Vous êtes sur la page 1sur 1

ABSTRAK

Dalam kehidupan sekitar, ilmu statistika sangat dibutuhkan penerapannya dalam aspek dan semua bidang. Dimana didalamnya perlu adanya suatu uji hipotesis pada suatu permasalahan yang juga memuat suatu keputusan dari permasalahan tersebut. Hipotesis berasal dari bahasa Yunani hypo = di bawah thesis = pendirian, pendapat yang ditegakkan, kepastian. Artinya, hipotesa merupakan sebuah istilah ilmiah yang digunakan dalam rangka kegiatan ilmiah yang mengikuti kaidah-kaidah berfikir biasa, secara sadar, teliti, dan terarah. Dalam penggunaannya sehari-hari hipotesa ini sering juga disebut dengan hipotesis, tidak ada perbedaan makna di dalamnya.Ketika berfikir untuk sehari-hari, orang sering menyebut hipotesis sebagai sebuah anggapan, perkiraan, dugaan, dan sebagainya. Hipotesis juga berarti sebuah pernyataan atau proposisi yang mengatakan bahwa di antara sejumlah fakta ada hubungan tertentu. Proposisi inilah yang akan membentuk proses terbentuknya sebuah hipotesis di dalam penelitian, salah satu di antaranya, yaitu penelitian sosial. Proses pembentukan hipotesis merupakan sebuah proses penalaran, yang melalui tahap-tahap tertentu. Hal demikian juga terjadi dalam pembuatan hipotesis ilmiah, yang dilakukan dengan sadar, teliti, dan terarah. Sehingga, dapat dikatakan bahwa sebuah Hipotesis merupakan satu tipe proposisi yang langsung dapat diuji. Survey yang dilakukan pada 30 Mahasiswa D3 Statistika angjatan 2010 yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu laki-laki dan perempuan. Dimana data yang diperoleh dari berat badan dan tinggi badan Mahasiswa D3 Statistika ITS angkatan 2010. Apabila hasil analisis masuk dalam selang atau interval yang telah dihitung, maka data tersebut sesuai.
Kata Kunci : Hipotesis Nuul,Hipotesis Alternatif, Keputusan

ii