Vous êtes sur la page 1sur 20

ASPAL

Disusun oleh:
1. Antoni Anwar
2. Muthia Setyariny

Aspal
suatu bahan yang terdiri dari
campuran antara batuan (agregat
kasar dan agregat halus) dengan
bahan ikat aspal yang mempunyai
persyaratan tertentu, dimana kedua
material sebelum dicampur secara
homogen, harus dipanaskan terlebih
dahulu.

Aspal
Cairan kental yang merupakan
senyawa hidrokarbon dengan sedikit
mengandung sulfur, oksigen, dan
klor.
Bersifat padat pada suhu ruang
Bersifat cair bila dipanaskan
Atom lain penyusunnya adalah
nitrogen, oksigen, belerang, dan
beberapa atom lain

Karakteristik campuran aspal


beton
Stabilitas
perkerasan mampu mendukung
beban lalu lintas tanpa perubahan
bentuk.
Durabilitas
mempunyai daya tahan terhadap
cuaca dan beban lalu lintas yang
bekerja,

Fleksibilitas
perkerasan mampu menanggulangi
lendutan akibat beban lalu lintas yang
berulang-ulang tanpa mengalami
perubahan bentuk.

Sumber Aspal
Aspal hasil destilasi
- Aspal keras
- Aspal cair
1. Aspal cair cepat mantap, yaitu aspal
cair yang bahan pelarutnya cepat
menguapap. Pelarutbensin
2. Aspal cair mantap sedang, yaitu aspal cair
yang bahan pelarutnya tidak cepat menguap.
Pelarut minyak tanah
3. Aspal cair lambat mantap, yaitu aspal cair yang bahan
pelarutnya lambat menguap. Pelarutnya biasanya solar,
- Aspal emulsi dihasilkan dari proses emulsi aspal keras.

Aspal Alam
- Aspal danau danau trinidad
- Aspal batu pulau buton,
Indonesia
Aspal Modifikasi
pencampuran aspal keras dengan
suatu bahan tambahan, yaitu polimer
hadala.

Fungsi Aspal
Pengikat batuan agar tidak lepas dari
permukaan jalan akibat lalu lintas
Bahan pelapis dan perekat agregat
Sebagai lapis resap pengikat (lapisan tipis
aspal cair yang diletakkan di ata lapis
pondasi sebelum lapis sebelumnya)

Lapis pengikat, yaitu lapis aspal cair


yang diletakkan di atas jalan yang
telah beraspal sebelum lapis
berikutnya dihamparkan, dan
sebagai pengikat antara keduanya.
Pengisi ruang kosong antara agregat
kasar, agregat halus.

Klasifikasi Aspal
Diklasifikasikan berdasarkan dua
sistem yang berbeda, yaitu menurut:
-Viskositas (kekentalan)
- Uji penetrasi (dengan jarum
standar
semakin kecil nilai penetrasi aspal,
makin
keras aspal tersebut)

Sifat Kimia Aspal


Diklasifikasikan berdasarkan dua
grup, yaitu aspalten dan malten.

Sifat Kimia Aspal


Aspalten
berwarna coklat sampai hitam yang
mengandung karbon dan hidrogen dengan
perbandingan 1:1. Dianggap sebagai material yang
bersifat polar dan memiliki bau yang khas dengan
berat molekul yang cukup berat.
Peningkatan kandungan aspalten menghasilkan
aspal yang lebih keras.

Sifat Kimia Aspal


Malten
- Resin terdiri dari hidrogen dan karbon,
sedikit mengandung oksigen, sulfur,
dan nitrogen.
- Saturated bagian molekul malten yang berupa
minyak kental yang berwana putih
atau kekuning-kuningan. Bersifat nonpolar. Kandungannya 5%-20% dari
berat
aspal.

- Aromatik unsur pelarut aspalten yang


paling domiinan di dalam aspal.
Terdiri dari rantai karbon yang bersifat non
polar yang didominasi oleh unsur tak jenuh
dan memiliki daya larut yang tinggi
terhadap
hidrokarbon. Bersifat 40%-60% di dalam
aspal.

Sifat Fisik Aspal


Durabilitas
kemampuan aspal untuk menghambat
laju penuaan. Pengujian bertujuan untuk
mengetahui seberapa baik aspal untuk
mempertahankan sifat-sifat awalnya
akibat proses penuaan.

Adesi dan Kohesi


Adesi kemampuan partikel untuk merekat
satu sama lain.
Kohesi kemampuan aspal mengikat pada
agregat.
Kepekaan aspal terhadap temperatur
Merupakan kepekaan aspal untuk berubah
sifat akibat perubahan temperatur.
Pengerasan dan penuaan aspal
disebabkan dua faktor, yaitu penguapan
fraksI minyak yang terkandung dalam aspal dan
oksidasi penuaan jangka pendek.

Macam-macam Aspal
Aspal Makadam
Digunakan untuk menambal tebal
konstruksi pondasi dan untuk memperbarui
permukan. Terdiri dari lapisan batuan
dengan butir yang lebih besar diletakkan di
atas permukaan jalan dengan tebal kurang
lebih 1,5 x ukuran batuan terbesar,
kemudian dipadatkan sehingga menjadi
kompak dan stabil kemudian dipenetrasi
agar saling mengikat.

Beton aspal
Batuan kering yang dipanakan dicampur aspal
panas.
Keuntungan beton aspal:
- Kepadatan tinggi dengan ruang kosong rendah
- Kadar aspal rendah
- Permukaan lapisan lebih tahan lama
- Mampu menahan gesekan
- Permukaannya rata
- Pencamurannya sangat merata
- Kekuatan dan stabilitasnya tinggi.

Butas (Buton Aspal)


Merupakan aspal yang tergolong aspal batu
yang banyak ditemui di pulau buton
sulawesi tenggara. Bentuknya seperti batu
cadas berwarna hitam.

Sekian & Terimakasih