iblis itu (ayat 12). Iblis mempunyai system pemerintahan dan
organisasi kekuasaan yang kokoh. Ketika para murid gagal mengusir setan yang menguasai
seseorang (dalam pelayanan pelepasan), Yesus memberi penjelasan bahwa itu terjadi karena
mereka kurang beriman (Mat 17:17) dan karena pelayanan pengusiran itu membutuhkan doa
dan puasa (Mat 17:21). Menurut Thomas J. Sappington (1998), para murid waktu itu agak
meremehkan kekuatan setan. Kenyataannya, setan mempunyai kuasa dan kita harus
melawannya dengan persiapan rohani yang khusus.
Ketiga, iblis adalah musuh yang sangat jahat. Pada ayat 12, Paulus menunjuk pada masalah
roh-roh jahat. Ini merupakan sifat dasar iblis, yaitu sangat jahat. Sappington (1998)

20 | P a g e

memperingatkan supaya kita tidak terpengaruh oleh ajaran-ajaran lain. Mereka mengatakan
adanya roh-roh gaib yang jahat dan yang baik. Ilmu gaib pun ada dua, putih (white magic)
dan hitam (black magic). Pengajaran Alkitab tentang dunia mahkluk halus sangat jelas, semua
iblis jahat, apapun bentuk dan manifestasinya!
Charles Ryrie (1991) mengklasifikasi kejahatan setan sebagai berikut. Pertama, dalam
hubungannya dengan Kristus, setan berusaha menggagalkan misi Yesus untuk mati bagi
penebusan dosa manusia. Hal itu jelas sejak Herodes berusaha membunuh bayi-bayi yang
baru lahir (Mat 2:16). Kedua, dalam hubungannya dengan Tuhan, setan melawan Tuhan
dengan cara mengembangkan segala bentuk kepalsuan. Jangan heran jika sekarang muncul
banyak agama palsu (2 Tim 3:5), hamba-hamba Tuhan palsu (2 Kor 11:15), ajaran-ajaran
palsu (1 Tim 4:1-3). Puncak pemalsuan adalah kemunculan Antikris yang akan menyesatkan
banyak orang dengan tipu muslihatnya (2 Tes 2:9-11). Ketiga, dalam hubungannya dengan
bangsa-bangsa, setan menyesatkan mereka (Why 20:3). Akibatnya, bangsa-bangsa
mengembangkan sistem ideologi dan politik yang menghalangi pemberitaan Injil. Pada akhir
jaman, iblis akan menipu sehingga bangsa-bangsa menyembah Antikris (Why 13:2-4).
Keempat, dalam hubungannya dengan orang-orang yang tidak percaya, setan membutakan
pikiran mereka sehingga tidak mau menerima Injil (2 Kor 4:4). Mereka mengedepankan akal
budi dan pikiran rasional sehingga sulit untuk percaya. Mereka terjerat dalam ajaran agamaagama palsu, penyembahan berhala, dan okultisme. Kelima, dalam hubungannya dengan
orang-orang percaya, setan mencobai supaya berbuat jahat (Kis 5:1-11), menyerang usaha
pemberitaan Injil (1 Tes 2:18), dan menuduh kita di hadapan Tuhan (Why 12:10).