Vous êtes sur la page 1sur 14

LANGKAH-LANGKAH

PENELITIAN TINDAKAN
KELAS
Oleh:
Agus Kristiyanto
FKIP Universitas Sebelas Maret

Penelitian Tindakan Kelas


(PTK)
Tujuan:
Meningkatkan kinerja guru
Meningkatkan kualitas proses dan hasil
belajar siswa

Manfaat:
Untuk diri sendiri
Untuk sejawat
Untuk profesi (kependidikan)
Untuk publikasi

Langkah-langkah PTK

Identifikasi dan Analisis Masalah


Penetapan Fokus Permasalahan
Perencanaan Tindakan
Pelaksanaan Tindakan
Observasi
Refleksi
Rencana Tindakan Lanjutan.

Disain Penelitian Tindakan Kelas


Plan
Reflection
Action/

Observation

Siklus 1
Revised Plan

Reflection
Action/
Observation

Siklus 2
Revised Plan

Reflection
Action/
Observation

Siklus 3

Revised Plan

Penetapan Fokus Masalah


Penelitian

Merasakan Adanya Masalah


Identifikasi Masalah
Analisis Masalah
Merumuskan Masalah

Formulasi Masalah
PTK
Aspek substansi
Aspek orisinilitas
Aspek urgensi
Aspek formulasi
Aspek teknis

Persiapan Tindakan
Membuat skenario pembelajaran
Mempersiapkan sarana pembelajaran
Mempersiapkan instrumen penelitian
Melakukan simulasi pelaksanaan
tindakan

Pelaksanaan Tindakan
Implementasi skenario tindakan yang
telah direncanakan, yang dilakukan
bersamaan dengan observasi terhadap
dampak tindakan, terutama perubahan
dinamika kelompok dalam pembelajaran.

Observasi-Interpretasi
Peneliti melakukan observasi terhadap
dampak tindakan, terutama perubahan
dinamika kelompok dalam pembelajaran.
Hasil belajar non-kognitif juga diamati
pada saat ini

Analisis data, Evaluasi dan


Refleksi
Analisis Data
Reduksi Data.
Paparan Data
Penyimpulan

Evaluasi
Refleksi

Komponen-komponen
refleksi digambarkan
sebagai berikut
PEMAKNAAN
Pemantapan

ANALISIS

PENJELASAN

TINDAK LANJUT
Siklus Pemanfaatan
berikutnya

PENYIMPULAN

Perencanaan Tindakan
Lanjutan
Jika siklus pertama telah selesai PTK (biasanya)
diteruskan dengan siklus kedua.
Siklus ini dilaksanakan dengan langkah-langkah
seperti pada siklus sebelumnya.
TINDAKAN yang dilakukan merupakan
PERBAIKAN dari tindakan yang dilakukan pada
siklus sebelumnya.
Jika masih diperlukan siklus ke tiga maka
tindakan yang dilakukan adalah juga perbaikan
tindakan dari siklus dua.

PERBANDINGAN
KARAKTERISTIK PTK DAN
PENELITIAN
FORMAL
PTK
Guru sebagai peneliti
utama
Disain lentur/fleksibel
Analisis data seketika
Format laporan
sesuai kebutuhan
Manfaat jelas &
langsung

PFA
Peneliti utama bisa
pihak lain

Disain formal
Biasanya ditunda
(dilakukan kemudian)
Format laporan
formal & baku
Manfaat tidak
langsung

Nilai Positif PTK


Bertujuan meningkatkan mutu proses dan hasil
pembelajaran
Tidak mengganggu tugas utama guru
Permasalahan faktual
Rancangan lentur, dapat disesuaikan dengan
situasi KBM
Hal-hal yang berpotensi berdampak negatif
terhadap pembelajaran dapat segera dikoreksi.
Dapat berfungsi sebagai kritik pribadi (autocritic)