Vous êtes sur la page 1sur 26

VITILIGO

Disusun Oleh :
Amilia Intan Novita
Asri Putri T. Djaen
Pembimbing :
Dr. Med dr.Retno Danarti,
Sp.KK (K)

RSUP Dr. Sardjito


Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Identitas Pasien

Nama : An. JD
Usia
: 6 tahun
Alamat : Sindurejem, Parang Puluh
Agama : Islam
No. RM : 17031XX
Periksa RS :15 Desember 2015
Pembiayaan : BPJS

Anamnesis

Keluhan Utama
Bercak putih di tangan kiri

Riwayat Penyakit Sekarang


3 TSPRS os mengeluh muncul bercak putih pada tangan kiri
(ibu jari
dan telunjuk), terasa gatal (+). Sebelumnya os sudah
berobat ke RSUD
Wirosaban namun belum membaik dan bertambah luas.

Riwayat Penyakit Dahulu


Os tidak pernah memiliki keluhan serupa, asma (-), Alergi (-)

Riwayat Penyakit Keluarga


Pada keluarga tidak ditemukan riwayat penyakit serupa

Pemeriksaan Fisik

Keadaan Umum : Baik

Kesadaran : Compos mentis.

Tanda Vital
RR : 20 kpm
HR : 80 kpm
T : 36C
BB : 17 kg
TB : 130 cm

UKK
Pada digiti I dan II manus sinistra tampak
makula dan patch
depigmentasi, berbatas tegas, dan multipel.

Diagnosis Banding

Vitiligo
PVC
Pitiriasis Alba

Pemeriksaan
Penunjang

Wood Lamp

Diagnosis Kerja
Vitiligo

Tatalaksana

Fototerapi

Edukasi

Berjemur di pagi hari antara jam 7-9 pagi


selama 15 menit dan sore hari pada jam 4-5
sore selama 15 menit
Rutin melakukan fototerapi

Pembahasan

Definisi

Vitiligo adalah hipomelanosis idiopatik dapat


ditandai dengan adanya makula putih yang
dapat meluas dan mengenai seluruh tubuh
yang mengandung sel melanosit seperti
rambut dan mata.

Klasifikasi
Lokalisata

Generalisata

Fokal

Akrofasial

Segmental

Vulgaris

Mukosal

Campuran

Etiologi

Belum diketahui

Diduga penyakit herediter yang diturunkan secara poligenik


atau
secara autosomal dominan

Teori neurogenik
Lesi vitiligo bersifat unilateral tidak melewati garis median
dan
terletak pada satu atau dua dermatom

Teori rusak diri (self destruction theory)


Menyebutkan bahwa metabolit yang timbul dalam
sintesis melanin
menyebabkan destruksi melanosit (quinon)

Beberapa faktor diduga dapat menjadi pencetus


timbulnya vitiligo:
Faktor mekanis
Faktor sinar matahari ultraviolet atau penyinaran
Faktor emosi / psikis
Faktor hormonal

PATOGENESIS

Hipotesis autoimun: adanya hubungan antara vitiligo dengan


tiroiditis hashimoto, anemia pernisiosa, dan hipoparatiroidmelanosit
dijumpai pada 80% penderita vitiligo

Hipotesis neurohumoral : melanosit terbentuk dari neuralcrest, maka


diduga faktor neural berpengaruh

Autositotoksik sel melanosit membentuk melanin melalui oksidasi


tirosin ke DOPA, DOPA ke dopakuinon. Dopakuinon dioksidasi menjadi
berbagai indol dan radikal bebas. Melanosit pada lesi vitiligo dirusak
oleh penumpukan prekusor melanin. Secara invitro dibuktikan tirosin,
DOPA merupakan sitotoksik terhadap melanosit.

Pajanan terhadap kimiawi


Depigmentasi kulit dapat terjadi terhadap pajanan monobenzil eter

hidrokinon dalam sarung tangan atau detergen yang mengandung


fenol

Gejala Klinis

Lesi makula hipomelanotik di daerah terbuka


(muka, punggung, tangan)
Daerah predileksi : daerah yang sering
terkena gesekan yaitu punggung tangan,
kaki, siku, lutut, tumit.
Distribusi lesi simetrik meskipun ada yang
unilateral
Makula bertambah secara teratur

Diagnosis

Anamnesi
s

Pemeriks
aan Fisik

Pemeriks
aan
Penunjan
g

Pemeriksaan Penunjang
1.
2.
3.

Wood lamp
Biopsi Histopatologi
Mikroskop elektron

Diagnosis Banding

Pitiriasis alba
Pitiriasis Versicolor Chronic
Morbus Hansen

Penatalaksanaan

Prinsip penatalaksanaan pada vitiligo yaitu


repigmentasi dan menstabilkan proses
depigmentasi
Non-medikamentosa:
Hindari stress
Gunakan tabir surya
Hindari trauma

Medikamentosa

Topikal
Kortikosteroid Topikal
Takrolimus Topikal
Kalsipotriol Topikal
Oral
Detrovalen oral 10-60mg/hari selama 2 jam sebelum
penyinaran diberikan dalam waktu 6 bulan 1 tahun
Antioksidan : Metionin sulfoksida reductase(MSR), katalase
Kortikosteroid sistemik
Fotokemoterapi
Psoralen dan terapi ultraviolet A
Narrowband Ultraviolet B (NBUVB)
Khellin dan dan sinar UVA (KUVA), Khellin adalah bahan organic
dengan efek dan dapat diberikan secara topical atau oral.Terapi
Laser
Terapi Laser

TERIMAKASIH