Vous êtes sur la page 1sur 7

ANALISA JURNAL

EFFECTIVENESS OF MUSIC THERAPY ON ANXIETY LEVEL AND PAIN PERCEPTION IN


PRIMIPARA MOTHERS DURING FIRST STAGE OF LABOR
IN SELECTED HOSPITALS OF ODISHA
Dosen Pengampu: Ns. Tri Wahyuni, M.Kep., Sp. Mat

DISUSUN OLEH
ADE ERMA ITCYANA
NIM : 1411308250043

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH
SAMARINDA
2014

EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK PADA TINGKAT KECEMASAN DAN PERSEPSI


RASA NYERI PADA IBU PRIMIPARA SELAMA TAHAP PERTAMA
PERSALINAN DI RUMAH SAKIT ODISHA

I.

Judul
Efektivitas Terapi Musik Pada Tingkat Kecemasan Dan Persepsi Rasa Nyeri Pada Ibu
Primipara Selama Tahap Pertama Persalinan Di Rumah Sakit Odisha.
Analisa judul:
Jurnal ini diteliti dan dilakukan di Rumah Sakit Odisha, New Delhi, India oleh
Debajani Nayak, seorang dosen dari Departemen Obstetry dan Ginekologi
Keperawatan. Dalam jurnal ini tidak dicantumkan tahun penelitian. Jurnal penelitian
ini merupakan salah satu penelitian tindakan mandiri perawat.

II.

Abstrak
Nyeri persalinan adalah salah satu bentuk rasa sakit yang parah pada setiap wanita
yang mengalami periode melahirkan anak. Kecemasan dan rasa sakit secara erat
saling berhubungan satu sama lain. Interaksi antara kecemasan dan rasa sakit
mungkin dapat menyebabkan

proses spiral. Rasa sakit dan kecemasan secara

bersamaan dapat menjadi parah dan pada akhirnya akan menjadi penyebab terjadinya
panik sehingga mengakibatkan komplikasi pada ibu dan janin. Dalam penelitian ini,
tingkat persepsi kecemasan dan rasa sakit pada ibu primipara selama tahap pertama
persalinan setelah menerima terapi musik telah dinilai. Penelitian ini menggunakan
pendekatan penelitian Quasi eksperimen dengan satu kelompok dengan desain pretest post-test. Sampel terdiri dari 30 ibu primipara, dan menggunakan teknik sampling
purposive. Hasilnya yaitu post-test (50,06) dan pre-test (59,23) dimana skor
kecemasan berbeda secara signifikan dalam kelompok eksperimen. Hal serupa diikuti
dalam skor persepsi rasa nyeri (posttest skor 6.27, pretest skor 7,8). Korelasi yang
signifikan (r = 0,8192) diperoleh antara tingkat kecemasan dan skor persepsi nyeri.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terapi musik akan sangat membantu dalam
mengurangi tingkat kecemasan dan persepsi nyeri pada ibu primipara selama tahap
pertama persalinan.

Analisa abstrak:
Penulisan abstrak dalam jurnal ini sudah mengulas sedikit tentang latar belakang
dilakukannya penelitian, sudah mencantumkan metode penelitian teknik sampling
dan jumlah responden yang digunakan, sudah membahas hasil penelitian yang telah
dilakukan, dan sudah memberikan kesimpulan untuk jurnal penelitian ini. Namun
dalam abstrak tidak dijelaskan tujuan dilakukannya penelitian ini.
III.

Latar Belakang
Kelahiran anak secara alami adalah aspek yang unik dari kumpulan proses
fisiologis dengan rasa sakit, ketidaknyamanan dan kesenangan. Ini merupakan
pengalaman manusia yang universal, namun pengalaman kelahiran bisa berbeda
antar budaya. Kematian ibu dapat terjadi selama proses persalinan atau terjadi pada
saat proses persalinan berlangsung. Di India, lebih dari 10.0000 perempuan
meninggal karena penyebab yang berkaitan dengan kehamilan setiap tahunnya.
Survei Kesehatan Keluarga Nasional (NFHS-2), menunjukkan bahwa angka kematian
ibu (kematian yang berhubungan dengan kehamilan per 100.000 kelahiran) adalah
540 ibu dan yang lebih buruk di daerah pedesaan yatu 619, lebih besar dibandingkan
di daerah perkotaan. Lingkungan kelahiran mempengaruhi pengalaman wanita dari
rasa sakit dan kemampuannya untuk mengatasi nyeri selama persalinan. Seorang
wanita yang takut bisa menjadi tegang, dan sering tanpa nyata. Ketakutan yang
dialami atau merasa terancam selama persalinan dapat mempengaruhi kelahiran anak.
Kebanyakan sakit saat melahirkan merupakan hasil dari peristiwa fisiologis yang
normal. Selama persalinan, kecemasan dan rasa takut pada wanita biasanya terlihat.
Perawat yang tetap kontak langsung dan terus-menerus dengan para ibu di tahap
persalinan, memainkan peranan penting dalam manajemen nyeri. Memahami sifat
dan efek dari rasa sakit selama proses persalinan, perawat sebaiknya memberikan
perawatan suportif untuk kenyamanan fisik. Yang kedua pendekatan nonfarmakologis dan farmakologis dapat memegang peranan yang baik untuk
manajemen nyeri selama persalinan. Terapi nonfarmakologis antara lain adalah
metode penghilang rasa sakit, pijat, akupunktur dan aplikasi panas yang terbukti
merupakan teknik yang efektif untuk manajemen nyeri persalinan.

Musik merupakan bagian dari Ayurveda kuno, yaitu Sains India yang holistik
mempromosikan gaya hidup yang sehat dan bahagia. Terapi musik adalah sebuah
konsep yang telah ada sejak berabad-abad lalu. Ini menjelaskan jenis dan pitches
yang sangat berbeda dari suara yang bekerja pada tiga sistem energi utama yang
bekerja dalam tubuh kita dalam Ayurveda, yang dikenal sebagai Vat Dosha, Pitta
Dosha dan Kaf Dosha. Ragas India kuno dirancang dengan aturan dan peraturan
untuk mengatur kerja Doshas pada tingkat optimal dalam jangka waktu fungsinya,
dengan demikian dapat digunakan untuk perbaikan kesehatan manusia dan
perempuan khususnya yang menderita nyeri haid, abortus, kehamilan dan persalinan.
Musik dapat menyentuh ibu dengan mendalam dan dapat mengurangi kecemasan,
stres dan persepsi nyeri. Terapi musik membantu dan mempercepat persalinan, terapi
ini juga dapat digunakan sejak kehamilan jika dianggap sebagai bagian normal dari
siklus kehidupan wanita.
Dr. Swarupa R. Iyer (2009) melakukan penelitian Garbhankur sejak 4 tahun
terakhir. Penelitian ini adalah perawatan holistik lengkap yang diberikan kepada ibu
hamil untuk perkembangan mental dan fisik yang lebih baik bagi bayi. Hal ini juga
membantu dalam memfasilitasi persalinan normal. Sampai saat ini, sekitar 500
pasangan telah memperoleh manfaat dari penelitian ini. Berdasarkan prinsip-prinsip
Ayurveda dan penemuan modern yang terbukti dengan bantuan dari beberapa
perkembangan terbaru dalam ilmu dan obat-obatan diterapkan. Terapi musik telah
sangat diteliti fenomena di seluruh dunia barat sejak 5 dekade terakhir. Ada yang luar
biasa dari studi dan temuan yang menunjukkan aktivitas mendalam dari musik pada
fisiologi manusia, khususnya Sistem neuro hormonal dan otak. Garbhankur meliputi
manajemen musik untuk ibu hamil dan janin di dalam rahim. Ini memfasilitasi
kelancaran pengeluaran bayi. Ini juga merupakan fakta yang cukup di seluruh dunia
bahwa terapi music yang digunakan selama kehamilan tidak membawa efek samping
dan menguntungkan bagi janin dan ibu. Terapi musik mengurangi stres pada ibu
hamil dan meningkatkan kesehatan fisik, psikologis, intelektual dan spiritual ke
tingkat yang optimal, sehingga membuat pengalaman kehamilan menjadi indah dan
bahagia. Oleh karena itu, penelitian keperawatan di bidang ini dapat lebih lanjut

menjelaskan manajemen nyeri dan kecemasan yang efektif pada ibu dalam proses
persalinan dan dapat mempercepat ibu dalam proses persalinan yang sehat.
IV.

Metode Penelitian
Pendekatan penelitian: pendekatan penelitian eksperimental
Desain Penelitian: Quasi eksperimental satu kelompok desain pretest posttest
Populasi: Ibu primipara dalam tahap pertama persalinan.
Jumlah Sampel: 30 ibu primipara dalam tahap pertama persalinan
Teknik Sampling: teknik pengambilan sampel Purposive
Analisa Metode penelitian:
Peneliti sudah tepat menggunakan quasi eksperimen sebagai desain dalam penelitian
ini, namun memiliki kekurangan karena hanya menggunakan 1 kelompok saja
sebagai sampel penelitian. Jumlah sampel yang digunakan sudah cukup untuk
menjadi syarat boleh dilakukannya penelitian dengan metode eksperimen. Teknik
sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu mengambil sampel

V.

didasarkan pada pertimbangan/ kriteria tertentu yg dibuat sendiri oleh peneliti.


Prosedur Penelitian
1. Pengumpulan data dilakukan pada fase aktif persalinan.
2. Ibu diwawancarai untuk data karakteristik sampel.
3. Rekaman analisis dilakukan untuk menilai kemajuan persalinan.
4. Mengukur pre test tingkat kecemasan dan persepsi rasa nyeri dari ibu primipara
dalam fase aktif persalinan masing-masing dengan menggunakan CD Skala
Speilberger dan intensitas Skala nyeri numerik.
5. Memilih music santai untuk digunakan sebagai terapi music. Musik yang
digunakan adalah music yang lembut, music rohani, dan music instrumental yang
digunakan untuk relaksasi. Music-musik ini telah di uji validitas oleh ahli dari
bidang musik, kebidanan dan bidang keperawatan. Tetapi untuk sementara
pemberian terapi musik dengan menggunakan music yang disukai oleh ibu hamil
tersebut.
6. Terapi musik diberikan kepada ibu selama satu jam selama fase aktif persalinan
melalui ipod dan handphone.
7. Setelah selesai dilakukan terapi music, peneliti melakukan post test tingkat

VI.

kecemasan dan persepsi rasa nyeri dengan menggunakan skala yang sama.
Hasil Penelitian
1. Evaluasi efektivitas terapi musik dalam hal kecemasan primipara ibu selama
tahap pertama persalinan

Skor kecemasan posttest rata-rata dari kelompok eksperimen ibu adalah (50,06)
dan rata-rata skor kecemasan pretest adalah (59,23) dengan rata-rata perbedaan
9,167, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang diperoleh
antara pretest dan skor kecemasan posttest.
2. Evaluasi efektivitas terapi musik dalam hal persepsi nyeri ibu primipara
selama tahap pertama persalinan
Skor nyeri post test rata-rata kelompok eksperimen ibu adalah (6,267) dan ratarata skor nyeri pretest adalah (7.800) dengan rata-rata sebagai perbedaan 1,533.
Ini menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata yang diperoleh antara pretest dan
skor nyeri posttest memiliki perbedaan yang signifikan.
3. evaluasi efektivitas terapi musik dalam hal hubungan antara pasca tes
tingkat kecemasan dan persepsi nyeri sejumlah ibu primipara selama tahap
pertama persalinan
Nilai rata-rata post test kecemasan pada kelompok eksperimen ibu adalah (50,06)
dengan standar deviasi 2,947. Rasa sakit posttest skor persepsi rata-rata adalah
(6,267) dengan standar deviasi 0,5208. Jumlah pasangan XY (skor kecemasan dan
skor persepsi nyeri) dalam penelitian adalah 30. Pearson "r" nilai ditemukan
menjadi 0,8192 yang menunjukkan bahwa ada signifikan secara statistic korelasi
antara skor kecemasan dan skor persepsi nyeri.
Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat
kecemasan post test dan persepsi nyeri pada puluhan ibu primipara selama tahap
pertama persalinan yang menerima terapi music.
VII.

Kekurangan Penelitian
1. Penelitian ini dilakukan hanya pada 1 kelompok saja (tidak menggunakan
kelompok kontrol), sehingga peneliti maupun pembaca tidak dapat melihat
perbedaan antar 2 kelompok
2. Penelitian ini tidak mencantumkan criteria inklusi dan criteria eksklusi dalam
jurnalnya, sehingga menimbulkan kebingungan pada pembaca.

VIII. Kelebihan Penelitian


1. Aplikasi penelitian ini sangat mudah untuk dilakukan dan di praktikkan langsung
kepada ibu-ibu primipara.
IX.

Implikasi Di Lahan Praktik

Penelitian ini dapat di aplikasikan pada lahan praktik ini saat ini mengingat alat yang
digunakan sebagai terapi music untuk menurunkan kecemasan dan rasa nyeri
persalinan ini sangat mudah ditemukan. Namun yang menjadi kendala saat ini adalah
penyiapan musik yang tepat dan cocok padamasing-masing ibu.