Vous êtes sur la page 1sur 2

Hubungan Karakteristik, Pengetahuan, dan Sikap Ibu Rumah Tangga dengan Perilaku Penggunaan Minyak Goreng Berulang di Kelurahan

Meruyung Kecamatan Limo Kota Depok tahun 2011 Gina Puspita F, Anitasari Nugraheni, Suci Rias F, Rezka Ditiana, Vira Sardika, Heru Angkoso, Gelen Sofiyanti Abstrak Minyak merupakan zat makanan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia dan merupakan sumber energi yang lebih efektif dibandingkan karbohidrat dan protein. Minyak goreng juga merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sering digunakan oleh ibu rumah tangga. Harga minyak goreng yang semakin meningkat setiap tahunnya membuat ibu rumah tangga untuk kembali mengelola pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga. Salah satu cara yang sering digunakan adalah dengan menggunakan minyak goreng hingga berulang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, pengetahuan, sikap dan tindakan ibu rumah tangga tentang penggunaan minyak goreng berulang di Kelurahan Meruyung Kecamatan Limo tahun 2011. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional yang menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu rumah tangga di Kelurahan Meruyung. Besar sampel penelitian ini adalah sebanyak 336 orang dengan pemilihan sampel dilakukan dengan cara stratified random sampling. Penyajian data dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia (p=0,711), tingkat pendidikan (p=0,360), pengetahuan (p=0,554), dan sikap (p=0,158) terhadap perilaku penggunaan minyak goreng berulang pada ibu rumah tangga. Tetapi terdapat hubungan antara tingkat pendapatan (p=0,006) terhadap perilaku penggunaan minyak goreng berulang pada ibu rumah tangga di Kelurahan Meruyung Kecamatan Limo. Dari hasil penelitian disarankan kepada ibu rumah tangga untuk tetap mempertahankan perilaku yang saat ini yang sudah baik, dan membagikan informasi yang diperoleh kepada ibu rumah tangga yang tidak pernah mendapat informasi mengenai penggunaan minyak goreng berulang. Dan juga kepada Kelurahan Meruyung untuk memberikan penyuluhan mengenai penggunaan minyak goreng berulang di lingkup rumah tangga. Kata Kunci : ibu rumah tangga, minyak goreng berulang, perilaku

The Correlation between Chracteristic, Knowledge, and Atttitude of Housewife with the Behavior of Using Used Fried Oil in the Meruyung Village Limo District Depok City in 2011 Gina Puspita F, Anitasari Nugraheni, Suci Rias F, Rezka Ditiana, Vira Sardika, Heru Angkoso, Gelen Sofiyanti Abstract Oil is a food substance that is important to maintain health of the human body and more effective energy source than carbohydrates and protein. Cooking oil is also one of basic needs that are often used by housewifes. The price of cooking oil increases every year that makes housewifes must manage the expenditures for household needs. One of the solutions which often used is by using cooking oil for several times without knowing the damage for humans health. This study aimed to describe the characteristics which includes housewifes age, academic, and financial; knowledge, attitude and their practices of using the used fried oil in the Meruyung Village of Limo District in 2011. The research is analitic. The population in this study is all of the housewifes in the Meruyung Village of Limo District. The number of this sample is 336 respondens with the proportional stratified random sampling technique. The datas presentation is using frequency distribution tables. The results showed that there is no correalation between age (p = 0.711), education level (p = 0.360), knowledge (p = 0.554), and attitude (p = 0.158) with behavior of using used fried oil. But there is a correlations between the income level (p= 0.006) to conduct repeated use of cooking oil on the housewifes in the Meruyung village of Limo District. Referred to the result of this research , the researcher suggests to the housewifes to keep their good behavior to not using used fried oil repeatedly. And also to share the information to the housewifes who have never been informed yet about the used fried oil. Then to give the counseling about used fried oil to the Meruyung village. Keywords: Housewife, Used fried oil, Behavior