Vous êtes sur la page 1sur 2

ABSTRAK

HUBUNGAN PENDIDIKAN, PENGETAHUAN GIZI IBU BALITA, DAN


KEJADIAN DIARE DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 6 - 24 BULAN
DI DESA PEJATEN KECAMATAN BONDOWOSO
KABUPATEN BONDOWOSO

Oleh :
Fransiska Yulianita

Kata Kunci : Status Gizi Balita Usia 6 - 24 Bulan

Status gizi adalah keadaan keseimbangan antara asupan (intake) dan


kebutuhan (requirement) zat gizi. Dikatakan status gizi baik (seimbang) bila jumlah
asupan zat gizi sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh. Status gizi tidak seimbang
(kurang) yaitu bila asupan zat gizi kurang dari yang dibutuhkan, sedangkan status gizi
lebih, bila asupan zat gizi melebihi batas yang dibutuhkan. Selain itu status gizi
(Nutritional status) adalah ekspresi dari keseimbangan zat gizi dalam bentuk variabel
tertentu, atau perwujudan dari nutrisi dalam bentuk variabel tertentu. Penelitian ini
dimaksudkan untuk mengetahui gambaran dan hubungan tingkat pendidikan,
pengetahuan ibu balita, dan kejadian diare dengan status gizi balita usia 6 - 24 bulan.
Penelitian ini tergolong jenis penelitian observasional analitik yang bersifat
Cross sectional, dengan jumlah sampel 46 balita usia 6 - 24 bulan yang diperoleh
dengan teknik sistematik random sampling. Teknik analisa data menggunakan uji
Rank Korelasi Spearman dengan tingkat signifikan 0,05.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Status gizi balita usia 6 - 24 bulan
menurut BB/U berdasarkan standar WHO/NCHS yang status gizinya lebih (6,52%),
baik (82,61%), kurang (8,70%), dan balita buruk (2,17%). Secara umum tingkat
pengetahuan responden termasuk kriteria cukup meskipun tingkat pendidikannya
sebagian besar tamat Sekolah Dasar (73,91%). Pada hasil penelitian ini banyak faktor
yang mempengaruhi tingkat pendidikan, pengetahuan, dan kejadian diare responden,
diantaranya adalah tingkat pergaulan, pendidikan informal, pengalaman, informasi
dari media massa, dan penyuluhan yang didapat dari tenaga kesehatan sehingga
responden memperoleh informasi pengetahuan tentang gizi, serta keterbatasan waktu
penelitian.
Kesimpulan yang diperoleh dari analisis data dengan menggunakan uji Rank
Korelasi Spearman menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan,
pengetahuan gizi ibu balita, dan kejadian diare dengan status gizi balita usia 6 - 24
bulan. Kemungkinan dari faktor lain yang tidak diteliti, seperti pelayanan dan
kelengkapan sarana dan prasarana kesehatan, penyakit infeksi, lingkungan dan
kebersihan, ketersediaan pangan, pola pemberian makan pada anak, serta keteraturan
kunjungan ke Posyandu.

vi
ABSTRACTION

THE RELATION OF EDUCATION, KNOWLEDGE GIZI IBU BALITA, AND


CASE of DIARRHOEA WITH STATUS GIZI BALITA USIA 6 - 24 MONTHS
IN COUNTRYSIDE PEJATEN DISTRICT BONDOWOSO
SUB-PROVINCE BONDOWOSO

By :
Fransiska Yulianita

Status gizi is equilibrium state between asupan ( intake) and requirement


( requirement) nutrient. Told good gizi status ( balance) if(when amounts asupan
nutrient matching with the one which is required body. Uneven gizi status ( less) that
is if(when asupan nutrient less than required, while status gizi is more, if(when asupan
nutrient exceeds boundary required. Besides status gizi ( Nutritional status) be
expression from balance of nutrient in the form of certain variable, or materialization
from nutrition in the form of certain variable. This research meant to know picture
and the relation of level of education, knowledge of mother balita, and case of
diarrhoea with status gizi balita age 6 - 24 months.

This research pertained research type of analytic observasional having the


character of Cross sectional, with number of samples 46 balita age 6 - 24 months
obtained with systematic technique of random sampling. Data analysis technique
applies test Rank Korelasi Spearman with level of signifikan 0,05.

Result of this research indicates that Status gizi balita age 6 - 24 months
according to BB/U based on standard WHO/NCHS which its(the more gizi status
( 6,52%), good ( 82,61%), less ( 8,70%), and ugly balita ( 2,17%). In general level of
knowledge of responder is including enough criterion though level of its(the
education most of Elementary school finish ( 73,91%). At result of this research many
factors influencing level of education, knowledge, and case of responder diarrhoea,
between it is level of interaction, informal education, experience, information from
mass media, and counselling gotten from health energy so that responder obtains
information of knowledge about gizi, and limitation of research time.

Result of data analysis by using test Rank Korelasi Spearman shows there is
no relation between level of education, knowledge of gizi mother balita, and case of
diarrhoea with status gizi balita age 6 - 24 months.

vi
vii