Vous êtes sur la page 1sur 5

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross
sectional, dimana dalam penelitian ini masing-masing variabel diukur dalam satu
satuan waktu tertentu (Notoatmodjo, 2007).
B. Waktu dan Tempat Penelitian
1. Waktu
Penelitian ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 November 2012
sampai dengan 14 Desember 2012.
2. Tempat
Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Mokoau Kota
Kendarai Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2012.
C. Populasi dan Sampel
1. Populasi
Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil yang tercatat di
buku register KIA Puskesmas Mokoau tahun 2012 periode Januari s/d Juni
yang berjumlah 229 orang.

2. Sampel
Sampel menurut Arikunto (2010) adalah subyek penelitian yang
diambil sebagian dari populasi untuk mewakili dalam proses pengukuran
variabel. Untuk menentukan besar sampel yang akan diteliti, maka digunakan
rumus :

NZ(1-/2)2 P(1 - P)
n =
Nd2 + Z(1-/2)2 P(1 - P)

Keterangan :

32

N
n
Z(1-

= Besar populasi
= Besar sampel
= Nilai sebaran normal

/2)

P
d

= Proporsi kejadian, jika tidak


dianjurkan 0,5
= Tingkat kesalahan (Rianto, 2010)

diketahui

NZ(1-/2)2 P(1 - P)
n =
Nd2 + Z(1-/2)2 P(1 - P)
(229) (1,96)2 0,5(1 - 0,5)
=
(229) (0,05)2 + (1,96)2 0,5(1 - 0,5)
Jadi jumlah sampel yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah
= 143,13 dibulatkan menjadi 144.
sebanyak 144 orang dan pengambilan sampel dilakukan dengan simple
random sampling atau teknik pengambilan sampel secara acak sederhana.
D. Insrumen Penelitian
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang
terdiri dari beberapa pertanyaan terkait variabel penelitian yang selanjutnya
dijadikan sebagai alat untuk mewawancarai responden.
Kuesioner untuk pengukuran pengetahauan sikap responden tentang
kehamilan resiko tinggi dari dua alternatif jawaban. Responden diminta untuk
memberikan tanda check list () pada alternatif jawaban yang sesuai denagan
pengetahauan yang dimiliki. Penilaian diberikan dengan cara memberikan nilai 1
untuk jawaban benar dan 0 untuk jawaban salah.
E. Teknik Pengumpulan Data
1. Data Primer
NZ(1-/2)2 P(1 - P)
n =
Nd2 + Z(1-/2)2 P(1 - P)

(221) (1,96)2 0,5(1 - 0,5)

33

Data primer yaitu data yang diperoleh dari pengetahauan dan sikap ibu
hamil tentang kehamilan resiko tinggi secara langsung dari responden melalui
wawancara dengan menggunakan kuesioner.
2. Data Sekunder
Data sekunder diperoleh dari Puskesmas Mokoau, Dinas Kesehatan dan
hasil browsing internet.
F. Defenisi Operasional dan Kriteria Objektif
1. Pengenalan kehamilan resiko tinggi yang dimaksud dalam penelitian ini
adalah kemampuan ibu hamil dalam mengenali tanda-tanda atau kategori
kehamilan resiko tinggi (Manuaba, 2008).
Kriteria objektif
Cukup

: apabila responden memperoleh skor jawaban >

:
Kurang

60%
: apabila responden memperoleh skor jawaban < 60%

:
2. Pengetahuan dalam penelitian ini adalah segala sesuatu yang diketahui oleh
responden

tentang

pengenalan

terhadap

kehamilan

resiko

tinggi.

Pengukurannya dilakukan dengan wanwancara berdasarkan pertanyaanpertanyaan yang tertera dalam kuesioner penelitian dengan menggunakan
skala Guttman.
Kriteria objektif :
Cukup

: apabila responden memperoleh skor jawaban >

:
Kurang

60%
: apabila responden memperoleh skor jawaban < 60%

34

3. Sikap adalah merupakan reaksi atau respon ibu terhadap resiko bahaya pada
kehamilan. Pengukuran variabel sikap berdasarkan sepuluh pertanyaan dengan
menggunakan skala guttman.
Kriteria objektif :
Cukup

: apabila responden memperoleh skor jawaban >

:
Kurang

60%
: apabila responden memperoleh skor jawaban < 60%

:
4. Kunjungan ANC adalah kepatuhan ibu hamil untuk memeriksakan
kehamilannya secara teratur kepada petugas kesehatan (bidan/dokter) sesuai
standar minimal kunjungan, yaitu minimal satu kali kunjungan pada trimester
I, minimal satu kali pada trimester II, dan minimal dua kali pada trimester III
sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh tenaga kesehatan (Manuaba, 2008).
Kriteria objektif :
Cukup

: apabila jumlah kunjungan setiap trimester memenuhi standar

:
Kurang

minimal
: apabila jumlah kunjungan setiap trimester tidak memenuhi

:
standar minimal
G. Analisis Data
1. Analisis Univariat
Analisis univariat yang dilakukan terhadap tiap variabel dari hasil
penelitian. Analisis ini hanya menghasilkan distribusi dan frekuensi dari tiap
variabel.
2. Analisis Bivariat

35

Analisis bivariat yang dilakukan terhadap dua variabel yang diduga


berhubungan

atau

berkorelasi.

Analisis

bivariat

dilakukan

dengan

menggunakan uji chi square (Notoatmodjo, 2010).


Dasar pengambilan keputusan penerimaan hipotesis dengan tingkat
kepercayaan 95% :
a. Jika nilai sig p < 0,05 maka Ho ditolak.
b. Jika nilai sig p 0,05 maka Ho diterima.
Analisis data baik univariat maupun bivariat dilakukan dengan
bantuan komputer dengan menggunakan program SPSS 15.0 for Windows
Evaluation Version.
H. Penyajian Data
Penyajian data pada penelitian ini yaitu dalam bentuk tabel distribusi
frekuensi yang kemudian diinterpretasikan (memaparkan variabel yang telah
diteliti).

36