Vous êtes sur la page 1sur 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi : SMK Negeri 6 Bandung : Desain interior : XI/1 :1 : 90 menit (1 kali pertemuan) : Menggambar Dekorasi Interior Rumah Tinggal, Perkantoran, dan Ruang publik. : Memilih warna elemen ruang dan elemen dekorasi interior rumah tinggal, perkantoran, dan ruang publik. : warna elemen ruang dan elemen dekorasi interior rumah tinggal, perkantoran dan ruang publik.

Kompetensi Dasar

Indikator

I.Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat mengetahui warna pada elemen ruang dan elemen dekorasi interior rumah tinggal, perkantoran, dan ruang publik. II.Materi Ajar : *Lampiran III. Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya jawab, penugasan IV. Langkah-langkah Pembelajaran : Langkah pembelajaran a. Kegiatan Awal: y Mengkondisikan konsentrasi peserta didik y Pemberian salam y Presensi peserta didik b. Kegiatan Inti; y Penjelasan materi mengenai warna, pengaruh warna terhadap ruang dan aplikasinya pada ruang serta dekorasi ruang. c. Kegiatan Akhir: y Tanya jawab y Latihan Waktu 3 menit 2 menit

60 menit

10 menit 15 menit

Jumlah 90 menit V. Alat/Bahan/Sumber Belajar : a. Alat : White Board, Spidol, Note Book dan LCD (jika ada) b. Sumber Belajar : Modul Desain Interior edisi kedua , Buku Colour Harmonies , dan buku-buku yang relevan. VI. Penilaian : Pada akhir kegiatan guru memberikan lembaran soal dan penilaian yang diselesaikan oleh siswa. Contoh lembaran soal dan penilaian Lembaran Soal Nama : Kelas : Kompetensi Dasar : Memilih warna elemen ruang dan elemen dekorasi interior rumah tinggal, perkantoran, dan ruang publik.

No 1

Soal Jelaskan pengertian warna !

Uraian Jawaban Skor maks Warna adalah spektrum tertentu 5 yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut.

Skor siswa

Jelaskan karakter yang ditimbulkan oleh beberapa warna !

5 y Biru Biru memberikan efek tenang. Mewarnai ruangan menggunakan berbagai variasi warna biru dipercaya dapat menurunkan tekanan darah. Warna ini juga menurunkan suhu ruangan dan menimbulkan efek ruangan yang lebih besar, cocok digunakan di kamar tidur. y Merah Merah meningkatkan kerja otak dan produksi adrenalin dalam darah. Namun warna ini juga mempersempit ruangan dan meningkatkan suhu. Merah bagus untuk aksen di ruangan. y Hijau Hijau mencerminkan kehidupan dan merupakan warna yang paling efektif untuk relaksasi. Warna ini menurunkan ketegangan, menciptakan rasa nyaman, dan memperbesar ruangan, cocok diterapkan di kamar mandi dan kamar tidur. y Oranye Memberi kesan ceria, membangkitkan semangat, dan meningkatkan selera makan. Warna oranye cocok diaplikasikan di ruang makan. y Kuning Warna ini paling mencolok sehingga banyak dipakai untuk

papan pengumuman penting. Warna kuning bisa memberikan energi sehingga cocok diterapkan di ruang bermain anak. 3 Jelaskan warna apa saja yang sesuai untuk elemen dekorasi interior rumah tinggal ! Warna-warna lembut sangat 5 cocok untuk ruang yang berukuran tidak terlalu luas. Seperti: pink lembut, krem, biru muda, ungu, hijau muda dan warna-warna lembut lainnya. Warna krem adalah salah satu warna paling netral dan bisa dipadukan dengan berbagai warna lain seperti merah dan hitam. Warnanya yang lembut, tidak menyakitkan mata dan bisa menjadi latar belakang yang cantik di dalam ruangan. Warna-warna lembut ini biasanya di gunakan pada dinding ruang tamu, ruang keluarga, atau kamar tidur. Untuk ruang makan nuansa warna yang paling pas untuk diterapkan adalah warna cerah seperti oranye. Warna ini akan menggugah selera makan siapapun yang sedang bersantap. Untuk dapur sebuah rumah tinggal dapat menggunakan warna marun pada dindingnya untuk memancarkan kesan anggun sekaligus hangat. Selain memberikan kesan anggun, warna ini dipilih agar kesan yang ditimbulkan gelap namun juga tidak terlalu terang. Agar tidak terlalu monoton, penambahan warna lain seperti putih dan hitam juga dapat membantu memberi kesan anggun pada sebuah dapur. 15

Jumlah Skor Maksimal

 

 

x 10

Mengetahui, Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

NIP.

NIP.

LAMPIRAN
- MATERI AJAR
1. Kosa kata desain
Warna Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Kelompok Warna : 1. Warna netral, adalah warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna atau dengan kata lain bukan merupakan warna primer maupun sekunder. Warna ini merupakan campuran ketiga komponen warna sekaligus, tetapi tidak dalam komposisi tepat sama. 2. Warna kontras atau komplementer, adalah warna yang berkesan berlawanan satu dengan lainnya. Warna kontras bisa didapatkan dari warna yang berseberangan (memotong titik tengah segitiga) terdiri atas warna primer dan warna sekunder. Tetapi tidak menutup kemungkinan pula membentuk kontras warna dengan menolah nilai ataupun kemurnian warna. Contoh warna kontras adalah merah dengan hijau, kuning dengan ungu dan biru dengan jingga. 3. Warna panas, adalah kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai dari merah hingga kuning. Warna ini menjadi simbol, riang, semangat, marah dsb. Warna panas mengesankan jarak yang dekat. 4. Warna dingin, adalah kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai dari hijau hingga ungu. Warna ini menjadi simbol kelembutan, sejuk, nyaman dsb. Warna dingin mengesankan jarak yang jauh. Warna menjadi properti visual yang melekat pada semua bentuk. Warna memiliki tiga dimensi : y Jenis warna (hue) Atribut yang kita gunakan untuk mengenali dan menjelaskan warna, seperti merah atau kuning. Nilai Tingkat terang atau gelap warna bila dibandingkan dengan hitam dan putih. Saturasi Pekat atau pucatnya warna : ini tergantung pada jumlah hue dalam warna tertentu.

y y

Warna sering terbagi ke dalam kategori hangat dan dingin. Merah, oranye, dan kuning dianggap sebagai warna hangat yang maju. Sedangkan biru, hijau, dan ungu adalah warna dingin dan cenderung redup. Warna netral seperti abu-abu dapat menjadi hangat (kecokelatcokelatan) atau dingin (kebiru-biruan). Warna yang tua dan dingin terlihat berkontraksi, warna yang muda dan hangat cenderung meluas dan meningkatkan ukuran jelas objek tertentu, khususnya ketika dilihat menentang latar belakang yang gelap. Ketika digunakan di dalam ruang bidang tertutup, nilai yang muda, hue dingin, dan warna keabu-abuan terlihat menyusutkan dan meningkatkan jarak yang jelas. Karena itu, mereka dapat digunakan untuk meningkatkan kejelasan ruang kamar dan meningkatkan panjang, lebar, atau tinggi relatif langit-langit. Hue hangat terlihat meluas. Nilai yang tua dan warna saturasi (jenuh) menyatakan kedekatan. Sifat-sifat ini dapat digunakan untuk mengurangi skala ruang, atau dalam cara yang ilusioner, memperpendek dimensi ruang. Kombinasi warna yang disukai cenderung mengikuti trend fashion, dengan palet warna tertentu sangat erat terkait dengan waktu atau ruang tertentu.

2. Pengaruh warna
Warna dan desain Bicara soal warna, elemen ini begitu berperan dalam penciptaan desain yang baik. Warna hadir dalam bentuk dan corak yang beragam dalam setiap objek desain. Pada jenis material tertentu, warna bahkan bisa mempertegas tekstur suatu objek. Warna hadir dalam desain, baik pada elemen utama seperti dinding, plafond, dan lantai, dan juga pada elemen pelengkap lain yang tak kalah pentingnya. Memainkan warna pada elemen-elemen desain ini akan menciptakan suasana tertentu, memberi kesan, member karakter atau jiwa, menghasilkan sensasi, mempertegas komposisi dan proporsi. - Warna, karakter, dan kesehatan Warna memiliki kekuatan yang sangat besar untuk memengaruhi karakter, emosi, dan kejiwaan seseorang. Kekuatan itu tercipta dalam bentuk getaran, yang secara sadar maupun tidak akan direspon oleh tubuh. Respon tubuh tiap orang tidak selalu sama. Hal ini dibedakan dari usia, karakter, kondisi psikologis, dan aktivitas yang akan dilakukan. Warna bisa membuat orang merasa lebih muda, lebih tua, lebih aktif maupun lebih pasif. Warna merupakan elemen paling kuat di dalam ruangan yang akan memengaruhi keseluruhan suasana dan kondisi. Jika salah diaplikasikan, ruangan tidak akan nyaman untuk beraktivitas dan akan gagal menjalankan fungsinya. Sifat Warna : Secara sifat, warna bisa dibedakan menjadi warna hangat (merah, oranye, kuning) dan warna dingin (biru, ungu, hijau). Setiap jenis, punya karakternya masing-masing. y Biru Biru memberikan efek tenang. Mewarnai ruangan menggunakan berbagai variasi warna biru dipercaya dapat menurunkan tekanan darah. Warna ini juga menurunkan suhu -

ruangan dan menimbulkan efek ruangan yang lebih besar, cocok digunakan di kamar tidur. y Merah Merah meningkatkan kerja otak dan produksi adrenalin dalam darah. Namun warna ini juga mempersempit ruangan dan meningkatkan suhu. Merah bagus untuk aksen di ruangan. Hijau Hijau mencerminkan kehidupan dan merupakan warna yang paling efektif untuk relaksasi. Warna ini menurunkan ketegangan, menciptakan rasa nyaman, dan memperbesar ruangan, cocok diterapkan di kamar mandi dan kamar tidur. Oranye Memberi kesan ceria, membangkitkan semangat, dan meningkatkan selera makan. Warna oranye cocok diaplikasikan di ruang makan. Kuning Warna ini paling mencolok sehingga banyak dipakai untuk papan pengumuman penting. Warna kuning bisa memberikan energi sehingga cocok diterapkan di ruang bermain anak.

3. Aplikasi warna
Warna-warna lembut sangat cocok untuk ruang yang berukuran tidak terlalu luas. Seperti: pink lembut, krem, biru muda, ungu, hijau muda dan warna-warna lembut lainnya. Warna krem adalah salah satu warna paling netral dan bisa dipadukan dengan berbagai warna lain seperti merah dan hitam. Warnanya yang lembut, tidak menyakitkan mata dan bisa menjadi latar belakang yang cantik di dalam ruangan. Warna-warna lembut ini biasanya di gunakan pada dinding ruang tamu, ruang keluarga, atau kamar tidur. Untuk ruang makan nuansa warna yang paling pas untuk diterapkan adalah warna cerah seperti oranye. Warna ini akan menggugah selera makan siapapun yang sedang bersantap. Untuk dapur sebuah rumah tinggal dapat menggunakan warna marun pada dindingnya untuk memancarkan kesan anggun sekaligus hangat. Selain memberikan kesan anggun, warna ini dipilih agar kesan yang ditimbulkan gelap namun juga tidak terlalu terang. Agar tidak terlalu monoton, penambahan warna lain seperti putih dan hitam juga dapat membantu memberi kesan anggun pada sebuah dapur.

Untuk perkantoran yang merupakan bangunan formal biasanya menggunakan warna-warna yang lebih netral, seperti : krem, hitam, dan putih. Warna-warna netral ini biasanya dipilih untuk warna dinding sedangkan untuk furniturenya biasanya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Untuk memberi kesan yang tidak terlalu monoton biasanya dipilih juga beberapa furniture dengan warna-warna yang agak mencolok seperti merah, coklat tua dan oranye. Ada beberapa tips yang dapat digunakan untuk warna interior perkantoran : Biru Memberikan kesan lembut dan teduh. Warna biru melambangkan keharmonisan, kedamaian, serta keteguhan. Bila di aplikasikan pada ruangan Anda, perasaan nyaman dan aman akan timbul. Warna ini sangat baik diterapkan pada ruangan yang terlalu terang. Hijau Sangat teduh di mata, Warna hijau berkesan natural dan memberikan kesegaran. Hijau cocok digunakan dalam segala ruangan di kantor Anda. Kuning Menghadirkan suasana hangat, riang dan menambah kesan luas pada ruang-ruang sempit. Warna kuning mencerminkan sifat kreatif, intelek serta kepemimpinan. Kuning adalah warna yang paling cocok dipergunakan untuk ruangan pertemuan. Merah Aksen cantik yang bersifat terbuka serta akrab. Warna merah memberikan kesan berani dan cerah. Merah dan gradasinya seperti maroon dan burgundy cocok untuk diaplikasikan ke ruang resepsionis kantor Anda. Ungu Warna ini mempunyai karakter yang penuh kekuatan, sehingga bila ingin mempergunakan nuansa warna ini pada ruang kantor Anda pilih warna ungu pastel yang lebih lembut. Putih Merupakan warna yang bersifat netral, tepat untuk digunakan sebagai warna dasar sehingga suasana nyaman dapat dirasakan pada kantor Anda.

4. Elemen dekorasi interior

wallpaper

lampu

plafond

Elemen dekorasi seperti furniture, wallpaper, lampu, plafond, material lantai atau karpet dapat memberi kesan lebih pada sebuah rumah tinggal, perkantoran ataupun ruang publik. Pemilihan warnanya juga sangat berpengaruh pada kesan yang akan ditimbulkan. Menata dekorasi ruangan didalam sebuah rumah tinggal, perkantoran dan ruang publik membutuhkan beberapa paduan supaya menghasilkan keserasian dan kenyamanan. Berikut diantaranya beberapa hal yang harus diperhatikan. Peletakkan furniture sebaiknya mengarah pada suatu fokus perhatian. Fokus perhatian dalam ruangan dapat diciptakan dengan memilih salah satu dinding untuk diolah. Dinding merupakan media yang paling praktis dalam mendukung pembuatan suasana. Untuk rumah tinggal yang dindingnya memilih warna-warna lembut seperti hijau muda, sebaiknya memilih furniture dengan warna-warna yang lebih cerah seperti merah atau oranye agar terlihat lebih kontras. Apabila pemilik menginginkan kesan yang lebih harmonis, dapat dipilih warna-warna yang selaras dengan hijau muda seperti hijau tua. Pemilihan warna untuk dekorasi rumah tinggal sebaiknya disesuaikan dengan warna dinding pada tiap ruangan di rumah tersebut agar tidak monoton disetiap ruangnya. Untuk perkantoran yang biasanya menggunakan warna-warna yang lebih netral, sebaiknya pada elemen dekorasi interiornya lebih dipilih warna-warna yang agak cerah agar tidak terkesan monoton,tetapi harus tetap terkesan formal. Pada ruang publik yang lebih banyak di kunjungi sebaiknya menggunakan dekorasi interior yang lebih menarik dengan warna-warna yang lebih mencolok agar tekesan ceria dan tidak monoton.