Vous êtes sur la page 1sur 4

Analisi Jurnal

A. Judul Jurnal
Hubungan Antara Umur, Masa Kerja, Dan Status Gizi Dengan Kapasitas
Vital Paru Pada Penambang Emas Di Wilayah Pertambangan Rakyat
Tatelu Kecamatan Dimembe
B. Penulis Jurnal
Penulis dari jurnal ini adalah Angriani J. ilhaq, Paul A.T Kawatu, dan
Benedictus S. Lampus
C. Bulan dan Tahun Publikasi
Jurnal ini dipublikasikan pada bulan Oktober 2014
D. Latar Belakang
Pada bagian latar belakang atau pendahuluan penulis jurnal berisikan
alasan atau gambaran kehidupan di pertambanagn dimana ndonesia sebagai
negara

yang

sedang berkembang dan menuju ke negara industri akan

menghadapi berbagai masalah kesehatan akibat meningkatnya berbagai


aktivitas industri. Akibat dari meningkatnya berbagai aktifitas industri maka
akan meningkat juga pencemaran lingkungan berupa pencemaran air, tanah,
mau pun udara. Dalam jurnal ini dijelaskan pencemaran udara akibat aktivitas
industri yaitu debu yang berakibat pada kesehtan paru-paru manusia bahkan
dapat mengakibatkan kematian. Dijelakan juga dalam latar belkang ini tempat
dilakukannya penelitian yaitu wilayah pertambangan emas yang ada di
Tatelu

Kecamatan

Dimembe Kabupaten

Minahasa

Utara dan juga

pertambangan ini bukan pertambangan emas illegal dimana pertambangan ini


memiliki izin seperti yang dijelakan pada latar belakang jurnal ini.
E. Tujaun Penelitian
Tujuan dari penelitian jurnal ini adalah untuk mengetahui faktor faktor
apa yang dapat mengakibatkan terjadinya gangguan fungsi paru terhadap
tenaga kerja seperti umur, masa kerja, kebiasaan merokok, status gizi,
jenis kelamin dan kondisi lingkungan.
F. Metode penelitian
BLOK KOMUNITAS 2

Pada jurnal ini jenis penelitian yang dilakukan adalah survey analitik
dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah
Pertambangan Rakyat Desa Tatelu

Kecamatan Dimembe Kabupaten

Minahasa Utara. Waktu penelitian dilaksanakan

pada

bulan Agustus -

Oktober 2014. Kemudian populasi yaitu seluruh pekerja yang ada di


wilayah

pertambangan rakyat Tatelu. Jumlah sampel ada 41 responden.

Variabel penelitian yaitu umur, masa kerja, status gizi dan kapasitas vital
paru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan
pemeriksaan kapasitas

vital

paru

dilakukan

satu

kali

dengan

menggunakan alat spirometer jenis Hand Held Spirometer Microlop


Carefusion. Analisis data bivariate menggunakan uji Fisher Exact Test.
G. Hasil
Pada jurnal ini di hasil penelitian peneliti mengunakan table dan juga
penjelasan dari table tersebut dan hasil dari penelitian ini di pisahkan masing
masing variable penelitian yaitu :
1. Status Gizi
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penambang dengan
kategori kurus sebanyak 9 penambang (22%), kategori normal
sebanyak 21 penambang (51,2%), dan kategori gemuk sebanyak
11 penambang.
2. Kapasitas Vital Paru
Berdasarkan
penelitian

yang

dilakukan

di

wilayah

pertambangan rakyat Tatelu yang dilakukan menggunakan alat


spirometri.

Didapatkan terdapat 5 penambang (12,2%)

dengan

kapasitas vital paru normal dan terdapat 36 penambang (87,8%)


dengan kapasitas vital paru tidak normal.
3. Hubungan antara umur dengan kapasitas vital paru

BLOK KOMUNITAS 2

Dari hasil penelitian yang dilakukan ternyata tidak ada hubungan


antara umur dengan kapasitas vital paru para

Penambang

Pertambangan Rakyat Tatelu.


4. Hubungan antara masa kerja dengan kapasitas vital paru

Dari hasil penelitian jurnal tersebut tidak ada hubungan antara


masa kerja dengan kapasitas vital paru para Penambang Pertambangan
Rakyat Tatelu. Hal ini sejlan dengan penelitian penelitian
sebbulumnya seperti yang dipaparkan pada jurnal ini.
5. Hubungan antara status gizi dengan kapasitas vital paru

Dari hasil penelitian dalam jurnal ini didapatkan hasil bahwa


terdapat hubungan antara status gizi dengan kapasitas vital paru para
Penambang Pertambangan Rakyat Tatelu.

BLOK KOMUNITAS 2

H. Kesimpulan
Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan antara
umur dan masa kerja terhadap kapasitas vital paru penambang Pertambangan
Rakyat Tatelu tetapi kapasitas vital paru terdapat hubungan dengan status gizi
penambang Pertambangan Rakyat Tatelu.
I. Implikasi

Untuk

Keperawatan

Komunitas

Dan

Kemungkinan

Pengembangannya
1. Implikasi keperawatan Komunitas
a. Dengan adanya penelitian ini maka perawat komunitas mengetahui
faktor faktor yang mempengaruhi kapasitas vital paru

para

penambang Pertambangan Rakyat Tatelu, sehingga dapat memberikan


asuhan keperawatan komunitas yang tepat untuk mengurangi angka
kejadian kematian akibat kapasitas vital paru yang tidak normal.
b. Penelitian ini juga dapat dijadikan bahan referensi bagi perawat
komunitas dalam melaksanakan asuhan keperawatan komunitas
2. Kemungkinan pengembangan
Kemungkinan dari pengembangan penelitian ini adalah meneliti
variable-variabel yang lain yang dapat mepengaruhi kepasitas vital paru
para pekerja di pertambangan atau juga dapat meneliti upaya upaya
yang dapat dilakukan agar kejadian kematian akibat kepasitas vital paru
pada pekerja penambangan menurun.

BLOK KOMUNITAS 2