Vous êtes sur la page 1sur 2

Asam urat terbentuk dari proses penguraian zat purin yang terdapat dalam makanan dan

minuman. Kemudian darah membawanya ke ginjal untuk di saring, dan sisanya dibuang
melalui urine. Jika tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan dan ginjal tidak mampu
lagi membuangnya, maka bisa mengundang peradangan sendi karena terbentuknya kristal
padat pada sendi-sendi.

Zat purin ditemukan dalam beberapa makanan dan minuman, seperti daging merah, hati, ikan
makerel, kacang, dan bir.
Untuk mengetahui berapa kadar asam urat dalam tubuh Anda, maka perlu dilakukan beberapa
pemeriksaan seperti berikut:
Tes Asam Urat Dalam Darah
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan gout. Hasil tes biasanya baru
keluar setelah satu hingga dua hari. Perlu diketahui bahwa bisa saja terdapat perbedaan acuan
antara laboratorium satu dengan yang lainnya. Namun jangan khawatir, karena biasanya
laboratorium akan mencantumkan acuan yang dipakai. Berikut salah satu acuan kadar asam
urat normal.

Perempuan : 2.46.0 miligram per desiliter (mg/dL)

Laki-laki : 3.47.0 mg/dL

Anak-anak: 2.05.5 mg/dL

Jika kadar asam urat Anda tinggi, tetapi tidak ada keluhan gout, Anda mungkin tidak
memerlukan pengobatan. Sebaliknya, jika kadar asam urat normal tetapi mengalami gejala
gout, berarti asam urat sudah mengkristal dan memerlukan pengobatan.
Gout merupakan peradangan pada sendi akibat tingginya kadar asam urat. Umumnya gout
dialami orang-orang lanjut usia. Sebanyak 1 dari 200 orang dewasa mengalami gout dan di
antaranya lebih banyak dialami oleh pria. Konsultasikan kepada dokter jika Anda mengalami
gejala rematik asam urat atau gout seperti berikut.

Rasa nyeri pada persendian yang datang dan pergi.

Biasanya paling terasa pada ibu jari kaki.

Sulit berjalan.

Sendi yang nyeri terlihat kemerahan.

Jika dibiarkan, rasanya nyeri dapat bertahan 7-10 hari.