Vous êtes sur la page 1sur 1

ABSTRAK

Komposit adalah kombinasi dari dua bahan atau lebih yang tersusun dengan fasa
matriks dan penguat yang dipilih berdasarkan kombinasi sifat mekanik dan fisik
masing-masing material penyusun untuk menghasilkan material baru dengan sifat
yang unik dibandingkan sifat material dasar sebelum dicampur dan terjadi ikatan
permukaan antara masing-masing material penyusun. Penyusun komposit terdiri dari
matriks (penyusun dengan fraksi volume terbesar), fiber sebagai penguat (penahan
beban utama), interfasa (pelekat antar dua penyusun) dan interface (permukaan fasa
yang berbatasan dengan fasa lain). Tujuan dari percobaan ini adalah untuk
mengetahui pengaruh komposisi matriks pengisi yaitu 60:40 ; 50:50; 40:60 ; 90:10 ;
80:20 ; 70:30 dan 100:0 dimana komposit tersebut berpengisi serbuk gipsum dengan
matriks poliester tidak jenuh dan katalis metil etil keton peroksida (MEKPO) yang
meliputi uji densitas, uji kadar air, uji pengembangan tebal dan uji penyerapan air
sesuai dengan standar ASTM D 1037. Adapun bahan-bahan yang digunakan selama
percobaan ini adalah polieter tidak jenuh sebagai matriks, metil etil peroksida
(MEKPO) sebagai katalis, serbuk gipsum, sebagai pengisi. Peralatan yang
digunakan dalam percobaan ini adalah neraca elektrik, cetakan dan oven. Percobaan
dilakukan dengan penyiapan matriks, penyediaan pengisi komposit, pembuatan
komposit dengan membuat plastisin ketebalan 0,5 cm dan dicetak dengan
menggunakan dumble cutte. Dicampur pengisi (serbuk gipsum) dengan matriks
poliester dan katalis dengan perbandingan massa yang telah ditentukan dengan
ukuran pengisi (serbuk gipsum) masing-masing 80, 110, 140, 170 dan 200 mesh.
Dituang campuran pengisi serbuk gipsum dengan matriks poliester dan katalis metil
etil keton peroksida ke dalam cetakan yang telah disesuaikan dengan masing-masing
specimen, diratakan dan jika telah kering diukur geometri spesimen komposit. Dari
spesimen-spesimen yang diperoleh maka dilakukan analisa penyerapan air, kerapatan
(densitas), kadar air, dan pengembangan tebal. Diperoleh hasil percobaan yaitu nilai
penyerapan air komposit yang tertinggi pada perbandingan komposisi matriks dan
pengisi 60 : 40 dengan ukuran partikel 170 mesh pada jam ke-2 sebesar 12,21%, nilai
densitas komposit tertinggi pada sampel serbuk gipsum dengan perbandingan
komposisi matriks dan pengisi 60 : 40 pada 140 mesh sebesar 2,942 gram/ml, kadar
air tertinggi dengan perbandingan matriks dan pengisi 70 : 30 pada 170 mesh sebesar
3,061 %, dan pengembangan tebal tertinggi dengan perbandingan komposisi matriks
dan pengisi 70 : 30 pada 140 mesh yaitu 18%.
Kata kunci : filler, gipsum, komposit, matriks, poliester.