Vous êtes sur la page 1sur 26

ARTHROPODA

ANIMALIA BERUAS

ARTHROPODA (Phylum)
Arthra (ruas) + Podos (kaki)

Ciri ciri:
Beruas-ruas: kepala (caput), dada (toraks), perut (abdomen)
Bentuk simetris bilateral, triploblastik selomata, eksoskeleton kitin yang
mengandung kalsit fosfat dan kalsium
Alat pencernaan sempurna, rahang lateral (pengunyah dan penghisap), anus di
posterior
Peredaran darah terbuka, jantung pada bagian dorsal
Bernapas dengan insang (air), paru-paru buku, permukaan kulit, atau trakea (darat)
Sistem syaraf tangga tali
Alat indera: antenna (peraba), ocellus (mata tunggal), facet (mata majemuk), organ
pendengaran pada Insect/Serangga, statocyst pada Crustacea
Alat ekskresi coxal (kelenjar hijau) dan saluran malphigi
Alat reproduksi terpisah, feritilisasi umumnya internal

Subphylum
Trilobitomorpha

Chelicerata

ARTHROPODA
(Phylum)

Myriapoda

Hexapoda

Crustacea

Trilobitomorpha
Tubuh

Tri lobes = tiga lobus/kolom


Cephalon Thorax Pygidium
1 central/axial lobe 2 lateral lobes
Rangka kitin, mengalami molting, lentur

Paleozoikum

Permian
Karbon
Devon
Silur
Ordovician
Kambrium

Kehidupan
Di laut, secara benthos vagile (merayap) maupun
pelagis (berenang), di semua kedalaman
Herbivors, detrivores, scavengers (pemakan
bangkai/predator)
Umur
- Muncul : Kambrium Awal (540 mya)
(The Age of Trilobite)
- Berkembang
: Paleozoikum Awal
- Menurun
: Devon
- Punah : Permian (250 mya)

Anatomi

Anatomi menjadi dasar klasifikasi dan karakteristik,


Umumnya punggung hampir elips
Pembagian yang jelas menjadi 3 lobes
Mempunyai kepala berbentuk perisai dengan dada yang beruas-ruas, ruas terakhir yang
membentuk ekor yang menyerupai bentuk kepalanya.

Cara Hidup

Ordo
AGNOSTIDA
- Kambrium bawah Ordovisium atas
- Primitif
- Ukuran kecil, ukuran kepala = ekor

REDLICHIIDA

Kambrium bawah kambrium tengah


Primitif
Banyak segmen toraks dan ujung spine
Pygidium kecil

CORYNEXOCHIDA
- Kambrium bawah Devon atas
- Toraks 7-8 segmen, pygidium besar
- Ukuran kecil, ukuran kepala = ekor

ODONTOPLEURIDA

Spine sangat tajam

LICHIDA
-

Kambrium tengah Devon atas


Toraks 8-13 segmen, spine miring
Ukuran kecil, ukuran kepala = ekor

Ordovician bawah Devon atas


Toraks 8-13 segmen

PHACOPIDA

PROETIDA
-

Ordovician - Permian
Toraks 7-22 segmen (biasanya 10),
Spine tumpul

ASAPHIDA

Batas Kambrian atas dan tengah


batas Ordovician atas Silur bawah
Toraks 5-12 segmen, cephal selaras dengan
pygidium yang berukuran besar

PTYCHOPARIIDA
-

Kambrian bawah - Ordovician atas


Toraks >8, besar

HARPETIDA

Kambrian atas Devon akhir


Toraks 12
Tepi cephal cembung

PTYCHOPARIIDA
-

Kambrian bawah - Ordovician atas


Toraks >8, besar

HARPETIDA

Kambrian atas Devon akhir


Toraks 12
Tepi cephal cembung

NEKTASPIDA
-

Kambrian - Ordovician
Toraks pygidium > cephal

Chelicerata (Tanduk +
Penjepit)
Chele (capit) + Ceros (tanduk)

Arachnida (Laba-laba, kalajengking, tungau)


Kepala-dada dan perut (sefalotoraks abdomen)
Tidak mempunyai antena, mempunyai beberapa mata tunggal, mulut,
kelisera, pedipalpus
4 pasang kaki pada sefalotoraks
Alat ekskresi: saluran malphigi dan kelenjar coxal
Alat pernapasan trakea, paru-paru buku
Hidup darat, umumnya parasit

Xiphosura (Kepiting tapal kuda)


Kambrian Holosen (recent)
Sebagian besar telah punah, yang masih: kepiting tapal kuda,
mimi mituna
Bentuk tubuh cembung, mempunyai karapaks
Hidup di perairan payau atau air tawar (dangkal), naik utk
reproduksi

Pycnogonida (Laba-laba laut)

Kambrian - Recent
Warna tubuh gelap dan kusam
Tubuh panjang dan langsing, cephal, toraks, abdomen
Berukuran 1-90 cm
Tubuhnya bersegmen
Hidup di perairan dengan kedalaman 7000 m
Memiiki empat pasang kaki

Myriapoda
Ciri ciri
Terbagi menjadi 2 Kelas: Chilopoda dan Diplopoda
Tubuh beruas, cephalo abdomen (hanya kepala-perut)
Pada tiap ruas terdapat 1 pasang kaki (utk Chilopoda) atau 2
pasang (utk Myriapoda)
Mempunyai 2 kelopak mata tunggal, 1 pasang antena, dan alat
mulut
Syaraf tangga tali
Bernapas dengan trakea, keluar masuk udara melalui spirakel
pada setiap ruasnya
Peredaran darah terbuka
Kelamin jantan dan betina terpisah, ovipar
Hidup di darat, umumnya tempat lembab

Hexapoda
Ciri ciri
Devon Holosen, fosil terbang pertama Carbon
Berkaki 6 di bagian toraks
Melimpah di lingkungan terestrial

Fossil amber/getah

Balanus
Seperti halnya Ostrakoda, Balanus juga merupakan
anggota subfilum Crustacea, kelas Cirripeda.
Kelompok binatang laut ini ketika dewasa
membentuk cangkang yang sama sekali tidak mirip
udang, tetapi berupa cangkang berbentuk tajuk
bunga, yang tersusun oleh lempeng-lempeng
kalsium karbonat.
Hewan dewasa hidup tertambat kuat pada batuan
yang keras atau cangkang invertebrata yang lain.
Balanus masa kini banyak dijumpai di tepi laut,pada
zona litoral (pasang surut), melekat pada dinding
atau tiang dermaga, atau menempel pada lambung
kapal.

Daur hidup Balanus (A-D)

Larva Balanus setelah menetas dari telur (disebut


cypris), bentuknya seperti larva Crustacea yang
lain, hidup bebas (pelagic neanic). Selama tahap ini
terjadi perubahan kulit (bisa sampai 3 kali).
Larva membentuk cangkang setangkup.
Larva mulai menambatkan diri pada bagian
kepalanya.
Tahap awal dewasa, cangkang setangkup dibuang,
diganti dengan pembentukan lempeng-lempeng
yang melekat kuat di dasar.

Cara Hidup
Balanus adalah makhluk hidup yang cara hidupnya bentonik tertambat
(benthos sesil).
Untuk mendapatkan makanan Balanus mempunyai alat tubuh yang
disebut APPENDAGES, yang merupakan juluran-juluran pada
tubuhnya, yang berfungsi menyaring makanan dari air kemudian masuk
ke mulut dan dicerna dalam saluran pencernaan.

Tempat hidup yang dipilih Balanus adalah daerah


yang berarus kuat, yaitu pada laut dangkal sampai
daerah pasang surut.
Pada saat air pasang (seluruh tubuhnya berada di
dalam tubuh air), Balanus akan membuka lempeng
penutup tubuh lunaknya, sehingga air yang
membawa makanan akan masuk ke mulutnya.
Pada saat air surut (tubuh berada di atas
permukaan air), lempeng tersebut akan menutup
kembali, dengan sejumlah air tetap berada di
dalam tubuhnya sehingga tubuh tidak menjadi
kering.