Vous êtes sur la page 1sur 10

MAKALAH PENGANTAR KESUSASTRAAN PRANCIS

TARTUFFE
Analisis Tokoh dan Latar

Oleh : 1. Amanda Dwiarsianti / 0906528410 2. Karen Priyanka / 0906528524 3. Rizqa Ridina / 0906642790

FAKULTAS ILMU PENGETAHUAN BUDAYA UNIVERSITAS INDONESIA DEPOK 2010

TARTUFFE

Tartuffe merupakan sebuah drama legendaris karya Molire. Molire merupakan seorang pengarang asal Prancis yang hidup pada abad 17 dan terkenal akan karya -karyanya yang berbau komedi namun tetap menyimpan kecerdasan yang mengagumkan. Drama ini mengisahkan seorang tokoh bernama Tartuffe yang memiliki sifat munafik, sok suci, dan selalu mengatasnamakan Tuhan atas apapun yang dilakukannya. Suatu kali Tartuffe bertemu dengan seorang bangsawan kaya di Paris bernama Orgon. Tartuffe pun mengeluarkan segala macam tipu muslihatnya dengan berlagak menjadi seorang yang lugu dan suci untuk menimbulkan belas kasihan dari Orgon. Orgon pun tertipu mentah-mentah dan bersedia menampung Tartuffe di rumahnya. Tartuffe berhasil mendapatkan simpati dari Orgon dan ibunda Orgon, Ny. Pernelle. Akibat tipu daya Tartuffe, Orgon sampai rela mengusir putranya, mewariskan seluruh harta bendanya kepada Tartuffe hingga menikahkan putrinya dengan Tartuffe. Drama ini mengisahkan pula bagaimana upaya anggota keluarga Orgon untuk menyadarkan Orgon dan Ny. Pernelle akan jati diri Tartuffe yang sesungguhnya dan bagaimana menyingkirkannya dari rumah mereka. Drama ini telah banyak menuai protes sejak ketika pertama kali dipentaskan pada tahun 1664. Protes-protes tersebut terutama datang dari kalangan petinggi agama di Prancis. Namun hingga kini, drama Tartuffe ini masih sering dipentaskan dalam berbagai pentas drama di seluruh dunia.

TOKOH-TOKOH
1. Tartuffe
y

Penampilan fisiknya gemuk, kulitnya segar, mulutnya kemerah-merahan


o Hal. 20 DORINE Tartuffe?? Dia sehat walafiat, Gemuk, kulitnya segar dan mulutnya kemerah-merahan

Munafik
o Tartuffe adalah seseorang yang sok alim dan ingin menunjukkan kereligiusannya. Bisa dilihat pada hal. 24, Orgon mengatakan bahwa Tartuffe setiap hari datang ke gereja, berdoa sampai mencium tanah, lalu menol k a ketika Orgon memberi sedekah.

Tartuffe begitu dicintai Orgon dan Ny. Pernelle


o Hal. 14 DORINE .....Sejak ia tampak terobsesi oleh Tartuffe Ia memanggilnya saudara, dan mencintainya sepenuh hati Seratus kali lebih banyak daripada ia mencintai ibu, putra, putri, dan istri Tartuffe satu-satunya rahasianya Karenanya Tartuffe berlaku sebagai penasihat rohani yang waspada.... orang tempat ia mencurahkan semua

Licik. Ia menggunakan psikologi terbalik, sehingga Orgon bersimpati kepadanya.


o Hal. 97 TARTUFFE Bisa, Saudaraku, aku orang yang jahat, orang yang bersalah, Seorang pendosa malang yang penuh dengan ketidakadilan, Bajingan terbesar yang pernah ada......

Serakah
o Tartuffe menginginkan rumah Orgon dan segala hartanya juga Mariane, namun ia juga ingin mendapatkan Elmire, istri Orgon

2. ORGON
y y

Suami Elmire Menggunakan tongkat


o Hal.106ORGON ....Mana tongkat, mana tongkat!

Keras kepala
o Orgon tidak mau mendengarkan dan mempercayai perkataan orang-orang di rumahnya, kecuali Tartuffe dan ibunya. Orgon berkeras bahwa Tartuffe yang paling benar

Merasa bijaksana
o Hal. 46 ORGON ......Sebagai orang yang bijaksana, Telah kupertimbangkan dengan matang segala sesuatunya

Ceroboh
o Ia mempercayakan warisannya kepada Tartuffe padahal ia baru mengenal Tartuffe

3. NY. PERNELLE
y y

Ibunda Orgon Suka memotong pembicaraan, egois, ingin pendapatnya didengar


o Hal. 4 NY.PERNELLE .....Kau ikut campur hendak memberi pendapatmu dalam segala hal DAMIS Tapi..... NY.PERNELLE Untukmu lima huruf alias bodoh, Nak: ......... Dan hanya akan selalu memberinya kesusahan MARIANE Kurasa..... NY.PERNELLE Ya Tuhan, adik perempuannya ini,.....

Blak-blakan
o Hal. 5 NY.PERNELLE Bicaraku agak blak-blakan, tapi begitulah kecenderungan hatiku,...

Sinis dan keras kepala


o Pernelle tidak mau mendengarkan perkataan anggota keluarga lain tentang
Tartuffe, bahkan ia juga tidak percaya kepada Orgon, anaknya, meskipun Orgon sudah membuktikan kebusukan Tartuffe dengan mata kepalanya sendiri

4. ELMIRE
y y

Istri kedua Orgon Suka berdandan


o Hal. 5 NY.PERNELLE Kau pemboros, dan yang menyinggung hati Kau berpakaian bagaikan putri

Setia
o Babak III, Adegan 3 Elmire tidak tergoda godaan Tartuffe

Cerdik
o Babak IV, Adegan 5

Berhasil menjebak Tartuffe dalan usaha membongkar kedok Tartuffe

5. DAMIS
y y

Putra Orgon Berani mengutarakan pendapat sampai-sampai berani melawan ayahnya


o Babak III, Adegan 6 Ketika tuduhan Damis atas Tartuffe malah diputarbalikkan oleh Tartuffe

Pemarah
o Babak III, Adegan 1 Damis mengeluarkan kemarahannya atas Tartuffe kepada Dorine

Gigih
o Ia begitu semangat dalam membongkar kedok Tartuffe, meskipun akhirnya ia sampai diusir Orgon

6. MARIANE
y y y

Putri Orgon Patuh pada orang tua Tidak berani mengutarakan pendapat atau keinginannya
o Mariane mau saja menyetujui pernikahannya dengan Tartuffe padahal ia mencintai Valre

y Mudah putus asa


o Hal.53 DORINE jadi mengenai ikatan yang lain itu bagaimana rencana Nona ? MARIANE Bunuh diri jika aku dipaksa

7. VALRE
y y y

Kekasih Mariane Sangat mencintai Mariane Mudah tersinggung


o Babak II, Adegan 4 Ketika Valre bertengkar dengan Mariane

Harga dirinya tinggi


o Babak II, Adegan 4 Valre tidak mau berbaikan dengan Mariane setelah bertengkar

8. DORINE
y y

Pembantu Mariane Setia


o Hal.45 DORINE
Tapi aku mau menyayangi Tuan, meskipun Tuan tak menghendakinya

Sinis
o Hal.53 DORINE
Jadi mengenai ikatan yang lain itu bagaimana rencana Nona? MARIANE Bunuh diri jika aku dipaksa DORINE Bagus sekali. Itu jalan keluar yang tak terpikir olehku: Nona tinggal mati saja untuk keluar dari kesulitan. Obat itu tentu ajaib. Kesal hatiku Apabila kudengar orang memakai bahasa seperti itu

Blak-blakan dan berani melawan


o Babak II, Adegan 2 Dorine berani berdebat dan melawan Orgon

Bijaksana
o Babak II, Adegan 3 Dorine memberikan nasihat kepada Mariane terkait rencana pernikahan Mariane dengan Tartuffe

Cerewet, suka ikut campur dan memberi pendapat


o Hal. 4 NY.PERNELLE Kau, Nak, gadis pelayan Yang agak terlalu banyak mulut dan sangat tak tahu sopan; Kau ikut campur hendak memberi pendapatmu dalam segala hal

9. CLANTE
y y

Ipar Orgon Bijaksana


o Hal. 5 NY.PERNELLE Tak hentinya kau anjurkan kata-kata mutiara tentang hidup

Suka berkotbah
o Babak I, Adegan 5

10. TUAN LOYAL


y y y y

Seorang juru sita Berasal dari Normandia Berpakaian hitam sewaktu datang ke rumah Orgon Setia pada pekerjaannya
o Hal.155TN.LOYAL ....Berkat Tuhan, aku beruntung sudah melaksanakan Tugas ini dengan sungguh hati selama empat puluh tahun,...

11. PETUGAS PENGADILAN


y y

Adil dan tegas Loyal pada raja


o Hal.168PETUGAS PENGADILAN ........ Kita hidup di bawah pimpinan seorang raja yang memusuhi kecurangan,.........

12. FLIPOTE
y y

Pembantu Ny.Pernelle Penurut


o Hal.12 Ia diam saja ketika ditampar Ny.Pernelle o Hal. 12 NY.PERNELLE Ayo, kau! Tukang mimpi, tukang melamun Ya Tuhan! Awas, nanti kujewer kau Ayo, jalan, Brengsek, jalan!

13. LAURENT
y

Asisten Tartuffe

LATAR
1. Latar Tempat

Seluruh adegan dalam drama ini mengambil tempat di rumah Orgon di Paris, namun Molire tidak secara rinci menyebutkan di ruangan-ruangan mana saja adegan-adegan tersebut mengambil tempat. Walaupun Molire tidak menyebutkan bahwa rumah Orgon besar, namun dari usaha Tartuffe yang menginginkan rumah itu, terlihat bahwa rumah itu cukup besar dan mewah. Selain itu, Orgon bekerja kepada raja sehingga dapat disimpulkan bahwa ia adalah seorang bangsawan kaya yang pastinya memiliki uang banyak dan rumah yang besar.

2. Latar Waktu Latar waktu tiap adegan tidak dijelaskan oleh Molire. Namun secara garis besar, drama berlatar belakang waktu abad 17.

3. Latar suasana

Suasana tegang dan panas


o Babak I, Adegan I Pertentangan antara Ny.Pernelle dengan Elmire, Clante, Damis, dan Dorine ketika Ny. Pernelle akan pergi dari rumah Orgon o Babak I, Adegan 5 Perdebatan antara Orgon dan Clante o Babak II, Adegan 2 Perdebatan antara Dorine dengan Orgon o Babak III, Adegan 4 Perdebatan antara Elmire dan Damis o Babak IV, Adegan 1 Perdebatan antara Orgon dan Clante

Suasana romantis
o Babak II, Adegan 4 Adegan setelah Mariane dan Valre berbaikan setelah bertengkar

Suasana marah
o Babak I, Adegan 2 Kemarahan Clante akan Tartuffe o Babak I, Adegan 3 Tumpahan kekesalan Clante, Elmire, dan Damis akan Ny.Pernelle o Babak V, Adegan 2 Luapan kemarahan Damis

Suasana menegangkan
o Babak IV, Adegan 5 Elmire berusaha untuk menjebak Tartuffe o Babak V, Adegan 4 Ketika Tn.Loyal datang

Suasana memprihatinkan
o Babak III, Adegan 6 Ketika Damis diusir dari rumah oleh ayahnya sendiri

Suasana panik
o Babak V, Adegan 1 Orgon panik karena telah memberikan seluruh harta berharganya kepada Tartuffe

Suasana gembira
o Babak V, Adegan 7-Penghabisan Kegembiraan keluarga Orgon karena Tartuffe akhirnya ditangkap

4. Latar Sosial Cerita ini berlatar abad 17, yaitu ketika Prancis sedang mengalami kekacauan politik yang dinamakan La Fronde (1648-1653) ( catatan kaki halaman 13 ). La Fronde merupakan istilah yang merujuk pada perang saudara antara raja dan kelompok sosial yang ingin berbagi kekuasaan dengan raja yang terdiri para bangsawan dan para pejabat tinggi.

Pada babak I, Adegan 2 dijelaskan bahwa Orgon berpihak pada raja pada masa La Fronde.
Hal. 13 DORINE Kekacauan politik di negara kita telah menempatkan Tuan Orgon setingkat orang yang bijaksana, Dan ia tunjukkan keberanian untuk mengabdi kepada rajanya

Berkat kesetiaan Orgon pada raja pada masa La Fronde tersebut, Orgon mendapat kepercayaan dari raja sehingga raja lebih percaya kepadanya daripada kepada Tartuffe, sebagai bentuk penghargaan raja atas kesetiaan Orgon.
Hal. 169 PETUGAS PENGADILAN Dan itulah penghargaan yang beliau berikan untuk yang dulu Anda tunjukkan dalam mendukung hak-hak beliau