Vous êtes sur la page 1sur 2

Muh. Hardien A.T.

XII IPA 5 / 25

Tugas Bahasa Jawa

Ramayana

Sebuah Sastra Weda yang telah digubah dengan bentuk Kakawin/Kakawin


Ramayana Bab I Sloka 3 menyebutkan :

Gunamanta Sang Dasaratha, Wruh Sira ring Weda, Bhakti ring Dewa Tan
Marlupeng pitra puja, masih ta sireng swagotra kabeh.

Maksudnya : Bahwa Raja Dasaratha adalah seorang pemimpin yang memahami


pengetahuan suci Weda, taat beragama, Bhakti kepada Tuhan dan tidak melupakan
leluhur/pendahulu-pendahulunya serta adil dan mengasihi seluruh rakyatnya.

Raja berputrakan Sri Rama ini adalah seorang pemimpin yang patut dijadikan
panutan. Artinya seorang pemimpin harus menguasai : ilmu pengetahuan &
teknologi, agama, taat kepada Tuhan, hormat kepada para pahlawan dan
pendahulu-pendahulunya, adil serta sayang kepada rakyatnya.Hasta Brata

Hasta Brata artinya delapan ajaran utama tentang kepemimpinan yang merupakan
petunjuk Sri Rama kepada Bharata (adiknya) yang akan dinobatkan menjadi Raja
Ayodhya. Hasta Brata disimbulkan dengan sifat-sifat mulia dari alam semesta yang
patut dijadikan pedoman bagi setiap pemimpin, yaitu :

1. Indra Brata
Seorang pemimpin hendaknya seperti hujan yaitu senantiasa mengusahakan
kemakmuran bagi rakyatnya dan dalam setiap tindakannya dapat membawa
kesejukan dan penuh kewibawaan.
2. Yama Brata
Pemimpin hendaknya meneladani sifat-sifat Dewa Yama, yaitu berani
menegakkan keadilan menurut hukum atau peraturan yang berlaku demi
mengayomi masyarakat.
3. Surya Brata
Pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti Matahari (surya) yang
mampu memberikan semangat dan kekuatan pada kehidupan yang penuh
dinamika dan sebagai sumber energi.
4. Candra Brata
Pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti bulan yaitu mampu
memberikan penerangan bagi rakyatnya yang berada dalam
kegelapan/kebodohan dengan menampilkan wajah yang penuh kesejukan
dan penuh simpati sehingga masyarakatnya merasa tentram dan hidup
nyaman.
5. Vayu Brata (maruta)
Pemimpin hendaknya ibarat angin, senantiasa berada di tengah-tengah
masyarakatnya, memberikan kesegaran dan selalu turun ke bawah untuk
mengenal denyut kehidupan masyarakat yang dipimpinnya.
6. Bhumi (Danada)
Pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat utama dari bumi yaitu teguh,
menjadi landasan berpijak dan memberi segala yang dimiliki untuk
kesejahteraan masyarakatnya.
7. Varuna Brata
Pemimpin hendaknya bersifat seperti samudra yaitu memiliki wawasan yang
luas, mampu mengatasi setiap gejolak (riak) dengan baik, penuh kearifan
dan kebijaksanaan.
8. Agni Brata
Pemimpin hendaknya memiliki sifat mulia dari api yaitu mendorong
masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan, tetap teguh dan tegak
dalam prinsip dan menindak/menghanguskan yang bersalah tanpa pilih
kasih.