Vous êtes sur la page 1sur 3

Laporan Kasus

Pembimbing: Dr.dr.Endang H. Darmani, SpKK


STATUS PASIEN
BAGIAN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU
NAMA DOKTER MUDA : Fellyana Putri
NAMA PASIEN
UMUR/TGL LAHIR
JENIS KELAMIN
PEKERJAAN
ALAMAT
STATUS PERNIKAHAN

:
:
:
:
:

An. J.W
16 tahun
Laki-laki
Pelajar
Minas
: Belum menikah

ANAMNESIS ( ALLO/ AUTO )

NIM : 1508434438
PENDIDIKAN
AGAMA
SUKU
NO RM RSAA
TANGGAL

: SMA
: Islam
: Melayu
: 571386
: 7-09-2015

: Autoanamnesis

KELUHAN UTAMA : Bintil-bintil di punggung


RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG :
- Sejak 2 hari yang lalu, pasien mengeluhkan timbul bintil-bintil di punggung. Bintil-bintil
ini tidak gatal dan tidak nyeri, namun terasa mengganggu dan semakin banyak. Bintilbintil ini permukaannya licin dan sewarna dengan kulit, ukurannya kira-kira 2-4 mm.
- Jika dipecahkan keluar benda putih seperti patahan beras, dan bintil bertambah banyak
disekitar bintil pertama
- Bintil tidak bertambah banyak saat panas atau saat berkeringat
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU : Tidak pernah menderita penyakit seperti ini sebelumnya.
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA : Teman kos pasien menderita penyakit yang sama.
STATUS GENERALIS
Keadaan Umum
Kesadaran
Berat badan
Keadaan gizi
Pemeriksaan Thorak
Pemeriksaan Abdomen

:
:
:
:
:
:

Tidak tampak sakit


Komposmentis Kooperatif
56 kg
Baik
Tidak ada kelainan
Tidak ada kelainan

STATUS DERMATOLOGIS
1

( Lokasi- Efloresensi-Penyebaran )
Lokasi
: Regio thorax posterior
Efloresensi
: Papul miliar dengan diameter 1-5 mm, sirkumskrip, bentuk kubah, badan
moluskum (+), delle (+), susunan berkelompok.
Penyebaran : Regional
PEMERIKSAAN SARAF TEPI : Tidak dilakukan
TES SENSIBILITAS KULIT : Tidak dilakukan
( Raba- Nyeri Suhu )
TES LAIN : KELAINAN SELAPUT / MUKOSA
KELAINAN MATA
KELAINAN KUKU
KELAINAN RAMBUT
KELAINAN KELENJER LYMFE
( REGIONAL )

: Tidak dilakukan
: Tidak dilakukan
: Tidak dilakukan
: Tidak dilakukan
: Tidak dilakukan

PEMERIKSAAN LABORATORIUM :
DARAH: - Rutin : Hb. LeukoEri..........LED................Dift..
- Khusus : tidak dilakukan
URINE : - Rutin
: tidak dilakukan
- Khusus : tidak dilakukan
FAECES : - Rutin : tidak dilakukan
- Khusus : tidak dilakukan
PEMERIKSAAN MIKROBIOLOGI :
Pemeriksaan Sediaan Basah/Langsung : tidak dilakukan
Pewarnaan dengan KOH

: tidak dilakukan

Pewarnaan GRAM : tidak dilakukan


Pewarnaan GIEMSA : tidak dilakukan
Pewarnaan Ziehl Neelsen : tidak dilakukan
PEMERIKSAAN SEROLOGIK :
Tes Serologi VDRL : - Kualitatif : tidak dilakukan
- Kuantitatif : tidak dilakukan
Tes Serologi TPHA : - Kualitatif : tidak dilakukan
- Kuantitatif : tidak dilakukan
Tes Serologi Lain : PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI : 2

PEMERIKSAAN LAIN

:-

PEMERIKSAAN ANJURAN

: Pemeriksaan Histopatologi

RESUME
:
An JW, 16 tahun, datang berobat ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD AA dengan keluhan
bintil-bintil pada punggung.
Dari anamnesa diketahui sejak 2 hari yang lalu, pasien mengeluhkan timbul bintil-bintil di
punggung. Bintil-bintil ini tidak gatal dan tidak nyeri, namun semakin banyak. Terdapat riwayat
teman kos dengan penyakit yang sama.
Dari pemeriksaan dermatologis didapatkan papul miliar dengan diameter 1-5 mm,
sirkumskrip, bentuk kubah, badan moluskum (+), delle (+), susunan berkelompok.
DIAGNOSIS BANDING :
Moluskum kontagiosum
Veruka vulgaris
Miliaria kristalina
DIAGNOSIS : Moluskum kontagiosum
TERAPI
UMUM

:
Hindari menyentuh atau menggaruk bintil-bintil di punggung.
Tidak pinjam meminjam barang pribadi seperti handuk dan baju
Teman dengan penyakit yang sama segera dibawa berobat.

KHUSUS :
SISTEMIK
LOKAL

: Ciprofloxacin tab 500 mg 2x1


: Gentamisin 2 % setelah di kuret

TINDAKAN : Mengeluarkan massa yang mengandung badan moluskum dengan


elektrokauter
PROGNOSIS
:
QUO AD SANAM
: bonam
QUO AD VITAM
: bonam
QUO AD KOSMETIKUM : bonam